Anda di halaman 1dari 10

STRATEGI PELAKSANAAN I

STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA PASIEN DENGAN


HALUSINASI

Pertemuan : ke 1
Hari / Tanggal : Senin, 10 Maret 2014
Waktu : 10.00 WIB

A. PROSES KEPERAWATAN.
1. Kondisi Klien
DS :
- Klien mengatakan waktu dirumah melihat seseorang perempuan seram berambut
panjang baju putih dan ingin menggigit kakinya.
DO :
- Klien tampak tenang
- Kontak mata kurang
- Klien tampak sering berbicara sendiri
2. Diagnosa Keperawatan
GangguanPersepsi Sensori : Halusinasi Penglihatan
3. Tujuan Keperawatan
- Klien dapat mengidentifikasi jenis halusinasi
- Klien dapat mengidentifikasi isi halusinasi
- Klien dapat mengidentifikasi waktu dan frekuensi halusinasi
- Klien dapat mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi
- Klien dapat mengidentifikasi respon klien terhadap halusinasi
- Klien dapat menghardik halusinasi
- Klien dapat memasukkan ke dalam jadwal kegiatan harian
4. Rencana Tindakan Keperawatan/ intervensi
- Bantu klien mengenal halusinasinya meliputi : isi, jenis, waktu, frekuensi, situasi,
dan respon saat terjadi halusinasi.
- Latih klien untuk mengontrol halusinasi dengan cara menghardik
- Anjurkan klien untuk memasukan dalam jadwal kegiatan harian.
B. STRATEGI KOMUNIKAS .
1. Fase orientasi
 Salam Teraupetik
Assalamualaikum, selamat pagi bapak ? Perkenalkan nama saya Maya
anggraini,panggil saja maya. Saya mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak.
Kalau saya boleh tahu nama bapak siapa dan senangnya dipanggil siapa ?
 Evaluasi Validasi
Bagaimana perasaan bapak hari ini ? Bagaimana tidurnya tadi malam ? ada keluhan
tidak ?
 Kontrak
- Topik
Apakah bapak tidak keberatan untuk mengobrol dengan saya ? Bagaimana kalau
hari ini kita bercakap-cakap tentang bayangan-bayangan yang bapak biasa
lihat dan cara untuk mengontrolnya. Setelah bapak cerita, nanti saya bantu bapak
mengidentifikasi halusinasi bapak dan cara untuk mengontrolnya.
- Waktu
Berapa lama kira-kira kita bisa mengobrol ? bapak mau berapa menit ?
bagaimana 15 menit,bisa ?
- Tempat
Dimana kita duduk ? diluar ? di kursi itu atau dimana ?
2. Fase Kerja
Disini saya melihat bapak biasanya ngobrol sendiri tanpa adanya kawan. Emangnya bapak ngobrol
dengan siapa ?
- Apakah bapak melihat wujudnya ?
- Apakah bapak melihat sesuatu bayangan itu? seperti apa kelihatannya ?
- Apakah terus-menerus terlihat, atau hanya sewaktu-waktu saja ? berapa sehari
bapak melihatnya ?
- Pada keadaan apa, apakah pada waktu sendirian ?Apa yang bapak rasakan saat
mengalami hal itu ? apa yang bapak lakukan saat melihat bayangan itu ?
- Bagaiman kalau kita belajar cara mengontrol bayangan itu agar tidak muncul.
(menjelaskan terlebih dahulu cara mengontrolnya) dengan cara menghardik suara
tersebut, kedua dengan cara bercakap-cakap, ketiga melakukan kegiatan yang
sudah terjadwal dan ke empat minum obat secara teratur.
- Bagaimana kalau kita belajar satu dulu yaitu dengan menghardik.
Caranya :
dan apabila bapak melihat sesuatu seperti bayangan/ makhluk bapak tutup mata
dan katakan “pergi- pergi, saya tidak mau melihat, kamu tidak nyata kamu hanya
bayangan”! begitu diulang-ulang bayangan itu hilang.
Ayo..!! silahkan bapak coba. Iya..bagus itu bapak sudah bisa. Sebaiknya latihan
ini bapak lakukan secara rutin, sehingga jika sewaktu-waktu halusinasi itu
muncul bapak sudah terbiasa.
Jadi ada 4 cara untuk mengontrol halusinasi, yaitu dengan cara menghardik,
bercakap-cakap, melakukan aktivitas dan minum obat secara teratur. Hari ini
yang kita pelajari yaitu dengan cara menghardik.”
3. Fase Terminasi
- Evaluasi Subjekti
Bagaimana perasaan bapak , setelah bapak melakukan cara menghardik halusinasi
bapak tadi ? bapak merasa senang tidak dengan latihan tadi ?
- Evaluasi Objektif
Cobabapak ulangilagiapa yang sudahkitapelajarihariini? Iyabagus Pak”
- Rencana tindak lanjut
Kalau suara-suara atau bayangan itu muncul lagi, silahkan bapak coba cara tersebut!
bagaimana kalau kita buat jadwal latihannya ? nanti dilakukan ya pak.
- Kontrak yang akan datang
- Topik
Baiklah Pak, besok kita akan bertemu lagi untuk belajar dan melatih cara kedua
mengontrol halusinasi dengan becakap-cakap dengan orang lain.”
- Waktu
Kira-kira waktunya kapan ya ? Bagaiamana kalau besok jam 09.00 Wib, bisa ndk
bpk ?
- Tempat
- Tempat Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok dimana ya ? apa
masih di sini atau cari tempat yang lain
STRATEGI PELAKSANAAN II
STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA PASIEN DENGAN
HALUSINASI

