Anda di halaman 1dari 5

Sidang 1 Part 1

( Pembacaan Dakwaan dan Penyerahan Surat Kuasa)

Protokol : Mohon Perhatian,


Pada hari ini Kamis, 20 April 2017, Sidang Perkara Pidana dengan
No.Reg.Perkara: 151/Pid.B/2016/PN.Smg. Akan segera dimulai.
Hadirin dimohon berdiri ! Majelis Hakim, memasuki ruang sidang.

(Majelis Hakim memasuki ruang sidang dan duduk dikursi hakim)

Protokol : “Hadirin disilahkan duduk kembali!”


Hakim Ketua : Memeriksa Kelangkapan Sidang

Setelah memeriksa kelengkapan ruang sidang, sesuai Pasal 230 ayat


(3) KUHAP Majelis Hakim menyatakan ruang sidang lengkap dan
sah untuk dilaksanakannya persidangan. Sebelumnya, Majelis Hakim
dihadirkan berdasarkan dua surat penetapan, Penetapan pertama dari
ketua Pengadilan Negeri Jember yang menunjuk kami Hakim Majelis,
yang menetapkan : Saya MUHAMMAD NUR NAFIBAR, S.H.,
M.H. sebagai Hakim Ketua, KEVIN ALI RAKHMADI, S.H., M.H.
ROFIQUR RACHMAN, S.H, M.H. yang masing-masing sebagai
hakim anggota. Penetapan yang kedua yaitu penetapan dari Majelis
Hakim yang menetapkan hari sidang pertama yang jatuh pada hari ini,
Kamis 20 April 2017.

Hakim Anggota 1 siap ? Hakim Anggota 2 siap ? Penuntut umum


siap? Penasehat hukum siap?

Sebelumnya, majelis hakim mengingatkan kepada para pengunjung


sidang agar tetap tenang dan tidak mengganggu jalannya persidangan,
serta mematuhi tata tertib yang ada. Serta menurut ketentuan Pasal
153 ayat (5) KUHAP bagi para pengunjung sidang yang belum
berusia 17 tahun tidak diperkenankan memasuki ruang sidang.

1 dari 5 halaman
Hakim Ketua : Baik, pada hari ini, Kamis, 20 April 2017 , sidang perkara pidana
dengan nomor register perkara No.Reg.Perkara:
151/Pid.B/2016/PN.Smg dengan terdakwa AHMAD DIO
PERMANA alias AHMAD JUNAIDI alias DIO dan terdakwa IRA
KUSUMA alias NIA KUSUMA alias IRA dinyatakan dibuka dan
terbuka untuk umum.
(Hakim Ketua mengetuk palu sebanyak 3X).

Hakim Ketua : Kepada Penuntut Umum, apakah terdakwa hadir dan siap dihadirkan ke
ruang sidang ?

Penuntut Umum : Hadir dan siap dihadirkan Yang Mulia.

Hakim Ketua : Apakah terdakwa ditahan?

Penuntut Umum : Iya Yang Mulia

Hakim Ketua : Baik, berdasarkan pasal 154 ayat (1) KUHAP, hadirkan terdakwa ke
ruang sidang dalam keadaan bebas

Penuntut Umum : Baik Yang Mulia. Petugas, hadirkan terdakwa ke ruang sidang !

(Petugas membawa terdakwa memasuki ruang sidang)

Hakim Ketua : Baik, Kepada terdakwa, apakah saudara dalam keadaan sehat?
(menunjuk terdakwa 1)

Terdakwa 1 : Sehat Yang Mulia

Hakim Ketua : Terdakwa sehat? (menunjuk terdakwa 2)

Terdakwa 2 : Sehat Yang Mulia

Hakim Ketua : Saudara mengerti dan dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan
benar?

Terdakwa 1 dan 2 : Dapat Yang Mulia

Hakim Ketua : Baik, berdasarkan pasal 155 KUHAP saya akan memeriksa identitas
saudara. Dimulai dari saudara (menunjuk terdakwa 1)

Hakim Ketua : Nama?

2 dari 5 halaman
Terdakwa 1 : AHMAD DIO PERMANA
Hakim Ketua : Tempat dan Tanggal Lahir ?
Terdakwa 1 : Semarang, 14 Februari 1971
Hakim Ketua : Jenis Kelamin?
Terdakwa1 : Laki-laki
Hakim Ketua : Kebangsaan ?
Terdakwa 1 : Indonesia
Hakim Ketua : Tempat tinggal saudara ?
Terdakwa 1 : Jalan Basuki Rahmat No. 223 , Kota Semarang
Hakim Ketua : Agama?
Terdakwa : Islam
Hakim Ketua : Pekerjaan ?
Terdakwa 1 : Wiraswasta
Hakim Ketua : Pendidikan saudara ?
Terdakwa 1 : SLTA
Hakim Ketua : Apakah saudara siap mengikuti persidangan ?
Terdakwa 1 : Siap Yang Mulia
Hakim Ketua : Selanjutnya saudara. (menunjuk terdakwa 2)
Hakim Ketua : Nama?
Terdakwa : IRA KUSUMA
Hakim Ketua : Tempat dan Tanggal Lahir ?
Terdakwa : Wonogiri, 18 Januari 1987
Hakim Ketua : Jenis Kelamin?
Terdakwa : Perempuan
Hakim Ketua : Kebangsaan ?
Terdakwa : Indonesia
Hakim Ketua : Tempat tinggal saudara ?
Terdakwa : Jalan Soekarno Hatta Nomor 45, Kota Semarang
Hakim Ketua : Agama?
Terdakwa : Islam

