Anda di halaman 1dari 27

Kicau Burung

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined

Kicau burung di pagi yang terang


Membuat jiwa kian lapang
Menghibur hati yang sedang bimbang
Menerjang bahaya yang slalu menghadang

Andai cinta seindah pagi ini


Pasti hatiku tak kan pernah tersakiti
Walau kuharus lama menanti
Sebuah jawaban yang tak pernah pasti

Andai cahaya cinta begitu terang


Pasti jiwaku kan slalu tenang
Menghadapi hati yang bimbang
Bagaikan putri yang terkekang

Tapi, cinta itu tak pasti


Kadang menghibur, kadang menyakiti
Bagi mereka yang tak pernah mengerti
Hakikat sebuah cinta sejati

0 komentar

Cinta Sejati

Diposkan oleh Irham Muntazhery


undefined undefined,
undefined

Kujalani hidup mengaruhi samudra


Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati

Kini ku tahu makna cinta


Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga

Jika cinta sekedar rasa


Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman

Cinta sejati adalah perasaan


Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan

0 komentar

Cinta tak Berbalas

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined
Ingin ku memilikimu
Ingin ku mendengarmu
Dan Ingin ku merasakan cintamu

tapi semua itu


hanya khayal waktu
Yang Membutakan mataku
Di tengah tengah kabut
Tipis , di atas laut

Hujan cerita tentangmu


Menjadi koleksi di telingaku
Bagai alunan melodi merdu
yang tak dapat pudar di makan waktu

Semua gambar dirimu


Menjadi bagian Wallpaper Hp-ku
yang setia ku pandang selalu
Tanpa memperdulikan mutu

0 komentar

"Aku"

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined

Aku... hanyalah seorang anak manusia.. yang tersedak hening di tengah hempasan dimensi kehidupan.

Aku... hanyalah sebingkai raga berbentuk.. yang terarak sendu di antara hujatan angin masa.
Aku... hanyalah sebilah sukma kelabu.. yang menyayat halus tirai harmoni di dalam kebisuan bumi.

Aku... hanyalah sepenggal kata yang rapuh.. yang coba tuk merangkai letih di atas bait-bait rindu melodi
jiwa.

Aku... hanyalah seonggok hampa yang mencoba tuk lukiskan angan di bawah derai naungan perasaan.

Aku... hanyalah aku.. yang slalu mencipta secercah gambaran hakikat diriku.

Ya, itulah aku... yang selalu terpaung riuh, mendulang arakan rinai beribu pertanyaan.

Apakah tujuan dan arti hidupku yang sesungguhnya?

Diriku terus bertanya-tanya kepada hati kecilku...

Hingga akhirnya kini telah kutemukan satu tujuan pasti.. yang kan menyapu bersih segenap rona
perjalanan hidupku dan takkan pernah lekang oleh waktu sekalipun...

Ya.... menggapai cinta sejatiku.... ^_^ ....

0 komentar

Mencari Makna Cinta

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined

Embun pagi telah mengering


Pancaran mentari membuat dedaunan menguning
Mataku tertegun menatap langit
Melepas hati yang terbelit
Kini ku bisa tersenyum
Melihat dunia penuh rasa kagum
Setelah kian lama hatiku menangis
Akan cinta yang kian terkikis

Kini ku bisa gembira


Manjalani hidup dengan orang-orang tercinta
Setelah jiwaku berduka
Merintih dan tersiksa

Aku bersyukur
Api cinta tak membuatku hancur
Kini ku ingin hidup kembali
Mencari makna cinta sejati

0 komentar

ENGKAULAH PUISIKU

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined

ENGKAU HANYA SEDIKIT MENULIS PUISI UNTUKKU


KALAU GAK MAU DIKATAKAN TIDAK PERNAH

AKAN TETAPI SETELAH AKU AMATI


SENYUMANMU ADALAH PUISI
TATAPANMU ADALAH PUISI
JALANMU ADALAH PUISI
BICARAMU ADALAH PUISI
BAHKAN DOAMU ADALAH PUISI CINTA
YANG ENGKAU SAMPAIKAN PADAKU
TAK PERNAH PUTUS..
TAK PERNAH BERHENTI..