Pertemuan : ke 2
Hari / Tanggal : Selasa, 11 Maret 2014
Waktu : 10.00 WIB

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Klien
DS : - Klien mengatakan masih melihat seorang perempuan seram berambut
panjang baju putih dan ingin menggigit kakinya.
DO :
- Klien tampak tenang
- Kontak mata kurang
- Klien tampak sering berbicara sendiri
2. Diagnosa
Gangguan persepsi sensori : Halusinasi penglihatan
3. Tujuan keperawatan
a. Klien mampu menyebutkan kegiatan yang sudah dilakukan
b. Klien mampu mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap dengan orang lain
4. Rencana Tindakan Keperawatan
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien pada SP 1
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap dengan
orang lain (kegiatan yang biasa dilakukan pasien)
c. Menganjurkan pasien memasukan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKAS.
1. Fase orientasi
 Evaluasi Validasi
Selamat pagi bapak/ masih ingat tidak sama saya ? Bagaimana perasaan bapak hari
ini ? Bagaimana tidurnya tadi malam ? ada keluhan tidak ? apakah bayangan itu
masih muncul pak ?
 Kontrak
Sesuaijanjikitakemarinsayaakanlatihcarakeduauntukmengontrolhalusinasidenganbe
rcakap-cakapdengan orang lain. Kita akan latihan selama 15 menit. Dimana kita
duduk ? diluar ? di kursi itu atau dimana?

2. Fase kerja
Cara kedua untuk mencegah/mengontrol halusinasi yang lain adalah bercakap-cakap
dengan orang lain .Jadi kalau bapak mulai melihat bayangan-bayangan langsung saja
cari teman untuk diajak ngobrol. Minta teman untuk mengobrol dengan bapak.
Contohnya begini...”Tolong, saya melihat bayangan-bayangan. Ayo ngobrol dengan
saya! Atau kalau ada orang dirumah misalnya teman bapak katakan : ayo ngobrol
dengan saya, karena saya sedang melihat bayangan-bayangan. Begitu..coba Pak
Syamsir lakukan seperti saya tadi lakukan. Ya..begitu ..Pak..bagus! Coba sekali lagi.
Bagus..! Nah laih terus ya pak!”.
Jadi cara kedua untuk mengontrol halusinasi adalah yaitu dengan bercakap-cakap
dengan orang lain ya pak.”

