Anda di halaman 1dari 67

GETARAN DAN GELOMBANG

FISIKA TEK05006

Anggota Kelompok :
1705541091 BAYU KRESNA WIRATAMA
1705541090 ADITYA PRATAMA
1705541060 ABID SURYA BIMANTARA
1705541059 GALIH RAHARDIAN PUTRA
1705541058 KADEK DWIKY SADHA WIDIARTA
Getaran adalah gerak bolak – balik di sekitar
titik setimbang;
Getaran 2 = titik setimbang ; 1 dan 3 = titik terjauh
(Amplitudo)

• Getaran adalah gerak bolak –


balik secara berkala melalui suatu
titik keseimbangan.
• Suatu benda dikatakan bergetar
bila benda itu bergerak bolak
bolik secara berkala melalui titik
keseimbangan.
Beberapa contoh getaran yang dapat kita
jumpai dalam kehidupan sehari – hari
antara lain :
• senar gitar yang dipetik
• bandul jam dinding yang sedang
bergoyang
Contoh • ayunan anak-anak yang sedang
dimainkan
Getaran • mistar plastik yang dijepit pada salah
satu ujungnya, lalu ujung lain diberi
simpangan dengan cara menariknya,
kemudian dilepaskan tarikannya.
• Pegas yang diberi beban.
Amplitudo, Periode dan
Frekuensi
• Amplitudo adalah simpangan
terbesar dihitung dari kedudukan
seimbang. Amplitudo diberi
simbol A, dengan satuan meter.
Titik A merupakan titik keseimbangan simpangan
• Periode getaran adalah waktu yang
terbesar terjauh bandul ( ditunjuk kan dengan
digunakan dalam satu getaran dan
jarak AB = AC ) disebut amplitudo getaran jarak
diberi simbol T.
tempuh B – A – C – A – B disebut satu getaran
penuh. Jika waktu yang diperlukan oleh bandul
• Frekuensi getaran adalah jumlah untuk bergerak dari B ke A, ke C, ke A, dan
getaran yang dilakukan oleh sistem kembali ke B adalah 0,2 detik, maka periode
dalam satu detik, diberi simbol f. getaran bandul tersebut 0,2 detik atau T = 0,2
detik = 0,2 s dengan begitu frekuensinya adalah 5
hz.
Contoh Soal :
Dalam 1 sekon, lintasan yang ditempuh
Hubungan antara Periode beban pada gambar ini adalah 3-2-1-2-
3-2-1. Berapakah frekuensi dan periode
dan Frekuensi Getaran getaran tersebut?
Penyelesaian :
Jumlah getaran yang terjadi adalah
1,5 getaran.
Waktu untuk menempuh 1,5
getaran adalah 1 sekon.
Jadi frekuensi f = 0.67 getaran /
T = periode, satuannya detik atau sekon sekon = 1,5 Hz.
f = frekuensi getaran, satuannya 1/detik Jadi, Periodenya :
atau s-1 atau Hz 𝑇=
1
= 1.49 𝑠
0.67
Energi Getaran
• Getaran adalah sebuah gerakan 1 2
𝐸𝑘 = 𝑘𝑣
• Jadi, setiap getaran pasti terkait sejumlah energi 2
yang kita kenal sebagai Energi Kinetik 1 2
𝐸𝑘 = 𝑘𝐴 cos 2 (𝜔𝑡 + 𝜃0)
• Energi Kinetik adalah energi yang dimiliki benda 2
atau system karena keadaannya yang bergerak
itu.
• Sebuah benda yang berada di atas sebuag 1 2
permukaan juga mempunyai energy yang terkait 𝐸𝑝 = 𝑘𝑦
kedudukan tersebut,yang disebut energi 2
potensial gravitasi. 1 2
𝐸𝑝 = 𝑘𝐴 𝑠𝑖𝑛2 (𝜔𝑡 + 𝜃0)
• Karena benda mempunyai energi potensial 2
gravitasi ini ,maka ia mendapatkan kerja yang
dilakukan oleh gaya gravitasi ketika jatuh
𝐸𝑚 = 𝐸𝑘 + 𝐸𝑝
1 2
𝐸𝑚 = 𝑘𝐴 cos 2 (𝜔𝑡 + 𝜃0)