3 dari 5 halaman
Hakim Ketua : Pekerjaan ?
Terdakwa : Wiraswata
Hakim Ketua : Pendidikan saudara ?
Terdakwa : SLTA
Hakim Ketua : Apakah saudara siap mengikuti persidangan ?
Terdakwa : Siap Yang Mulia
Hakim Ketua : Baik saudara terdakwa sebelumnya majelis ingatkan kepada saudara
untuk memperhatikan jalannya persidangan dan apabila saudara tidak
mengerti tentang jalannya persidangan saudara dapat berkonsultasi
dengan kuasa hukum saudara . Saudara mengerti?

Terdakwa 1 dan 2 : Mengerti Yang Mulia

Hakim Ketua : Kepada saudara terdakwa, karena penuntut umum akan mendakwa
saudara dengan tindak pidana yang ancamannya lebih dari 5 tahun,
maka berdasarkan pasal 56 ayat 1 KUHAP saudara wajib didampingi
oleh Penasehat Hukum Apakah saudara didampingi oleh penasehat
hukum ?

Terdakwa 1 dan 2 : Iya Yang Mulia, kami di dampingi oleh Penasehat Hukum kami.
Hakim : Apakah benar saudara Penasehat Hukum terdakwa?
PH : Benar yang Mulia.
Hakim : Baik, silahkan saudara maju ke depan untuk menunjukkan Nomor
Induk Advokat dan Surat Kuasa saudara.
PH : Baik yang Mulia.
Hakim : Kepada terdakwa, dan Penuntut Umum harap maju kedepan untuk
mengecek berkas Penasehat Hukum.
PU+Terdakwa : (maju ke meja Majelis Hakim)
Hakim Ketua : Baik, agenda persidangan kita pada hari ini adalah pembacaan
Dakwaan dari penuntut umum. baik kepada saudara penuntut umum
apakah saudara sudah siap dengan dakwaan saudara?

Penuntut Umum : Iya, kami sudah siap dengan Dakwaan kami, Yang Mulia.

4 dari 5 halaman
Hakim Ketua : Baik, kepada saudara terdakwa dan Penasehat Hukum silahkan
saudara simak dan cermati dengan baik Dakwaan yang akan dibacakan
oleh Penuntut Umum, apakah saudara mengerti ?

PH + Terdakwa : Kami mengerti.Majelis Hakim.

Hakim Ketua : Baiklah silakan dibacakan dakwaan saudara.


PU : (membacakan Dakwaannya sambil berdiri)
Hakim Ketua : Baik saudara terdakwa, Apakah saudara terdakwa mengerti dengan
Dakwaan yang telah dibacakan oleh penuntut umum?
Terdakwa 1 dan 2 : Mengerti Yang Mulia
Hakim Ketua : Apakah saudara akan mengajukan Eksepsi atau nota keberatan
terhadap Dakwaan penuntut umum?
Terdakwa 1 dan 2 : Untuk eksepsi atau nota keberatan, kami serahkan sepenuhnya
kepada Penasehat Hukum kami Yang Mulia.
Hakim Ketua : Baik,kepada saudara Penasehat hukum Apakah saudara Kuasa Hukum
terdakwa akan menanggapi dakwaan penuntut umum ?
PH : Iya, Majelis Hakim. Kami akan menanggapi dakwaan penuntut
umum dengan eksepsi atau pembelaan kami, Yang Mulia.
Hakim Ketua : Baik, apakah saudara Kuasa hukum sudah siap dengan eksepsi
saudara ?
PH : Kami, belum siap, majelis hakim
Hakim Ketua : Baik, berapa lama waktu yang saudara butuhkan untuk membuat
eksepsi atau pembelaan saudara ?
PH : Kami memerlukan waktu 7 hari majelis hakim.
Hakim Ketua : Baik, kepada saudara penuntut umum, apakah saudara setuju dengan
waktu 7 hari yang diperlukan oleh saudara Penasehat hukum untuk
membuat Eksepsi atau pembelaanya ?
PU : Kami, setuju majelis hakim.
Hakim Ketua : Baik, karena Penasehat Hukum terdakwa belum siap dengan
Eksepsinya maka sidang akan di tunda 7 hari kedepan, dan akan
dilanjutkan kembali pada hari Kamis, 27 April 2017 pada pukul 09.00
WIB dengan agenda pembacaan eksepsi dari Penasehat Hukum
terdakwa. Dengan demikian sidang dinyatakan ditutup.
( Ketuk Palu 3 X ).

5 dari 5 halaman