Anda di halaman 1dari 4

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Dengan diadakan KKN sebagai program intrakulikuler ini dapat memberikan
penyempurnaan dalam sistem pendidikan baik yang berhubungan dengan
institusi yang bersangkutan maupun masyarakat yang terlibat langsung dalam
proses Kuliah Kerja Nyata (KKN). Secara umum kesimpulan akhir dari
kegiatan yang telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Alas tanggal 12
Januari 2018 sampai dengan 25 Januari 2018 adalah :
1. Penyerahan Mahasiswa KKN diadakan pada hari Jum’at tanggal 12
Januari 2018 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.
Pembukaan diawali dengan penyambutan oleh Pudir I Poltekkes Mataram
dan selanjutnya sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Sumbawa serta penyerahan mahasiswa KKN ke Kepala Puskesmas atau
yang mewakili. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyebar
dan menyerahkan mahasiswa ke masing-masing Kepala Puskesmas atau
yang mewakili dan menyerahkan mahasiswa sebagai tanggung jawab
Puskesmas. Mahasiswa KKN ke XI Poltekkes Mataram disebar di 20
Puskesmas sewilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan Dinas
Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Jumlah mahasiswa yang disebar di
20 Puskesmas adalah sebanyak 330 orang yang terdiri dari D III
Keperawatan Mataram, D III Keperawatan Bima, D III Kebidanan, D III
Analis Kesehatan dan D III Gizi. Adapun yang diundang dalam acara
penyerahan mahasiswa KKN adalah 16 Kepala Puskesmas sewilayah
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan hanya beberapa Kepala
Puskesmas yang hadir.

27
2. Melakukan senam lansia,penyuluhan tentang hipertensi, melakukan
konseling diit hipertensi dan rematik pada lansia di wilayah kerja
Puskesmas Alas dengan target 20 orang dan yang menghadiri penyuluhan
dan senam sebanyak 23 orang dan didapatkan sebagian dari peserta yang
datang mengetahui pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari
penyakit hipertensi dan rematik dan dari keseluruhan kegiatan tidak
didapatkan hambatan.
3. Dilakukan penyuluhan tentang PHBS dan pentingnya sarapan pagi di
SDN 10 Alas dan PAUD/TK pertiwi Alas dengan target 80 orang dan
yang menghadiri penyuluhan di SD sebanyak 23 orang sedangkan di
PAUD/TK Pertiwi sebanyak 51 orang didapatkan peserta yang datang
mengetahui pentingnya cuci tangan dan pentingnya sarapan pagi,
mempraktekkan cara mencuci tangan dan dari keseluruhan kegiatan tidak
didapatkan hambatan.
4. Melakukan pendataan (home visit) sekaligus penyuluhan pada kejadian
TB, malaria, diare, ISPA, penyuluhan ASI Eksklusif, melaksanakan KIE
tentang kehamilan, pemeriksaan pada ibu post partum, dan melaksanakan
senam nifas di desa Pulau Bungin dan didapatkan sebagian dari penduduk
memiliki riwayat penyakit malaria dan juga mengalami penyakit TB,
diare, ISPA dan dari keseluruhan kegiatan tidak didapatkan hambatan.
5. Dilakukan pemeriksaan lansia di posyandu desa Luar wilayah kerja
Puskesmas Alas dengan target 30 lansia dan yang menghadiri
pemeriksaan lansia sebanyak 43 orang dan sebagian besar dari
pemeriksaan lansia tersebut mengalami tekanan darah tinggi dan rematik.
Dan dari keseluruhan kegiatan tidak ada hambatan.
6. Dilakukan pemeriksaan tekanan darah, GDS, dan asam urat di wilayah
Puskesmas Alas dengan target 30 orang dan dalam pelaksanaan kegiatan
ini yang menghadiri sebanyak 33 orang, sebagian besar dari peserta yang

28
hadir mengetahui berapa tekanan darah ,gula darah, dan kadar asam urat
yang ada pada dalam darah dan cara mengontrol dan menurunkan tekanan
darah, gula darah dan kadar asam urat dengan pola hidup sehat. Kegiatan
ini tidak ada hambatan.
7. Dilakukan kegiatan senam ibu hamil dan senam nifas di Posyandu dusun
kerato dengan kehadiran ibu hamil sebanyak 2 orang dan ibu nifas
sebanyak 3 orang. Kegiatan berjalan dengan lancar.
8. Melakukan konseling gizi, penyegaran kader, mengevaluasi kegiatan
posyandu, dan menangani kasus gizi kurang,gizi buruk, kurus, sangat
kurus di Posyandu dusun penua dan dari keseluruhan kegiatan berjalan
lancar.
9. Dilakukan pemeriksaan DDST dan KPSP di Posyandu dengan jumlah
balita yang mendapat pemeriksaan DDST dan KPSP sebanyak 12 orang,
dengan tahap semua balita sesuai dengan tahap perkembangan. Dan dari
keseluruhan kegiatan berjalan lancar.
10. Dilakukan penyuluhan kespro , anemia dan bahaya narkoba di SMAN 1
ALAS dengan jumlah peserta yang hadir adalah 69 orang. Sebagian besar
siswa-siswi mengerti dan paham tentang kespro dan bahaya narkoba. Dari
keseluruhan kegiatan yang dilaksanakan tidak ada hambatan.
11. Dilakukan kegiatan program unggulan di desa karang tangian, yaitu
penyuluhan tentang stunting, pemeriksaan HB, imunisasi, serta
demonstrasi Tekhnologi Tepat Guna (puding jagung dan pembuatan
larvasida menggunakan ekstrak daun pepaya) dengan target 30 orang dan
dalam pelaksaan kegiatan yang hadir sebanyak 40 orang. Pemeriksaan HB
sebanyak 6 orang dan semua ibu hamil memiliki HB rendah. Pemeriksaan
ANC tidak terdapat masalah pada ibu hamil. Dan setelah demonstrasi
TTG peserta sebagian besar mengerti dan memahami.
B. Saran

29
1. Untuk Institusi Pendidikan
Untuk KKN selanjutnya disarankan agar kegiatan KKN lebih
mendapatkan arahan yang jelas sehingga tidak ada keraguan dalam
penyusunan rencana kegiatan juga dalam pemberian informasi mengenai
penyusunan laporan kegiatan besar tidak dilakukan secara mendadak
sehingga peserta KKN dapat memaksimalkan hasil kerja.
2. Untuk Masyarakat
a. Disarankan kepada masyarakat seluruh desa di Kecamatan Alas untuk
lebih sadar lagi akan pentingnya kesehatan untuk meningkatkan taraf
kesehatan dan menjaga pola hidup dan kebersihan diri untuk
mencegah terjadinya penyakit yang bisa ditimbulkan.
b. Kepada khususnya lansia yang ada di seluruh desa di wilayah
Kecamatan Alas disarankan untuk rajin memeriksakan kesehatannya
baik ke Posyandu maupun ke Puskesmas agar keluhan-keluhan
kesehatan yang dialami dapat dideteksi secara dini dan mendapatkan
penanganan yang cepat dan tepat. Serta untuk lansia yang memiliki
hipertensi dan mengalami penyakit rematik diharapkan untuk
memeriksakan lebih lanjut ke puskesmas secara rutin setiap sebulan
sekali.
3. Untuk Mahasiswa
Kepada peserta KKN diharapkan dapat memotivasi dan mendorong
masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatan kesehatan yang ada
sehingga masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat dapat dikurangi.

30