Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Program Pendidikan:


Nama Sekolah : SMK TRITECH INFORMATIKA MEDAN
Mata Pelajaran : DASAR DESAIN GRAFIS
Komp. Keahlian : SeluruhKompetensiKeahlian
Kelas/Semester : X / I
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Kompetensi Dasar : 3.1 Mendiskusikan unsure-unsur tata letak berupa garis,
ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur dan ruang
4.1 Menempatkan unsure-unsur tata letak berupa garis,
ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur dan ruang
Materi Pokok Unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna,
gelap-terang, tekstur dan ruang.
AlokasiWaktu : 4 x 45 menit

Pertemuan 1-4

B. Kompetensi Inti dan KompetensiDasar


Kompetensi Inti *)
KI DeskripsiKompetensi Inti
Pengetahuan Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Dasar Desain Grafis pada
tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia
kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional
Keterampilan Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah
sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Dasar Desain
Grafis.
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur
sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
dibawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan
tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik dibawah pengawasan langsung.

1
Kompetensi Dasar *)
KD KODE Deskripsi Kompetensi dasar
Pengetahuan 3.1. Mendiskusikan unsur-unsur tata letak berupa garis,
ilustrasi, tipografi, warna, gelap terang, tekstur, dan
ruang
Keterampilan 4.1 Menempatkan unsur-unsur tata letak berupa garis,
ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan
ruang

C. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


Kode IPK Deskripsi Indikator Pencaoaian Kompetensi
3.1.1. Mengidentifikasi unsur-unsur tata letak garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-
terang, tekstur dan ruang
3.1.2. Menjelaskan unsur-unsur tata letak berupa grafis,,ilustrasi,
tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
4.1.1. Membaca tentang unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi,
tipografi, warna, gelap-terang, tekstur,dan ruang
4.1.2. Melaksanakan unsur-unsur tata letak berupa grafis,ilustrasi,
tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
D. Tujuan Pembelajaran (TP)
Nomor
Deskripsi Tujuan Pembelajaran
TP
Setelah melakukan kegiatan observasi, diskusi, dan Tanya jawab, diharapkan peserta
didik dapat:
1 Melalui contoh yang diberikan oleh guru, siswa dapat
mengidentifikasikan unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi,
tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang dengan benar.
2. Melalui tanya jawab, siswa dapat menjelaskan unsur-unsur tata letak
berupa grafis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
dengan baik.
3. Melalui diskusi, siswa dapat Membaca tentang unsur-unsur tata letak
berupa
grafis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang dengan
disiplin.
4. Melalui diskusi, siswa dapat melaksanakan unsur-unsur tata letak
berupa grafis,ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
dengan tepat.
E. Materi Pembelajaran
(Rinciandari Materi Pokok Pembelajaran)
Fakta Unsur tata letak
Konsep Garis, Ilustrasi, tipografi, warna, gelap terang, teksture, dan ruang
Prosedur
Metakognitif

2
F. Metode Pembelajaran
Diskusi, Tanya jawab dan presentasi
G. Media/Alat/Bahan/Sumber
1. Media /alat : laptop/computer, LCD, Video
2. Bahan : PPt dan Bahan Ajar
3. Sumber Belajar : File Modul Dasar Desain Grafis

H. KegiatanPembelajaran
1. Pertemuan ke 1 (4JP)
Indicator :
3.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi, tipografi,warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang
3.1.2 Menjelaskan unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi, tipografi,warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang
Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu
1. Pendahuluan
1. Menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran seperti
berdoa, absensi, menyiapkan buku pelajaran;
2. Memotivasi peserta didik secara kontekstual sesuai dengan manfaat
pembelajaran mengenai unsur-unsur tata letak desain grafis dalam kehidupan
sehari-hari. 15 Menit
3. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi yang akan
dipelajari.
4. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;
dan menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai
silabus.
2. Kegiatan Inti
1. Melihat contoh berbagai gambar berdasarkan unsur-unsur tata letak.
2. Bertanya dan mempertanyakan perbedaan, ciri-ciri untuk setiap gambar.
3. Membedakan kegunaan unsur-unsur tata letakberdasarkan gambar yang
berbeda.
4. Membahas sebuah contoh analisis gambar terkait unsur-unsur tata letak.
5. Secara berkelompok, membaca dan mendiskusikan perbedaan untuk setiap
unsur-unsur tata letak dengan menggunakan tabel analisis/mind mapping.
6. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil diskusi terkait unsur-unsur
tata letak.
3. Penutup
1. Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran dengan meminta
pertanyaan.
2. Menyimpulkan apa yang dipelajari hari ini.
3. Pemberian tugas berupa mencari contoh berbagai penggunaan unsur tata letak 15 menit
garis, tipografi, dan warna.
4. Menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuanberikutnya.

