Anda di halaman 1dari 9

---------------------------------------------------------------------------------------------

TUGAS 1
1) Kenapa kita harus memahami studi kelayakan bisnis?
2) Uraikan langkah-langkah atau tahapan memilih suatu proyek bisnis
3) Lengkapi setiap tahapan tersebut dengan contoh kasus
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
JAWABAN
1) KENAPA KITA HARUS MEMAHAMI STUDI KELAYAKAN BISNIS
Pengaplikasian dari study kelayakan bisnis sangat penting untuk di jadikan landasan utama yang kuat untuk
menghindari dan mencegah adanya hal hal yang tidak di inginkan oleh pelaku bisnis di kemudian hari, yang
berkaitan dengan kerugian usaha.
Dengan menggunakan study kelayakan bisnis ini, maka kita akan mendapatkan deskripsi awal mengenai
layak atau tidak layaknnya bisnis. Sehingga dapat mendapatkan hasil keputusan mengenai lanjutkan atau
tidaknya bisnis yang anda jalankan.
Keuntungan (manfaat) yang akan diperoleh dari studi kelayakan bisnis dapat berupa manfaat ekonomi
(financial benefit) seperti pengusaha , serta manfaat sosial (social benefit) seperti pemerintah,lembaga
sosial lainya.

Berikut adalah faktor kenapa penting sekali menerapkan study kelayakan bisnis:
 Studi kelayakan bisnis akan memberikan arah yang sangat jelas dan fokus yang tajam terhadap
rencana investasi yang akan di lakukan.
 Studi kelayakan bisnis dapat memperkirakan menganai resiko awal yang mungkin saja terjadi.
 Studi kelayakan bisnis dapat di jadikan sebagai media informasi yang sangat akurat mengenai
kondisi yang kokret agar dapat mengambil sebuah keputusan yang nyata.
 Studi kelayakan bisnis paling penting sekali di gunakan untuk di jadikan sebagai bahan penarik
investor.

Berikut adalah manfaat studi kelayakan bagi piha-pihak yang berkepentingan :


1. Bagi investor (seseorang atau sebuah lembaga yang memiliki sejumlah dana dan menanamkan
dananya langsung dalam suatu proyek investasi dengan mendapatkan kompensasi berupa deviden)
manfaatnya adalah :
a) Meyakinkan dirinya sendiri bahwa keputusan investasi yang akan dilakukannya adalah
keputusan yang telah diperhitungkan dengan matang dan proyeknya akan menghasilkan
keuntungan.
---------------------------------------------------------------------------------------------

b) Menarik minat penanam modal lain terhadap proyek dan meyakinkan para calon penanam
modal tersebut bahwa proyek memiliki prospek keuntungan yang baik.
2. Bagi kreditur (pemberi pinjaman) bermanfaat bagi keputusan pemberian pinjaman berdasarkan
prospek proyek. Berkepentingan selama periode hutang belum lunas, lebih memperhatikan segi
keamanan dana yang dipinjamkan. Hal yang diperhatikan adalah aliran kas selama jangka waktu
pinjaman.
3. Bagi pemerintah, lebih berkepentingan dengan manfaat proyek bagi perekonomian nasional,
apakah proyek membantu menghemat devisa, menambah devisa atau memperluas kesempatan
kerja. Hal ini berhubungan pula dengan keputusan pemberian fasilitas-fasilitas kemudahan untuk
proyek (keringanan pajak, subsidi, jaminan dan insentif lainnya) yang mendukung proyek
pemerintah.
Penilaian proyek juga membantu pemerintah memutuskan pengalokasian devisa, yaitu akan
dialokasikan untuk mengimpor barang-barang modal, bahan penolong atau bahan baku. Alasan
lainnya adalah membantu pengambilan keputusan dalam menentukan pmeberian pinjaman oleh
pemerintah kepada proyek, ikut serta dalam joint ventura atau menanam dananya langsung sebagai
pemegang saham dalam suatu proyek pemerintah.

2) URAIAN LANGKAH-LANGKAH ATAU TAHAPAN MEMILIH SUATU PROYEK


BISNIS
A. Tahap Penyaringan Awal:
1. Menyeleksi ide atau gagasan. Ide produk yang tepat dapat menjai faktor yang paling
penting bagi keberhasilan sebuah proyek bisnis. Sebelum mempertimbangkan cara
mendapatkan ide/ gagasan proyek, kita harus terlebih dahulu meneliti beberapa
persyaratan yang dibutuhkan oleh suatu produk.
a) Usaha baru harus mempunyai pasar yang cukup sehat (ada permintaan yang
cukup baik dalam jangka panjang) agar dapat bertahan lama.
b) Mencari jenis produk yang diperlukan di pasar tersebut. Penelitian tentang jenis
produk yang diperlukan pasar dapat dilakukan dengan kriteria sebagai berikut:
 Produk untuk keperluan yang belum dipenuhi
 Produk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sudah ada produk dapat
bersaing dnegan produk yang sudah ada karena adanya beberapa
kelebihan.
---------------------------------------------------------------------------------------------