3. Fase Terminasi
 Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan bapak dengan setelah latihan ini ? apakah bapak merasa
senang dengan latihan bercakap-cakap ?
 Evaluasi Objektif
Dapatkah bapak mempragakan cara bercakap-cakap yang tadi kita lakukan ?
 Rencana tindak lanjut
Kalau bayangan itu muncul lagi, silahkan bapak coba cara tersebut! bagaimana
kalau kita masukkan ke jadwal harian bapak ? Nah nanti lakukan secara teratur
serta sewaktu-waktu bayangan itu muncul.
 Kontrak yang akan datang
Bagaimananantikitalatihan lagicara yang ketigayaitumelakukanaktivitasterjadwal
(kegiatan yang biasa dilakukan dirumah) ?”Kira-kira waktunya kapan ya ?
Bagaiamana kalau besok jam 09.00 Wib, mau ndak bapak ?
Tempanya Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok dimana ya ? apa
masih di sini atau cari tempat yang lain ?
STRATEGI PELAKSANAAN III
STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA PASIEN DENGAN
HALUSINASI

Pertemuan : ke 3
Hari / Tanggal : Rabu, 12 Maret 2014
Waktu : 10.00 WIB

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS : Klien mengatakan bayangan tersebut sudah mulai berkurang
DO :
- Klien tampak tenang
- Klien tampak kooperatif
- Raut muka klien tampak bergairah
2. Diagnosa
Gangguan persepsi sensori : Halusinasi penglihatan
3. Tujuan Khusus
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien pada SP 1 dan SP 2
b. Klien mampu mengontrol halusinasi dengan cara melakukan kegiatan
kegiatan klien secara terjadwal
c. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
4. Rencana Tindakan Keperawatan
a. Evaluasi jadwal kegiatan harian pasien
b. Latih pasien mengendalikan halusinasi dengan membaut kegiatan-kegiatan klien
secara terjadwal.
c. Anjurkan pasien memasukan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKASI
1. Fase orientasi
 Salam Teraupetik
Assalamualaikum, selamat pagi bapak ? masih ingat tidak dengan saya? Iya betul .
ingatan luar biasa. Sepertinya bapak udah mulai kelihatan ceria. bapak udah ngapain
aja pagi ini.?? Bagaimana kalau kita bincang-bincang lagi.
 Evaluasi Validasi
Bagaimana Pak Syamsirmasihingatapa yang kitapelajarikemarin? Apakah
bayangan-bayangannyamasihmuncul? Apakahsudahdicobacara yang telahkitalatih
kemarin? Berkurangkan bayangan-bayangannya. Bagus pak
 Kontrak
Sesuaijanjikitakemarinsayaakanlatihcara ketiga untukmengontrolhalusinasidengan
membuat jadwal kegiatan bapak setiap harinya. Kita akan membuat secara bersama-
sama selama 15 menit. Tempatnya di ruang makan. Bagaimana apa bapak sudah
siap? “
2. Fase Kerja
Cara ketiga untuk mengendalikan halusinasi adalah dengan melakukan kegiatan-
kegiatan seperti yang bapak lakukan di rumah misalnya membersihkan rumah,
membaca buku, olah raga, nonton TV dll. Baiklah sekarang mari kita buat jadwal
kegiatan harian dari pagi sesudah bangun tidur sampai malam hari sebelum tidur. Hal
ini tujuannya untuk meminimalkan bapak melihat bayangan-bayangan aneh itu lagi. (
buat jadwal kegiatan bersama klien/ yang di sepakati oleh klien ) Bagus, sekarang
bapak sudah memiliki jadwal kegiatan harian untuk hari ini , yang untuk besok dan
hari selanjutnya nanti kita buat bersama – sama lagi ya pak?
3. Fase Terminasi
- Evaluasi Subjekti
“Bagaimana perasaan bapak setelah kita buat jadwal kegitan bapak ini?”
- Evaluasi Objektif
Cobabapak ulangilagiapa yang sudahkitapelajarihariini? Iyabagus Pak”
- Rencana tindak lanjut
Kalau suara-suara atau bayangan itu muncul lagi, silahkan bapak coba cara tersebut!
bagaimana kalau kita buat jadwal latihannya ? nanti dilakukan ya pak.
- Kontrak yang akan datang
Besok kita akan bercakap-cakap tentang obat-obatan yang pak. Dengan minum obat
gunanya untuk mengatasi bayangan tanpa wujud yang biasa mengganggu bapak.
Tempat : Kita akan bercakap-cakap disini juga ya, setuju?
Waktu : 10 menit saja.
” Sekarang mas... mau kemana ? Bagaimana kalau mas ikut berkumpul
Dengn temam- temanya yang lain di taman, kan bisa ngobrol-ngobrl”
STRATEGI PELAKSANAAN IV
STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI PADA PASIEN DENGAN
HALUSINASI

