Anda di halaman 1dari 3

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Pada dasarnya, asas perkawinan yang ditetapkan baik dalam agama Islam
dan ketentuan UU di Indonesia adalah menganut asas monogami yang bertujuan
untuk landasan dan modal utama guna membina kehidupan rumah tangga yang
harmonis, sejahtera dan bahagia.

Namun dengan beberapa alasan yang bisa dibilang darurat, seorang suami
boleh memiliki lebih dari seorang istri atau biasa disebut dengan berpoligami
asalkan suami tersebut dapat memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh
ketentuan Agama dan UU Perkawinan di Indonesia, yang diatur dalam UU No.
1/1974 serta PP No. 9/1975 dan ditambah lagi ketentuan PP No. 10/1983 bagi
pegawai negeri.

Mengenai Perceraian, Islam memandangnya sebagai perbuatan halal yang


paling dibenci agama. Maka dari itu sama halnya dengan poligami pasangan yang
ingin bercerai harus memiliki alasan yang kuat dan harus memenuhi syarat-syarat
yang telah ditetapkan dalam al-Quran dan Undang-Undang yang berlaku di
Indonesia

B. Saran

Melalui makalah ini, penulis berharap semoga pembaca dapat memahami


bagaimana monogami, poligami, dan perceraian di pengadilan agama menurut
perUndang-Undangan dan hukum islam. Dan penulis berharap adanya kritikan
dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini selanjutnya

Karena keterbatasan ilmu, waktu dan juga halaman makalah ini sehingga

tidak dapat dikatakan sempurna ataupun lengkap, untuk itu kepada rekan-rekan

kami menyarankan untuk mencari refernsi tambahan melalui media baik itu media

cetak maupun elektronik.

15
DAFTAR PUSTAKA

Winarno Surakhmad , Metodologi Penelitian, (Jakarta: Rajawali, 2005), hal. 139.


Hamid Syarif, Panduan Skripsi, (Pasuruan: Garuda Buana Indah, 2005), hal. 32.

Abdur Rahman I. 1996. Perkawinan dalam Syariat Islam. (Jakarta: PT. Rineka
Cipta)

Amiur Nuruddin, Azhari Akmal Tarigan. 2004. Hukum Perdata Islam di


Indonesia. (Jakarta: Penerbit Kencana)

Mardani. 2001. Hukum Perkawinan Islam di Dunia Islam Modern. (Yogyakarta:


Graha Ilmu)

Masyfuk Zuhdi. 1997. Masail Fiqhiyah. (Jakarta: PT. Midas Surya Grafindo)

http://inpasonline.com/new/poligami-dalam-pandangan-liberal-dan-ulama/ (Akses
minggu, 11 Maret 2018 pukul 20.30 WIB)

http://kbbi.web.id/monogami (akses minggu, 11 Maret 2018 pukul 20.30 WIB)

http://luckymelansari.blogspot.co.id/2015/03/fiqh-kontemporer-monogami-
poligami-dan.html (Akses minggu, 11 Maret 2018 pukul 20.30 WIB)

http://www.jurnalhukum.com/asas-monogami-dan-izin-berpoligami-dalam-
perkawinan/ (akses minggu, 11 Maret 2018 pukul 20.30 WIB)

16
16