Anda di halaman 1dari 3

ANC

1. Anamnesis
 Menggali identitas pasien
Nama, usia, tgl lahir, pekerjaan, agama, alamat, identitas suami dan nomer hp
 Menanyakan keluhan utama dan RPS
Apakah pasien merasakan : mual, muntah, pendarahan, bengkak kaki, nyeri
epigastrium, nyeri punggung, keputihan, ada paparan radiasi pd kehamilan. Jika
IYA tanyakan : Onset, durasi, dan progresifitas.
 Riwayat Menstruasi
 Riwayat Pernikahan
 Riwayat Kehamilan Sekarang
 Riwayat Kontrasepsi
 Riwayat Persalinan : Usia kehamilan dan hari perkiraan lahir (+7-3+1)
 Riwayat Kehamilan Dahulu : multigravida tanyakan kapan, metode, indikasi,
riwayat usia gestasi, berat badan lahir, ada penyulit/ tdk, jenis kelamin anak
 Riwayat Penyakit Dahulu
 Riwayat Penyakit Keluarga : apakah ada riwayat hipertensi, DM, TBC, Asma dll
 Riwayat KB : jenis KB dan lama pemakaian
 Riwayat Imunisasi
 Kebiasaan dan Lingkugan : kebiasaan sehari” dan kebiasaan yg menganggu
2. Persiapan alat
- Rekam medis - Termometer - Lanek
- Timbangan - Stetoskop - Tensi meter
- Pengukur tinggi badan - Mid line
3. Cuci tangan WHI
4. Pemeriksaan Fisik Generalisata
(Akan dilakukan pemeriksaan fisik secara umum)
 KU dan kesadaran
 Antropometri
a. BB TB : sblm hamil, BB TB sesudah hamil (Ukur pke timbangan)
b. Tanda vital : TD, Nadi, Respi, Suhu
c. Wajah : Pucat, cloasma gravidarum, edema
d. Kepala : konjungtiva, skelar, bibir, gusi, gigi dan lidah
e. Leher : Kelenjar tiroid dan limfonoif
f. Dada : Aeroalar, puting dan bentuk
g. Abdomen : Bekas opreasi, striase, pendula
h. Genital : Edem, keputihan, pembesaran, varises
i. Anus : Hemoroid
j. Ekstremitas : Edem, simetrisasi, reflek
5. Pemeriksaan Obstetri
(Akan dilakukan pemeriksaan pada bagian perut)
a. Inspeksi Abdomen
Bentuk abdomen (membuncit/melintang/memanjang), kulit abdomen, luka
bekas operasi, striae gravidarum
b. Palpasi - Pemeriksaan Leopod
- Leopod 1, Kearah muka : bagian janin pd fundus uteri (kedua tangan di fundus)
Tentukan Tinggi Fundus Uteri (Ukur dngn meteran dr tepi sim pubis puncak
fundus uteri mlalui linea mediana)
Tinggi fundus uteri/ 3.5 cm = usia kehamilan (blm)
Bandingkan dngn HPMT dan perkembangan janin
HAFALKAN TINGGI TFU MENURUT MINGGU KEHAMILAN
- Leopod 2, Kearah muka : bagian janin di kanan dan kiri (kedia tangan disamping)
Punggung teraba papan mnghub kepala dan bokong, bagian kontralateral
teraba bagian janin yang kecil-kecil.
Setelah bertemu punggung dengarkan bunyi jantung janin dngn stetoskop
lanek / dopler
1. Lanek pada punggung janin
2. Pemeriksa hadap kaki ibu
3. Telinga di lanek
4. Tangan tdk boleh menyentuh lanek
5. Hitung bunyi jantung 5 detik 1,2,3 kali 4 (120-160 normal) (LAPORKAN)
- Leopod 3, Kearah muka : menentukan bagian janin yg terletak di segmen bawah
rahim.
Palpasi pd abdomen bagian bawah dengan satu tangan, kepala teraba bulat dan
keras, bokong teraba bagian bulat yg lunak
- Leopod 4, Kearah kaki : Bagian terendah janin sudah masuk PAP
Kedua tangan bertemu : belum masuk panggul
Kedua tangan tdk bertemu : sudah masuk PAP
6. Pemeriksaan Dalam dan Ginekologi
Tidak dilakukan
7. Px Laboratorium
- Biasa dilakukan : Px darah rutin (Hmt, Hb, Leukosit, Trombosit), Gol darah, Urin
rutin, HbsAg, HIV,GDS, Px Urin lengkap
- Tambahan : Rh, Rubela dan sifilis
8. Diagnosis
Menentukan status obstetri + usia kehamilan+ penyakit penyerta
G3P1A1 Ah1, UK 27minggu dengan anemia gravidarum
9. Tata Laksana
Sesuai dengan keluhan pasien
Hemafort (multivitamin mineral ) 1 dd tab 1 30 butir
10. Edukasi dan Konseling
- Jaga kebersihan tubuh dan pakaian, pakai yg longgar, bra yg bersih
- Koitus msh diperbolehkan namun tdk diperbolehkan bila ada riwayat abortus sblm
usia 16 minggu
- Diet dengan pengawasan berat badan, normal dengan kenaikan 6,5 -16 kg.
- Perawatan gigi
- Imunisasi
- Tidak merokok
- Tdak boleh terlalu banyak berkerja
11. Jika ada peradangan, pervagina, demam, penglihatan kabur, keluar cairan, prut
kencang maka harus segera ke rumah sakit/ dokter

Soal :
Seorang pasien P berusia 32 tahun G4P2 A1 umur kehamilan 26 minggu untuk
pemeriksaan rutin kehamilan.
1. Lakukan anamnesis
2. Px Fisik (Generalisata dan obsteteri) yg diperlukan utk pasien
3. Rencana penunjang sederhana yg diperlukan untuk pasien
4. Edukasi