3
2. Pertemuan ke 2 (4JP)
Indicator :
4.1.1 Membaca tentang unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi,tipografi, warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang.
4.1.2 Melaksanakan unsur-unsur tata letak berupa grafis, ilustrasi, tipografi,warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang
Langkah-Langkah Pembelajaran Waktu
1. Pendahuluan
1. Menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran.
2. Memotivasi peserta didik dengan dengan bertanya-jawab tentang kegunaan
unsur-unsur tata letak. 15 Menit
3. Mereview pembahasan pada kegiatan sebelumnya.
4. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2. Kegiatan Inti
1. Secara individu mengumpulkan berbagai penggunaan unsur tata letak
garis,tipografi, dan warna yang sudah ditugaskan sebelumnya menggunakan
aplikasi pada HP/Ipad siswa atau menggunakan laptop bagi yang
membawanya.
2. Secara berkelompok membahas berbagai penggunaan unsur tata letak garis,
tipografi, dan warna yang sudah dilakukan oleh masing-masing anggota terkait
penerapannya.
3. Masing-masing anggota merevisi tugas yang ditulis berdasarkan hasil diskusi
kelompok
4. Masing-masing anggota kelompok mengirimkan hasil diskusi yang sudah
direvisi ke guru melalui email.
3. Penutup
1. Refleksi sejenak tentang apa yang sudah dipelajari dalam pertemuan ini dan
sebelumnya.
2. Memberikan tugas penggunaan unsur warna pada gambar berbentuk apa saja, 15 menit
di print out dan digunting..

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/Praktik
2. Bentuk Penilaian:
a. Observasi : Jurnal guru
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja : Praktik/Pedoman Penskoran
3. Instrumen Penilaian (terlampir)

4
J. Program Tindak Lanjut
1. Remedial
Peserta didik yang belum mencapai KKM (75) diberi tugas untuk mencari kegunaan
unsur gelap-terang, tekstur, dan ruang pada gambar terkait unsur-unsur tata letak dan
atau menuliskan perbedaan pada gambar yang telah dicari sebelumnya terkait kegiatan
selama satu minggu. Setelah satu minggu guru mengevaluasi kemajuan kompetensi
peserta didik dalam menangkap perbedaan berbagai format gambar. Kemudian guru
melaksanakan penilaian remedial.
2. Pengayaan
Bagi peserta didik mempunyai nilai di atas 75 diberi pengayaan berupa tugas mandiri
untuk menelaah dan atau menerapkan kegunaan berbagai unsur-unsur tata letak.

Medan, 2017
Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala SMK Tritech Informatika Medan

Ernatati, S.Pd Pranita,S.Pd


NIP. NIP.

5
LAMPIRAN 1

MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1

UNSUR DESAIN GRAFIS

Agar desain yang kita hasilkan menarik mata ada beberapa unsur yang harus dipelajari yaitu unsur

dalam desain grafis. Semua unsur tersebut tidak harus dimasukkan sekaligus dalam sebuah karya

desain karena ada sebagian desain yang menuntut salah satu dari unsur tersebut harus

diprioritaskan jadi ada penekanan-penekanan dalam setiap unsur.

1. Garis (Line)

Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang

lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur

dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain. Di dalam duni a komunikasi visual

seringkali kita menggunakan dotted line, solid line, dan garis putus-putus.

2. Bentuk (Shape)

Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang

adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle).

3. Tekstur (Texture)

Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat

atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan

benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.

6
4. Ruang (Space)

Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat

dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis. Dalam bentuk

fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar

belakang (background).

5. Ukuran (Size)

Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek. Dengan

menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek

desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.

