Anda di halaman 1dari 4

The Separation of Ownership and Control in East Asian Corporations pada 100 perusahaan terbesar di Malaysia.

n terbesar di Malaysia. Berbagai penelitan yang dilakukan akhirnya


Penelitian dilangsungkan oleh Stijn Claessens, Simeon Djanko, Larry H.P. Lang. mengerucut mengenai sebuah temuan bahwa dominasi kelompok bisnis (business
Penelitian ini menguji pemisahan antara kepemilikan dan kendali terhadap 2.980 groups) berada dalam keistimewaan yang mereka kumpulkan dari pemerintah yaitu
korporasi di sembilan negara Asia Timur. Pemisahan antara kepemilikan dan kendali hak khusus impor dan ekspor, proteksi dari perdagangan antar negara, kekuatan
ini umumnya muncul di perusahaan-perusahaan kecil maupun perusahaan-perusahaan monopoli di pasar lokal, dll. Hal itulah yang menimbulkan beberapa pertanyaan,
yang memiliki kendali keluarga (family-controlled). Perusahaan yang sudah diantaranya:
berlangsung sejak lama umumnya bersifat family-controlled dengan meniadakan 1. Apakah terdapat perbedaan mengenai pemisahan kepemilikan dan kendali antar
realita bahwa kepemilikannya semakin sedikit sepanjang waktu. Contohnya korporasi negara di Asia Timur?
di Jepang. 2. Apakah terdapat perbedaan di dalam negara itu sendiri mengenai pemisahan
Dibuktikan dengan adanya beberapa negara yang memiliki kepemilikan kepemilikan dan kendali?
saham secara signifikan pada aset perusahaan. Pada tingkat ekstrimnya, 16,6% dan 3. Apakah perbedaan tersebut bergantung pada ukuran dan usia perusahaan?
17,1% dari total nilai pada aset perusahaan terdaftar di Indonesia dan Filipina, yang
pada ujungnya akan mengarah pada kepemilikan berbasis keluarga. Sepuluh Sesi 3. Pengembangan data
perusahaan terbesar di Indonesia, Filipina dan Thailand memiliki setengah kendali atas Analisis ini mengikutsertakan 2.980 perusahaan yang terdaftar di bursa
aset di sebuah korporasi (berdasarkan penelitian ini) sementara sepuluh perusahaan termasuk institusi finansial dan institusi non-finansial di Hongkong, Indonesia, Jepang,
terbesar di Hongkong dan Korea beserta kendalinya menguasai sektor korporasi nomor Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan dan Thailand. Pada awalnya ada
tiga. Pengecualian bagi Jepang dimana kendali keluarga tidak terlalu signifikan. 3.249 perusahaan yang diikutsertakan dan memiliki data yang cukup namun sebanyaak
Sesi dua mereviu literatur pada kendali korporasi di Asia Timur. Sesi tiga 232 perusahaan tidak dapat dipastikan kepemilikannya.
mendiskusikan pengembangan data. Sesi empat mendefinisikan variable utama. Sesi
lima menyediakan contoh struktur kepemilikan di perusahaan-perusahaan Asia Timur.
Sesi enam menunjukkan pemisahan antara kendali dan kepemilikan di perusahaan-
perusahaan Asia Timur. Sesi tujuh mempelajari penentu dari kendali. Sesi delapan
mendiskusikan bukti “crony capitalism”. Sesi sembilan berisi kesimpulan.

Sesi 2 The literature on ownership structures in East Asia


Berdasarkan beberapa penelitian mengenai corporate governance di Jepang
membahas mengenai performa perusahaan dan tidak mencoba untuk menelusuri
kepemilikan di setiap perusahaan dan mengidentifikasi kepemilikan berdasarkan jenis
kendalinya. Pada tahun 1981, Lim membuat penelitian mengenai kepemilikan detil
Sesi 4. Definisi variable

Definisi kepemilikan didasarkan pada hak arus kas perusahaan. Definisi


kendali didasarkan pada hak voting dan deviasi one-share-one-vote, skema piramid dan
cross holding (pemisahan arus kas dan hak voting).

Dua variabel yang memperkuat ultimate control tetapi tidak digunakan dalam
kalkulasi pemisahan antara kepemilikan dan kendali. Pertama yaitu kemungkinan
untuk menjadi satu-satunya pihak yang memiliki kendali. Kedua adalah pemilik kendali
kedua yang memiliki setidaknya 10% dari hak voting. Pemilik yang memiliki hak voting
lebih dari 50% diakui sebagai single controller.
Sesi 5: Contoh struktur kepemilikan

Ayala Corp memiliki 69% atas hak arus kas dan 77% atas hak voting Ayala Land
sementara Ayala Land memiliki 5% atas hak arus kas dan hak voting. Hal ini merupakan
salah satu contoh dari cross holdings antara beberapa perusahaan di dalam satu grup.
Sebagai contoh lain, Mermac dimiliki dengan persentase 58% hak voting dan hak
arus kas oleh Ayala Corp sementara Ayala Corp memiliki 20% hak voting dan hak arus
kas kepada Mitsubishi Bank. Hal ini menunjukkan bahwa Ayala Corp merupakan single
control bagi Mermac Inc.

Sesi 6. The separation of ownership and control


Berdasarkan teori yang telah dijelaskan, hak arus kas dan hak voting adalah sesuatu
yang penting. Sesi ini membahas hak tersebut dalam ranah perusahaan-perusahaan
yang ada di Asia Timur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di semua negara Asia kecuali Jepang dan
Singapura, perusahaan yang memiliki kendali keluarga memiliki pemisahan yang jelas
mengenai kepemilikan dan kendali. Hongkong memiliki angka terbesar terhadap
pemisahan kepemilikan dan kendali. Berdasarkan bukti-bukti tersebut, perusahaan-
perusahaan yang memiliki kendali keluarga memiliki pemisahan kepemilikan dan Sesi 8: Evidence of crony capitalism
kendali yang jelas. Perusahaan kecil berpotensi memiliki irisan yang besar mengenai
hak arus kas dan hak voting.

Sesi 7: What determines the concentration of control

Crony capitalism merupakan sebuah intensi dimana kendali perusahaan yang


dijalankan oleh beberapa keluarga membuat insentif kuat dan kemampuan untuk
melobi pemerintah untuk perlakuan yang khusus, apakah melalui pendanaan non-
pasar, kontrak publik, dsb. Fokus kendali yang dijalankan mungkin saja akan
mengevolusi sistem hukum di suatu negara. Struktur kendali secara menyeluruh pada
suatu sektor akan menimbulkan supresi terhadap hak minoritas.

Hal-hal yang mempengaruhi kendali di negara-negara Asia Timur:


1. Perbedaan minimum persentase dalam kepemilikan saham yang dibutuhkan untuk
mendapatkan kendali.
2. Perbedaan minimum persentase yang dibutuhkan untuk mengadakan rapat umum
pemegang saham luar biasa.
3. Di Korea sebagai contoh, adanya pembatasan mengenai hak voting investor
institusional di dalam perusahaan yang terdaftar di bursa mengakibatkan
ketidakefektifan kendali pemegang saham.