Anda di halaman 1dari 1

Salah satu faktor penyusun suatu lahan atau daerah adalah vegetasi.

Vegetasi
merupakan suatu kumpulan dari berbagai macam
tumbuhan yang hidup bersama di suatu tempat. Vegetasi selalu dinamis dan selalu
berkembang sesuai dengan keadaan
habitatnya. Dengan itulah maka perlu melakukan kegiatan analisis vegetasi.
Analisis vegetasi merupakan sebuah cara untuk mempelajari komposisi jenis dan
struktur vegetasiatau kelompok
tumbuh-tumbuhan. Konsepsi dari metode analisa vegetasi sesungguhnya sangat
bervariasi, tergantung keadaan vegetasi itu
sendiri dan tujuannnya misalnya untuk mengevaluasi hasil pengendalian gulma. Metode
yang digunakan untuk analisa
vegetasi harus disesuaikan dengan struktur dan komposisi.
Vegetasi merupakan sekumpulan tumbuhan dan biasanya terdiri dari beberapa
jenis yang hidup bersama- sama pada
suatu tempat.vegetasi menggambarkan perpaduan berbagai jenis tumbuhan di suatu
wilayah atau daerah. Suatu tipe vegetasi
menggambarkan suatu daerah dari segi penyebaran tumbuhan yang ada baik secara ruang
dan waktu. Rawa-rawa, padang rumput
dan hutan merupakan suatu contoh vegetasi. Suatu vegetasi kadangkala dibagi menjadi
beberapa komunitas yang tumbuh
bersama di suatu daerah. Beberapa komunitas tersebut juga disebut assosiasi yaitu
sekumpulan tumbuhan yang tumbuh bersama
pada lingkungan yang sama. Komunitas tumbuhan akan selalu di dominasi oleh jenis
tumbuhan tertentu sebagai gulma.
Kehadiran gulma sendiri secara langsung dapat mempengaruhi produksi tanaman,
baik secara kualitas maupun
kuantitas, kemudian juga dapatmenghambat praktek budidaya pertanian. seperti dengan
adanya gulma kualitasakan menurun,
karena biji gulma tersebut tercampur pada saat pengolahan tanah. Kemudian kuantitas
juga akan menurun, karena terjadi
kompetisi dalam sarana tumbuh (hara, air, udara, cahaya, ruang gerak) dalam jumlah
terbatas, tergantung dari varietas,
kesuburan, jenis, kerapatan, dan lamanya tumbuh. Hal inilah yang kemudian
menimbulkan gagasan untuk mengendalikan gulma.
Dengan tujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan produktifitas tanaman.