Anda di halaman 1dari 8

NAMA KELOMPOK :

 INTAN PANDINI
 PERMATA
 LOLITA SAFITRI
 ROY OKTAVIANUS
 AHMAD FIKRI

DOSEN PEMBIMBING : IR.RIFDAH ,MT

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG


FAKULTAS TEKNIK
PRODI TENIK KIMIA
TAHUN 2017/2018

 ATOM
A. Pengertian dari Atom
adalah dasar dari materi yang terdiri dari komposisi inti atom dan elektron yang bermuatan
negatif. Inti atom sendiri memiliki komposisi antara lain proton yang bermuatan positif serta
neutron yang bermuatan netral. Namun terdapat pengecualian terhadap atom Hidrogen (H)
dimana atom ini tidak memiliki komposisi neutron didalamnya.
contoh atom beserta simbol atomnya antara lain :
- Na = Natrium
- K = Kalium
- Mg = Magnesium
- Ca = Kalsium
- Al = Alumunium
- Cl = Klorida
- S = Sulfur
- O = Oksigen, dan seluruh atom yang termuat dalam Tabel Standar Periodik Umum
Kimia.

 Molekul
Pengertian molekul.
Molekul adalah kumpulan dua atom atau bahkan lebih yang ada didalam suatu susunan tertentu yang
terikat oleh gaya kimia atau ikatan kimia. Molekul terbentuk dari adanya dua atom atau bahkan lebih yang
saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya dan juga memiliki unsure- unsure yang sama, missal
O2 yang ada pada sebuah oksigen atau pada atom yang mempunyai unsure yang berbeda yang sering
disebut dengan sebutan molkul senyawa.

Contoh Molekul:
- Air (H2O)
- Karbon monoksida (CO)
- Karbon dioksida (CO2)
- Asam Sulfat (H2SO4)
- Garam (NaOH)
- Metana (CH4)
- Oksigen (O2)
- Natrium Klorida (NaCl)
- Amonia (NH3)
- Glukosa (C6H12O6)
- Asam Klorida (HCl)
a.Rumus Molekul dan Rumus Empiris

Rumus molekul menyatakan jenis dan jumlah atom tiap molekul.


Contoh:CH3COOH,C2H6,H2O
Rumus empiris menyatakan perbandingan jenis dan jumlah paling sederhana dari senyawa.
Contoh:CH2O,CH3,H2O,NaCL

Unsur
Unsur ialah suatu zat yang tidak dapat diubah kedalam bentuk yang lebih sederhana dalam kondisi laboratorium
yang biasa atau normal. Dengan kata lain unsur merupakan zat murni yang tidak dapat diuraikan menjadi zat
sederhana yang melalui reaksi kimia.

Sifat-Sifat Unsur Logam


Sifat-sifat unsur logam yang diantaranya ialah :

 Berwujud padat pada suhu kamar ( 25 derajat celcius )


 Dapat menghantarkan arus listrik
 Mengkilap
 Dapat ditempa dan dibentuk
 Memiliki titik didih dan titik leleh yang tertinggi.

Contoh dari unsur logam yaitu :

 Besi
 Tembaga
 Emas
 Platina
 Dan raksa.

Sifat-Sifat Unsur Non Logam


Sedangkan sifat-sifat yang dimiliki unsure non logam ialah

 Ada yang berwujud padat, cair maupun gas


 Tidak dapat menghantarkan arus listrik
 Tidak mengkilap
 Tidak dapat ditempa dan dibentuk
 Memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah.

Contoh dari unsur non logam yaitu :

 Karbon
 Oksigen
 Neon
 Nitrogen
 Dan hydrogen

Senyawa

Senyawa merupakan zat tunggal yang terdiri dari dua unsur atau lebih yang dapat diuraikan ke dalam bentuk
yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Sebagian besar zat tunggal yang biasa kita temukan sehari-hari
merupakan bentuk dari senyawa. Seperti air ( H2O ), garam ( NaCI ), gula pasir ( CH3COOH ), dan lain-lain.
Jika memanaskan gula dengan panas yang tinggi, gula akan menjadi karbon dan uap air. Dan air yang kita
peroleh akan terurai menjadi hydrogen dan oksigen melalui reaksi kimia lain. Dengan demikian air dan gula
merupakan suatu senyawa karena terdiri dari beberapa unsur.

Berbeda dengan komponen penyusun suatu campuran yang masih mempertahankan sifat-sifat aslanya unsure-
unsur penysun suatu senyawa sudah tidak lagi memperlihatkan sifat-sifat asalnya.

Contohnya :

Garam dapur atau dikenal sebagai garam meja yang tersusun atas unsur klor dan natrium. Garam ini memiliki
sifat yang sangat berbeda dengan sifat-sifat unsur penyusunnya.

Campuran

Campuran ialah suatu gabungan dari dua zat atau lebih yang tidak bersatu secara kimiawi atau zat-zat
penyusunnya masih mempertahankan sifatnya masing-masing. Berbagai macam campuran bias dikelompokan
menjadi dua jenis yaitu campuran homogeny dan campuran heterogen.