2
Energi Getaran 1 2
+ 𝑘𝐴 𝑠𝑖𝑛2 (𝜔𝑡 + 𝜃0)
2
1 2
• Penjumlahan antara energi kinetic dan 𝐸𝑚 = 𝑘𝐴
2
energi potensial disebut Energi Total
atau Energi Mekanik
• Hukum kekekalan energi menyatakan
bahwa,tanpa adanya gesekan dan kerja
dari luar, maka energi awal dan energi
akhir total adalah sama
Dari grafik terlihat bahwa Ek maksimum
ketika Ep minimum, dan sebaliknya Ep
maksimum ketika Ek bernilai minimum.
Contoh Soal Penyelesaian :
A=2m
K = 200 N/m
Sebuah pegas yang digantungi massa 2 kg m = 2 kg
digetarkan sehingga memperoleh • Ek dan Ep saat 1 detik
1 2 1 𝜋
persamaan posisi untuk getarannya sebagai 𝐸𝑝 = 𝑘𝑦 = (200)(2 sin 2 2 𝜋. 1 + ) = 400 sin2 (90𝑜)
2 2 2
berikut: 𝜋 = 400 J
𝑦 = 2 sin(𝜋𝑡 + ) 1 2 1 𝜋
2 𝐸𝑘 = 𝑘𝑣 = (200)(2 cos 𝜋. 1 + ) = 400 cos 2 (90𝑜 )
2 2
Jika y dalam meter dan t dalam detik, serta 2 2 2
=0J
konstanta pegas 200 N/m, tentukanlah, • Em ⇒ 𝐸𝑚 = 𝐸𝑝 + 𝐸𝑘 = 400 𝐽 + 0 𝐽
1) Energi kinetik dan potensial saat t = 400 𝐽
bernilai t = 1detik • Kelajuan partikel saat y = A/2
1 1 𝐴 1
2) Energi total getaran 𝐸𝑘 + 𝐸𝑝 = 𝐸𝑚 ⇒ 𝑘𝑣 2 + 𝑘( )2 = 𝑘𝐴2
2 2 2 2
2 2
3) Kelajuan partikel saat posisi atau 3𝑘𝐴 3 200 2
𝑣2 = ⇒𝑣= = 10 3 𝑚/𝑠
simpangannya setengah amplitudo 4𝑚 4(2)
Gelombang
• Gelombang adalah gejala rambatan dari suatu getaran/usikan.
Gelombang akan terus terjadi apabila sumber getaran ini bergetar
terus menerus.
• Gelombang membawa energi dari satu tempat ke tempat lainnya.
• Contoh sederhana gelombang, apabila kita mengikatkan satu ujung
tali ke tiang, dan satu ujung talinya lagi digoyangkan, maka akan
terbentuk banyak bukit dan lembah di tali yang digoyangkan tadi,
inilah yang disebut gelombang
Macam – macam Gelombang
• Berdasarkan Mediumnya
Gelombang dibagi dua:
• Gelombang mekanik adalah
gelombang yang dalam proses
perambatannya memerlukan
medium (zat perantara) .
• Gelombang Elektromagnetik
adalah gelombang yang dalam
proses perambatannya tidak
memerlukan medium (zat
perantara).
Berdasarkan Arah Getar dan Arah Rambatnya
Gelombang Transversal
• Gelombang Transversal adalah
gelombang yang arah getarnya
tegak lurus dengan arah
rambatannya.Berdasarkan gambar
di sebelah dapat dijelaskan bahwa
Arah rambat gelombang di atas
adalah ke kiri dan ke kanan,
sedangkan arah getarnya adalah ke
atas dan ke bawah. Jadi itulah yang
dimaksud arah rambat tegak lurus
dengan arah getarnya.
Berdasarkan Arah Getar dan Arah Rambatnya
Gelombang Longitudinal
• Gelombang longitudinal adalah
gelombang yang arah rambatnya
sejajar dengan arah getarannya.
Bentuk getarannya berupa rapatan dan
renggangan (Dapat dilihat pada
gambar di samping). Berdasarkan
gambar diketahui bahwa Arah rambat
gelombangnya ke kiri dan ke kanan,
dan arah getarnya ke kiri dan ke kanan
pula. Oleh karena itu gelombang ini
adalah gelombang longitudinal yang
arah getar dan arah rambatnya sejajar.
Berdasarkan Amplitudonya(simpangan terjauh)
Gelombang Berjalan

