Anda di halaman 1dari 2

Fraktur Tibia

Fraktur atau patah tulang adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang atau tulang

rawan yang umumnya disebabkan oleh rudapaksa (Mansjoer, 2007).

Tibia plateau terdiri dari permukaan articular medial dan lateral, atas yang merupakan

kartilaginosa menisci.medial plateau lebih besar dan concave pada sagital dan coronal

axes.Lateral plateaumeluas lebih tinggi dan convex pada bidang sagital dan koronal.

Klasifikasi fraktur tibial plateau (Schatzer classification):

Tipe 1 : fraktur biasa pada kondilus tibia lateral. Pada pasien yang lebih muda yang tidak

menderita osteoporosis berat, mungkin terdapat retakan vertikan dengan

pemisahan fragmen tunggal. Fraktur ini mungkin sebenarnya tidak bergeser, atau

jelas sekali tertekan dan miring, kalau retakannya lebar, fragmen yang lepas atau

meniscus lateral dapat terjebak dalam celah.

Tipe 2 : peremukan kominutif pada kondilus lateral dengan depresi pada fragmen. Tipe

fraktur ini paling sering ditemukan dan biasanya terjadi pada orang tua dengan

osteoporosis.

Tipe 3 : peremukan komunitif dengan fragmen luar yang utuh. Fraktur ini mirip dengan tipe

2, tetapi segmen tulang sebelah luar memberikan selembar permukaan sendi yang

utuh.

Tipe 4 : fraktur pada kondilus tibia medial. Ini kadang-kadang akibat cedera berat, dengan

perobekan ligament kolateral lateral

Tipe 5 : fraktur pada kedua kondilus dengan batang tibia yang melesak diantara keduanya

Tipe 6 : kombinasi fraktur kondilus dan subkondilus, biasanya akibat daya aksial yang hebat.