Anda di halaman 1dari 1

apak / Saudara yang Terhormat,

Terimakasih telah mempercayakan masalah anda pada klikdokter. Saya mengerti kakhawatiran anda akan kondisi
kehamilan istri anda saat ini. Akan saya jawab satu demi satu. Semoga dapat dipahami. 1. PENULARAN KUSTA
KE JANIN Kusta atau lepra adalah penyakit kronik granulomatosa akibat infeksi bakteri Mycobacterium leprae.
Bakteri ini jarang ditemukan pada kulit utuh sehingga inhalasi maupun kontak droplet penderita pada kulit yang
rusak dipercaya merupakan faktor penting penularan bakteri M.leprae. Kebanyakan wanita dengan kusta juga dapat
hamil dan melahirkan bayi yang sehat. 2. PENGOBATAN KUSTA TERHADAP KESEJAHTERAAN JANIN Tipe
kusta dibagi menjadi dua tipe: tipe Pausibasiler (PB) dan tipe Multibasiler (MB). Masing-masing tipe memiliki
metoda pengobatan yang berbeda.

 MDT-PB --> 2 macam obat selama 6 bulan


o Rifampicin 600 mg/bulan
o Dapsone 100 mg/hari
 MDT-MB --> 3 macam obat selama 2 tahun
o Rifampicin 600 mg/bulan
o Clofazimine 300 mg/bulan
o Clofazimine 50 mg/hari
o Dapsone 100 mg/hari

Paket obat manakah yang istri anda dapatkan dari puskesmas? Mengenai keamanan pengobatan tersebut pada
kehamilan, sayangnya sedikit sekali data yang mengemukakannya. Meskipun beberapa obat terbukti menimbulkan
kelainan pada janin tikus, belum pernah ada penelitian yang membuktikan keamanannya pada kehamilan manusia.
Namun mengingat perjalanan penyakit kusta sendiri dapat memburuk selama kehamilan, sangat dianjurkan bagi istri
anda untuk meneruskan pengobatan. Diskusikan hal ini dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan anda.
Jangan lupa untuk kontrol teratur, baik untuk kehamilan maupun pengobatan kusta anda. Demikian penjelasan saya.
Semoga dapat dipahami. (SO)