Anda di halaman 1dari 2

FUNGSI MEMBRAN SEL

1. Memperkokoh Sel
Membran sel memiliki fungsi sebagai penahan sitoskeleton. Fungsi tersebut
membuat sel mempunyai bentuk tertentu sehingga dapat membantu sel untuk bergabung
dengan sel-sel lainnya dalam membentuk jaringan. Fungsi membrane sel dalam
memperkokoh sel sangat vital bagi tersusunnya jaringan yang kemudian bersatu menjadi
organ dan sistem organ. Jadi itu bisa melindungi komponen-komponen yang ada di
dalamnya, seperti sitoplasma, nucleus dsb.
2. Sebagai Selektif Permeabel
Suatu struktur membran sel dan sifat, seperti memiliki daerah luar hidrofilik dan
daerah bagian hidrofobik, mencegah banyak zat memasuki atau meninggalkan sel. Ini
bagus karena itu berarti bahwa bahan-bahan yang tidak diinginkan tidak sengaja masuk
ke dalam sel. Namun, banyak bahan, seperti glukosa nutrisi, perlu untuk menyeberangi
membran sel. Selain itu, zat-zat limbah harus keluar dari sel. Jika mereka tidak, limbah
akan menumpuk dan menjadi racun bagi sel.
Membran sel mampu mengatur apa yang masuk dan apa yang keluar dari sel. Ini
disebut permeabilitas selektif. Hanya molekul yang sangat kecil, seperti air, oksigen atau
karbon dioksida, dapat dengan mudah melewati lipid bilayer dari membran sel. Setiap zat
lain yang harus melintasi membran sel harus melewati protein transport. Protein ini
sangat spesifik tentang apa yang mereka transportasikan. Misalnya, membran sel Anda
memiliki transporter yang hanya akan memungkinkan pergerakan molekul glukosa. Ada
yang lain dengan struktur yang berbeda yang hanya mengangkut sodium.
3. Sebagai reseptor dari rangsangan luar
Membran sel memiliki peran penting sebagai media komunikasi sel dengan
lingkungannya. Melalui mekanisme ini, fungsi inti sel dan organel sel yang terdapat
dalam sitoplasma dapat menyesuaikan lingkungan luar sel sehingga mampu bertahan
hidup.
4. Sebagai transportasi sel
Fungsi lain dari membran sel adalah dalam transportasi molekul keluar dan masuk
sel. Fungsi membran sel ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sel dan
membuang sampah-sampah sisa proses metabolisme. Transpor molekul di membran sel
bisa terjadi secara aktif maupun pasif, berbagai molekul dapat masuk dan keluar sel
dengan cara sebagai berikut.
O2 dan CO2 dapat melewati membran dengan mudah secara difusi pasif. Hal ini
terjadi karena molekul tersebut kecil dan cenderung tidak bermuatan sehingga tidak
terpengaruh oleh sifat polar (kepala) dan nonpolar (ekor) dari fosfolipid. Air dapat masuk
dan keluar sel secara osmosis, air akan berosmosis dari larutan dengan konsentrasi zat
terlarut rendah (Banyak mengandung air) menuju larutan dnegan konsentrasi zat terlarut
tinggi (mengandung sedikit air).

SIFAT MEMBRAN SEL


1. Impermiabel
Suatu keadaan dimana semua zat yang ada di luar sel tidak dapat masuk ke dalam
sel karena adanya mekanisme penolakan yang dilakukan oleh sel. Maksudnya itu karena
zat tersebut itu masih berupa makromolekul atau molekul yang besar seperti pada zat-zat
gula (pati,polisakarida).

2. Semi permiabel
Suatu keadaan dimana hanya zat-zat tertentu yang hanya dibutuhkan oleh sel saja
yang dapat masuk, sedangkan zat lainnya tidak dapat masuk. Jadi maksutnya ini tuh
zatnya yang bisa masuk itu merupakan zat yang dibutuhkan oleh sel tersebut. Misalnya
air, glukosa, asam amino, gliserol dan zat yang lainnya.

3. Permiabel
Suatu keadaan dimana segala macam zat yang ada di luar sel dapat masuk ke
dalam sel. Keadaan ini biasa ditemui pada sel-sel yang membrannya sudah rusak
sehingga sel tidak dapat bertahan hidup.