Anda di halaman 1dari 3

SOAL 2 PENGENDALIAN HAYATI

(MARIA PRICILIA GITA P.P/B1A015068/KELAS B)

1. Sebutkan persyaratan musuh alami yang baik!


Jawaban : Persyaratan musuh alami yang baik yaitu :
a. Mempunyai kemampunan mencari yang tinggi.
b. Memiliki spesifitas inang.
c. Memiliki kecepatan berbiak yang tinggi.
d. Kemampuan untuk hidup di zona iklim yang luas.
e. Kemampuan untuk dapat diperbanyak secara artifisial.
f. Kemampuan untuk membedakan inang yang cocok.

2. Sebutkan keuntungan Pengendalian Hayati!


Jawaban : Keuntungan Pengendalian Hayati antara lain :
a. Bebas dari pengaruh samping yang merusak.
b. Deraajat spesifitas tinggi.
c. Biaya murah.
d. Memiliki sifat-sifat yang dapat memperbanyak diri.
e. Pengendalian dapat bersifat permanen.
f. Mudah untuk diterapkan.
g. Agen hayati mencari musuh.

3. Sebutkan kelemahan Pengendalian Hayati!


Jawaban : Kelemahan Pengendalian Hayati yaitu :
a. Kemampuan agen hayati dalam menekan populasi hama terbatas.
b. Pencarian agen hayati yang tepat cukup rumit.
c. Tidak semua agen hayati dapat dibiakkan di laboratorium.
d. Sukses hanya terbatas pada daerah-daerah dan jenis hama tertentu.
e. Memerlukan waktu yang lama.
f. Penerapan cara PH butuh tenaga yang terampil.

4. Mengapan Pengendalian Hayati berpotensial menyebabkan penyakit pada


organisme non-target?
Jawaban : Pengendalian Hayati berpotensial menyebabkan penyakit pada
organisme non-target karena introduksi musuh alami ke patogen yang akan
dibasmi kurang hati-hati, sehingga menyerang inang non-target.

5. Mengapa musuh alami dalam Pengendalian Hayati harus memiliki


kemampuan mencari yang tinggi?
Jawaban : Musuh alami dalam Pengendalian Hayati harus memiliki kemampuan
mencari yang tinggi karena dapat menekan populasi inang/mangsa pada
kepadatan inang /mangsa yang rendah.

6. Sebutkan kemampuan parasitoid dalam membedakan inang yang cocok!


Jawaban : Kemampuan parasitoid dalam membedakan inang yang cocok yaitu :
a. Kemampuan dalam membedakan inang yang sudah terparasit atau belum.
b. Kemampuan untuk mengetahui tingkat umur inang.
c. Kemampuan untuk mengetahui inang yang sehat dan tidak sehat.

7. Apa yang dimaksud dengan resurgensi?


Jawaban : Resurgensi adalah adalah peningkatan populasi serangga yang terjadi.
Setelah aplikasi insektisida, populasi serangga yang mula-mula rendah kemudian
meningkat lagi dengan cepat melebihi tingkat populasi sebelum aplikasi
insektisida. Penyebab utama terjadinya resurgensi adalah terbunuhnya musuh
alami serangga hama tersebut pada waktu aplikasi insektisida. Musuh alami
umumnya lebih rentan terhadap insektisida dibandingkan serangga hama. Apabila
populasi hama tersebut meningkat lagi pada generasi berikutnya atau datang dari
tempat lain maka tidak ada lagi musuh alaminya yang mengendalikan serangga
populasi serangga hama meningkat.

8. Mengapa Pengendalian Hayati dapat meningkatkan keaneragaman hayati?


Jawaban : Pengendalian Hayati dapat meningkatkan keaneragaman hayati
karena dengan dilakukannya Pengendalian Hayati dapat mengurangi aplikasi
penggunaan bahan kimia (pestisida dan herbisida) yang efeknya dapat membunuh
spesies tunggal dan spesies lainnya. Sehingga, adanya kontrol biologis ini dapat
meminimalisir terbunuhnya sasaran non-target, dengan begitu
keanekaragamannya pun dapat terjaga.
9. Sebutkan contoh predator dalam Pengendalian Hayati!
Jawaban : Contoh predator dalam Pengendalian Hayati yaitu :
a. Serangga (Neuroptera, Odonata, Dermaptera).
b. Arachnida (laba-laba dan tungau).
c. Burung (burung hantu).

10. Sebutkan contoh patogen dalam Pengendaluan Hayati!


Jawaban : Contoh patogen dalam Pengendaluan Hayati yaitu :
a. Bakteri (Bacilluas thuringiensis, B. israelensis).
b. Virus (NPV).
c. Jamur (Metarhizium sp.)