Anda di halaman 1dari 2

Jawaban Kata Susah :

1. Pemeriksaan TSHs : Pemeriksaan TSHs adalah untuk mengukur kadar Thyroid


Stimulating Hormone (TSH) dalam darah dengan metode yang sensitive. TSHs berfungsi
untuk menstimulasi sekresi hormon tiroid yang sangat penting bagi tubuh sehingga
digunakan untuk menskrining kelainan tiroi, mediagnosis kondisi hipotiroidisme
(primer, sekunder dan tersier) dan hipertiroidisme.
2. FT4 : Pemeriksaan FT4 adalah untuk mengukur konsentrasi hormone FT4 yang
dikeluarkan berlebihan pada kondisi hypertiroid atau diproduksi kurang pada kondisi
hypothyroid. Pemeriksaan FT4 dalam mendiagnosa kondisi tyroid seseorang lebih baik
daripada T4 karena tidak dipengaruhi oleh perubahan thyroxine-binding proteins.
3. FT3 : Pemeriksaan FT3 adalah untuk membantu diagnosa T3 tirotoksis, hipertiroid
subklinik, sindrom eutiroid, dan gangguan fungsi tiroid lainnya

1. Mengapa pasien kedua tangan gemetar bila memegang sesuatu dan sering berdebar-debar?
A. Pasien mengalami keluhan tersebut dikarenakan denyut nadi pasien tinggi yang
menyebabkan jantung memompa dengan cepat darah ke seluruh tubuh. Akibat yang
dirasakan pasien jadi sering berdebar-debar.
B. Hal ini juga mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan metabolisme di dalam tubuh.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa metabolisme pada umumnya membutuhkan
oksigen. Sehingga jika metabolisme meningkat, maka asupan oksigen juga turut
meningkat.Untuk mengkompensasinya, maka jantung bekerja lebih ekstra dengan
memompa darah lebih cepat. Sehingga pasien mengalami keluhan berdebar-debar.
C. Tremor Menunjukan terjadi kesalahan pada bagian otak yang mengontrol otot. Tremor
menyebabkan gemetar pada tubuh, bagian yang paling sering terkena biasanya adalah
tangan. Hipoglikemia dan hipertiroiidisme adalah salah satu faktor yang menyebabkan
tremor. Tremor juga mengindikasikan bahwa pasukan glukosa/ oksigen/keduanya ke otak
mengalami masalah sehingga mengakibatkan kesalahan pada bagian otak yang
mengontrol otot
2. Mengapa penderita merasakan banyak banyak keringat dan sering merasakan tidak tahan
panas?
A. Berkeringat adalah mekanisme alami tubuh yang digunakan untuk mengatur suhu tubuh
saat bereaksi terhadap kondisi panas atau melakukan aktivitas fisik yang menguras
tenaga . Berkeringat juga digunakan untuk mengatur suhu tubuh akibat meningginya
proses metabolisme khususnya katabolisme dalam tubuh. Katabolisme pada umumnya
akan menghasilkan energi bisa berupa panas tubuh, jika proses katabolisme mengalami
kenaikan maka mengakibatkan suhu tubuh juga akan naik secara drastis. Tubuh
mengatasi kenaikan itu dengan cara berkeringat
3. Mengapa berat badan penderita turun padahal nafsu makan meningkat ?
A. Hal ini bisa terjadi karena tubuh terus menerus melakukan proses metabolisme khususnya
proses katabolisme, sehingga makanan yang terserap menjadi sedikit karena digunakan
sebagai bahan proses katabolisme. Karena kekurangan cadangan makanan tersebut, maka
tubuh meresponnya dengan meningkatnya nafsu makan.
4. Mengapa mata pasien menjadi melotot?
A. Gambaran mencolok pada penyakit Graves tetapi tidak dijumpai pada hipertiroidisme
jenis lain adalah elsoftalmos (mata menonjol). Terjadi pengendapan karbohidrat
kompleks penahan air di belakang mata, meskipun mengapa hal ini dapat terjadi masih
belum diketahui. Retensi cairan yang terjadi mendorong bola mata ke depan sehingga
menonjol dari tulang orbita. Boia mata dapat menonjol sedemikian jauh sehingga kelopak
tidak dapat menutup sempurna yang kemudialr dapat menyebabkan mata kering, teriritasi,
dan rentan mengalami ulkus kornea. Bahkan setelah kondisi hipertiroidnya diperbaiki,
gejala mata yang mengganggu ini dapat menetap.
5. Apa makna dari hasil pemeriksaan fisik yang didapat?
Denyut nadi 110 kali/menit menunjukan intensitas yang lebih tinggi dari kondisi normalnya.
Nilai normal dari denyut nadi adalah 60-100 kali/menit. Denyut nadi yang terlalu tinggi
menyebabkan terjadinya tremor pada jari tangan
6. Proses Autoimun ?
Salah satu faktor risiko penyebab timbulnya Graves’ Disease adalah HLA. Pada pasien
Graves’ Disease ditemukan adanya perbedaan urutan asam amino ke tujuh puluh empat
pada rantai HLA-DRb1. Pada pasien Graves’ Disease asam amino pada urutan ke tujuh puluh
empat adalah arginine, sedangkan umumnya pada orang normal, asam amino pada urutan
tersebut berupa glutamine. thyroid stimulating antibodies (TSAb) yang dapat berikatan dan
mengaktivasi reseptor TSH (TSHr). Aktivasi reseptor TSH oleh TSAb memicu perkembangan
dan peningkakan aktivitas sel-sel tiroid menyebabkan peningkatan kadar hormon tiroid
melebihi normal.