2. Usaha menumbuhkan gagasan


Gagasan/ ide usaha yang bagus merupakan kunci emas bagi keberhasilan usaha.
Seorang usahawan tidak hanya mencari terobosan teknologi yang mendasari proses
pembuatan produk tapi juga situasi yang tepat untuk melakukan investasi yang
memberikan keuntungan.
Karger dan Murdick meyarankan 2 pendekatan kunci, yaitu :
a) Mencari kebutuhan dan membuat produk untuk memuaskan kebutuhan
tersebut, atau
b) Mendapatkan ide produk dan kemudian menentukan kebutuhan.
3. Memilih gagasan yang berdasarkan pertimbangan berikut:
Diperlukan adanya penyaringan awal (preliminary screening) untuk menghilangkan
beberapa ide/ gagasan yang dinilai memiliki kemungkinan yang relatif kecil. Untuk
melaksanakan penyaringan awal tersebut dilakukan melalui 2 tahap :
a) Menyeleksi ide / gagasan atas dasar “terus” atau “tidak”
b) Dilanjutkan dengan memilih gagasan yang memberikan jawaban “tidak” atas
beberapa pertanyaan berikut :
 Terdapat pembatasan, monopoli, kelemahan-kelemahan yang
menghambat produksi.
 Mengenai pendanaan.
 Environment impact
 Kesesuaian dengan kebijakan nasional
 Monopoli industri
 Hambatan pemasaran
 Kesesuaian atau kecocokan dengan industri yang sudah ada atau rencana
industri.
B. Tahap Perbandingan Berbagai Ide Produk
Setelah menghilangkan ide usaha yang tidak lolos pada penyaringan awal, berikutnya
adalah memilih gagasan terbaik. Pendekatan yang dipergunakan untuk memilih gagasan
terbaik adalah dengan mempelajari faktor yang harus dipertimbangkan serta
membandingkannya dengan gagasan proyek lainnya.
---------------------------------------------------------------------------------------------

Mencermati kisah sukses dan gagal produk lain dengan berbagai faktor penyebab dan
pendukungnya. Hilton menyebutkan beberapa kasus yang menyebabkan kegagalan produk
mencapai tingkat penjualan yang menguntungkan yaitu sebagai berikut:
1. Kelemahan design dan pengembangan produk
2. Kegagalan untuk menganalisis pasar secara realistis dan estimasi demand
3. Usaha pemasaran dan distribusi minim
C. Mencermati Pasar Saat ini
1. Estimasi penjualan harus didasarkan semata-mata atas estimasi konsumen yang
potensial dan daya beli individu serta pola konsumsinya, beberapa hal yang
mempengaruhi penjualan:
a) Besar kecilnya pasar
b) Hubungan produk dengan kebutuhan
c) Hambatan dalam persaingan dan faktor dominan
d) Hubungan kualitas dan harga dalam kaitannya dengan produk pesaing
e) Persyaratan jasa
f) Tersedianya sistem pemasaran dan distribusi
g) Persyaratan usaha pemasaran
h) Kemungkinan ekspor
2. Pertumbuhan pasar potensial dilihat dari prospek pertumbuhan yang cepat dan ROI
yang tinggi. Beberapa indikator diantaranya:
a) Diperkirakan ada kenaikan atas konsumen potensial
b) Adanya kenaikan atas kebutuhan
c) Kenaikan penerimaan konsumen
d) Munculnya produk baru
e) Kecenderungan ekonomi: pola konsumen yang sehat
f) Kecenderungan sosial politik
g) Competitive advantage
3. Competitive cost. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penilaiannya:
a) Biaya bahan baku
b) Biaya tenaga kerja
c) Biaya distribusi
---------------------------------------------------------------------------------------------

d) Biaya pemasaran
e) Efisiensi proses produksi
f) Biaya asuransi, garansi
g) Paten dan lisensi.
4. Risiko yang rendah, proyeksi masa depan atas berbagai kemungkinan diantaranya :
a) Kestabilan pasar dan siklus ekonomi
b) Risiko teknologi
c) Kompetisi impor
d) Ukuran dan kemampuan pesaing
e) Quality dan reliability risk
f) Prediksi permintaan
g) Initial investment cost
h) Kemudahan mendapatkan input
i) Peraturan dan pengawasan
j) Persyaratan persediaan
k) Permintaan musiman
l) Exculsiveness of design
D. Studi Kelayakan Pendahuluan (Prefeasibility Study)
Studi kelayakan diperlukan untuk menunjukan secara lebih rinci dan mendalam tentang
hasil-hasil studi kelayakan pendahuluan. Studi kelayakan diperlukan untuk lebih
meyakinkan dan memperjelas lagi temuan-temuan dalam studi pendahuluan. Adapun
tujuan dilakukannya studi pendahuluan adalah sebagai berikut :
1. Menentukan apakah diperlukan SKP lebih mendalam lagi
2. Menentukan cara yang tepat dalam analisis pasar, teknis dan biaya investasi
3. Estimasi biaya untuk SKP yang lebih mendalam (detailed feasibility study)
Studi kelayakan pendahuluan pada umumnya meliputi beberapa bagian atau bahkan
keseluruhan elemen berikut ini :
1. Gambaran produk (produkct discription)
2. Gambaran pasar (market discription), berisi gambaran pasar yang ada, pasar
potensial, dan pesaing yang meliputi :
a) Tempat produksi
---------------------------------------------------------------------------------------------

