Anda di halaman 1dari 3

MENGHITUNG TANDA VITAL

TEKANAN DARAH
No. Dokumen : / SOP/ PKM – BH/ I/ 2018
No. Revisi :0
Tanggal Terbit :
SOP Halaman :1/3

UPTD PUSKESMAS Dr Elisabeth


Nip : 198008092010012025
BANDAR HULUAN

Pengertian Denyut nadi : adalah pengembangan yang teraba pada pergelangan


tangan diatas arteri radialis berupa gelombang tekanan yang
mengembangkan dinding arteri pada saat gelombang tersebut menjalar.
Gelombang tekanan yang menjalar di sepanjang arteri ditimbulkan oleh
darah yang terdorong ke dalam aorta selama systole
.
Tujuan 1. Mengetahui keadaan umum pasien
2. Mengetahui / mengikuti perkembangan penyakit
3. Membantu menegakkan diagnosis

Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor : / SK/ PKM- BH/ I/ 2018


tentang Layanan Klinis Puskesmas
Referensi  Potter & Pery (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan :
Konsep, proses, dan praktik, Alih bahasa, Yasmin Asih, Edisi 1,
Jakarta : penerbit Buku Kedokteran, EGC Dirjend Yankes (1981).
Pedoman Teknis Perawatan Dasar. Jakarta : Sub Direktorat
Perawatan Kementrian Kesehatan RI.
 Kelompok Kerja Keperawatan RSUP Dr. Saiful Anwar (2010).
Instrumen Evaluasi Penerapan Standart asuhan Keperawatan
RSUP Dr. Saiful Anwar, Mal

MENGHITUNG TANDA VITAL


TEKANAN DARAH
UPTD PUSKESMAS No. Dokumen : / SOP/ PKM – BH/ I/ 2018 Dr Elisabeth
BANDAR HULUAN No. Revisi :0 Nip : 198008092010012025

Tanggal Terbit :
SOP Halaman :2/3

Prosedur / Alat dan bahan


Langkah-langkah
 Sfigmomanometer air raksa atau jarum

 Stetoskop

Prosedur pelaksanaan
1. Menjelaskan prosedur pada klien
2. Cuci tangan
3. Atur posisi pasien dengan tidur terlentang
4. Atur tangan dengan dengan posisi supinal
5. Keataskan lengan baju
6. Pasang manset pada lengan atas, 3 cm diatas fossa cubitti dan
jangan pada lengan yang terpasang infuse
7. Memasang manset jangan terlalu ketat maupun longgar tetapi
yang pas melekat pada lengan
8. Pasang stetoskop di bawah manset pas diatas arteri brakialis untuk
memudahkan auskultasi
9. Tentukan denyut nadi radialis
10. Pompa balon manset sampai nadi radialis tidak teraba dan pompa
lagi kira-kira 20 mmHg setelah nadi tidak teraba
11. Pasang stetoskop pada telinga sambil memegang nadi radialis,
turunkan udara dalam manset sampai terdengar bunyi koroktoff
pertama dan pertama kali denyut nadi teraba disebut sistolik dan
denyut nadi terakhir disebut diastolic.
12. Catat hasil pengukuran dan beritahu pasien hasil pengukuran
tekanan darahnya
Hal-hal yang perlu di perhatikan
Mengukur tanda-tanda vital dapat di lakukan pada :

 Pasien dengan kelainan tekanan darah

 Pasien sebelum dan sesudah pembedahan

 Pasien dengan kehamilan

 Pasien dengan perdarahan

 Pasien dengan syok / koma

 Pasien baru

MENGHITUNG TANDA VITAL


TEKANAN DARAH
UPTD PUSKESMAS No. Dokumen : / SOP/ PKM – BH/ I/ 2018 Dr Elisabeth
BANDAR HULUAN No. Revisi :0 Nip : 198008092010012025

Tanggal Terbit :
SOP Halaman :3/3

Sikap
 Gunakan komunikasi yang terapeutik Bekerja dengan hati-hati
dan sopan

 sehingga alat pemeriksaan tidak terjatuh

 Tidak ragu dan tergesa-gesa

 Mendengarkan bunyi sistolik dan diastolik serta mencatat hasil


dengan tepat dan benar

Diagram Alir
Unit Terkait Loket Pendaftaran, Ruang Pemeriksaan Umum, KIA, Ruang Tindakan,
IGD