Anda di halaman 1dari 9

LABORATORIUM MATERIAL JALAN

FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL


UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

BAB IV
PEMERIKSAAN BERAT VOLUME
AGREGAT KASAR, SEDANG, DAN HALUS

I. Tujuan Percobaan
Menentukan berat isi agregat halus, kasar atau campuran yang didefinisikan sebagai
perbandingan antara berat material kering dengan volumenya.

II. Peralatan
a. Timbangan dengan ketelitian 0,1% berat contoh
b. Dalam kapasitas cukup besar untuk mengeringkan contoh agregat
c. Tongkat pemadat diameter 15mm, Panjang 60cm, yang ujungnya bulat, terbuat dari baja
tahan karat
d. Mistar perata
e. Skop
f. Wadah baja yang cukup kaku berbentuk silinder dengan alat pemegang berkapasitas
sebagai berikut

Kapasitas Diameter Tinggi Tebal wadah minimum Ukuran butir


(liter) (mm) (mm) (mm) maksimum

Dasar sisi agregat


(mm)

2.832 152.4±2.5 154.9±2.5 5.08 2.54 12.70

9.435 203.2±2.5 292.1±2.5 5.08 2.54 25.40

14.158 254±2.5 279.4±2.5 5.08 3.00 38.10

28.3316 355.6±2.5 284.4±2.5 5.08 3.00 101.60


LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

Bahan : Agregat

III. Prosedur Praktikum


Masukkan agregat kedalam talam sekurang-kurangnya sebanyak kapasitas wadah sesuai
daftar No.1 keringkan dengan oven dengan suhu (110±5%) sampai berat menjadi tetap untuk
digunakan sebagai benda uji.
1. Berat isi lepas :
a. Timbang dan catatlah berat wadah (W1)
b. Masukkan benda uji dengan hati-hati agar tidak terjadi pemisahan butir-butir, dari
ketinggian 5 cm diatas wadah dengan menggunakan sendok atau skop sampai
penuh
c. Ratakan permukaan benda uji dengan menggunakan mister perata
d. Timbang dan catatlah betar wadah beserta benda uji (W2)
e. Hitunglah benda berat uji (W3=W2-W1)
2. Berat isi agregat ukuran butir maximum 38.10 mm (1,5”) dengan cara penusukan
a. Timbanglah dan catatlah berat wadah (W1)
b. Isilah wadah dengan benda uji dalam tiga lapis yang sama tebal. Setiap lapis
didapatkan dengan tongkat pemadat yang ditusukan sebanyak 35 kali secara
merata
c. Ratakan permukaan benda uji dengan menggunakan mistar perata
d. Timbang dan catatlah berat wadah serta benda uji (W2)
e. Hitunglah benda berat uji (W3=W2-W1)
3. Berat isi agregat ukuran butir antara 38.10 (1.5”) sampai 101.10 mm (4”) dengan cara
penggoyangan :
a. Timbang dan catatlah berat wadah (W1)
b. Isilah wadah dengan benda uji dalam 3 lapis yang sama tebal
c. Padatkan setiap lapis dengan cara menggoyang-goyangkan wadah dengan
prosedur sebagai berikut
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

 Letakkan wadah siatas tempat yang kokoh dan datar, angkatlah salah satu
sisinya kira-kira setinggi 5cm kemudian lepaskan
 Ulangi hal ini pada sisi yang berlawanan. Padatkan lapisan sebanyak 25
kali untuk setiap sisi
d. Ratakan permukaan benda uji dengan menggunakan mistar perata
e. Timbang dan catatlah berat wadah beserta benda uji (W2)
f. Hitunglah benda berat uji (W3=W2-W1)
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

IV. Data Praktikum

Pemeriksaan Berat Isi Agregat Kasar


( AASHTO. T - 19 - 74 )

