Anda di halaman 1dari 4

1.Jelaskan yang di maksud dengan agama.

(Kbbi)
ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan
Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia
serta lingkungannya: -- Islam; -- Kristen; -- Buddha;
-- samawi agama yang bersumberkan wahyu Tuhan, seperti agama Islam dan Kristen;
(Wikipedia)
Secara khusus, agama didefinisikan sebagai suatu sistem keyakinan yang dianut dan tindakan-
tindakan yang diwujudkan oleh suatu kelompok atau masyarakat dalam menginterpretasi dan
memberi tanggapan terhadap apa yang dirasakan dan diyakini sebagai yang gaib dan suci. Bagi para
penganutnya, agama berisikan ajaran-ajaran mengenai kebenaran tertinggi dan mutlak tentang
eksistensi manusia dan petunjuk-petunjuk untuk hidup selamat di dunia dan di akhirat. Karena itu
pula agama dapat menjadi bagian dan inti dari sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari
masyarakat yang bersangkutan, dan menjadi pendorong serta pengontrol bagi tindakan-tindakan
para anggota masyarakat tersebut untuk tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan
ajaran-ajaran agamanya.[19]

(Secara etimologi),
kata “agama” bukan berasal dari bahasa Arab, melainkan diambil dari istilah bahasa
Sansekerta yang menunjuk pada sistem kepercayaan dalam Hinduisme dan Budhisme di
India. Agama terdiri dari kata “a” yang berarti “tidak”, dan “gama” berarti kacau. Dengan
demikian, agama adalah sejenis peraturan yang menghindarkan manusia dari kekacauan,
serta mengantarkan menusia menuju keteraturan dan ketertiban.
http://www.penaraka.com/2012/04/pengertian-agama.html

2.Latar belakang agama

Buku yg berjudul sejarah agama agama oleh mudjahid abdul manaf.

http://www.adheb.info/2011/12/sejarah-agama-agama.html#.WceySIhzC00

Frederich Max Muller mengintrodusir asal-usul dan kepercayaan umat manusia itu
berkembang dari polytheistic dan henotheistic menuju monotheistik. Teori selanjutnya adalah
aliran antropology evolusionisme dan psikologi evolusionisme. Antropology evolusionisme
pada dasarnya merupakan faham evolusi yang meliha asal-usul agama dari aspek budayanya.
Teori ini mendasarkan bahwa keyakinan seseorang terhadap agamanya selaras dengan
kemajuan budayanya. Aliran ini beranggapan bahwa keyakinan atas suatu agama
berkembang secara perlahan-lahan menuju kesempurnaan.
Agama merupakan sebuah kebutuhan fitrah manusia, fitrah
keagamaan yang ada dalam diri manusia. Naluri beragama merupakan fitrah
sejak lahir di samping naluri
-
naluri lainnya, seperti: untuk mempertahankan
diri dan mengembangkan keturunan, maka agam
a merupakan nalu
ri (fitrah)
manusia yang dibawa
sejak lahir.
http://eprints.walisongo.ac.id/1226/2/064311005_Bab1.pdf

3.pengertian agama kristen


Menurut Wikipedia Agama kristen Adalah sebagai berikut:
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara,
wafat dan kebangkitan Yesus Kristus. Umat Kristen juga percaya bahwa Yesus Kristus akan
datang pada kedua kalinya sebagai Raja dan Hakim akan dunia ini. Agama ini meyakini Yesus
Kristus adalah Tuhan danMesias, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus
manusia dari dosa. Mereka beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab.
Kata Kristen sendiri memiliki arti "pengikut Kristus atau "pengikut Yesus". Murid-murid Yesus
Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia (Kisah Para Rasul
11: 26c).
4.fungsi agama kristen

Fungsi
 Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok
 Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia.
 Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah
 Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan
 Pedoman perasaan keyakinan
 Pedoman keberadaan
 Pengungkapan estetika (keindahan)
 Pedoman rekreasi dan hiburan
 Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.
 Dalam kehidupan agama, terdapat serangkaian fungsi / peran yang harus dilaksanakan
dengan baik. Agama memilki tiga fungsi religious dan itu merupakan ciri khas dari agama
yang membedakannya dengan lembaga- lembaga lain di dunia ini.

