Anda di halaman 1dari 7

Nama

: Muhammad Faqih
Kelas : 1TB03
NPM : 24316807
TUGAS : TUGAS ISD KE-3

WE ARE NOT FOR SALE !

Perdagangan manusia memang bukanlah suatu hal yang baru di muka bumi ini; bahkan
negara-negara yang kini dianggap sebagai negara besar pada awalnya banyak berhutang
pada penduduk ‘negara miskin dan lemah’ yang dibawa secara paksa untuk bekerja di
perkebunan ataupun pabrik. Masalah perbudakan merupakan sejarah hitam umat
manusia, yang bahkan juga telah direkam dalam kitab-kita suci. Sejarah juga telah
mencatat berbagai peperangan yang disebabkan karena isu perbudakan, misalnya yang
terjadi antara Amerika Utara dan Selatan pada abad-abad lalu.

Apakah dengan masyarakat dunia yang makin beradab ini maka perbudakan menghilang?
Secara yuridis formal memang demikian, karena tidak satupun negara lagi yang mengakui
dan mentolerir perbudakan. Akan tetapi tidak berarti bahwa fenomenon ini sudah
menghilang seluruhnya dari muka bumi. Komunitas internasional masih menengarai
adanya kegiatan setara dalam bentuknya yang lebih ‘modern’ yang kemudian dinamakan
sebagai bentuk- bentuk perbudakan kontemporer (contemporary forms of slavery).
Demikian seriusnya masalah ini, sehingga PBB melalui Office of The High Commissioner of
Human Rights mengeluarkan Fact Sheet no. 14 dengan judul yang sama, Contemporary
Forms of Slavery .

Pemberitaan tentang perdagangan manusia, pada beberapa waktu terakhir ini di


Indonesia makin marak, baik dalam lingkup domestik maupun yang telah bersifat lintas
batas negara. Perdagangan manusia yang menonjol terjadi khususnya yang dikaitkan
dengan perempuan dan kegiatan industri seksual, baru mulai menjadi perhatian
masyarakat melalui media massa pada beberapa tahun terakhir ini. Tentu saja sama sekali
hal ini tidak dapat disimpulkan bahwa sebelumnya fenomenon ini tidak terjadi.
Kemungkinan terjadi dalam skala yang kecil, atau dalam suatu kegiatan yang terorganisasi
dengan sangat rapih, merupakan sebagian dari alasan yang membuat berita-berita
perdagangan manusia ini belum menarik media massa pada masa lalu. Seperti yang di
laporkan dari detik.com berikut

Selasa 11 Oct 2016, 15:45 WIB

Hampir Dijual ke Papua, 2 Remaja


Sukabumi ini Berhasil Kabur Dari
Mucikari
Aditya Fajar Indrawan - detikNews

Makassar - Dua remaja perempuan berinisal LA (19) dan AS (16)


berhasil melarikan diri dari tempat penampungannya, sebelum mereka
dibawa pergi ke Papua untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK).
Kini keduanya berada di Save House milik Dinas Sosial Provinsi
Sulawesi Selatan.

"Kedua remaja ini sempat akan dibawa ke Papua dan akan dipekerjakan
sebagai PSK disana. Saat ini keduanya sudah kami bawa ke tempat
yang aman dan dalam pendampigan tim," ujar Kepala Seksi Tindak
Kekerasan dan Pekerja Imigran Dinas Sulawesi Selatan, Sudirman
Ibrahim, Selasa (11/10/2016).

Sudirman menceritakan, kedua remaja asal Sukabumi, Jawa Barat, ini


tiba di Makassar pada hari Sabtu (8/10), Keduanya sempat tinggal di
rumah kost di kawasan Riburane, Makassar. Namun setelah mengetahui
akan dijual ke Papua dan bekerja jadi PSK, keduanya kabur pada hari
Minggu kemarin. Ditemui di save house yang dirahasiakan oleh Dinas
Sosial Sulsel. LA menceritakan bagaimana upaya mereka hingga mampu
kabur.

"Waktu itu kami memang mulai berpikir bagaimana caranya kabur dari
sana, karena teman saya (AS) selalu menangis minta pulang. Dia
sempat nulis status di facebook buat minta tolong," tutur LA.

Melalui akun facebook miliknya, AS menulis status "Yang orang


Makassar, ping dong," tulisnya kala itu. Tak lama, salah satu teman
facebooknya bernama Ipul yang telah lama menetap di Makassar dan
bekerja sebagai tukang bubur ayam, menyarankan mereka untuk pergi
ke Pasar Cidu menggunakan bentor (becak motor) sebelum diantarnya
ke kantor polisi terdekat.

"Setelah chat, besoknya kami bilang izin ke mami buat beli keperluan.
Kami sempat ditahan sama mami, katanya biar dia yang akan beli,
akhirnya kami diizinkan keluar juga," sambung LA.