• Gelombang berjalan adalah


gelombang yang amplitudonya tetap
pada setiap titik yang dilalui
gelombang, misalnya gelombang pada
tali.

Keterangan:
𝑦 = ±𝐴𝑠𝑖𝑛(𝜔𝑡 ± 𝑘𝑥) y = simpangan gelombang (m).
A = amplitudo (m).
ω = 2 π . f = kecepatan sudut (rad/s).
t = waktu sumber bergetar (s).
x = jarak dari sumber getar ke titik y
(m).
Berdasarkan Amplitudonya(simpangan terjauh)
Gelombang Stasioner
• Gelombang diam adalah gelombang yang
amplitudonya berubah, misalnya
gelombang pada senar gitar yang dipetik.
• Untuk menentukan letak simpul (S) dan 𝑦 = 2 𝐴 𝑐𝑜𝑠 𝑘𝑥 sin 𝜔𝑡
perut (P) ujung tetap atau ujung bebas
gunakan aturan:
1) Jarak satu simpul ke simpul yang
berdekatan atau jarak perut ke perut
yang berdekatan adalah ½ λ.
2) Jarak simpul ke perut yang berdekatan 𝑦 = 2 𝐴 sin 𝑘𝑥 cos 𝜔𝑡
adalah ¼ λ.
PANJANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Panjang Gelombang

• Panjang satu gelombang sama


dengan jarak yang ditempuh dalam
waktu satu periode

Pada gelombang transversal, satu


gelombang terdiri atas 3 simpul dan 2
perut. Jarak antara dua simpul atau
dua perut yang berurutan disebut
setengah panjang gelombang atau ½ λ
(lambda)
PANJANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Panjang Gelombang

• Pada gelombang longitudinal,


satu gelombang (1 λ) terdiri
dari 1 rapatan dan 1 reggangan
PANJANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Cepat Rambat Gelombang

• Jarak yang ditempuh oleh gelombang


dalam satu sekon disebut cepat
rambat gelombang. Cepat rambat
gelombang dilambangkan
dengan v dan satuannya m/s atau m s- Hubungan antara v, f, λ, dan T
1.
Keterangan :
1 λ= panjang gelombang , satuannya meter
𝜆 = 𝑣 .𝑇 ⇒ 𝜆 = 𝑣 . (m)
𝑓 v = kecepatan rambatan gelombang,
𝑣 satuannya meter / sekon ( ms–1 )
⇒λ= T = periode gelombang , satuannya detik
𝑓 atau sekon ( s )
f = frekuensi gelombang, satuannya
1/detik atau 1/sekon ( s-1 )
SIFAT-SIFAT GELOMBANG
• Dipantulkan (Refleksi)
Dalam pemantulan gelombang
berlaku hukum pemantulan
gelombang, yaitu :
• Besar sudut datangnya
gelombang sama dengan
sudut pantul gelombang.
• Gelombang datang,
gelombang pantul, dan garis
normal terletak pada satu
bidang datar.
• Dibiaskan (refraksi)
Pembiasan gelombang adalah
pembelokan arah rambat
gelombang karena melalui medium
yang berbeda kerapatannya.
• Dipadukan (interferensi)
• Terjadi apabila terdapat
gelombang dengan frekuensi dan
beda fase saling bertemu.
• Hasil interferensi gelombang akan
ada 2, yaitu
• konstruktif (saling menguatkan)
• destruktif (saling melemahkan).
• Difraksi Gelombang
Ketika sebuah gelombang
melewati celah sempit yang
lebarnya seorde dengan panjang
gelombang dari gelombang
tersebut, maka gelombang akan
mengalami
pembelokan. Peristiwa tersebut
disebut dengan difraksi
gelombang.
• Dispersi(Penguraian) Gelombang

Dispersi merupakan penyebaran


bentuk gelombang ketika
merambat melalui suatu medium
Dispersi tidak dapat terjadi pada
gelombang bunyi yang merambat
melalui udara atau gelombang
cahaya yang merambat melalui
vakum.
• Polarisasi Gelombang
Polarisasi gelombang merupakan
peristiwa dimana sebagian arah
getar gelombang
terserap. Polarisasi bisa juga
didefinisikan sebagai proses
pembatasan gelombang vektor
yang membentuk suatu
gelombang transversal sehingga
menjadi satu arah.
PEMANFAATAN GELOMBANG
• Sangat banyak pemanfaatan dari gelombang dengan
mempertimbangkan berbagai sifat gelombang yang ada di sekitar
kita. Beberapa diantaranya adalah
• Gelombang TV dan Radio untuk komunikasi.
• Gelombang TV
1. VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ.
2. VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ.
3. UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ.
• Gelombang radio
• 1.Frekuensi Rendah (LF)

Memiliki frekuensi 30 KHz s/d 300 KHz. Panjang gelombang 1500 M. Biasa digunakan untuk radio gelombang panjang dan komunikasi jarak
jauh.

2.Frekuensi Sedang (MF)


Memiliki frekuensi 300 KHz s/d 3 MHz. Gelombang Radio berfrekuensi sedang biasa digunakan untuk sistem komunikasi. Gelombang ini
memiliki panjang 300 M. Gelombang ini tidak bisa menembus atmosfer, bahkan pada bagian Ionosfer gelombang tersebut justru
dipantulkan kembali sehingga informasi yang dibawa gelombang bisa menuju tempat yang jauh dari pemancar.

