Anda di halaman 1dari 13

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Tujuan Operasional Penelitian

Berdasarkan pada masalah yang telah dirumuskan, maka tujuan

operasional penelitian ini untuk:

1. Memperoleh data hasil siswa pada mata pelajaran IPS pada standar

kompetensi mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi,dan

kemajuan teknologi di lingkunagn kabupaten/kota dan provinsi melalui

Stategi Plantet Questions

2. Mengetahui adanya pengaruh Stategi Plantet Questions terhadap hasil

belajar IPS siswa.

3. Memperoleh data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS pada

standar kompetensi mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi,dan

kemajuan teknologi di lingkunagn kabupaten/kota dan provinsi melalui

metode konvensional.

4. Mengetahui hubungan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS pada

standar kompetensi mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi, dan

kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi melalui

staregi Plantet Questions.

30
31

B. Tempat dan Waktu Penelitian

1. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV Sekolah Dasar Negeri

Jatiasih III Bekasi. Peneliti memilih tempat penelitian ini di sekolah dasar

ini karena memenuhi syarat untuk dilakukannya sebuah penelitian, yang

beralamatkan kecamatan jatiasih, Jl. Wibawa mukti komp. Kelurahan

jatiasih Bekasi.

2. Waktu Penelitian

Tabel 3.1.

Jadwal Kegiatan Penelitian

Maret April Mei Juni


No Aktivitas
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Pengisian formulir
bimbingan skripsi
2. Pengajuan judul
proposal kepada
kaprodi PGSD
3. Pengajuan judul
pada pembimbing
4. ACC Judul
5. Pengajuan BAB I-
III
6. Seminar proposal
7. Penelitian
8. Pengumpulan data
9. Pengelolahan data
penelitian
10. Penyusunan BAB
IV
11. Penyusunan BAB V
12. Bimbingan BAB
IV-V
13. Siding skripsi
14. Perbaikan sidang
skripsi
15. Final
32

C. Jenis Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif

dan metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen.

Penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang


berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti
pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada
umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan
instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan
tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan1.

Metode Exsperimen adalah metode penelitian yang digunakan untuk

mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang

terkendalikan2. Di dalam desaint Exsperimen peneliti menggunakan Quasi

Experimen yang dapat disebut Exsperimen semu. Pada desain Quasi

eksperimen, peneliti menggunakan model Metode Exsperimen adalah metode

penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu

terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan3.

Di dalam desain Exsperimen peneliti menggunakan Quasi Experimen

yang dapat disebut Exsperimen semu. Pada desain Quasi eksperimen, peneliti

menggunakan model Control group eksperimen, model desain ini hanya

menggunakan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok

kontrol. Bentuk yang dipakai yaitu control group pretest dan posttest design.

Kelompok eksperimen yaitu kelompok siswa yang diberikan perlakuan

1
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R
& D, (Bandung, Alfabeta, 2012), hlm. 14.
2
Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R
& D. (Bandung, Alfabeta, 2009). hlm. 73.
3
Ibid. hlm. 73.
33

dengan strategi Plantet Question dan kelompok kontrol yaitu kelompok siswa

yang diberikan perlakuan dengan metode konvensional.

Pada desain ini terdapat pretest dilakukan sebelum diberi perlakuan,

sedangkan posttest diberikan setelah diberi perlakuan. Baik kelompok

eksperimen maupun kelompok dikenakan pretest dan posttest, tetapi hanya

kelompok eksperimen yang diberi perlakuan.

Desain ini dapat digambarkan seperti berikut:

Kelompok eksperimen : O1 X 02

Kelompok kontrol : O1 02

Pretest treatmen
Gambar.post
1 test

Keterangan :

: diadakan pretest sebelum diberikan treatment.

: diukur dengan posttest setelah diberikan treatment.

X : treatment/perlakuan.

D. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan karakteristik atau unit hasil pengukuran

yang menjadi objek penelitian.4 Populasi merupakan objek atau subjek

yang berada pada suatu wilayah dan memenuhi syarat-syarat tertentu

bekaitan dengan masalah penelitian.

4
Riduwan. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan dan Peneliti Pemula.
(Bandung : ALFABETA, 2009). hlm. 54.
34

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN

Jatih Asih III Bekasi yang berjumlah 60 siswa, kelas IV A yaitu Kelas

eksperimen yang diberi perlakuan dengan strategi Plantet Question yang

berjumlah 30 siswa dan kelas IV B yaitu kelas kontrol yang diberi

perlakuan metode konvensional yang berjumlah 30 siswa.

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dann karakteristik yang

dimiliki oleh populasi tersebut.5 Teknik pengambilan sampel yang

peneliti gunakan adalah secara sampling purposive yaitu teknik teknik

sampling yang mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu didalam

pengambilan sampelnya atau penentuan sampel untuk tujuan tertentu.6

Jadi sampel yang diambil dalam penelitian ini hanya kelas IV A yang

berjumlah 30 siswa, karena kelas IV A memiliki syarat yang sesuai

dengan tujuan penelitian seperti hasil belajar siswa yang rata-rata

homogen dan jumlah siswa memadai.