0 komentar

Aku tak Boleh Menangis

Diposkan oleh Irham Muntazhery

undefined undefined,
undefined

Hari demi hari, kini telah berlalu


Saat saat kebersamaan tinggallah kenangan
Kini, harus kuambil jalan baru
Mesti engkau sulit tuk kulupakan

Wajahmu masih terbayang


Senyummu masih begitu terngiang
Tapi kusadar, kita sulit tuk bersama
Aku bukanlah orang yang ingin kau punya

Hati ini masih selalu ricuh


Menjerit dan bergemuruh
Hati ini masih terasa sakit
Terpenjara dan terbelit

Tapi, aku tak boleh menangis


Hatiku tak boleh terkikis
Jujur!! Aku masih mencintaimu
Aku masih merindukanmu
AKU SENANG

Aku senang menjadi diriku


Aku tenang saat kau disampingku
Aku lantang meneriakkan namamu
Aku terbang terbuai lembut kasihmu

Kau terindah sejak kutahu


Bahwa cintamu kobarkan dadaku
Menghangatkan tiap sisi rongga kalbu
Melekatkan perbedaan menyatu

Aku tahu kau akan menungguku


Mengakhiri semua mimpi-mimpi semu
Berlari tebangun berseru
Menarik selimut yang tertindih bahu

Ku kan datang, maka sambutlah


Dengan harapan itu bawalah
Sedang ku kan berikan
Oleh-oleh manisan bunga kembang kehidupan

Hisaplah sari-sari cinta ini


Nikmatilah manisnya kala bersemi
Kutuangkan juga madu diatas bibirmu
Agar kian terjaga segala yang layu

07/07/02

BUNGA CINTAKU

Masih seputih melati


Cintamu diterpa sang mentari
Saat hujan tak kunjung henti
Pancarannya hangatkan hati

Wangimupun tak kunjung hilang


Tak ingin jika kau dipetik orang
Menjagamu walau harus kuberperang
Sampai nyawaku ini terbang dan melayang

Kan kupetik kau bila saatnya tiba


Kuberi hiasan agar indah menawan
Jangan biarkan rasa ragu didada
Menjalani hidup dalam penantian

Telah kugapai angnku yang dulu hilang


Kusuarakan rasa cinta ini lantang
Menikmatinya dengan penuh kasih sayang
Walau begitu aku masih saja kurang

Kuingin selalu ada didekatmu


Mendengarkan kicau burung yang merdu
Bersama meninggalkan masa lalu
Berdua menjalani hidup baru

Tak kan lelah aku mencintaimu


Tak kan bosan aku merindukanmu

15/02/02

DIAMLAH

Diamlah....! jangan bicara


Aku sedang menikmati rindunya jiwa
Hening sejuk sukma
Berdawai asmara saatku tiba

Diamlah....! lihat mataku ini


Temuilah ia disitu sedang menari
Berdansa layaknya seorang permaisuri
Indah duhai bunga pujaan hati

Sekarang lihat juga jauh dalam-dalam


Carikan aku sekuntum bulan yang tentram
Jaringlah ia saat malam sudah kelam
Biarlah ku bagai seorang pencuri haram

Diamlah....! kau diam...!