3.Frekuensi Tinggi (HF)

Memiliki frekuensi 3 MHz s/d 30 MHz. Panjang dari gelombang ini adalah 30 M. Biasa digunakan untuk radio komunikasi jarak pendek, radio
amatir, CB.

4.Frekuensi Sangat Tinggi (VHF)

Memiliki frekuensi 30 MHz s/d 300 MHz. Panjang gelombang adalah 3 M. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga
memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka
perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Radio FM, Komunikasi Polisi, Pelayanan Darurat.

5.Frekuensi Ultra Tinggi (UHF)

Memiliki frekuensi 300 MHz s/d 3 GHz. Panjang gelombang adalah 30 Cm. Gelombang tidak dapat dipantulkan oleh Ionosfer. Sehingga
memiliki jangkauan yang sempit. Dan cocok digunakan untuk komunikasi antar satelit. Agar gelombang ini bisa berjangkauan jauh maka
perlu stasiun penghubung (Relai). Biasa digunakan untuk Komunikasi Televisi.

6.Frekuensi Super Tinggi (SHF)


Memiliki frekuensi diatas 3 GHz. Panjang gelombang adalah 3 Cm. Biasa digunakan untuk radar, komunikasi satelit, telepon, saluran televisi.
• Gelombang Micro yang • Gelombang bunyi yang sangat
dimanfaatkan untuk memasak membantu bidang kesehatan, yaitu
makanan atau yang kita kenal Ultrasonik pada peralatan USG
dengan microwave. Microwave untuk memeriksa ada tidaknya
oven menggunakan gelombang penyakit. Alat diagnostik USG
mikro dalam band frekuensi ISM menggunakan gelombang ultrasonik
sekitar 2.45 GHz yang mempunyai frekuensi antara 1-
10 MHz; sedangkan alat yang
digunakan dalam bidang obstetri
biasanya mempunyai frekuensi
antara 3-5 MHz
Penyelesaian :
a) jumlah gelombang pada gambar di atas
n = 1,5 gelombang
b) amplitudo gelombang
A = 2 cm = 0,02 m
c) periode gelombang
T = 1,50 sekon
d) panjang gelombang
• Tentukan λ = 24 cm (dari A hingga C)
• berapa jumlah gelombang pada e) cepat rambat gelombang
gambar di atas ν=λ/T
• amplitudo gelombang ν = 24 / 1,50
• periode gelombang dari titik A ν = 16 m/s
sampai C f) jumlah gelombang dalam 2 menit t = 2 menit =
• panjang gelombang dari titik A 120 sekon
hingga C n=t/T
• cepat rambat gelombang dari titik A n = 120 / 1,50
ke C n = 80 gelombang
• jumlah gelombang dalam 2 menit
Daftar Pustaka
https://arifkristanta.wordpress.com/belajar-online/getaran/
http://www.softilmu.com/2014/08/pengertian-dan-macam-macam-
gelombang.html
https://arifkristanta.wordpress.com/belajar-online/gelombang/
http://www.softilmu.com/2014/08/pengertian-dan-macam-macam-
gelombang.html
http://www.fisikasekolah.com/2016/12/energi-getaran-harmonis-
sederhana.html
PENGERTIAN GETARAN

 Getaran adalah suatu gerak bolak-balik di sekitar kesetimbangan.


Kesetimbangan disini dimaksud adalah keadaan di mana suatu
benda berada pada posisi diam jika tidak ada gaya yang bekerja
pada benda tersebut.

 Contoh getaran secara sederhana adalah getaran beban yang


tergantung pada ujung pegas, getaran pada bandul, getaran
senar gitar saat dipetik, getaran atom pada zat padat, dll.
CIRI – CIRI GETARAN
 Priode getaran adalah waktu yang diperlukan dalam melakukan
satu getaran lengkap. Ciri getaran ini yakni Priode dilambangkan
dengan(T). Satuan periode dalam SI adalah sekon. Untuk mengukur
periode getaran digunakan persamaan sebagai berikut.

 Pengertian frekuensi sendiri adalah banyaknya getaran sempurna


yang dilakukan selama satu satuan waktu seperti satu sekon. Ciri
getaran frekuensi ini disimbolkan dengan f dan adapun satuan
frekuensi dalam SI adalah Hertz (Hz).