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data berisi tentang teknik untukmendapatkan

data-data yang diperlukan dalam penelitian. Adapun yang perlu diperhatikan

dalam pengumpulan data pada penelitian adalah sebagai berikut:

5
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan
R&D,(Bandung : ALFABETA, 2010). hlm. 118.
6
Ibid. hlm. 124.
35

1. Tes

Tes adalah alat atau produser yang digunakan untuk mengetahui

atau mengukur sesuatu dalam suasana dengan cara dan aturan- aturan

yang sudah ditentukan.7

Tes yang digunakan dalam penelitian adalah tes prestasi (achievement

test) yaitu tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang

setelah mempelajari sesuatu.

2. Dokumentasi

Dokumentasi adalah ditunjukan untuk memperoleh data langsung

dari tempat penelitian, meliputi buku-buku yang relevan, peraturan-

peraturan, laporan kegiatan, foto-foto, film dokumenter dan data yang

relevan penelitian8

3. Observasi

Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung keobjek

penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan9

F. Variabel Penelitian

Variabel dalam penelitian ini adalah :

1. Variabel bebas (X) : Pengaruh Strategi Plantet Question.

2. Variabel terikat (Y) : Hasil belajar IPS.

7
Suharsimi Arikunto. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. (Jakarta: Bumi Aksara,
2009). hlm. 52.
8
Riduwan, Op. Cit, hlm. 77.
9
Ibid, hlm. 76.
36

Strategi Plantet Question membantu untuk mempresentasikan

informasi dalam bentuk respon terhadap pertanyaan yang telah ditanamkan

atau diberikan sebelumnya kepada peserta didik tertentu. Ketika memberikan

pelajaran seperti biasanya, tetapi efeknya peserta didik melihat anda

malaksanakan sesi tanya jawab. Keberhasilan penggunaan strategi ini sangat

tergantung dari guru tersebut yang menggunakan strategi ini. Jika guru

mempelajari startegi ini dengan baik, maka hasil dari belajar yang menggunakan

strategi ini akan sesuai dengan tujuan yang dirumuskan.

Hasil belajar merupakan perubahan perilaku siswa akibat belajar.

Perubahan itu di usahakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan

pendidikan. Proses belajar mempengaruhi perilaku pada diri siswa. Hasil

belajar merupakan puncak hasil belajar. Hasil belajar dilaksanakan berkat alat

evaluasi guru. Alat evaluasi berupa tanya jawab secara lisan kepada siswa

mengenai materi yang sudah dijelaskan guru. Semakin baik proses

pembelajaran dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran,

maka hasil belajar siswa yang diperoleh akan semakin tinggi sesuai dengan

tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya.

G. Uji Coba Instrumen

1. Validitas Instrumen

Validitas Instrumen dilakukan agar mengetahui ketepatan alat

penilaian. Agar penelitian ini dapat menghasilkan data yang valid maka

instrumen penilaian pun harus valid. Untuk mengetahui valid atau


37

tidaknya soal yang telah diajukan dalam tes, maka menggunakan teknik

analisis korelasi Biserial.

𝑀𝑝−𝑀𝑡 𝑝
rpbis = 𝑆𝑡
√𝑞

Keterangan :

rpbis : Koefisiensi biserial

Mp : rerata skor dari subjek yang menjawab betul bagi item yang dicari

validitasnya.

Mt : Mean skor soal

St : Standar deviasi dari skor total

p : Proposi siswa yang menjawab benar

q : Proposi siswa yang menjawab salah ( q=1 – p)

Kriteria pengujian validitas

Jika rpbi hitung > rpbi tabel = maka butir soal valid

Jika rpbi hitung < rpbi tabel = maka butir soal Tidak valid

2. Reliabilitas Instrumen

Reliabilitas merupakan perhitungan yang dilakukan untuk mengetahui

ketepatan dan tingkat kepercayaan instrumen yang digunakan. Reliabilitas

ialah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat pengukur dapat

dipercaya atau dapat diandalkan, dengan kata lain kapanpun alat

penilaian digunakan akan memberikan hasil yang relatif sama.

Teknik reliabilitas yang digunakan adalah KR-20 (Kuder dan

Richardson), karena metode KR-20 berguna untuk mengetahui


38

reliabilitas dari seluruh tes dan untuk item pertanyaan atau pernyataan

yang menggunakan jawaban benar (YA) atau salah (TIDAK). Bila benar

bernilai 1 dan jika salah bernilai 0. Rumus KR-20 (Kuder dan

Richardson) adalah sebagai berikut :

 s 2   pq 
r11   k  .  
 k  1   s2 

Keterangan :

r11 : Reliabilitas tes secara keseluruhan.

p : Proporsi subjek yang menjawab item dengan benar.

q : Proporsi subjek yang menjawab item dengan salah.