Jangan bicara tentang kehidupan
Aku disini sedang menuai hujan
Gerimis memang, namun ia menyejukan

06/07/02

ENDAPAN HATI

Mentari esok kan bersinar lagi


Waktupun kembali bergulir tak berhenti
meninggalkan sisa-sisa rindu yang tak berarti
Bersama angin kuterbang keangkasa tinggi

Sabarlah sayang ku akan pulang


Kembali dalam pelukanmu seorang
Menggantin masa-masa indah yang hilang
Melepas rindu yang sudah yak terbilang
Malam ini kembali kukenang dikau kasih
Saat-saat terlupakan masih terbayang bersih
Mengintai dari sela-sela tumpukan buih
Yang terhempas oleh ombak lautan putih

Duduk didepan tembok terlamun


Merangkai kata wakili naluri
Menyusun bait-bait melantun
Indah pesonamu landai kusadari

Akhirnya tercurah juga endapan hati


Tersaring dari kotornya saat bersuci
Aku disini menunggu waktu berlari
Agar dapat kudahului sebelum rindu ini pergi

02/08/02

HANYA INGIN BERSAMAMU

Sebal rasanya kalau aku pamit dari rumahmu


Begitu berat kakiku ini untuk melangkah pulang
Kucoba berdiri dari dudukku sambil bersiap menhadapi rindu
Sejuta rasa gelisah didadaku ini sulit untuk terbilang

Pesonamu tinggalkan kesan mendalam


Kucoba menyimpannya dan kubawa diam-diam
Kubuka payung menahan hujan dan gelapnya malam
Semoga dirumah bisa segera terpejam

Wi.... coba kita bisa bersama


Selalu melewati apapun berdua
Saat hati gundah gulana
Pasti kau tak membiarkanku sendirian dan merana
Perlahan lahan kulangkahkan kaki ini
Sukar sekali rasanya mendekat dengan bumi
Hanya satu yang ada di hatiku kini
Cinta yang selalu kubawa hanya untukmu akan kupenuhi

Biiarlah hari ini kusendiri


Biarlah kesunyian ini menemani
Biarlah tak akan kupaksakan diri
Untuk segera memilikimu sang dewi

Mudah-mudahan esok aku jadi kaya


Akan kubeli semua untukmu juwita
Tak ada lagi yang menangis dan mandi air mata
Semua kan kubawa dalam bahagia

Tapi kapan yah itu kualami....?


Ah.... tapi tak usahlah aku pikirkan
Yang penting kusiapkan diriku agar rindu ini terbeli
Walau sebenarnya aku sudah mulai bosan

Bosan dengan semuanya


Bosan karena hanya selalu meminta
Bosan kutak bisa memegang kuasa
Semoga rasa ini cepat pergi dan sirna

Sebenarnya aku ini beruntung


Masih punya cinta dan tak terkatung-katung
Sungguh aku ingin bersamamu
Selalu bisa berada disampingmu

Maafkan kata-kataku ini


Dua orang disanapun menanti
Benarkah kau memgerti
Kalau begitu simpan saja didalam hati

29/03/02

INI KUBUAT PUISI

Lagi... aku tak sadarkan diri


Terbuai dalam senandung menanti
Sudah... kupuas merasai sari
Dari manisnya madu bunga kasturi

Duhai alam indah bukit nan tinggi


Berbaris beronggok-onggok menemani awn lagi
Kadang nampak, kadang hilang ditelan kabut pagi
Riak ombakpun sudah tak nampak lagi

laju.... kuterus melaju tak henti


Oleh karena memburu waktu yang mendahului
Tak terhalangi orang-orrang yang duduk menanti
Tugas hari-hari yang biasa dinikmati

Aduh...! apa ini kutersentak lagi


Berdenyut nadi darah mengitari
Hati.... rasanya rindu lagi
Rindu akan semua yang kutinggal pergi

HUh...! kapan ini habis dan berganti


Aku lelah lemas habis tak mengerti
Merasai hal seperti orang yang akan mati
Kecil dan kecil, mirip rombongn kurcaci
02/08/02

JARING-JARING KEHIDUPAN

Terurai sudah kata demi kata


Tercipta sudah indah lembayung senja
Menatapku disini sang rembulan manja
Terbaringku dan mencoba pejamkan mata

Aku terkurung disini


Berbuat untuk bebaskan diri
Melawan rasa rendah hati
Mencari kebahagiaan hakiki

Tebalnya debu di kulit


Kuhapus walaupun sulit
Kutahan walaupun sakit
Terkulai lemas tak berkutik

Jaring-jaring kehidupan
Merangkapku yang sedang berjalan
Kuberontak mengoyak melepaskan
Lelah rasa ini sulit untuk ku bertahan

