Anda di halaman 1dari 6

Laporan Perjalanan Wisata

Study Tour SMPN 4 Tasikmalaya ke Jogja

Disusun Oleh:

C
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Yogyakarta atau banyak orang sering menyebutnya dengan kata Jogja adalah salah satu provinsi
di Indonesia dan satu dari 7 Daerah Istimewa; selain Aceh, Berau, Bulongan, Kutai, Kalimantan
Barat, dan Surakarta, yang sampai sekarang hanya sisa 2 kota saja yakni Yogyakarta dan Aceh.

Dinamakan Daerah Istimewa karena bentuk pemerintahan yang berada di daerah tersebut sedikit
berbeda dengan yang ada di pusat. Kita semua sudah tahu bahwa di Jogja masih terdapat
kerajaan yang sekarang dipimpin oleh Sultan Hamengkubuwono X. Tetapi kerajaan tersebut
tidak serta merta menjadikan Jogja keluar dari Indonesia, maka karena hal tersebut dijadikanlah
Jogja sebagai Daerah Istimewa.

Study tour merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh SMPN 4 Tasikmalaya, khususnya
untuk siswa kelas VIII. Kegiatan ini secara khusus dimaksudkan untuk membuka wawasan siswa
tentang pengetahuan di luar kelas. Jogja menjadi tujuan karena ada berbagai macam tempat yang
bisa menambah pengetahuan siswa; baik itu sejarah, budaya, tempat-tempat penting, dll.

Dalam kegiatan tersebut seluruh siswa diwajibkan membuat laporan perjalanan study tour yang
menjelaskan tentang kegiatan-kegiatan sebagai pertanggung jawaban dan sebagai media
pembelajaran bagi para siswa peserta study tour.

B. Tujuan

Tujuan kegiatan study tour dan laporan perjalanan ini adalah:

1. Menambah wawasan siswa mengenai Jogja


2. Sebagai sarana pengenalan siswa dengan budaya lain
3. Memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar secara langsung dengan sumber ajar
4. Memberikan pengalaman pada siswa peserta study tour
5. Rekreasi sebelum UAS dan naik ke kelas XII
C. Waktu dan Tempat Kegiatan Study Tour

Kegiatan study tour ini dilaksanakan pada:

Hari, tanggal: Selasa, 25 Oktober 2016 – Rabu, 26 Oktober 2016

Lokasi: Yogyakarta

D. Peserta Study Tour

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMPN 4 Tasikmalaya kelas VII dan wali kelasnya.

E. Pembiayaan

Biaya dalam melakukan perjalanan wisata study tour ini sebesar Rp.380.000,- dengan rincian
sebagai berikut:

 Transportasi: Rp.200.000,-
 Makan dan Minum: 100.000,-
 Tiket masuk: Rp.80.000,-

Sumber dana kegiatan ini sebagian berasal dari iuran siswa dan dipotong dari tabungan siswa
sebanyak 30% dari total pembiayaan yang harus dibayarkan.
ISI LAPORAN PERJALANAN WISATA STUDY TOUR

A. Laporan Perjalanan Study Tour

Kami, dari SMPN 4 Tasikmalaya mengadakan study tour ke Jogja pada tanggal 25 Oktober 2016
selama 2 hari satu malam; berakhir di tanggal 26 Oktober 2016.

Dari Tasikmalaya ke Jogja kami menggunakan Bus Pariwisata Budiman. Semua siswa duduk di
kursi paling depan sementara guru dan staff TU yang ikut kegiatan ini duduk di kursi belakang.
Kami dijadwalkan berangkat tanggal 25 Oktober pukul 09:00 WIB. Tetapi sebelum itu siswa
peserta sudah terlihat banyak berkumpul.

Bus baru diberangkatkan pukul 09:15 dikarenakan ada kendala dalam administrasi presensi
siswa. Rute perjalanan dari Tasikmalaya sampai ke Jogja yaitu, Tasikmalaya > Ciamis >
Majenang > CIlacap > Purworejo > Yogyakarta. Lama perjalanan yang kami tempuh dari dari
Tasikmalaya sampai di lokasi penginapan adalah 8 jam. Jadi kami tiba pukul 17:15.

Setelah sampai di lokasi penginapan, kami diizinkan untuk melakukan kegiatan pribadi sampai
Isya atau jam 19:00. Malam harinya kami diajak jalan-jalan ke daerah Malioboro, melihat pentas
seni jalanan yang sudah biasa digelar setiap hari.
Di sana kami diwajibkan untuk mewawancarai salah satu anggota pementas seni dan bertanya
mengenai beberapa hal yang jawabannya terlampir di akhir laporan ini. Pertanyaannya adalah,

 Apa nama pentas yang dilakukan?


 Bagaimana sejarahnya?
 Sudah berapa lama mementaskan seni tersebut?

Kami berjalan-jalan sambil mengedukasi diri sendiri tentang Malioboro, tentang 0 km Jogja, dll.
Guru membatasi kegiatan malam itu sampai pukul 22:00, maka setelah waktu habis kami
langsung kembali ke penginapan untuk beristirahat untuk kemudian besok paginya kami
melakukan study tour ke Istana Kepresidenan Jogja (Gedung Agung), Universitas Gadjah Mada,
dan Candi Borobudur.

B. Objek yang Diamati

Objek-objek yang kami amati selama perjalanan wisata study tour ini beraneka ragam, dan inilah
yang kelompok kami amati.

a. Malioboro

emkatourjogja.com

Malioboro adalah sebuah jalan lurus yang menurut narasumber kami membentang dari Tugu
Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta yang secara utuh, jalan ini
menggabungkan tiga jalan yakni Jalan Margo Utomo, Margo Mulyo, dan Malioboro itu sendiri.

Di kawasan tiga jalan tersebut ada beberapa objek bersejarah yang masih berdiri kokoh di
antaranya, Stasiun Tugu, Tugu Yogyakarta, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Monumen
Serangan Oemoem 1 Maret, dan Benteng Vredeburg.

b. Gedung Agung

hdesignsideas.com

Gedung Agung juga dikenal dengan nama Istana Yogyakarta. Menurut informasi, istana ini
menempati lahan seluas 43.000 m lebih. Gedung utama kompleks Istana Yogyakarta mulai
dibangun Mei 1824 yang diprakarsai oleh Residen Yogyakarta ke-18. Saat ini Gedung Agung
dijadikan kediaman dan kantor resmi Presiden ketika berkunjung ke Jogja, selain itu juga
menjadi tempat di mana tamu-tamu negara menginap.

c. Universitas Gadjah Mada


putryariez.blogspot.com

(tuliskan tentang UGM berdasarkan apa yang diamati)

d. Candi Borobudur
kisahasalusul.blogspot.com

(tuliskan tentang Candi Borobudur berdasarkan apa yang diamati)


PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan pengalaman yang kami dapatkan dari perjalanan wisata study tour ke Jogja ini,
dapat diambil kesimpulan bahwa Indonesia, khususnya Jogja, memiliki tempat bersejarah yang
masih belum pas jika tidak sampai bertemu dengan narasumbernya secara langsung, dan
bertanya tentang pendapat mereka mengenai sejarah itu.

B. Saran

Perjalanan wisata study tour ini sangat bermanfaat untuk siswa, sangat baik bila terus
dilaksanakan dari tahun ke tahun dengan tempat yang berbeda; yang kaya akan sejarah dan ilmu
pengetahuan agar wawasan siswa meningkat.