Anda di halaman 1dari 2

BAB II

UNDIAN DAN SEDEKAH

A. UNDIAN

1. Pengertian Undian

Mengundi atau dalam bahasa arab disebut Qur‘ah sering

dilakukan oleh Rasulullah SAW. Biasanya dilakukan bila harus

memutuskan siapa yang berhak atas suatu hal namun tidak menjadi

dasar yang mengharuskan nabi memilih salah satu di antara mereka.

Undian berhadiah kadang-kadang ada juga yang menyebut

dengan lotere. Di dalam Ensiklopedi Indonesia disebutkan bahwa

lotere berasal dari bahasa Belanda yaitu (loterij = undian berhadiah =

nasib peruntungan), undian berhadiah barang atau uang atas dasar

syarat-syarat tertentu yang ditetapkan sebelumnya. Menang atau kalah

sangat tergantung kepada nasib. Penyelenggaraannya bisa dilakukan

oleh perorangan, lembaga atau suatu badan instansi baik umum atau

swasta menurut peraturan pemerintah.

Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan lottery yang

berarti undian. Dengan demikian lotere dan undian pada hakikatnya

mempunyai pengertian yang sama. Meskipun pengertian yang

berkembang di kalangan masyarakat kita sangat berbeda. Lotere

dipandang sebagai judi sedangkan undian tidak.

Karena terdapat perbedaan pendapat mengenai ketentuan hukum

lotere atau undian itu, apakah termasuk judi atau tidak, maka kita
harus mengetahui pengertian judi. Judi atau maisir adalah permainan

yang mengandung unsur taruhan, dilakukan oleh dua orang atau lebih

secara langsung atau berhadap-hadapan di dalam majelis. Orang yang

bertaruh pasti salah satu dari dua kemungkinan, yaitu kalah atau

menang. Jadi, sifatnya untung-untungan atau mengundi nasib.

2. Macam-Macam Undian Berhadiah

3. Undian Menurut Hukum Islam

4. Uang Hasil Undian

B. SEDEKAH

1. Pengertian Sedekah

2. Perintah dan Anjuran Bersedekah

3. Keutamaan Sedekah

4. Harta yang Boleh dan Tidak Boleh Disedekahkan