Anda di halaman 1dari 7

Nama: Hot kristiani panjaitan

Kelas : 12 MR 1
Nim : 21S15014

BAPTISAN
Dari catatan.
Baptisan adalah air yang digunakan sesuai dengan perintah Allah kemudian dihubungkan dengan
firman Allah. Baptisan memilki dasar, yaitu disebut dengan dasar baptisan yakni:

Dasarnya: Perintah Allah


Segala sesuatu yang hendak dikatakn tentang baptisan berkaitan dengan kata-kata yang diucapkan
kristus dalam pasal terakhir injil matius,”pergilah, jadikan bangsa semua muridku dan babtislah
mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Rohkudus. (matius28:19). Baptisan itu memang berasal dari
Allah. Baptisan bukanlah hasil pikiran dan khayalan manusia. Baptisan bukanlah kata-kata manusia
belaka, melainkan telah ditetapkan oleh Allah sendiri. Lagi pula, Ia telah memberi perintah yang
sungguh-sungguh dan tegas agar kita dibaptis, atau jika tidak, kita tidak akan menerima kesukaan
yang kekal. Hendaknya kita jangan mengira Baptisan itu tidak begitu penting, Yang paling penting
ialah memandang Baptisan sebagai sesuatu yang terbaik dan luhur, dan menghormatinya. Inilah yang
terutama sekali kita pergumulkan dan perjuangkan,

Firman Allah dan Hal-hal yang Biasa


“juga dalam pasal injil markus dikatakan,2” Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,
tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum (markus 16: 16). Baptisan itu memang berasal dari
Allah, tidak dari gereja, dan juga bukanlah hasil pikiran dan khayalan manusia. Baptisan sangat
berharga karena Allah yang menyuruhnya. Baptisan dan kepercayaan jangan dipisah, ketika terjadi
keselamatan terjadi baptisan. Babtisan dilakukan didalam nama Allah bapa, Anank, dan Rohkudus.
Nama Allah adalh identitas Allah sendiri, dan orang yang dibabtis tidak lagi milik dunia ini
melainkan bagiaan dari jemaat yang dibabtis. Ada 3 orang yang berperan dalm membabtis, yakni:
Pendeta, Orang yang dibabtis dan Orang yang mendapinginya.
Dampak Yang diperoleh dari babtisan terkandung dalam markus 16:16 yakni:

 Babtisan membuahkan keselamatan

Keselamatan yang dimaksud adalah: - dosa diampuni


- Lepas dari kematian dan iblis
- Keselamatan yang kekal pada semua orang
yang percaya.

Pertobatan adalah perbuatan Allah bukan manusia (kiss 11:18)

Tanpa firman Allah air yang digunakan untuk membaptis adalh air biasa menurut martin luther.
Dengan demikian baptisan tidak lain daripada air Allah sendiri- bukan karena air itu sendiri lebih
istimewa daripada segala jenis air yang lain, melainkan karena firman dan perintah Allah
menyertainya. , jika air dipisahkan dengan Baptisan, tentulah setiap orang tahu, air itu hanya air. :
Baptisan berbeda sekali dengan segala jenis air yang lain, bukan karena apa adanya, melainkan
karena sesuatu yang lebih mulia menyertainya. Allah sendiri menaruh kemuliaan-Nya atasnya dan
mengalirkan kuasa dan kekuatan ke dalamnya. Itulah sebabnya Baptisan bukanlah air yang biasa
saja, tetapi air yang bersifat sorgawi, kudus dan diberkati – walaupun masih ada kata-kata pujian
lainnya yang bisa kita pikirkan - semuanya disebabkan oleh firman itu. Baptisan adalah suatu firman
sorgawi dan kudus; pujian apa pun tak cukup untuk memuliakannya, karena seluruh kuasa dan
kemampuan Allah ada di dalamnya. Baptisan menjadi baptisan dan disebut sakramen oleh karena
firman Allah.

Perbedaan arti “dosa” dengan awal kata kecil atau besar:

Dosa : Maut yaitu dosa perbuatan Allah

Dosa : dosa Adam dan Hawa yang lama

Pertobatan selalu kembali ke baptisan karena bukan kerjaan kita.

Kesimpulan tentang baptisan tertulis pada Roma 6 : 3 – 5

“5 sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian_NYA, kita juga akan
menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan_NYA”

Hosianna adalah seruan dari orang-orang yan tertindas artinya selamatkanlah kami

Haleluyah adalah teriakan sukacita


BAPTISAN MENURUT KATEKHISMUS BESAR

Isi dari baptisan katekhismus besar hampir sama dengan isi catatan saya yang dijelaskan dosen pada
slidenya. Yakni:

Dasar baptisan adalah sabda kristus

Baptisan pada dasarnya adalah perintah Allah, perbuatan Allah, air dan firman Tuhan.