Pemeriksaan Ditusuk Dilepas Digoyang Satuan


Berat Wadah W1 2157,5 gram
Berat Wadah + Benda Uji W2 9828,4 9415 10216,7 gram
Berat Benda Uji W3 7670,9 7257,5 8059,2 gram
Volume Wadah V 5068,89 cm^3
Volume Wadah = Luas x Tinggi 5068,89 cm^3
Luas = 1/4 x π x d^2 257,30 cm^2
d (diameter wadah) 18,10 cm
t (tinggi wadah) 19,70 cm
Berat Isi 1,513 1,432 1,590 gram/cm^3
Berat Isi Rata - Rata 1,512 gram/cm^3

Pemeriksaan Berat Isi Agregat Sedang


( AASHTO. T - 19 - 74 )

Pemeriksaan Ditusuk Dilepas Digoyang Satuan


Berat Wadah W1 2157,5 gram
Berat Wadah + Benda Uji W2 9990,2 9464 10282 gram
Berat Benda Uji W3 7832,7 7306,5 8124,5 gram
Volume Wadah V 5068,89 cm^3
Volume Wadah = Luas x Tinggi 5068,89 cm^3
Luas = 1/4 x π x d^2 257,30 cm^2
d (diameter wadah) 18,10 cm
t (tinggi wadah) 19,70 cm
Berat Isi 1,545 1,441 1,603 gram/cm^3
Berat Isi Rata - Rata 1,530 gram/cm^3
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

Pemeriksaan Berat Isi Agregat Halus


( AASHTO. T - 19 - 74 )

Pemeriksaan Ditusuk Dilepas Digoyang Satuan


Berat Wadah W1 2157,5 gram
Berat Wadah + Benda Uji W2 10390 9805 10594,9 gram
Berat Benda Uji W3 8232,5 7647,5 8437,4 gram
Volume Wadah V 5068,89 cm^3
Volume Wadah = Luas x Tinggi 5068,89 cm^3
Luas = 1/4 x π x d^2 257,30 cm^2
d (diameter wadah) 18,10 cm
t (tinggi wadah) 19,70 cm
Berat Isi 1,624 1,509 1,665 gram/cm^3
Berat Isi Rata - Rata 1,599 gram/cm^3

V. Contoh Perhitungan
Agregat Kasar yang diuji dengan cara ditusuk :
a. Berat Benda Uji (W3) = (Berat Wadah + Benda Uji) – Berat Wadah
= 9828,4 - 2157,5
= 7670,9gram
1
b. Luas = 4 × 𝜋 𝑥 𝑑2
1
= 4 × 𝜋 𝑥 18,12

= 257,3 cm2
c. Volume Wadah = Luas x Tinggi
= 257,3 x 19,7
= 5068,89cm3
W3
d. Berat Isi =
V
7670,9
=
5068,89

= 1,513gram/cm3
1,513+1,432+1,590
e. Berat Isi Rata – Rata = = 1,512gram/cm3
3
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

KESIMPULAN

Dari hasil praktikum di atas, didapatkan nilai :

a. Berat isi rata- rata agregat kasar adalah 1,512gram/cm3


b. Berat isi rata- rata agregat sedang adalah 1,530gram/cm3
c. Berat isi rata- rata agregat halus adalah 1,599gram/cm3
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

LAMPIRAN

No. Gambar Keterangan

Timbang dan catatlah berat


1.
wadah (W1)

Isilah wadah dengan benda


2. uji dalam tiga lapis yang
sama tebal
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

Untuk berat isi dengan cara


penusukan : setiap lapis
didapatkan dengan tongkat
3.
pemadat yang ditusukan
sebanyak 35 kali secara
merata

Untuk berat isi lepas :


Masukkan benda uji dengan
hati-hati agar tidak terjadi
4. pemisahan butir-butir, dari
ketinggian 5 cm diatas wadah
dengan menggunakan sendok
atau skop sampai penuh.

Untuk berat isi dengan cara


penggoyangan : letakkan
wadah siatas tempat yang
5. kokoh dan datar, angkatlah
salah satu sisinya kira-kira
setinggi 5cm kemudian
lepaskan.
LABORATORIUM MATERIAL JALAN
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
Jl. Prof. Drg. Soeria Soemantri No. 65 Bandung 40164

Ratakan permukaan benda


6. uji dengan menggunakan
mistar perata.

Timbang dan catatlah berat


7.
wadah serta benda uji (W2)