Akan kubawa cintamu dihati


Kusimpan dan terkunci rapi
Tak mau sedikitpun hilang tercuri
Kujaga walaupun harus mati

dalam hidup aku cuma ingin bahagia


Bisa selalu bersama-sama
Menddampingimu sampai kita memejamkan mata
31/03/02

kEMBALI KUTULIS UNTUKMU

Hai bidadariku senyumlah kepadaku


Jangan kau buat hati inni terasa pilu
Kutahu aku yang salah telah menyusahkanmu
Maafkanlah kiranya semua khilafku

Hari ini kucoba untuk menemanimu


Menikmati alam yamg dipenuhi cinta
Cinta yang setiap orang merasa bahagia
Orang-orang yang telah menemukan teman setia

Setiaku untukmu selalu


Jangan kau ragu sedikitpun tentangnya
Ku usahakan yang terbaiknyang kupunya
Hanya untukmu kasih kuserahkan hatiku

Kutahu ku belum bisa berbuat banyak


Untuk membuatmu nyaman dan bisa tidur nyenyak
Aku tak tahu harus berkata apalagi
Untuk menyelesaikan tulisan ini

Sudahlah yang pasti aku ingin kau pahami


Disetiap-tiap bagian hatiku ini banyak cinta yang bisa kau miliki
Kau boleh mengambilnya sesuka hati
Dan ku akan terus menciptakannya agar kasih tak terhenti

16/03/02

KUSAMBUT BIDADARI
Lelah badanku saat ini
Menjalani hari demi hari di bumi
Ingin kuterpejam dan segera bermimpi
Bertemu dirimu sang pujaan hati

Berbisik suara dalam hatiku


Tak perlu jauh ku berlalu
Tuk menggapaimu, mengejarmu
Karena kuyakin kau masih milikku

Hari ini aku hanya ingin memastikan


Apakah cinta kita masih sejalan
Apakah rindun selalu datang
Apakah kau masih dalam pelukan

Kapanpun akan kunanti


Sekalipun semuanya telah terhenti
Diujung mentari ku akan berdiri
Menyambut dirimu, oh... bidadari

Manisnya cinta semoga selalu terjaga


Melumuri setiap jiwa kita
Agar semangatku ini akan selalu ada

12/03/02

KUTERIAKKAN NAMAMU

Perdengarkanlah suaramu yang merdu


Biar hilang semua rasa haru biru
Tresembul bayang senyummu yang manis selalu
Lahirlah kembali semangat baru
Hidupku adalah sebuah tujuan
Dirimu adalah sebuah harapan
Cinta kita semoga menjadi kenyataan
Bersatu dalam sebuah pelaminan

Rasa rindu ini entah kapan hilang


Belum cukup waktu yang lama kenangan yang indah kan terulang
Jangan kau berlalu pergi dan menghilang lenyap dari pandang
Kan kuteriakkan namamu, Dewi....! dengan lantang

Samarinda kota tepian


Panjang sudah kutempuh jalan
Dua minggu berlalu kau masih saja hadir dalam ingatan
Dan tak kan pernah hilang selama hayat masih dikandung badan

29/06/02

LAUTAN CINTA

Saat kau tak disini


Saat semua teerselimuti sunyi
saat bibirku terasa kelu tak bernyanyi
Saat rindu mulai menari-nari

Tenggelam ku dalam sebuah perasaan


Kuraba kasihmu menggapai harapan
Sampai terkumpul semua kekuatan
Kan kusebrangi semua lautan

Lautan cinta yang tercipta


Ombaknya mampu pecahkan angkuhnya karang
Burung camar yang terbang bercanda
Membuat suasana semua menjadi riang
Kutebar benih-benih asmara
Kan ku panen bila saatnya tiba
Tak apa kau kan terus bertanya
Masih adakah rindu yang tersisa