TUJUAN DAN DAMPAK BAPTISAN

 Siapa yang percaya dan dibabtis akan memiliki kesukaan yang kekal

 Iman yang berkembang pada air dan percaya baptisan adalh suatu yang hanya menggandung
kesukaan dan hidup kekal bukan karena air melainkan nama Allah yang melekat pada air itu.

 Adanya intan yang memerukan hal-hal lahiriah supaya kita mengerti dan memahami dengan
indar sehingga kita menaruhnya dalm hati

CARA TEPAT UNTUK MENERIMA BAPTISAN

Tanpa iman baptisan tidak berguna. Iman dan hanya iman sajalah yang berhak membuat
penyembuhan, air ilahi yang bermamfaat baginya.

 Baptisan yang diterima dengan iman

 Baptisan itu perintah dan janji

 Penghiburan oleh baptisan

BAPTISAN ANAK-ANAK

Anak-anak dibaptis karena perintah Allah. Baptisan ttetap sah karena firman Allah. Karena itu
kita perlu waspada dan berjaga-jaga, tidak membiarkansiapapun memalingkan kita dari firman
Allah.

ARTI BAPTISAN

Baptisan dapat diartikan manusi lama sudah mati, manusia baru hidup kembali sehingga setiap
orang akan semakin lemah lembut, sabar dan rendah hati dan kesombongan. Jadi, baptisan
diartikan sebagai pertobatan.
Rangkuman
Baptisan ialah agar orang-orang memiliki kesukaan kekal. Kesukaan kekal tidak lain dari dibebaskan
dari dosa, maut dan iblis, masuk ke dalam kerajaan Kristus dan hidup bersama Dia selama-lamanya.
Kita mesti menjunjung tinggi Baptisan, karena di dalamnya kita menerima harta yang luar biasa.
Baptisan tidak hanya air yang biasa saja. Air yang biasa tidak dapat menghasilkan demikian. Namun,
firman itu – dan nama Allah yang menyertai air itu, Di mana ada nama Allah, maka selalu ada hidup
dan kesukaan kekal pula.. Sebab melalui firman Allah, air itu memperoleh kuasa menjadi
”permandian kelahiran kembali,” Baptisan memberi cukup banyak hal yang dapat dipelajari dan
dilaksanakan seumur hidup oleh setiap orang Kristen.
Dalam Baptisan ,kita dicelupkan ke dalam air yang melingkupi kita seluruhnya,1 lalu kita ditarik lagi
ke luar. Kedua hal ini: masuk ke dalam air dan ke luar lagi, menunjukkan apa yang dapat dilakukan
oleh Baptisan. Yaitu, mematikan Adam yang lama dan membangkitan manusia baru. Sekali Baptisan
itu mulai, maka kita terus-menerus berada di dalamnya. Sebab kita tidak pernah berhenti member-
sihkan apa-apa yang berasal dari Adam lama, Dibaptis dalam nama Allah bukanlah dibaptis oleh
manusia, melainkan oleh Allah sendiri. Karena itu, walaupun manusia yang melakukannya, Baptisan
itu benar-benar perbuatan Allah. Dan juga Baptisan lebih mulia dan berharga, karena Allah telah
menyuruh kita membaptis. Lebih-lebih Baptisan itu dilakukan dalam nama-Nya. Sebab inilah yang
dikatakan: ”Pergilah dan baptislah” – bukan ”dalam namamu”, melainkan ”dalam nama Allah.”.
Apa yang dilakukan dan dimaksudkan dalam Baptisan mencakup pula sakramen ketiga, yang
disebut sakramen Pertobatan. Sebenarnya sakramen ini sama saja dengan Baptisan.Pertobatan itu
tidak lain dari sungguh-sungguh melawan manusia lama dan masuk ke dalam hidup baru. Jadi,
kalau kita hidup dalam pertobatan, maka kita mengikuti Baptisan yang bukan saja merupakan
tanda hidup baru ini, tetapi juga menciptakan, memulai dan meneruskannya. Dalam Baptisan kita
diberi anugerah, Roh dan kekuatan untuk menekan manusia lama, sehingga manusia baru dapat
muncul dan bertumbuh kuat.
PERJAMUAN KUDUS

Dari catatan.
Perjamuan kudus adalah sebagai sakramen ( Marthin Luther) . yang artinya apa yang ditetapkan oleh
Tuhan, yang benar – benar tubuh dan darah Tuhan Yesus Kristus.Gereja Roma katolik memiliki 7
sakramen sedangkan gereja protestan memiliki 2 sakramen.perjamuan kudus ini tertulis di
- 1 koritus 11:23- 25 ,
- - matius 26 :26- 28,
- - markus 14:22- 24 ,
- - lukas 22: 19, 20.

