Anda di halaman 1dari 6

Genesa Pegunungan Ural :

Pegunungan Ural, sering disebut dengan Ural atau Pegunungan


Riphean Pegunungan Ural, sering disebut dengan Ural atau Pegunungan Riphean dalam
bahasa Greco-Roman, adalah barisan rantai pegunungan yang menjalar ke bagian utara
dan selatan melewati bagian barat Rusia.

Pegunungan Ural adalah salah satu dari barisan pegunungan yang paling tua dan
masih bertahan. Mereka terbentuk di akhir dari periode Carboniferous, ketika sebuah
benua yang terdiri atas Siberia bertabrakan dengan benua super yang memiliki tanah
terbesar saat itu: kombinasi dari Laurasia (Eropa dan Amerika Utara) dan Gondwana.
Eropa dan Siberia tetap berada menempel bersama semenjak itu.

Yekaterinburg secara tidak langsung adalah ibukota dari pegunungan Ural (diakui
sendiri), dan sekalipun Ural adalah nama geografis, ia bukanlah nama administratifnya.

Pegunungan ural memanjang sepanjang 2500 km dari Kazakh sampai pada batas
utara Kazakhstan di pesisir samudera Artik. Pulau Novaya Zemlya membentuk
sambungan baru dari rantai pegunungan tersebut. Secara geografis, barisan ini
menandai batas utara antara Asia dan Eropa di benua Eurasia. Pegunungan Ural
memiliki puncak tertinggi Gunung Narodnaya (Poznurr, 1895 m).

Erosi telah menunjukkan banyaknya kekayaan barang tambang dan mineral di


pegunungan itu, termasuk batu mulia seperti topaz dan beryl. Pegunungan Ural memiliki
banyak kandungan emas dan platinum.

Hutan Komi yang belum tersentuh berada di bagian utara pegunungan tersebut
dan merupakan bagian dari World Heritage Site atau Warisan Dunia.
Mengapa Harus Berarah Utara – Selatan dan kaitannya dengan tektonisme benua Eropa &
Asia :

1. Fase awal Devon :

Ural

Pada fase Devon daratan yang akan menjadi Pegununga Ural masih berupa microplate.

2. Fase Awal Karbon :

Pada Fase Awal Karbon microplate dari Pegunungan Ural mulai bertubrukan akibat adanya
dorongan dari zona subduksi dari lempeng PaleoTethysOcean.
3. Fase Akhir Karbon :

Pada Fase Akhir Karbon dorongan dari lempeng PaleoTethysOcean semakin kuat
menyebabkan pegunungan Ural di Fase mulai mendekat ke arah Timur Laut, semakin dekat
dengan benua Kazakhastan yang terdorong oleh lempeng Panthalassic Ocean.

4. Fase Awal Trias :

Pada fase ini dorongan dari zona subduksi Panthalassic Ocean dan Tethys semakin kuat
sehingga membentuk benua besar yang disebut Pangea, ini pun berdampak terhadap kedudukan
dari Pegunungan Ural yang semakin terdorong kea rah Utara dari bumi dan dihimpit oleh dua
benua yang terdiri dari benua Eropa & Siberia.
5. Fase Akhir Kapur :

MOR

Pada Fase Akhir Kapur ini mulai muncul zona pemekaran dari lempeng baru yaitu Atlantic
hal ini yang menyebabkan mengganggu kedudukan dari benua Pangea yang akhirnya bergerak
saling menjauh, dorongan dari lempeng Pacific mulai berdampak dari Benua Eurasia & Indochina
ditunjang pula dorongan dari lempeng Tethys Ocean semakin kuat sehingga merubah kedudukan
dari pegunungan Ural menjadi berarah Barat Laut – Tenggara.

6. Fase Eosen :

Pada Fase ini bumi kita semakin mendekati bentuk permukaan pada masa sekarang, namun
Benua Amerika Selatan dan Afrika semakin menjauh akibat pemekaran dari lempeng samudera
Atlantic, dan dorongan dari lempeng Samudera India-Australia yang sangat cepat sehingga
mendorong benua India menjadi bergerak cepat ke atas menuju Utara sangat mempengaruhi
kedudukan Eurasia menjadi semakin membentuk benua Asia masa sekarang.

7. Fase Pertengahan Miosen :

Pada Fase ini Nampak keadaan benua India semakin bahkan sudah menyatu dengan benua
Asia dengan Tibetan Plateu yang membentuk pegunungan Himalaya, dorongan dari lempeng
Samudera Atlantic menyebabkan lempeng Benua Eropa terdorong kuat dan menyebabkan
kedudukan dari Pegunungan Ural berarah Utara – Selatan, dorongan dari lempeng India-
Australia sangat mempengaruhi keadaan lempeng Eurasia.
Daftar Pustaka

- http://dhananxblogs.blogspot.co.id/2010/06/
- http://pegunungan-ural.stt-mandala.web.id/id1/2523-2408/Pegunungan-
Ural_25015_pegunungan-ural-stt-mandala.html
- http://www.teh.web.id/id3/1900-1797/Pegunungan-Ural_25015_teh.html