 Definisi Amplitudo getaran adalah jarak antara titik keseimbangan


dengan posisi maksimum. Pada jenis ciri getaran Amplitudo ini,
dilambangkan dengan A dan bersatuan dalam SI adalah meter.
GETARAN TERISOLASI
 Getaran terosilasi adalah gerak bolak-balik benda di sekitar suatu
titik setimbang dengan lintasan yang sama secara periodik
(berulang dalam rentang waktu yang sama). Getaran terosilasi
disebut juga sebagai gerak harmonik (selaras).
1. Periode dan Frekuensi Getaran Harmonik
a. Periode dan Frekuensi Sistem Pegas
 Gerak harmonik merupakan gerak melingkar beraturan pada salah
satu sumbu utama. Oleh karena itu, periode dan frekuensi pada
pegas dapat dihitung dengan menyamakan antara gaya pemulih
(F = -kX) dan gaya sentripetal (F = -4π 2 mf2X).Periode dan frekuensi
sistem beban pegas hanya bergantung pada massa dan konstanta
gaya pegas.
b. Periode dan Frekuensi Bandul Sederhana
Sebuah bandul sederhana terdiri atas sebuah beban bermassa m
yang digantung di ujung tali ringan (massanya dapat diabaikan) yang
panjangnya l. Jika beban ditarik ke satu sisi dan dilepaskan, maka
beban berayun melalui titik keseimbangan menuju ke sisi yang lain.
Jika amplitudo ayunan kecil, maka bandul melakukan getaran
harmonik.

2. Persamaan Getaran Harmonik


Persamaan getaran harmonik diperoleh dengan memproyeksikan
gerak melingkar terhadap sumbu untuk titik yang bergerak beraturan.
a. Simpangan Getaran Harmonik
 Simpangan getaran harmonik sederhana dapat dianggap sebagai
proyeksi partikel yang bergerak melingkar beraturan pada diameter
lingkaran.Gambar dibawah melukiskan sebuah partikel yang
bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut ω dan jari-
jari A. Anggap mula-mula partikel berada di titik P.
b. Kecepatan Getaran Harmonik
 Kecepatan benda yang bergerak harmonik sederhana dapat
diperoleh dari turunan pertama persamaan simpangan.

c. Percepatan Getaran Harmonik


 Percepatan benda yang bergerak harmonik sederhana dapat
diperoleh dari turunan pertama persamaan kecepatan atau
turunan kedua persamaan simpangan.

3. Energi Getaran Harmonik


Benda yang bergerak harmonik memiliki energi potensial dan energi
kinetik.Jumlah kedua energi ini disebut energi mekanik.
a. Energi Kinetik Gerak Harmonik
 Cobalah kita tinjau lebih lanjut energi kinetik dan kecepatan gerak
harmoniknya.Karena Ek =½ mvy2 dan vy = A ω cos ω t
b. Energi Potensial Gerak Harmonik
 Besar gaya yang bekerja pada getaran harmonik selalu berubah
yaitu berbanding lurus dengan simpangannya (F = ky).
c. Energi Mekanik Gerak Harmonik
 Energi mekanik sebuah benda yang bergerak harmonik adalah
jumlah energi kinetik dan energi potensialnya.
d. Kecepatan Benda yang Bergetar Harmonik
 Untuk menghitung kecepatan maksimum benda atau pegas yang
bergetar harmonik dapat dilakukan dengan menyamakan
persamaan kinetik dan energi total mekaniknya dimana Ek = Em.
GETARAN TEREDAM
 Pada umumnya setiap benda yang bergetar akan berhenti
bergetar jika tidak digetarkan secara terus menerus. Benda yang
pada mulanya bergetar atau berosilasi bisa berhenti karena
mengalami redaman. Redaman bisa terjadi akibat adanya gaya
hambat atau gaya gesekan. Getaran yang mengalami redaman
biasa disebut sebagai osilasi teredam alias getaran teredam.
 Jika hambatan atau gesekan cukup kecil maka benda tersebut
akan mengalami redaman. Adanya redaman menyebabkan
amplitudo berkurang perlahan-lahan hingga menjadi nol.
Amplitudo berkaitan dengan energi.Berkurangnya amplitudo
getaran menunjukkan bahwa energi benda yang berosilasi
berkurang.
1. Underdamped
 Benda yang mengalami underdamped biasanya melakukan
beberapa osilasi sebelum berhenti. Benda masih melakukan
beberapa getaran sebelum berhenti karena redaman yang
dialaminya tidak terlalu besar.Contoh sebuah bola yang
digantungkan pada ujung pegas.Adanya hambatan udara
menyebabkan bola dan pegas mengalami redaman hingga
berhenti berosilasi.
2. Critical damping
 Benda yang mengalami critical damping biasanya langsung
berhenti berosilasi (benda langsung kembali ke posisi
setimbangnya).Benda langsung berhenti berosilasi karena redaman
yang dialaminya cukup besar.Contoh sebuah bola yang
digantungkan pada ujung pegas.Bola dimasukkan ke dalam
wadah yang berisi air.Adanya hambatan berupa air menyebabkan
bola dan pegas mengalami redaman yang cukup besar.
 3. Over damping
 Over damping mirip seperti critical damping. Bedanya pada critical
damping benda tiba lebih cepat di posisi setimbangnya sedangkan
pada over damping benda lama sekali tiba di posisi
setimbangnya.Hal ini disebabkan karena redaman yang dialami
oleh benda sangat besar.Contoh sebuah bola yang digantungkan
pada ujung pegas.Bola dimasukkan ke dalam wadah yang berisi
minyak kental.Adanya hambatan berupa minyak yang kental
menyebabkan bola dan pegas mengalami redaman yang besar.
 Selama sistem pegas-benda berosilasi, terjadi perubahan bentuk
energi dari energi kinetik menjadi energi potensial, lalu berubah lagi
dari energi potensial menjadi energi kinetik.Jika tidak ada redaman
maka energi mekanik selalu tetap, meskipun selalu terjadi
perubahan bentuk energi dari energi potensial menjadi energi
kinetik dan sebaliknya. Jika ada redaman maka energi mekanik
akan berkurang. Berkurangnya energi mekanik bergantung pada
besarnya redaman.Jika redamannya sedikit maka energi mekanik
yang lenyap juga sedikit.Berkurangnya energi mekanik ini ditandai
oleh berkurangnya simpangan maksimum alias amplitudo osilasi.
 Untuk menentukan energi mekanik setelah terjadi redaman, kita
bisa menggunakan energi mekanik = energi potensial (jika kita
tinjau osilasi sistem pegas benda dimulai dari simpangan
maksimum. Pada simpangan maksimum, energi mekanik = energi
potensial) atau energi energi mekanik = energi kinetik (kita tinjau
osilasi sistem pegas-benda dimulai dari posisi seimbang. Pada posisi
seimbang, energi mekanik = energi kinetik). Misalnya kita tinjau
osilasi sistem pegas-benda dimulai dari posisi seimbang. Dalam satu
siklus osilasi (satu siklus sama dengan satu putaran. Maka satu siklus
sama dengan satu panjang gelombang), energi mekanik sistem
pegas-benda adalah :
 E = 2 (½ mv2)rata-rata
 E = (mv2)rata-rata
JENIS – JENIS GETARAN