Ketiga fungsi itu adalah :


a. Fungsi pelayanan sabda Tuhan : mewartakan ajaran dari Tuhan atau sesuatu yang
dipercayainya
b. Fungsi penyucian : mendatangkan rahmat penyelamatan dari Tuhan
c. Fungsi penggembalaan : mebrikan pimpinan dan bimbingan kepada warganya sendiri.
Selain ketiga fungsi diatas, agama juga memilki dua peran yaitu peran konstruktif dan peran
deskruktif.
Sebagai lembaga, agama memilki peran konstruktif diantaranya:
1. Memberikan rasa aman bagi pemeluknya dengan cara :
a. Menjawab kebutuhan pemeluknya untuk mendekatkan diri pada Tuhan
b. Melaksanakan cara- cara pengungkapan hubungannya denga Tuhan dan sesama
c. Memberikan pembinaan umat beragama.
2. Sebagai saran atau tempat pengembagan diri.
Melalui lembaga agama yang ada, para pemeluk agama dapat berinteraksi dengan
sesamanya, sehingga dapat mengembangkan diri baik dalam hal iman, intelektual, ekonomi
dan social.
3. Pemersatu umat
Melalui lembaga agama, para pemeluknya merasa senasib dan seperjuangan yang memilki
satu tujuan dalam mencapai jati diri terkait dengan konsep hidup sebenarnya.
Sebagai lembaga, agama juga memilki peran deskruktif yaitu :
1. Fanatisme golongan.
Harus disadari bahwa sulit untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan dari persoalan
mengenai fanatisme beragama, tetapi palig tidak dapat diperhatiakan bahwa pada titik
mana agama menjadi sumber konflik dan sampai sejauh mana agama dapat member jalan
keluar terhadap konflik beragama yang ada.
Bentuk kekerasan agama, biasanya diorong oleh sikap dan trindakan yang membagi dua
kelompok agama, yakni kelompok dalam agamanya dan kelompok diluar agamanya.
Kelompok dalam agamanya biasa dianggap suci dan kelompok diluar agamanya dianggap
kafir atau tidak ber-Tuhan.
2. Agama terkadang melegalisasikan konflik atau pertentangan antar umatnya dan umat
agama lain, bukan untuk mengatasinya
3. Membutuhkan wilayah tertentu sebagai tempat yang aman bagi pemeluk agamanya
untuk melakukan aktifitas tanpa merasa terganggu atau terancam dengan keberadaan umat
beragama lain.
4. Konflik antar agama biasannya juga dipicu oleh persoalan- persoalan ekonomi, politik,
kekuasaan dan sebagainya yang menunggangi agama sebgai alas an.

http://ganesha-raztaman.blogspot.co.id/2010/01/bahan-ajar-agama-kristen-
protestan.html

5.yang di maksud tritunggal


Bersumber dari Wikipedia Tritunggal dan kekristenan
Tritunggal atau Trinitas adalah doktrin Iman Kristen yang mengakui Satu Allah Yang Esa, namun
hadir dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus, di mana ketiganya adalah sama
esensinya, sama kedudukannnya, sama kuasanya, dan sama kemuliaannya. Istilah Tritunggal (Inggris:
trinity, Latin: trinitas) mengandung arti tiga Pribadi dalam satu kesatuan esensi Allah. Istilah
"pribadi" dalam bahasa Yunani adalah hupostasis, diterjemahkan ke Latin sebagai persona (Inggris:
Person).

Sejak awal abad ketiga doktrin Tritunggal telah dinyatakan sebagai "Satu keberadaan (Yunani: ousia,
Inggris: beeing) Allah di dalam tiga Pribadi dan satu substansi (natur), Bapa, Anak, dan Roh Kudus "
Kata Trinitas berasal dari bahasa Latin "trinus" dan "unitas" yang berarti "tiga serangkai atau
tritunggal". Kata benda abstrak ini terbentuk dari kata sifat trinus (tiga masing-masing, tiga kali
lipat), sebagai kata unitas yang merupakan kata benda abstrak yang dibentuk dari unus (satu).
Kata yang sesuai dalam bahasa Yunani adalah Τριάς, yang berarti "satu set dari tiga" atau "berjumlah
tiga"
Allah Bapa manifestasi lebih ditekankan pada Pencipta, Pelindung dan Pemelihara.
Allah Anak manifestasinya dirasakan sebagai bukti kasih kesetiaan Sang Pencipta yang menunjukkan
jalan keselamatan dan nyata ada dan pernah hidup di dunia ini Dia-lah Tuhan Yesus Kristus.
Allah Roh Kudus yaitu roh yang diutus setelah peristiwa kenaikan Yesus ke sorga.