Rinduku hanya kepadamu


Jiwaku belilah dengan cintamu
Bawa hatiku ini serta di pelukmu
Bahagia kan terasa selalu

30/03/02

MENUNGGUMU DISINI

Menunggumu kududuk dan kubuat puisi


Mencari makna dari kata dihati
Menaburkannya bersama permata suci
Angin kabarkan padanya aku disini

Gemetar tanganku tak tahu apalagi yang kutulis


Kujernihkan pikiran dan kucari cat untuk melukis
Mewarai hati dengan bahagia tanpa menagis
Berusaha agar tiap kata takkan pernah habis

Resahku pergilah kau jauh


Tinggalkan ku disini bersama rindu
Gerah jiwaku penuh dengan peluh
Rangkaikan sukma menyatu

Kuterobos awan-awan kebimbangan


Tuk temukan tugu keyakinan
Kan kugores ia dengan lukisan tangan
tentang cinta, kasih dan kesetiaan
Alunan nada-nada bahagia
Membuatku bisa bernafas lega
Ikut ku bernyayi kulantangkan suaraMendendangkan lagu bersama

Mari.... cepatlah kau kesini


Kan kuhabiskan ssampai kau mengerti
Hariku tanpamu takkan berarti
300302

PESONAMU

Rasa sesal ini tak mau pergi


Harus kemana kan kubawa lari
Sunyiku melanda diri
Kuhapus dengan bayanganmu bidadari

Tercipta sebuah nuansa


Yang membuatku ikut serta
Menikmati rasa rindu saat kau tak ada
Membelaiku menenangkan sukma

Bisikanmu selalu kudengar


Pesona wajahmu yang selalu terpancar
Sinarnya masih hangat terasa segar
Terbuka jiwa ku bunga hatikupun mekar

Kucoba meraih semua impian


Kan kugapai semua harapan
Suci hatikan menerima keadaan
Saat cinta terlepas daro pelukan

Songsonglah cahaya sang mentari


Hiruplah udara bebas dan menari
Dihati kitapun sudah terpatri
Dengan senyuman kan menghiasi hari demi hari

Bangunlah dari tidurmu kasih


Bersihkan cinta kita kan memutih

30/03/02

PUISI TAK BERARTI

Menggapai mimpi tak berarti


Mencari khayal tak bertepi
Bersujudku di pembaringan ini
Menahan hasrat hati bertubi-tubi melanda hati

Buahku kapan kupetik itu


Lapar ini tak perduli dan protes selalu
Menusuk perutku sendiri dengan jalu
Agar tak ada rindu sesal malu

Berhimpit terjebak meronta


Berkubang nanah derita
Sampai kapan angin melewati senja
Agar bisa kau bawa serta

Tersudut terkucil lemah tak perduli


Akupun masih bisa tetap berdiri
Walau tangan harus berganti kaki
Walau hilang semua yang kumiliki

26/07/02
PUISI UNTUKMU SAYANG

Bagai langit yang banyak memuat bintang


Begitu banyak hati ini dipenuhi rasa sayang
Rindu didada ini pun sudah tak terbilang
Untukmu kuserahkan cinta ini seorang

Kadang ku tak percaya


Terlahir sudah beberapa karya
Ungkapan buah cinta mulia

Hari ini bolehkah kupeluk dirimu?


Agar hangatnya membakar seluruh ragu
Sisanya masih bisa jadi pengobat rindu
Tidurpun kau berada di sampingku

Setiamu akan selalu ku simpan


Diantara bagian kalbuku yang terdalam
Biar kau juga bisa merasakan
Kuberjanji suatu saat ku kan menemanimu sepanjang malam

Terjalin sudah sumpah setia


Untukmu kukan selalu ada
Semua ingin kurasakan bersama
Diakhir-akhir hidupku kan bahagia
Jika tali kasih ini tetap terjaga
Hanya untukmu wahai belahan jiwa
Ambilah segala cinta yang kupunya
Sebanyak apapun yang kau suka

