Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pada tahun 1994, perawat gawat darurat pasien yang sakit dan cedera telah di
persiapkan dengan bantuan komite troma “American College of Surgeons”. Ia
dirancang untuk kantor pelaksanaan hukum, pemadam kebakaran, personil ambulan,
regu penolong, perawat, dan lainya yang berkecimpung dalam perawatan pertama
pasien yang sakit dan cedera. Buku tersebut di sunting oleh alm. Robeth H. Kinedi
dan diterbitkan oleh W. B. Sounder Company. Pada saat di public kasikan belum ada
para medis, teknis gawat darurat medis, perawat, ahli gawat darurat, dan personil
yang lain. Ia dikenal sebagai tenaga penggembleng bagi peningkatan pelayanan
transportasi dan penanganan dini bagi penderita yang sakit dan cidera di amerika
serikat.
Pada tahun 1975, komite troma “American College of Surgeons” mengadakan
pemungutan suara untuk merefisi atau menerbitkan buku yang sejenis. Ia dirancang
demi kepentingan mereka yang akan menangani khasus – khasus pasien sakit dan
cidera pertama kali. Anggota komite sadar bahwa perawatan pertama bagi penderita
yang sakit atau cidera dapat saja diberikan oleh orang awam, para medis, teknis gawat
darurat medik, perawat atau dokter, danperawat bagian gawat darurat, dan
mengetahui kesulitan untuk menyusun.
Salah satu tugas dan tanggungung jawab perawat adalah melakukan
pendokumentasian mengenai intervensi yang telah dilakukan, akan tetapi akhir-akhir
ini tanggung jawab perawat terhadap dokumentasi sudah berubah, akibatnya isi dan
fokus dokumentasi telah di modifikasi.
Oleh kerena perubahan tersebut maka perawat perlu menyusun suatau model
dokumentasi baru yang lebih efisien dan lebih bermakna dalam pencatatan dan
penyimpanan.
Pendokumentasian itu sangat penting bagi perawat karena sebagai dasar
hukum tindakan keperawatan yang sudah di lakukan jika suatu saat nanti ada tuntutan

1
dari pasien. Tujuan dokumentasi keperawatan adalah sebagai dokumen rahasia yang
mencatat semua pelayanan perawatan klien dari tahap pengkajian sampai evaluasi,
dokumentasi keperawatan dapat diartikan sebagai suatu catatan bisnis dan hukum
yang mempunyai banyak manfaat dan pengunaanya.

B. Tujuan
Tujuan Umum
Setelah mempelajari mata ajar Dokumentasi keperawatan, mahasiswa dapat
mengetahui, memahami, dan menerapkan metode pengkajian gawat darurat.

Tujuan Khusus
Setelah mempelajari makalah ini, mahasiswa mampu :
1. Mengerti pengertian Keperawatan Gawat Darurat
2. Mengerti system Pelayanan Kedaruratan Medik
3. Mengerti Standar Keperawatan
4. Mengerti Rekam Medik
5. Mengerti Pentingnya Dokumentasi
6. Mengerti Nilai Kemanusiaan dan Avokasi Perawat di UGD
7. Mengerti Penggunaan Diagnosis Keperawatan di UGD
8. Mengerti Pengkajian dan Komunikasinya
9. Mengerti Langkah-langkah di UGD
10. Implementasi
11. Mengerti Evaluasi dan Komunikasi