b) Berapa perusahaan yang memproduksi sejenis


c) Produksi nasional, impor dan ekspor
d) Insentif dari pemerintah
e) Estimasi konsumsi
f) Struktur harga
g) Estimasi lifecycle product
3. Garis besar perbedaan teknologi: teknologi yang dipilih, faktor pemilihan lokasi,
seperti tenaga kerja, skill dan kuantitas. Kedekatan lokasi proyek antar pasar dan
bahan baku dan lainnya, bis dan fasilitas transportasi, jaringan KA, PLTA,
lingkungan dan lainnya
4. Faktor produksi utama : bahan baku, air, pembangkit tenaga.
5. Estimasi biaya, biaya operasi dan investasi
6. Estimasi keuntungan, estimasi keuntungan perusahaan sejenis dan proyek.
7. Data lain, local attitude toward industry, data pendidikan, rekreasi dan tersedianya
tempat.
Untuk membuat studi pendahuluan, pengumpulan data dapat ditempuh dengan cara :
1. Wawancara dengan tenaga pemasaran,
2. Wawancara dengan pejabat pemerintah,
3. Wawancara dengan produsen yang sudah ada
4. Penelitian kepustakaan (studi literatur)
5. Menghubungi asosiasi perniagaan dan perdagangan

3) LENGKAPI SETIAP TAHAPAN TERSEBUT DENGAN CONTOH KASUS


Contoh kasus seorang pengusaha muda memiliki beberapa ide usaha, yaitu
1) Mendirikan kafe yang khusus menjual menu rendah kalori
2) Mendirikan usaha jasa binatu
3) Mendirikan usaha penjualan aksesoris telepon genggam
4) Membuka usaha penyewaan komputer
5) Mendirikan peternakan ayam broiller
Dari kelima ide diatas diadakan analisa komparatif untuk membandingkan setiap ide dengan
memperhatikan aspek sebagai berikut :
---------------------------------------------------------------------------------------------

1) Kondisi pasar saat ini


2) Prospek pertumbuhan pasar
3) Biaya usaha
4) Resiko kegagalan usaha
---------------------------------------------------------------------------------------------

ANALISIS KOMPARATIF IDE USAHA


Ide Usaha
No Aspek
Kafe Binatu Aksesoris Penyewaan Peternakan
A. Kondisi Pasar Saat ini
1 Besar pasar 7 7 3 8 7
2 Kaitan dengan kebutuhan 5 8 2 6 8
3 Tingkat persaingan 8 4 6 4 5
4 Hubungan kualitas dan harga 6 3 8 4 4
5 Kebutuhan jasa pendukung 7 5 6 8 2
Total 33 27 25 30 26
B. Prospek Pertumbuhan Pasar
1 Peningkatan konsumen potensial 8 8 7 8 8
2 Peningkatan kebutuhan 8 8 8 8 8
3 Trend ekonomi 6 4 8 6 5
4 Keunggulan bersaing 6 6 6 6 6
5 Peningkatan penerimaan konsumen 5 8 6 8 7
Total 33 34 35 36 34
C. Biaya Usaha
1 Biaya bahan baku 8 5 8 8 5
2 Biaya tenaga kerja 6 7 3 3 8
3 Biaya penjualan 8 8 4 4 8
4 Biaya layanan konsumen 4 4 4 4 4
5 Efisiensi proses produksi 3 3 7 3 4
Total 29 27 26 22 29
D. Resiko Kegagalan Usaha
1 Resiko teknologi 6 6 4 6 6
2 Stabilitas pasar 7 5 4 4 7
3 Persaingan dari barang impor 4 6 3 4 8
4 Pengadaan masukan 4 7 8 8 4
5 Kontrol pemerintah 8 8 7 3 8
Total 29 32 26 25 33
GRAND TOTAL 124 120 112 113 122
---------------------------------------------------------------------------------------------

Dari analisis diatas, diperoleh urutan peringkat dari setiap ide usaha, yaitu
1. Mendirikan kafe dengan menu rendah lemak
2. Mendirikan usaha peternakan ayam broiller
3. Mendirikan usaha jasa binatu
4. Membuka usaha penyewaan komputer
5. Mendirikan usaha aksesoris
Setelah dilakukan penyaringan diatas, tahapan selanjutnya adalah studi kelayakan pendahuluan
untuk lebih meyankinkan investor (jika ada) melalui pengumpulan data dengan cara :
1. Wawancara dengan tenaga pemasaran,
2. Wawancara dengan pejabat pemerintah,
3. Wawancara dengan produsen yang sudah ada
4. Penelitian kepustakaan (studi literatur)
5. Menghubungi asosiasi perniagaan dan perdagangan

------- o0o -------