Pertemuan : ke 4
Hari / Tanggal : Kamis, 13 Maret 2014
Waktu : 10.00 WIB

A. PROSES KEPERAWATAN
1. KondisiKlien
DS :
- Klienmengatakanmelihatsosokbayanganputihtinggi yang mengganggunya
- Klienmengatakanmelihatbayangansampai 2x sehari
DO :
- KlienTampakBingung Dan BerbicaraSendiri
- TatapanKlienCuriga
2. DiagnosaKeperawatan
GangguanPersepsiSensori: Halusinasipenglihatan
3. TujuanKhusus
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
b. Kliendapatmengontrolhalusinasi yang di alaminya dengan minum obat secara
teratur.
c. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
4. Rencana Tindakan Keperawatan
a. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien pada SP 1, SP2, & SP3
b. Melatih pasien mengendalikan halusinasi dengan minum obat secara teratur
c. Memberikanpendidikankesehatantentangpenggunnaanobatsecarateratur
d. Menganjurkan pasien memasukan dalam jadwal kegiatan harian

B. STRATEGI KOMUNIKASI
1. Fase Orientasi
 Salam Teraupetik
“ Assalamualaikum Pak Syamsir . Apakabarhariini? Bagaimana perasaannya pagi ini
pak? Udah sarapan tadi ?
 Evaluasi Validasi
Bagaimana Pak Syamsir masihingat apa yang kitapelajari kemarin? Apakah
bayangan-bayangannya masihmuncul? Apakah bapak sudah melakukan kegiatan-
kegiatan yang telah kita buat kemarin? Berkurangkan bayangan-
bayangannya. Bagus

 Kontrak
Pagi ini saya akan menjelaskan kepada bapak obat – obat yang bapak minum.
Bagaimana kalau kita sekarang berbincang – bincang di tempatini ,sekitar 10 menit
ya pak !
2. Fase Kerja
Dengan minum obat ini bapak akan mengantuk, lemas, ingin tidur terus tapi itu tidak
apa – apa.Bagaimana, apa bapak sudah jelas ?Obat ini harus tetap di minum terus,
mungkin berbulan atau bahkan bisa selamanya.
Tidak usah khawatir obat ini aman jika bapak minum sesuai yang di anjurkan..
Jangan berhenti minum obat walaupun bapak sudah merasa sehat. Kalau bapak
menghentikan obat tanpa sepengetahuan dokter atau perawat, gejala – gejala seperti
yang bapak alami seperti sekarang akan muncul lagi.
Bapak harus mengingat 5 hal saat minum obatyaitu :
1. Benar obat
2. Benar bahhwa obat ini untuk bapak
3. Benar cara meminumnya
4. Benar waktunya
5. Benar dosisnya.
3. Fase Terminasi
 Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan bapak setelah kita buat jadwal kegitan bapak ini?
 EvaluasiObjektif
Coba bapak sebutkkan jeni sobat yang bapak minum, coba sebutkan lima hal saat
minumobat
 Rencanatindaklanjut
Karena bapak sudah paham tentang obat yang di minum ,bapak dapat langsung
meminum obat
 Kontrak
Bapak kita ketemu lagi,kita akan membahas tentang masalah dengan keluarga
bapak.