 Getaran mekanis sebagai salah satu jenis-jenis getaran memiliki arti.


Pengertian getaran mekanis adalah getaran suatu benda yang
bergetar mengalami suatu pergeseran linear atau pergeseran
sudut. Adapun contoh dari salah satu jenis-jenis getaran atau
contoh getaran mekanis adalah jung pegas, getaran pada bandul,
getaran senar gitar saat dipetik, getaran atom pada zat padat, dll.
 Getaran nonmekanis yang juga jenis-jenis getaran selain dari
getaran mekanis memiliki pengertian sebagai suatu gerakan yang
melibatkan adanya perubahan pada besaran-besaran fisika.
Adapun contoh gerakan nonmekanis adalah medan listrik dan juga
medan magnet.
 Selain dari pada itu, jenis-jenis getaran juga disebut dengan getaran
bebas dan getaran paksa.
 A) Getaran Bebas. Getaran Bebas adalah getaran yang terjadi saat
sistem mekanis dimulai dengan adanya gaya awal yang bekerja pada
sistem itu sendiri, kemudian dibiarkan dengan bergetar secara bebas.
Getaran bebas kemudian akan menghasilkan frekuensi yang natural
karena dapat bersifat dinamika dan disitribusi massa dan kekuatan
yang membuat getaran. Contohnya bandul pada saat ditarik
kemudian dilepaskan dan dibiarkan hingga menghasilkan suatu
getaran sampai pergeran bandul tersebut dapat berhenti.
 B) Getaran Paksa. Arti dari getaran paksa, adalah getaran yang terjadi
saat gerakan bolak-balik karena terdapat gaya luar yang secara
paksa menciptakan suatu getaran pada sistem. Contohnya getaran
rumah yang roboh ketika gempa.
 Aplikasi Penerapan Getaran
 a) Getaran senar gitar yang dipetik

 Senar gitar bergetar saat dipetk merupakan sebuah aplikasi dari


getaran mekanis karena jika senar gitar dipetik maka posisi pada
senar gitar mengalami perubahan posisi dan akan kembali ke
posisinya semulanya.
 b)Bandul jam dinding yang bergoyang-goyang

 Bandul jam tidak jauh berbeda dengan senar gitar proses kerjanya
bandul jam bergetar saat mendapat dorongan dari mekanik yang
terdapat dalam jam tersebut merupakan sebuah aplikasi dari
getaran mekanis karena jika bandul jam bergetar maka posisi pada
bandul jam mengalami perubahan posisi dan akan kembali ke
posisinya semulanya
 RumusGetaran