14/02/02

RINDUKU UNTUKMU
Berbisik aku dalam hati
Mencari-cari jawaban pasti
Tuk mengusir rindu ini
Yang sering kali datang dan tak mau pergi

Kuhampiri jiwa yang tergoda


Membelainya dengan sejuta asa
Meruntuhjkan rasa gundah gulana
Menenangkan diri bersama cinta

Oh.... kapankah ini berakkhir


Rindu yang telah lam aterlahir
Tak pernah habis kuberpikir
Sudilah kiranya sekejap saja kau mampir

Maukah kau bersamaku kasih?


Membagi cintamu tanpa mengenal pamrih
Merubah segala hitam menjadi putih
Tanpa sedikitpun ku merasa letih

Rinduku ini hanya untukmu


Kan kukejar dirimu tanpa rasa jemu
Memberikan cinta bukan yang semu
Hingga ku bukan lagi menjadi seorang tamu

Impian cepatlah kau menjadi kenyataan


Biar hilang beban hati ini dalam pikiran

06/02/02

RINDUKU MALAM INI


Seandainya kau disini malam ini
Kan kubawa kau terbang tinggi
Melewati setiap mimpi demi mimpi
Dengan selalu memelukmu pasti

Sayang, kau tahu rinduku selalu datang


Tak kuasa ku selalu mengejar bayang-bayang
Sesaat sebelum kusentuh ia menghilang
Mungkinkah ku bisa melewati semua penghalang

Akankah ku kembali mendengar merdu suaramu


Tuk mengusir rasa gundah ini biar berlalu
Agar ku merasa disisimu selalu
Hangatnya menusuk jauh kedalam kalbu

Penantianku masih terasa panjang


Namun rindu ini menemaniku sepanjang malam
Kusada tak bisa selalu bersamamu sayang
Mencurahkan hasrat yang lama terpendam

Semoga nyenyak tidurmu disana


Diselimuti hangatnya cinta
Rindu ini biarlah terjaga
Membuat semuanya kan menjadi nyata

Selamat tidur untukmu sang dewi


Kuberharap cinta kita kan selalu abadi

05/02/02

SAAT-SAAT MENANTI HARI INI


Lama rasanya sudah kutak menggoreskan pena ini
Tuk sekedar melukiskan indahnya hati disapa mentari
Lama juga rasanya ku tak mau lagi peduli
Oleh bergetarnya sanubari saat wajahmu kupandangi

Maafkan aku terlalu sibuk mencari harapan


Melupakan semua yang telah ku ungkapkan
Hanya tuk sekedar mengingatkan
Aku masih membawa cinta ini dalam pelukan

Terima kasih ku ucapkan kepadamu


Atas semua perhatian dan rasa sayangmu
Entah harus apa kulakukan agar kau tahu
Aku ingin selalu menjalani hari-hari bersamamu

Kumohon padamu jangan kau bosan atau ragu


Melakukan semua yang membuatku bahagia selalu
Aku rela bila harus menunggu
Menantikan saat-saat terindah dalam hidupku

Padamu kuserahkan semua rasa dihatiku


Saat sedih tak kurasa bila kau disampingku
Kasih, jagalah cinta ini agar abadi
Jangan hilangkan manisnya madu sari-sari sanubari
Mengalir membasahi bumi
yang gersang tandus tak berarti

Nantikanlah saat-saat kau tak lagi sendiri


Buatlah harapan itu jadi lebih berarti
Berdua menggenggam jari-jari pasti
Berdoalah padaNya agar direstui
Hari ini mungkin tak beda dengan hari kemarin
Diamna hari akan terus menjadi saksi berjalan
Melihat sepasang insan menanti saat membahagiakan
Yang entah kapan akupun tak dapat memastikan

Walu begitu takkan hilang semangat dikandung badan


Takkan luntur jiwaku terkikis jaman
Bila kau masih memberiku kesempatan
Tuk ungkapkan semua hasrat terpendam

Semoga semua mengerti


Semoga semua memahami
Aku juga ingin semua ini terjadi
Semoga tak bosan aku menanti

24/10/02

SAJAK HATI

Saat ku tersentak
Lalu diam tak bergerak
Mencoba tangkap suara sorak
Memasang telingaku yang koyak

Oh ternyata dia lagi


Datanglah kesini jangan pergi
Temani aku seorang diri
Yang lelah menunggu hari berganti

Bolehkah aku bertanya?