(q = 1-p).

 pq : Jumlah hasil perkalian antara p dan q.

k : Banyaknya item.

s : Standar deviasi dari tes.

Teknik reliabilitas yang digunakan adalah dengan menggunakan

metode Kuder Richardson 20 (K-R20), karena metode ini berguna untuk

mengetahui reliabilitas dari seluruh tes atau item pertanyaan atau

pertanyaan yang menggunakan jawab benar atau salah. Bila benar

bernilai = 1 jika salah bernilai= 0.


39

H. Teknik Analisis Data

1. Uji Persyaratan Analisis

a. Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui normal atau

tidaknya distribusi data yang menjadi syarat untuk menentukan jenis

statistik yang akan digunakan dalam analisis selanjutnya. Data digunakan

dengan uji liliefors uji ini dilakukan untuk membuktikan bahwa sempel

tersebut berasal dari distribusi normal, dengan menggunakan penaksir

rata-rata. Perhitungan uji normalitas mengikuti langkah-langkah sebagai

berikut.

a. Hipotesis yang diajukan adalah :

H0 : data berdistribusi normal.

H1 : data tidak berdistribusi normal.

b. Untuk menguji hipotesis tersebut penulis menempuh prosedur

sebagai berikut :

1. Pengamatan x1, x2, . . . xn dijadikan bilangan baku z1, z2, . . .zn

dengan menggunakan uji liliefors


𝑥𝑖 −𝑥̅
Zi =
𝑆

Keterangan :

Zi : bilangan baku.

: rata-rata.

S : simpangan baku.
40

2. Untuk tiap bilangan baku ini menggunakan daftar distribusi

normal baku, kemudian dihitung peluang F(xi) = P(z ≤ zi).

3. Selanjutnya dihitung proporsi z1, z2 …, zn yang lebih kecil

dengan zi. Jika proporsi ini dinyatakan oleh S(zi) maka :

banyaknya z1,z2,…,zn
S(Zi) =
jumlah seluruh siswa

4. Hitung selisih F(zi) - S(zi), kemudian tentukan harga

mutlaknya

5. Ambil harga yang paling besar diantara harga mutlak selisih

tersebut harga mutlak inilah yang disebut Lhitung (Lo)

kemudian dibandingkan dengan Ltabel

Kriteria pengujian :

Terima Ho bila Lhitung < Ltabel data berdistribusi normal.

Tolak Ho, bila Lhitung Ltabel, data berdistribusi tidak normal.

b. Uji Homogenitas

Setelah uji normalitas, langkah berikutnya dilakukan uji

homogenitas. Uji ini untuk mengetahui kesamaan antara dua

populasi. Uji homogenitas yang digunakan untuk uji homogenitas

adalah uji fisher.

F=

Sx² = variabel terbesar

Sy² = variabel terkecil


41

Langkah-langkah perhitungan uji homogenitas dilakukan dengan uji

fisher (F) adalah sebagai berikut :

a. Hipotesis statistik

Ho : ₁²= ₂²

H₁ : ≠ ₂²

Keterangan :

₁² : Variasi kelompok 1, yaitu skor obyektif IPS sesudah

menggunakan Strategi Plantet Question.

₂² : Variasi kelompok 2, yaitu skor obyektif IPS sebelum

menggunakan strategi Plantet Question.

H0 : Data homogen

H₁ : Data tidak homogen

b. Menentukan harga Fhitung

Menentukan nilai Fhitung dengan rumus fisher, dengan mengetahui

terlebih dahulu variasi ke dua kelompok penelitian tersebut.

c. Menentukan Ftabel

Untuk dk pembilang = dk penyebut dan = 0.05 maka dapat

dilihat pada tabel F.

d. Kriteria Pengujian H0

Jika Fhitung Ftabel berarti tidak homogen.

Fhitung Ftabel berarti homogen.


42

2. Analisis Data

Dalam teknik pengumpulan data, pengujian dilakukan dengan

menggunakan uji-t untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh

pembelajaran Strategi Plantet Question pada hasil belajar IPS siswa pada

taraf signifikan = 0.05.

t =

Keterangan :

̅
X1 : Rerata hasil belajar IPS dengan menggunakan Strategi Plantet

Question.

̅
X2 : Rerata hasil belajar IPS dengan menggunakan Strategi Plantet

Question.

S₁² : Varian kelas eksperimen.

S₂² : Varian kelas kontrol.

n₁ : Jumlah siswa kelas eksperimen.

n₂ : Jumlah siswa kelas kontrol.

Kriteria pengujian :

Jika Tolak H0, terima H1, maka : thitung ≥ ttabel (terdapat pengaruh).

Jika Terima H0, tolak H1, jika : thitung ≤ ttabel (tidak terdapat pengaruh).