Anda di halaman 1dari 1

Hepatitis B (WHO fact sheet hepatitis b)

Hepatitis B adalah suatu infeksi virus yang menyerang hepar dan dapat menyebabkan
penyakit akut dan kronis. Hepatitis b menyebar lewat kontak dengan darah atau cairan tubuh
individu dengan hepatitis b. WHO menyasarkan eliminasi hepatitis b 2030 (global hepatitis
report, 2017)
Secara epidemiologis dianggarkan 257 juta orang terinfeksi hepatitis b (HbsAg positif) dan
pada 2015 dianggarkan 887.000 kematian akibat hepatitis b dan kebanyakannya akibat
komplikasi. Vaksin terhadap hepatitis b telah tersedia sejak tahun 1982 dan mempunyai
tingkat efektivitas 95% dalam mencegah infeksi dan perkembangan penyakit kronis dan
kanker hepar akibat hepatitis b. Infeksi hepatitis b di Asia Tenggara dianggarkan sekitar 2.0%
dari seluruh populasi.

Virus hepatitis b dapat hidup di luar tubuh minimal 7 hari dan masih dapat menyebabkan
infeksi jika ia masuk ke tubuh individu yang tidak divaksin. Masa inkubasinya rata-rata 75
hari namun dapat bervariasi antara 30-180 hari.

Di daerah endemis, kejadian hepatitis b paling sering akibat transnmisi saat perinatal dari ibu
ke anak atau transmisi horizontal lewat darah terutama pada bayi dan balita.

Gejala hepatitis b antara lain adalah jaundis, urin berwarna gelap, mual, extreme fatigue,
muntah dan nyeri abdomen. Diagnosis hepatitis b ditegakkan dengan pemeriksaan darah yaitu
dengan mendeteksi antigen permukaan hepatitis b (HBsAg)