Anda di halaman 1dari 4

Nama : Vederis Leunardus

NIM : 1505105011

Prodi : Agroekoteknologi

Invasive Alien Species

Definisi Invasive Alien Species

Sebelum kita mendefinisikan apa itu invasive alien species terdapat 2 frasa di isttilah tersebut
yang pertama adalah invasive species dan yang kedua adalah alien species. Sekarang kita akan
mendefinisikan alien species, alien species adalah spesies yang secara sengaja atau tidak sengaja
diperkenalkan atau dibawa ke lokasi, daerah, atau wilayah dimana secara alami species itu tidak
ada. Berikutnya adalah invasive species spesies yang telah menetap dan menyebar - atau
memiliki potensi untuk melakukannya - di luar jangkauan distribusi alaminya, kemudian
mengancam ekosistem, habitat dan / atau spesies lainnya, berpotensi menyebabkan kerugian
ekonomi dan / atau kerusakan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia.

Dari kedua definisi tersebut jika digabungkan akan dapat mendefinsikan invasive alien species
sehingga definisi invasive alien species adalah species alien yang telah menetap dan menyebar,
yang menyebabkan atau memiliki potensi menyebabkan kerusakan lingkungan, ekonomi, atau
kesehatan manusia.

Terdapat banyak versi definisi Invasive alien species (IAS) Menurut CBD (Convention on
Biological Diversity) IAS adalah spesies alien yang telah menetap dan menyebar yang
mengancam ekosistem, habitat, atau spesies dengan kerusakan pada ekonomi dan lingkungan.

Proses invasi

Terdapat 3 fase dalam proses invasi :

1. Pengenalan
Spesies datang ke sebuah tempat harus selamat selama dan setelah proses distribusinya.
Banyak spesies yang gagal survive kecuali kalau dia dipelihara dengan baik (contohnya
akuarium). Namun, hamper semua invasive alien plants menyebar menggunakan biji,
yang mana tidak membutuhkan perawatan khusus selama proses distribusinya.
2. Proses menetap
Mereka yang selamat harus tahan dan mampu mereproduksi dirinya sendiri untuk
mempertahankan keberlanjutan populasinya.
3. Penyebaran
Pada kasus tertentu, populasi yang sudah menetap akan memperbanyak dan menyebar ke
seluruh lanskap. Inilah yang disebut fase ekplosif, dan mungkin hanya terjadi setelah fase
lambat (lag phase)

Lag phase

Beberapa jenis spesies tidak memerlukan fase ini dalam proses penyebaranya, namun banyak
spesies yang harus melewati fase ini, lama fase ini sangat bergantung pada spesiesnya ada yang
hanya membutuhkan beberapa bulan, bahkan ada yang sampai berabad-abad.

Faktor yang menyebabkan penyebaran IAS

Penyebaran yang sengaja dilakukan dengan alasan untuk faktor ekonomi, atau lingkungan
contohny adalah penyebaran agensia hayati, sedangkan yang tidak sengaja bisa saja karena IAS
terbawa saat transportasi.

Dampak dari IAS.

1. Ekologis
 Melakukan predasi
 Persaingan sumber daya yang mengakibatkan spesies endemic mengalami
penurunan populasi
 Perubahan habitat
 Penyebaran pathogen dan parasite
 Bersinergi dengan IAS lainnya, yang membuat invasi akan semakin sulit untuk
dikontrol
 Kerusakan ekosistem.
2. Ekonomi
 Pengurangan produksi pertanian bahkan hingga 50% di Madagaskar
 Tidak mampu untuk melakukan ekspor karena dilimitasi oleh negara penerima
 Kerugian pariwisata akibat dari IAS yang mampu menyebarkan wabah contohnya
SARS pada tahun 2003
 Membuat pertanian (secara luas) tidak lagi berkelanjutan karena keseimbangan
yang diciptakan petani dirusak (pertanian berkelanjutan)
3. Kesehatan
IAS juga mampu membawa penyakit terutama IAS vector ada sangat banyak
contoh untuk kasus ini diantaranya adalah nyamuk yang membawa penyakit
malaria, Nile Virus dari Uganda yang mengakibatkan inflamasi pada otak, SARS
dari China pada tahun 2003.

Karakteristik Invasive Alien Spesies

Invasive alien species memiliki karakteristik diantaranya : tumbuh cepat, reproduksi yang tinggi,
penyebarannya tinggi, fenotip yang plastis sehingga memiliki kemampuan untuk adaptasi yang
tinggi, memliki toleransi yang tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan, dan bersifat polifag
atau memiliki banyak jenis makanan. Hal ini dibutuhkan agar dia dapat dengan cepat beradaptasi
dengan lingkungannya.
Daftar Pustaka
"INTRODUCTION TO INVASIVE ALIEN SPECIES." October ed. N.p.: Invasive Species
Specialist Group, 2005. 3-22. Print.
http://www.issg.org/pdf/publications/GISP/GISP_TrainingCourseMaterials/Management/Managi
nginvasivesModule1.pdf
Convention on Biological Diversity. https://www.cbd.int/invasive/WhatareIAS.shtml diakses
pada tanggal 5 Maret 2017