"Biar enggak curiga, kami tinggal barang-barang kami di kost. Setelah


keluar kami naik bentor ke Pasar Cidu dan ketemu Ipul disana, kami
dibawa ke Polsek Wajo," tambahnya.
Saat ini, LA dan AS masih berada di tempat aman atau save house yang
dirahasiakan oleh Dinas Sosial, sembari mendapat pendampingan.
Rencananya keduanya akan segera dipulangkan ke kampung
halamannya


Selama ini perdagangan manusia selalu terfokus kepada perempuan, anak dan pemuda
usia produktif untuk di pekerjakan secara paksa baik untuk tenaga kerja maupun sebagai
exploitasi sexual. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Law & Finance Institutional
Partnership (LFIP) sejak tahun 1993 kasus perdagangan manusia selalu melibatkan
manusia dengan usia produktif antara 15-35 Tahun. Rekruitmen para korban rata-rata
dilakukan dengan iming-iming pekerjaan disuatu tempat dengan penghasilan yang tinggi.
Tingginya angka kemiskinan yang merambat ke rendahnya kualitas pendidikan menjadi
pemicu utama terjadinya perdagangan manusia. Ditambah dengan pelaku perdagangan
manusia memiliki sistem organisasi kriminal yang terstruktur membuat praktik
perdagangan manusia sulit untuk diberantas.












CONTOH PROPOSAL ACARA SEMINAR:


PROPOSAL SEMINAR PENAGGULANGAN PERDAGANGAN MANUSIA
“WE ARE NOT FOR SALE !”

1. Latar Belakang
Masalah perdagangan manusia (Human Trafficking) bukan lagi hal yang baru,
tetapi sudah menjadi masalah nasional dan internasional yang berlarut-larut, yang
sampai saat ini belum dapat diatasi secara tepat, baik oleh pemerintah setiap
Negara, maupun oleh organisasi-organisasi internasional yang berwenang dalam
menangani masalah perdagangan manusia tersebut. Perdagangan manusia
(Human Trafficking) berkaitan erat dengan hubungan antar negara, karena
perdagangan tersebut biasanya dilakukan di daerah perbatasan negara dan modus
operasi yang dilakukan adalah pengiriman ke berbagai negara penerima seperti
Malaysia dan Singapura. Lemahnya penjagaan dan keamanan daerah perbatasan
menjadikan faktor utama perdagangan manusia, sehingga dengan mudah
seseorang dapat melakukan transaksi perdagangan tersebut.
Indonesia adalah salah satu negara asal terbesar bagi korban perdagangan orang,
baik bersifat domestik maupun lintas-batas. Umumnya para
korban Trafficking adalah orang yang mudah terbujuk oleh janji-janji palsu
sang traffickers. Beberapa traffickers menggunakan taktik-taktik manipulasi untuk
menipu korbannya diantaranya dengan intimidasi, rayuan, pengasingan, ancaman,
penyulikan dan penggunaan obat-obatan terlarang.

2. Target dan Tujuan
a. Target
1. Mahasiswa
2. Masyarakat
b. Tujuan
1. Memberikan informasi tentang perdagangan manusia di Indonesia
2. Memberikan informasi tentang faktor pendorong terjadinya perdagangan
manusia
3. Memberikan informasi tentang bagaimana proses perdagangan manusia
dapat terjadi
4. Menumbuhkan kewaspadaan masyarakat akan praktik perdagangan
manusia


3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan dan Narasumber Kegiatan
Hari / Tanggal : Senin, 24 Oktober 2016
Pukul : 09.00-12.00
Tempat : Aula dan Auditorium Gunadarma, Gunadarma
Kampus D , gedung 3 lantai 4. Jln. Margonda raya
no. 100
Narasumber : Komjen Syafruddin (WAKAPOLRI)


4. Susunan Acara
Waktu Acara
09.00-10.00 Pembukaan dan Sambutan Acara Oleg Ketua
Penyelenggara
10.00-10.30 Pembagian Snack
10.30-12.00 Penyampaian Materi Oleh Komjen Syafruddin


5. susunan Kepanitiaan
Penanggung Jawab Acara : Rektor Universitas Gunadarma
Ketua penyelenggara : Muhammad Faqih
Wakil Ketua : Bambang Kuncoro
Sekretaris : Putri Cantika
Bendahara : 1. Nurdin M
2. Deborah Anastasyah
Seksi Kesekretariatan : 1. Pratama Riki
2. Berlin Johan
3. Chyntia Gusman
Seksi Seminar KIT : 1. Marco Sinendar
2. Pollo Laputri
3. Fernand Agusrin
Seksi Publikasi dan : 1. Febrian jariko
Dokumentasi 2. Henki Ratata
3. Berlian Intan Permata
Seksi Konsumsi : 1. Wahluyo supratman
2. Windarsi Kertasari
3. Christian Bambang Sucipto
Seksi Perlengkapan : 1. James Beratus
2. Bangsep Asep
3. Putri Ayu Molek

6. rincian Biaya Seminar
(terlampir)
7. Penutup
Demikian proposal ini kami sampaikan, diharapkan dapat menjadi pertimbangan
banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam rangka menangulangi kejahatan
perdagangan manusia.






Sumber :
https://www.linkedin.com/pulse/20141207013003-202824554-perdagangan-manusia-
human-trafficking
http://news.liputan6.com/read/2249883/catatan-iom-human-trafficking-paling-banyak-
terjadi-di-indonesia
http://www.lfip.org/report/trafficking%20data%20in%20Indonesia%20_table_.pdf
http://news.detik.com/berita/3318089/hampir-dijual-ke-papua-2-remaja-sukabumi-ini-
berhasil-kabur-dari-muncikari
http://ombudsman.go.id/index.php/berita/berita/artikel/1662-pelayanan-publik-dan-
perdagangan-orang.html