 RumusFrekuensi

 f=
 Keterangan:
 f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)
 n = JumlahGetaran
 t = Waktu (SatuannyaSekondisingkat s)
 RumusPeriode

 T=
 Keterangan :
 T = Periode (SatuannyaSekondisingkat s)
 t = Waktu (SatuannyaSekondisingkat s)
 n = JumlahGetaran
 RumusHubunganPriodedanGetaran

 T = dan F =

 Keterangan:
 T = Periode (SatuannyaSekondisingkat s)
 f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)
CONTOH SOAL
 Dalamduamenitterjadi 960 getaranpadasuatupartikel. Tentukan:
a) periodegetaran
b) frekuensigetaran
Pembahasan ;
Data: Jumlahgetaran n = 960
waktugetar t = 2 menit = 120 sekon/detik
a) periodegetaran

T=
T=
T = 0,125 sekon
b) frekuensigetaran
f=
f=
f = 8 Hz
GELOMBANG

 Gelombang adalah gejala rambatan dari suatu getaran.


Gelombang akan terus terjadi apabila sumber getaran ini bergetar
terus menerus.

 Contoh sederhana gelombang, apabila kita mengikatkan satu


ujung tali ke tiang, dan satu ujung talinya lagi digoyangkan, maka
akan terbentuk banyak bukit dan lembah di tali yang digoyangkan
tadi, inilah yang disebut gelombang.
CIRI – CIRI GELOMBANG
 Frekuensi

Frekuensi ialah benyaknya getaran gelombang yang terjadi dalam waktu


satu detik. Rumus dari frekuensi adalah jumlah getaran dibagi dengan jumlah
detik waktu. Frekuensi ini mempunyai satuan hertz.
 Perioda

Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk membentuk satu


gelombang dan juga melakukan satu kali getaran satuannya (T).

Gelombang dalam 1 periode


 Panjang Gelombang
Panjang gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang
yang terjadi dalam satu satuan waktu.

 Amplitudo
Amplitudo adalah tinggi dari satu puncak maupun lembah dari
suatu gelombang
Macam – Macam Gelombang
Berdasarkan Mediumnya Gelombang dibagi dua, yaitu :
 Gelombang Mekanik
Gelombang mekanik adalah gelombang yang dalam proses
perambatannya memerlukan medium (zat perantara). Artinya jika
tidak ada medium, maka gelombang tidak akan terjadi. Contohnya
adalah Gelombang Bunyi yang zat perantaranya udara, jadi jika tidak
ada udara bunyi tidak akan terdengar.

 Gelombang Elektromagnetik
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dalam
proses perambatannya tidak memerlukan medium (zat perantara).
Artinya gelombang ini bisa merambat dalam keadaan
bagaimanapun tanpa memerlukan medium. Contohnya adalah
gelombang cahaya yang terus ada dan tidak memerlukan zat
perantara.
Berdasarkan Arah Getar dan Arah Rambatnya, gelombang dibagi
menjadi dua, yaitu :
 Gelombang Transversal
Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah
getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Bentuk Getarannya
berupa lembah dan bukit. Contohnya adalah gelombang pada tali
yang ayunkan keatas dan kebawah
 Gelombang Longitudinal
Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah
rambatnya sejajar dengan arah getarannya. Bentuk getarannya
berupa rapatan dan renggangan. Contoh gelombang ini adalah
Gelombang bunyi, di udara yang dirambati gelombang ini akan
terjadi rapatan dan renggangan pada molekul-molekulnya, dan saat
ada rambatan molekul-molekul ini juga bergetar. Akan tetapi
getaranya hanya sebatas gerak maju mundur dan tetap di titik
keseimbang, sehingga tidak membentuk bukit dan lembah.
Berdasarkan Amplitudonya (simpangan terjauh) Gelombang juga
dibagi menjadi dua :

 Gelombang Berjalan
Gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudonya tetap
pada setiap titik yang dilalui gelombang, misalnya gelombang pada
tali.