Mengapa aku tak bisa memejamkan mata?
Mengapa kakiku berat tuk beranjak keluar sana?
Mengapa mulutku tertutup rapat tak bicara
SAMUDERA HATI

Telah terpenuhi kekosongan jiwa


Saat dirimu membawaku serta
Terbang melayang melintasi tiap2 angkasa
Menyapa lembutnya gumpalan sang awan manja

Tak tersa kini ku terbaring


Melepas lelah dan tenggelam dalam hening
Mendengar seiringan irama dawai berdenting
Membasuh raga dengan sucinya embun yang bening

Cinta bagiku adalah sebuah nyawa


Jangan kau ambil satu2nya yang kupunya
Hanya dikau kutambatkan segalanya
Kusandarkan pembaringanku didalamnya

Senyaman itu pasti kau pemiliknya


Kutahu rasanya hanyalah untuku semata
Rona keindahan jangan hilang
Oleh segala waktu yang telah terbuang

Sinar kehidupan kita akan capai bersama


Menerangi segala yang redup dalam cinta
Menghangatkan sanubari yang terlena
Semangatpun kan berkibar didalamnya

Dua tahun sudah kita sam-sama


Sesuatu yang hanya kau dan aku memiliki
Sucinya cinta tang seluas samudera hati
10/05/02
SEBUAH KEINGINAN

Aku masih ingin bersamamu wahai sang puteri


Menghabiskan waktu menunggu pergantian hari
Tak rela bila lama aku menjalani semuanya sendiri
Tak kuasa kutahan kerinduan ini dihati

Entah mengapa harus kucapai semua


Asa yang terbang dilangit jiwa
Melambung tinggi dan berkata
"jemput aku, bawa aku wahai cinta"

Kusadar kini belum saatnya aku yang menentukan


Semua rasa dan keingnan yang lama ku nantikan
Membawamu terbang menjemput harapan
Harapan yang entah kapan jadi kenyataan

Kadang kuberfikir haruskah aku menunggu


Untuk menjadi teman sejati pendamping hidupmu
Haruskah aku bersusah payah terlebih dahulu
Mengapa tak cepat saja kau berlari hai sang waktu

Agar semua menjadi siap dan tahu


Sebuah keinginan dari seorang yang sabar menunggu
Akankah berbuah semua angan yang telah lama layu
Maaf aku tak kuasa menahan hasrat ini selalu
Akupun ingin seperti orang lain berlari menuju langit biru

Langit dimana tak ada satupun noda


Langit dimana awan lembut berada
Kan kubangun singgasana diatas sana
Kujadikan kau pendampingku nan jelita
Tak apalah sedikit ku brkhayal
Melepas rasa penat dan kesal
Tak usah khawatir bila nanti kau kenal
sebuah rasa damai saat kita berdua kekal

Maaf lagi ku ucapkan


Bila keinginanku selalu menyusahkan
Bila rasa cintaku butuh pengorbanan
Bila kau merasa begitu dimanfaatkan

Tapi tolong jangan kau usir rasa cinta ini


Yang lama yelah kusimpan dihati
Biar terpelihara oleh indahnya nurani
Yang bersinar kala kita berdua nanti

Sudahlah jangan terlalu kau pikirkan


Jalani saja semua seperti biasa dengan tenang
Aku selalu sabar menunggumu menjadi ratuku
Semoga semua mau mengerti dan merestui

09/11/02

SEBUAH RENUNGAN

Lho, jangan