Anda di halaman 1dari 3

1.

1 Pendahuluan

Air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang terpenting. Mulanya,


air hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar saja, seperti minum,
mandi, mencuci dan sarana kebersihan. Dengan semakin majunya jaman dan
jumlah penduduk yang terus meningkat, semakin banyak pula aktivitas manusia
yang membutuhkan air, sehingga selama beberapa dekade terakhir penggunaan air
semakin meningkat. Demi memenuhi kebutuhannya yang kian tahun terus
meningkat, manusia melakukan eksplorasi sumber daya air secara besar-besaran,
yang mengakibatkan sumber daya air dari alam semakin menipis. Meskipun 2/3
dari bumi terdiri dari air, namun hanya terdapat 2,9% air bersih yang bisa
dimanfaatkan manusia.

Oleh sebab itu untuk mengatasi kekurangan air, manusia membutuhkan


suatu inovasi yang mampu mencapai keberlanjutan ketersediaan sumber daya air
baik dari segi kuantitas maupun kualitas namun memperhatikan pengelolaan yang
menjaga sumber daya tersebut dari pemanfaatannya yang merusak, sehingga
pemanfaatan danau dipilih sebagai salah satu opsi terbaik.

Ditinjau dari sudut ekologi, danau merupakan ekosistem yang terdiri dari
unsur air, kehidupan akuatik, dan daratan. kehadiran danau akan mempengaruhi
iklim mikro dan keseimbangan ekosistem di sekitarnya. Bila ditinjau dari sudut
tata air, danau berperan sebagai reservoir yang dapat dimanfaatkan airnya untuk
keperluan sistem irigasi dan perikanan, sebagai sumber air baku, sebagai
tangkapan air untuk pengendalian banjir, serta penyuplai air tanah. Untuk
menjamin fungsi danau yang tetap optimal dan berkelanjutan, kegiatan
pengelolaan harus ditekankan pada upaya pengamanan waduk dan danau juga
daerah di sekitarnya untuk menghindari dan mengantisipasi permasalahan-
permasalahan pemanfaatan danau dan daerah sekitarnya.

Oleh sebab itu diperlukan adanya peraturan atau kebijakan-kebijakan yang


mampu mengendalikan pemanfaatan danau secara aman namun tetap optimal dan
masih mendukung danau sesuai dengan fungsinya. Hal ini dapat dilakukan dengan
memberlakukan kebijakan kebijakan publik dan mengatur pemanfaatan dan
alokasi penggunaan ruang disekitar danau agar keseimbangan antara pemnfaatan
danau dan alam tetap terjaga.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, berikut adalah rumusan masalah pada


penelitian ini:

1.3 Pertanyaan Penelitian

1.4 Ruang Lingkup Materi dan Wilayah


Ruang lingkup dari penelitian ini terdiri atas ruang lingkup materi
dan ruang lingkup wilayah.

1.4.1 Ruang Lingkup Materi


Variabel yang digunakan dalam menganalisis berjumlah xxx
variabel dengan rincian sebagai berikut:

1.4.2 Ruang Lingkup Wilayah

Wilayah orientasi studi (pengambilan data) terbatas pada danau


dan daerah disekitar danau wilayah Republik Indonesia

Peta Sebaran Danau Di Indonesia


Sumber: Litbang SDA, 2017
1.5 Sistematika Pembahasan

Sistematika penulisan laporan penelitian ini terbagi menjadi empat bab,


yaitu pendahuluan, tinjauan pustaka, hasil dan pembahasan serta kesimpulan.
Pada Bab I (Pendahuluan) akan dibahas mengenai latar belakang pengangkatan
aspek laporan penelitian ini, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, ruang
lingkup penelitian, dan sistematika penulisan.
Pada Bab II (Tinjauan Pustaka) akan disajikan penjelasan umum dan aspek-aspek
yang akan dikaji dengan menggunakan berbagai literatur sebagai sumbernya
berupa teori analisis mengenai substansi penelitian.
Bab III (Hasil dan Pembahasan) akan menjabarkan dan menganalisis masalah-
masalah yang telah dirumuskan mengenai permasalahan yang diangkat pada
penelitian ini
Bab IV (Kesimpulan) berisi tentang kesimpulan mengenai hasil analisis penelitian
yang telah dilakukan dan menjawab rumusan masalah yang telah dibuat
sebelumnya.