 Gelombang diam
Gelombang diam adalah gelombang yang amplitudonya berubah,
misalnya gelombang pada senar gitar yang dipetik.
 EnergidalamGelombang
 Gelombangmembawaenergidarisatutempatketempat lain
danmerambatmelalui medium.
Energidipindahkansebagaienergigetarandaripartikelkepartikelpada
medium yang dilaluinya. Untukgelombang sinusoidal
denganfrekuensi f, partikelbergerakdalamgerakharmonisederhana,
makasetiappartikelmempunyaienergisebesar:
 E = kA2 , k= 4π2mf2
 Maka:
 E= 4π2mf2A2
 Energi yang
dipindahkangelombangbiasanyadinyatakandalamintensitasgelom
bang ( I ). Intensitasgelombangadalahdayagelombang yang
dibawamelalui area yang tegaklurusterhadapaliranenergi.
Sehinggadapatdirumuskan:
 I=
 I = 2π2pvtf2A2
SIFAT – SIFAT GELOMBANG
 Dipantulkan (Refleksi)
Pemantulan jadi secara garis besar saya rasa kita sudah sepaham.
Besar sudut datangnya gelombang sama dengan sudut pantul
gelombang. gelombang pantul, dan garis normal terletak pada satu
bidang datar.

 Dibiaskan (refraksi)
Pembiasan gelombang adalah pembelokan
arah rambat gelombang karena melalui medium yang berbeda
kerapatannya.
 Dipadukan (interferensi)
Perpaduan gelombang terjadi apabila terdapat gelombang dengan
frekuensi dan beda fase saling bertemu. yaitu konstruktif (saling
menguatkan) dan destruktif (saling melemahkan). Interferensi Konstruktif
terjadi saat 2 gelombang bertemu pada fase yang sama, sedangkan
interferensi destruktif terjadi saat 2 gelombang bertemu pada fase yang
berlawanan.
 Dibelokkan/disebarkan (Difraksi)
Difraksi gelombang adalah pembelokkan/penyebaran gelombang
jika gelombang tersebut melalui celah. Geja difraksi akan semakin tampak
jelas apabila celah yang dilewati semakin sempit.

 Dispersi Gelombang
Dispersi adalah penyebaran bentuk gelombang ketika merambat
melalui suatu medium. Dispersi tidak akan terjadi pada gelombang bunyi
yang merambat melalui udara atau ruang hampa. Medium yang dapat
mempertahankan bentuk gelombang tersebut disebut medium
nondispersi.
 Dipolarisasi (diserap arah getarnya)
Polarisasi adalah peristiwa terserapnya sebagian arah getar
gelombang sehingga hanya tinggal memiliki satu arah saja. Polarisasi
hanya akan terjadi pada gelombang transversal, karena arah gelombang
sesuai dengan arah polarisasi, dan sebaliknya, akan terserap jika arah
gelombang tidak sesuai dengan arah polarisasi celah tersebut.
Aplikasi Penerapan Gelombang

Gelombang Radio
Radio adalah salah satu cara untuk mengirim pesan jarak jauh. Suara diubah menjadi
gelombang yang disebut gelombang radio. Gelombang ini merambat dari satu tempat ke
tempat lain melalui udara. Kita tidak dapat melihatnya karena ia tidak kasat mata.
Gelombang radio juga digunakan untuk mengirim sinyal dari stasiun radio, stasion televisi,
dan antar telepon seluler. Gelombang radio termasuk gelombang mekanik karena
gelombang yang dalam proses perambatannya memerlukan medium (zat perantara).
Artinya jika tidak ada medium, maka gelombang tidak akan terjadi.
Gelombang Sonar

Gelombang Sonar dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut. SONAR


menghasilkan gelombang suara yang dikirim dari suatu piranti yangdipantulakn kembali
oleh dasar samudra. Alat ini juga digunakan untuk menentukan letak suatu benda yang
berada dibawah permukaan laut.Gelombang yang dihasilkan SONAR termasuk dalam
gelombang mekanik karena memerlukan media yaitu air untuk dapat merambatkan
gelombang tersebut hingga ke dasar laut.
 RumusDasarGelombang PeriodedanPanjangGelombang

λ= f=
λ= T=

T= λ=

f=
Keterangan:
Keterangan:
x=
λ = panjanggelombang (m)
jarakantaraduatitikpadagelombang
f = frekuensigelombang (Hz)
n=
T = periodegelombang (sekon) banyaknyagelombangantaraduatitik
padagelombang
v = cepatrambatgelombang (m/s)
 MenentukanFrekuensi,
b) amplitudogelombang
A = 2 cm = 0,02 m
c) periodegelombang
T = 1,50 sekon
Tentukan: d) panjanggelombang
a) λ = 24 cm (dari A hingga C)
berapajumlahgelombangpadagam e) cepatrambatgelombang
bar di atas ν=
b) amplitudogelombang ν=
c) periodegelombang ,
d) panjanggelombang ν = 16 m/s
e) cepatrambatgelombang
f) jumlahgelombangdalam 2 menit f) jumlahgelombangdalam 2
menit t = 2 menit = 120 sekon
Pembahasan: n=
 n=
,
a) n = 80 gelombang
jumlahgelombangpadagambar
di atas
n = 1,5 gelombang