6. Warna (Color)

Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bias

menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk

visual secara jelas

7
LAMPIRAN 2

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN 1


KISI-KISI PENILAIAN HARIAN

Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal Bentuk Soal


3.1 Mendiskusikan unsur- 3.1.1 Mengidentifikasi
unsur tata letak berupa unsur-unsur tata letak
garis, berupa grafis,ilustrasi,
ilustrasi,tipografi,warna, tipografi,warna,gelap-
gelap-terang,tekstur, dan terang,tekstur, dan ruang.
ruang
3.1.2 Menjelaskan
unsur-unsur tata letak
berupa grafis,ilustrasi,
tipografi,warna,gelap-
terang,tekstur, dan ruang

Pengertian unsur
tata letak
Menjelaskan,
mendeskripsikan,
membedakan unsur
tata letak
Unsur-unsur tata
letak
mencakup:
- Garis
- Ilustrasi
- Tipografi
- Warna
- Gelap-terang
- Tekstur
- Ruang
Disajikan
beberapa gambar,
peserta didik
dapat
membedakan
unsur-unsur tata
letak
Disajikan soal,
peserta didik
dapat
meng-identifikasi:
Unsur tata letak
Kegunaaan
unsur garis dan
tipografi
Lisan

8
Tertulis
a SOAL
Lisan
Tentukan unsur-unsur tata letak dari beberapa gambar yang telah disediakan!
Tertulis
Jawablah pertanyaan berikut pada buku latihan masing-masing!
1. Jelaskan pengertian tata letak dalam desain grafis!
2. Jelaskan kegunaan unsur garis dan tipografi!
b. RUBRIK
1) Rubrik Penilaian tes lisan dan tulis
JAWABAN Kreteria SKOR
1. Menunjukkan dan menyampaikan informasi sesuai gambar
2. Menunjukkan gambar sesuai teori
3. Selain 1 dan 2
Tepat
Kurang tepat
Tidak tepat
3
2
1
Penilaian Sikap
Jurnal Guru
NO HARI/TGL/
JAM KE
NAMA PRILAKU/
KEJADIAN
BUTIR
SIKAP
POS/NEG TINDAK
LANJUT
LAMPIRAN 3
MATERI PEMBELAJARAN PERTEMUAN 2
Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk
menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap
gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis
diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat
merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan),
atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif
dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar,
dan tata letak.
Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan
brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan
dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis
bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur

9
tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk
prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance),
ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi (“proportion”) dan kesatuan (unity), kemudian
membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan,
dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum
direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi
perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan
komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah.
Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau
perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk
mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks
secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya,
dengan tangan atau komputer.
Elemen
1. Garis, garis dalam desain grafis dibagi menjadi 4, yaitu: vertikal, horisontal, diagonal, dan
kurva. Dalam pekerjaan desain grafis, garis digunakan untuk memisahkan posisi antara
elemen grafis lainnya di dalam halaman. Selain itu bisa digunakan sebagai penunjuk
bagian-bagian tertentu dengan tujuan sebagai penjelas kepada pembaca.
2. Bentuk, menurut Sony Kartika bentuk adalah suatu bidang yang terjadi karena dibatasi
oleh sebuah kontur (garis) dan atau dibatasi oleh adanya warna yang berbeda atau oleh
gelap terang pada arsiran atau karenanya adanya tekstur. Bentuk bisa berupa wujud alam
(figur), yang tidak sama sekali menyerupai wujud alam (non figur). Bentuk memiliki
perubahan wujud berupa stilisasi, distorsi,dan transformasi.
3. Ruang, Kusmiati dalam Teori Dasar DesainKomunikasi Visual, menjelaskan ruang terjadi
karena adanya persepsi mengenai kedalaman sehingga terasa jauh dan dekat, tinggi dan
rendah, tampak melalui indra penglihatan.
4. Tekstur, tekstur adalah unsur rupa yang menunjukkan rasa permukaan bahan (material),
yang sengaja dibuat dan dihadirkan dalam susunan untuk mencapai bentuk rupa, baik
dalam bentuk nyata ataupun semu. Misalnya kesan tekstur kayu, bulu atau gelas.
5. Warna, warna sebuah obyek ditentukan bagaimana cahaya yang jatuh pada obyek dan
dipantulkan ke mata kita. Sebab cahaya memiliki spektrum (rangkaian sistematis) warna,
dan spektrum warna tersebutlah yang membantu manusia mengenali warna. Panjang
gelombang/spektrum warna berikut ini merepresentasikan warna-warna yang
dihasilkan cahaya putih. Warna yang bisa dilihat oleh mata manusia adalah warna dalam
rentang 400 nm hingga 700 nm. Sedangkan di atas 700 nm adalah sinar infra merah.
Sedangkan di bawah 400 nm adalah sinar ultra violet, sinarX dan sinar Gamma.
Tipografi
Adalah sebuah disiplin khusus dalam desain grafis yang mempelajari mengenai seluk beluk huruf
( font). Huruf-huruf tersebut dikelompokkan menurut beberapa kategori tertentu. Berdasarkan
fungsinya tipografi dibagi menjadi dua jenis, yaitu text types dan display types. Untuk text types
gunakan ukuran 8 hingga 12 pt (point). Jenis ini biasanya digunakan utuk badan teks ( body
text/copy). Sedangkan untuk display types, gunakan 14 pt ke atas.
Huruf Serif
Jenis huruf ini memiliki garis-garis kecil yang disebut counterstroke pada ujung-ujung
badan huruf. Garis-garis tersebut berdiri horisontal terhadap badan huruf. Huruf serif
dikenal lebih mudah dibaca karena kaitnya tersebut menuntun pandangan pembaca

