Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam Alqur’an dijelaskan, bahwa manusia mempunyai naluriah dan


ketertarikan terhadap lawan jenis. Untuk memberikan jalan keluar terbaik
mengenai hubungan manusia yang berlawanan jenis, islam menetapkan suatu
ketentuan yang harus dilalui yaitu perkawinan.

Tujuan berkeluarga adalah mendapatkan kebahagian lahir bathin. Namun


dengan adanya poligami, dan perceraian kebahagian dalam keluarga dapat sirna.
Hal ini tentunya merugikan sekali dalam pernikahan.

Untuk itu, dalam makalah ini saya sebagai penulis akan membahas tentang
monogami, poligami, dan perceraian di pengadilan agama menurut perundang-
undangan dan menurut hukum Islam.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat disimpulkan bahwa rumusan
masalah yang akan dibahas adalah:
1. Apakah pengertian monogami dan poligami?
2. Bagaimana monogami dan poligami dalam perundang-undangan?
3. Bagaimana proses perceraian di Pengadilan Agama?
4. Bagaimana Pandangan Islam terhadap Monogami, Poligami dan
Perceraian tersebut?
C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Tujuan Penulisan
a. Mengetahui deskripsi monogami dan poligami & proses perceraian di

Pengadilan Agama.
b. Memenuhi tugas mata kuliah Masa’ilul Fiqhiyah semester VIII tahun

akademik 2017-2018.

2. Manfaat Penulisan

1
a. Secara teoritis penulisan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan

pemikiran terhadap khazanah ilmu fikih terutama Masa’ilul Fiqhiyah .


b. Secara praktis penulisan ini diharapkan dapat meningkatkan

kemampuan penulis dalam penulisan karya tulis selanjutnya.

D. Metode Penulisan

Penulisan ini menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah

metode penulisan yang bertujuan untuk mendeskripsikan (memaparkan) gejala-

gejala atau peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi. Menurut Winarno

Surakhmad, “Metode deskriptif tertuju pada pemecahan-pemecahan masalah

yang ada pada masa sekarang”.1

Sumber data dalam penulisan ini berasal dari buku-buku atau tulisan-

tulisan yang berkaitan langsung maupun tidak langsung terhadap

permasalahan. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan analisa

deskriptif. Menurut Hamid Syarif, “Analisa deskriptif dilakukan bila peneliti

hanya ingin mengetahui situasi-situasi atau kejadian-kejadian tertentu” 2.

E. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dalam kajian ini adalah sebagai berikut:

Bab I, Pendahuluan, terdiri atas: latar belakang masalah, rumusan masalah,

tujuan dan manfaat penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.

1
Winarno Surakhmad , Metodologi Penelitian, (Jakarta: Rajawali, 2005), hal. 139.
2
Hamid Syarif, Panduan Skripsi, (Pasuruan: Garuda Buana Indah, 2005), hal. 32.

2
Bab II, Pembahasan, terdiri atas: Pengertian Monogami dan Poligami,

Monogami dan Poligami dalam per-UU-an Indonesia, Perceraian di Pengadilan

Agama.

Bab III, Penutup, terdiri atas: kesimpulan dan saran.