Sebenarnya apa sih campuran homogen itu ??? campuran homogen ialah campuran dua jenis zat atau lebih yang
sudah tidak dapat terlihat lagi bidang batas antara zat-zat yang dicampurkan. Bidang batas tersebut tidak dapat
terlihat meskipun dilihat dengan mikroskop. Campuran homogen sering juga disebut sebagai larutan. Contohnya
;udara yang merupakan campuran dari berbagai jenis gas.

Sedangkan campuran heterogen merupakan campuran dua zat atau lebih yang masih terlihat bidang batasnya.
Contohnya :campuran air dengan minyak.

Larutan
Larutan adalah campuran homogen dari dua komponen atau lebih. Agen yang
melarutkan zat adalah pelarut. Substansi yang terlarut dalam larutan adalah zat
terlarut. Semua partikel dalam larutan memiliki ukuran molekul atau ion, sehingga
mereka tidak dapat diamati dengan mata telanjang.

Kebanyakan pelarut umumnya adalah cairan. Di antara jenis-jenis cairan, air


dianggap sebagai pelarut universal, karena dapat melarutkan banyak zat daripada
pelarut lainnya
Contoh: Gula dan Air

Suspensi
Suspensi merupakan campuran zat heterogen. Partikel dalam suspensi lebih besar
daripada pertikel yang ditemukan dalam larutan. Komponen suspensi dapat merata
dengan cara mekanis, seperti dengan menggoyangkan atau mengaduknya, Namun,
jika suspensi diamkan selama beberapa saat, partikel menjadi turun ke bawah dan
komponen akan mengendap.

Partikel-partikel dalam suspensi akan terlihat dengan mata telanjang, dan melalui
filtrasi mereka dapat dipisahkan. Karena partikel yang lebih besar, suspensi
cenderung buram dan tidak transparan, karena mereka tidak memancarkan cahaya.

Contoh: air dan minyak

Koloid
Koloid merupakan campuran zat homogen, tetapi juga bisa menjadi campuran
heterogen. Partikel dalam koloid memiliki ukuran menengah antara partikel yang
ditemukan dalam larutan dan suspensi dapat dicampur sehingga mereka tetap
merata tanpa mengendap. Partikel-partikel ini memiliki berbagai ukuran antara 10-
8m sampai 10-6 m dalam ukuran dan disebut partikel koloid atau koloid. Campuran

yang membentuk koloid disebut dispersi koloid. Sebuah dispersi koloid terdiri dari
koloid dalam medium pendispersi.

Contoh: Susu dan Saus

Asam
(yang sering diwakili dengan rumus umum HA) secara umum merupakan senyawa kimia yang
bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Dalam definisi
modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang
disebut basa), atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa. Suatu asam
bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam
adalah asam asetat (ditemukan dalam cuka) danasam sulfat (digunakan dalam baterai
atau aki mobil).

Kekuatan asam dipengaruhi oleh banyaknya ion – ion H+ yang dihasilkan oleh senyawa asam
dalam larutannya. Berdasarkan banyak sedikitnya ion H+ yang dihasilkan, larutan asam
dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.

ASAM KUAT
Contoh ASAM KUAT

Nama Asam Kuat

HCl Asam klorida


HNO3 Asam nitrat
H2SO4 Asam sulfat
HBr Asam bromida
HI Asam iodida
HClO3 Asam klorat
HClO4 Asam perklorat
Asam klorit HClO3
Asam bromit HBrO3
Asam perbromat HBrO4
Asam iodit HIO3
Asam periodat HIO4

Basa:
Basa adalah senyawa kimia yang menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air. Basa memiliki pH lebih
besar dari 7.

Contoh Basa :Kamu mungkin sering menjumpai berbagai macam zat yang mengandung basa dalam kehidupan
sehari-hari. Misalnya;

obat maag mengandung magnesium hidroksida (Mg(OH)2) dan aluminium hidroksida (Al(OH)3),
sabun mandi mengandung natrium hidroksida (NaOH),
sabun mandi bayi mengandung kalium hidroksida(KOH),
deodorant mengandung aluminium hidroksida (Al(OH)3), dan
pembersih lantai mengandung ammonium hidroksida (NH4OH).

Basa adalah zat yang terasa licin, seperti sabun. Jika dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion hidroksil
(OH-) dan ion positif logam (tapi tidak selalu). Oleh sebab itu, suatu basa dapat menghantarkan arus listrik.

sa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air dapat melepaskan ion hidroksida (
Kekuatan basa dipengaruhi oleh banyaknya ion – ion OH–yang dihasilkan oleh senyawa basa dalam
larutannya. Berdasarkan banyak sedikitnya ion OH– yang dihasilkan, larutan basa dibedakan
menjadi dua macam sebagai berikut.

BASA KUAT

Garam
Pengertian Garam:

Garam dalam pelajaran kimia adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion),
sehingga membentuk senyawa netral (tidak bermuatan).
Hasil reaksi antara asam dan basa disebut garam. Garam dapat terbentuk dari senyawa antara ion logam (tidak
selalu) dengan ion sisa asam.

Contoh Garam:

Jika dilarutkan dalam air, garam akan terurai menjadi ion positif logam dan ion negatif sisa asam. Misalnya,

• garam dapur, NaCl → Na+ + Cl-

• besi sulfat, Fe2(SO4)3 → 2Fe3+ + 3SO3-4