10
membaca baris teks yang sedang dibacanya.
Contoh:
Times New Roman, Garamond, Book Antiqua, Bitstream Vera Serif, Palatino Linotype,
Bookman Old Style, Calisto MT, Dutch, Euro Roman, Georgia, Pan Roman, Romantic,
Souevenir, Super French dan lain-lain.
Huruf Sans Serif
Jenis huruf ini tidak memiliki garis-garis kecil yang disebut counterstroke. Huruf ini
berkarakter streamline, fungsional, modern dan kontemporer.
Contoh:
Arial, Futura, Avant Garde, Bitstream Vera Sans, Century Gothic dan lain sebagainya.
Huruf Blok
Huruf Blok memiliki ketebalan badan yang cukup mencolok. Sosoknya yang gemuk dan
terkesan berat, sering digunakan sebagai headline (judul berita) atau tagline copy dalam
iklan.
Contoh:
Haettenschweiler, Futura XBlk BT, Impact, Freshet dan lain-lain.
Huruf Script
Jenis huruf ini menyerupai tulisan tangan sehingga mengesankan karakter yang alami
dan personal.
Contoh: Freeport, Freehand575, English Vivace, dan lain sebagainya.
Huruf Black Letter
Huruf ini sangat khas karakternya klasik dan memang sangat berbeda daripada yang lain,
walaupun kini banyak variasi yang diciptakan. Orang awam biasa menyebut sebagai
huruf jerman.
Contoh: Centaurus, Antlia,Aquarus dan lain-lain.
Huruf Graphics
Huruf ini cenderung mengesankan gambar, tanpa menghilangkan makna bahwa yang
ditunjukkannya adalah sesungguhnya huruf yang bermakna
LAMPIRAN 4
INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN 2
KISI-KISI PENILAIAN HARIAN
Kompetensi
Dasar
IPK Materi Indikator Soal Bentuk
soal
4.1. Menempatkan
unsur-unsur tata
letak berupa
garis, ilustrasi,
tipografi, warna,
gelap-terang,
tekstur, dan
ruang
4.1.1 Membaca tentang
unsur-unsur tata
letak berupa grafis,
ilustrasi, tipografi,
warna,
gelap-terang,
tekstur, dan ruang
4.1.2 Melaksanakan
unsur-unsur tata

11
letak berupa grafis,
ilustrasi, tipografi,
warna,
gelap-terang,
tekstur, dan ruang
Unsur-Unsur Tata
Letak
Menjelaskan,
mendeskripsikan,
menunjukkan
berbagai kegunaan
unsur-unsur tata
letak
Disajikan
beberapa
gambar, peserta
didik dapat
mengidentifikasi
dan
mengelompokka
n
gambar-gambar
dengan unsur
tipografi.
Unjuk
Kerja
a SOAL
Unjuk kerja
Bentuk kelompok terdiri dari 3 orang, buat 3 gambar dengan 3 unsur tata letak
berbeda dan buat laporan beserta penjelasan, lalu di presentasikan.
b. Rubrik Penilaian Keterampilan (Unjuk Kerja)
KRITERIA KURANG
(45-60)
CUKUP
(61-75)
BAIK
(76-88)
SANGAT BAIK
(89 – 100)
Bertanya-jawab Penjelasan
kurang bisa
dipahami
Penjelasan jelas
namun ada
beberapa yang
belum tepat
Penjelasan jelas
dengan gambar yang
tepat
Penjelasan dengan
kalimat sesuai dan
gambar disesuaikan
dengan sangat tepat
Presentasi Membaca teks,

12
laporan dan tidak
lancar
Sesekali melihat
teks laporan dan
lancar
Lancar dan tidak
melihat teks
Lancar mencapai fungsi
sosial, penjelasan mudah
dipahami

13