Keuntungan yang dapat kita peroleh dari perjamuan kudus atau memakan roti dan meminum anggur
yakni :

Untuk Pengampunan Dosa : kehidupan dan keselamatan diberikan kepada kita di dalam sakramen.
Marthin Luther juga mengatakan bahwa” Dari makan dan minum itu tidak terjadi apa- apa.
Peneguhan Iman : Perjamuan Kudus diberikan kepada kita sebagai makanan dan penyegaran
sehari-hari sehingga iman kita dapat bertumbuh lagi dan memperbaharui kekuatannya, tidak jatuh
kembali dalam pergumulan ini, melainkan semakin teguh. Sebab hidup baru itu haruslah tetap
bertumbuh dan berkembang. ada banyak perlawanan yang harus dihadapi, sebab iblis benar-benar
musuh yang ganas.

Yang layak menerima sacrament adalh semua orang berdosa

Puasa dan persiapan jasmani satu disiplin lahiriah yang baik , tetapi dia yang benar-benar bersiap
dengan patut dan baik adalh orang yang mempercayai firman ini “untukmu” dan “untuk pengampunan
dosa” pada sisi lain siapa yang tidak percaya atau bimbang akan firman itu, dia tidak layak dan tidak
bersiap sebab kata “untukmu” membutuhkan kepercayaan yang sungguh-sungguh.
1. Trans substansiasi

2. Symbol substansiasi

3. con’t substansiasi  untuk orang Kristen HKBP

isinya: roti tetap roti dan anggur tetap anggur tetapi karna firman dan yang menerimanya
percaya , maka orang yang menerima roti yang dilihat tubuh kristus dan sebaliknya yang
menerima anggur yang dilihat darah kristus.

babtisan hanya sekali, tetapi perjamuan kudus berulang kali

Perayaan paskah adalah perayaan terbesar memperingati keluarnya dari Mesir.

PERJAMUAN KUDUS MENURUT KATEKHISMUS BESAR

Hakikat Perjamuan Kudus

Firman Allah dan sakramen  sakrament ini tidak diciptakan atau dimulai oleh manusia.

- Sabda Kristus Membuat Roti dan Anggur Menjadi Tubuh Dan Darah Kristus

Perjamuan kudus adalh tubuh dan darah Tuhan Kristus yang sejati, didalam dan dengan roti dan anggur
melalui sabda Kristus;seperti yang diperintahkan, kita orang Kristen harus memakan dan
meminumnya.

- Dasar Sakramen Ini: Firman Allah, Bukan Kelayakan Kita

Sekalipun seorang jahat menerima atau memberi sakramen ini, ia menerima sakramen yang benar,
yaitu tubuh dan darah Kristus, sama seperti orang yang melaksanakannya dengan cara yang paling
pantas. Sebab sakramen ini tidak didasarkan pada kebaikan manusia, melainkan pada firman Allah.

Tujuan Perjamuan Kudus


- Pengampunan Dosa
- Peneguhan Iman

Manfaat-manfaatnya Tergantung pada Tubuh dan Darah Kristus


Kembali di sini orang-orang yang pintar itu berbelit-belit dengan pengetahuan dan kemampuan
mereka yang tinggi; mereka menggila dan mengoceh: ”Bagaimana roti dan anggur dapat mengampuni
dosa dan meneguhkan iman?” Padahal mereka telah mendengar dan tahu bahwa kita tidak
mengatakan bahwa roti dan anggur dapat melakukannya. Sebab roti itu sendiri hanyalah roti.
Namun, roti dan anggur itu adalah tubuh dan darah Kristus dan disertai kata-kata itu, sehingga
keduanya dapat melakukan demikian. Kami tegaskan bahwa bukan yang lain, melainkan inilah
harta yang melaluinya Kristus telah memenangkan pengampunan dosa kita. Harta ini dibawa
kepada kita dan menjadi milik kita sama seperti kata-kata ini: ”yang diserahkan dan ditumpahkan
bagi kamu.” Di sini kita memiliki kedua-duanya – darah dan tubuh Kristus, serta harta dan
pemberian untuk kita. Tubuh Kristus tidak mungkin tanpa buah-buah dan pengaruh, tidak mungkin
tidak berpengaruh apa-apa dan tidak menolong siapa pun.

Perjamuan Kudus dan Kewajiban Kita


-. Meremehkan Sakramen Ini

-. Mendorong Orang-orang untuk Ikut Serta

-. Kita Menerima Sakramen Ini karena Perintah Kristus


Siapakah yang Dapat Mengikuti Sakaramen Ini?

Sakramen Ini Diperuntukkan bagi Orang-orang Berdosa. Mengapa Kita Menerima Sakramen
Ini: Karena Janji Kristus, Obat bagi Tubuh dan Jiwa