Anda di halaman 1dari 6

Laporan Pratikum

Pembuatan Minyak Kelapa

D
I
S
U
S
U
N
Oleh:
1. Claurita Margaretha
2. Kelvin Serasi
3. Kokoh Zahnari
4. Sumire Shiny Dartok
5. Veronica Yap

SMA SANTO TARCISIUS


T.P. 2018/2019
Kelapa
Kelapa adalah buah yang mudah sekali kita temukan Negara kita tercinta
yaitu Indonesia. selain bisa di manfaatkan airnya, dan mempunyai rasa air
yang segar dan menjadi terkenal untuk pelepas dahaga. Daging kelapa
juga bisa dimanfaatkan menjadi minyak.

Cara membuat minyak kelapa sudah dikenal sejak zaman dahulu dengan
cara yang sederhana. Minyak kelapa memang dari dulu juga sudah di
pakai oleh nenek moyang kita, tak hanya di gunakan untuk bidang kuliner,
tetapi minyak kelapa juga bisa menjadi popular di dunia sebagai dunia
kecantikan dan juga pengobatan.

Tradisi minyak kelapa atau coconut oil itu sendiri tetap ada dan juga tetap
terjaga sampai saat sekarang ini. Bahkan minyak kelapa itu sendiri
sekarang bisa di gunakan dalam kehidupan sehari -hari, akan tetapi dalam
dunia kuliner memang minyak kelapa sudah mulai diting galkan. Padahal
minyak kelapa itu sangatlah mudah dalam pengolahannya, lebih praktis
dan juga ekonomis.
Minyak Kelapa Murni

Minyak kelapa murni adalah minyak yang dibuat dari bahan baku
buah kelapa segar, dan diproses dengan pembakaran yang singkat atau
pemanasan, tanpa bahan kimia dan D3(Dimurnikan, Dikelantang, Dinodai).

Penyulingan minyak kelapa murni seperti di atas berakibat


kandungan senyawa-senyawa esensial yang dibutuhkan oleh tubuh kita.
minyak kelapa dengan kandungan utama asam laurat ini memiliki
sifat antibiotik, anti bakteri dan jamur.

Minyak kelapa murni, atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil
(VCO), adalah modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga
dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang
rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan
yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan.

Keunggulan Minyak Kelapa Murni

 Biayanya sangat terjangkau, karena bahannya mudah didapat


dengan harga yang murah
 Pengolahannya sederhana dan tidak terlalu rumit, serta
 Penggunaan energi yang minimal, karena tidak menggunakan bahan
bakar, sehingga
 Kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak
dalam minyak.
Perbedaan Minyak Kelapa Murni dengan Minyak Lainnya

Sebelum anda lebih jauh mengetahui tentang minak kelapa murni, penting
untuk anda membedakan antara minyak kelapa murni yang kita bicarakan
dan minyak goreng yang secara umum diterima sebagai minyak kelapa.

Minyak goreng terbuat dari kopra, yaitu daging kelapa yang telah
dikeringkan, dan biasanya dibuat secara tradisional dengan sinar matahari,
maupun mesin pengering. Lalu kopra tersebut akan diproses menjadi
minyak. Cara tersebut sangat berbeda dengan pembuatan minyak kelapa.

Dalam proses pembuatan minyak goreng dilakukan pemurnian y ang


dikenal dengan proses D3 (Dimurnikan,Dikelantang,Dinodai). Dalam
proses ini digunakan panas yang sangat tinggi dan aditif kimia.
Cara Pembuatan Minyak Kelapa Murni dengan Metode Penghancuran Air:

Pembuatan VCO atau minyak kelapa murni diproduksi dengan cara yang
berbeda. Minyak kelapa terbuat dari kelapa tua yang masih segar dan itu
dilakukan tanpa proses panasan yang sangat tinggi, bahan kimia tambahan
ataupun proses hidrogenasi. Salah satu proses pembuatan minyak kelapa
murni adalah melalui teknik sentrifugal (perbedaan berat jenis).

Kandungan pertama yang harus diperhatikan didalam Minyak


Kelapa Murniadalah asam laurat. Didalam tubuh, asam laurat akan
diubah menjadi senyawa monolaurin, yaitu sebuah senyawa monoglycine
yang dapat merusak lapisan lipid pada virus seperti HIV, hepatitis,
influenza dan bakteri patogen lainnya. Karena asam laurat mampu
membangun sistem kekebalan.

1. Belahlah kelapa dengan pisau daging besar yang


tajam. Gunakan kelapa yang sudah tua dan berwarna cokelat,
jangan yang masih muda dan berwarna hijau.
2. Keruklah daging kelapa dari tempurungnya. Gunakan pisau kecil
yang tajam atau sendok logam yang kokoh.
3. Potong-potong daging kelapa dalam ukuran kecil.
4. Masukkan daging kelapa yang sudah dipotong-potong ke dalam
alat pengolah makanan (food processor)
5. Atur pengolah makanan dengan kecepatan sedang dan lumatkan
kelapa sampai benar-benar hancur. Tambahkan sedikit air untuk
membantu proses pelumatan jika diperlukan.
6. Saringlah santan kelapa. Letakkan coffee filter (saringan kopi dari
kertas) atau kain kasa di atas toples yang memiliki permukaan yang
lebar. Tuangkan atau sendokkan sedikit campuran kelapa ke atas
toples. Bungkus campuran itu dan peras santannya ke dalam toples.
o Peras kuat-kuat agar santan keluar semua.
o Ulangi proses ini sampai semua campuran kelapa terperas
habis
7. Diamkan santan di dalam toples tersebut minimal 24 jam. Ketika
mengental, maka santan dan minyak kelapa akan terpisah dan
muncul lapisan kental di atas pe rmukaan toples. 1. Jika suka,
masukkan toples berisi santan tersebut ke dalam kulkas sehingga
lapisan kentalnya lebih cepat mengeras. 2. Jika tidak ingin
dimasukkan ke dalam kulkas, biarkan toples berada di ruangan yang
dingin.
8. Ambil lapisan kental tersebu t dengan sendok dan
buang. Minyak kelapa murni yang asli akan tertinggal di dalam
toples.