Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS

Asuhan Keperawatan Pada By.A Dengan Imunisasi DPT HB1 dan Polio 2
di Puskesmas Garuda Bandung

Disusun Oleh:

Nurhadijah 220112130028

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS KEPERAWATAN
PROFESI KEPERAWATAN ANAK ANGKATAN XXVI
BANDUNG
2014
LAPORAN KASUS KELOLAAN ANAK

I. Pengkajian By. A
a. Biodata pasien
Nama : By. A
Jenis kelamin : Laki-laki
Tanggal lahir : 26 Oktober 2013
Usia : 3 bulan
Alamat : Jl. Gunung Batu RT 001/RW 009
Tanggal pengkajian : 24 Januari 2014
b. Biodata penanggungjawab
Nama Ayah/Ibu : Ny.S
Agama : Islam
Suku : Sunda
Pekerjaan : IRT
Pendidikan : SMA
Alamat : Jl.Gunung Batu
Hubungan dengan pasien : Orang Tua
c. Keluhan utama
Klien menangis ketika dilakukan penyuntikan vaksin
d. Riwayat kesehatan sekarang
By.A datang ke puskesmas untuk imunisasi DPT HB1 dan Polio 2, datang bersama
ibunya dank lien terlihat nyaman, ceria dalam gendongan ibu.
e. Riwayat kesehatan masa lalu
Semenjak lahir klien tidak pernah sakit parah, hanya terkadang mengalami
influenza.
f. Riwayat kehamilan dan kelahiran
 Prenatal : P1A0, Ny. S mengatakan tidak ada keluhan selama kehamilan. Ny. S
melakukan pemeriksaan kehamilan ke bidan secara berkala setiap sebulan sekali
saat trimester awal dan sekali dua minggu menjelang jadwal melahirkan.
 Natal : By.A lahir dengan persalinan secara spontan, aterm, berat badan
2700 gram, panjang badan 47cm. persalinan dengan bantuan bidan.
 Postnatal: By.A sudah mendapat imunisasi hepatitis B dan penyuntikan vitamin
K sesaat setelah lahir. Dan bayi A juga telah menjalani imunisasi polio 1 saat
bayi berusia 7 hari.

g. Kebutuhan Dasar
No KDM Keadaan Klien

1 Makan By. A mendapat asupan nutrisi dari ASI ibu


tanpa bantuan susu formula maupun makanan
pendamping ASI lainnya

2 Minum Hanya diberikan ASI

3 Eliminasi BAK : warna urin kuning jernih


BAB : warna kuning dengan konsistensi
lembek

4 Istirahat dan tidur By. A menggunakan kebanyakan waktunya


untuk tidur, hanya akan terbangun jika merasa
popoknya kotor atau merasa haus dan lapar.
By. A akan kembali tidur jika telah selesai
menyusu.

h. Pemeriksaan Fisik
 Keadaan umum : compos mentis
 Antropoemetri
BB : 6 kg
PB : 58 cm
 TTV
RR: 40 x/mnt HR : 124 x/mnt S : 36,4oC
 Kepala : simetris, tidak ada benjolan, nyeri (-).
 Mata : bentuk simetris, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik.
 Hidung : tidak ada secret, pernafasan cuping hidung (-), nyeri tekan (-)
 Mulut : bentuk simetris, mukosa bibir lembab, tidak terdapat kotoran
 Telinga : bentuk simetris, infeksi telinga (-)
 Leher : tidak ada pembesaran tiroid
 Dada : pergerakan simetris, suara napas vesikuler, ronchi (-), wheezing (-),
pembesaran jantung (-), penggunaan otot tambahan (-)
 Abdomen : turgor kulit baik, pembesaran hepar dan limfa (-)
 Genitalia : kelainan (-), tidak terdapat iritasi, kemerahan (-)
 Ekstremitas : ekstremitas atas dan bawah lengkap, suhu akral hangat,
sianosis (-), dapat bergerak dengan baik, reflek Babinski (+/+), kuku jari pendek
dan bersih, CRT < 2 detik.
 Kulit : Pucat (-), lembab dan berwarna kuning langsat

i. Pemeriksaan Penunjang
Tidak Ada

j. Terapi
Tidak ada

II. Analisa Data


Data Etiologi Masalah
DO : Prosedur invasif Nyeri akut
Kien menangis ketika ↓
disuntikan imunisasi. Imunisasi

Melukai anggota tubuh klien

Merangsang saraf nyeri

Persepsi nyeri

Nyeri akut
DS : Kurang terpaparnya ibu Kurang pengetahuan ibu
Ibu klien mengatakan tidak dengan informasi mengenai
mengetahui akan dampak dampak dan tujuan imunisasi
imunisasi. ↓
Banyak bertanya

Kurang pengetahuan ibu
III. Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri b.d rusaknya kontinuitas jaringan d.d klien menangis ketika disuntikan
imunisasi.
2. Kurang pengetahuan ibu b.d kurang terpaparnya ibu dengan informasi mengenai
tujuan dan dampak imunisasi ditandai dengan ibu banyak bertanya

IV. Rencana Asuhan Keperawatan

Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional


Keperawatan
Nyeri b.d rusaknya Setelah diberikan  Lakukan manajemen  Mengalihkan
kontinuitas tindakan nyeri dengan teknik konsentrasi nyeri pada
jaringan d.d klien keperawatan 1x15 relaksasi atau klien.
menangis ketika menit nyeri klien distraksi.  Ibu adalah anggota
disuntikan berkurang dengan  Berikan support keluarga terdekat klien
imunisasi kriteria: keluarga dalam hal yang dengan secara
- Klien ini ibu, dengan otomatis dapat
berhenti
mendekatkan diri meningkatkan rasa
menangis
- Klien kepada klien. aman klien.
tenang dan  Tingkatkan rasa  Meningkatkan
tertidur nyaman klien salah kenyamanan klien
kembali
satu caranya dengan untuk mengurangi
berikan stimulasi nyeri.
sentuhan kepada
klien.
Kurang Setelah diberikan  Ukur antopometri  Melakukan pengkajian
pengetahuan ibu tindakan klien dan kepada bayi untuk
b.d kurang keperawatan 1x20 informasikan kepada menilai perkembangan
terpaparnya ibu menit pengetahuan ibu hasilnya. dan pertumbuhan klien
dengan informasi ibu bertambah.  Menginformasikan  Ibu akan mengetahui
mengenai dampak Dengan kriteria semua hasil perkembangan
dan tujuan hasil : pemeriksaan kepada anaknya sebagai
imunisasi d.d ibu  Ibu mengetahui ibu. informasi
banyak bertaya dampak  Berikan informasi  Informasi yang
imunisasi apa kepada ibu dipahami ibu dengan
yang akan terjadi. mengenai imunisasi baik akan
 Ibu mengetahui yang harus diberikan meningkatkan
tujuan kepada anaknya kemauan untuk tetap
dilakukannya serta tujuannya menjalani imunisasi
imunisasi dasar lengkap bagi
anak
 Berikan informasi  Pemberian imunisasi
kepada ibu yang tepat waktu
mengenai waktu meningkatkan
pemberian imunisasi kefektifan kerja vaksin
dalam tubuh
 Berikan informasi  Pengetahuan yang
kepada ibu efek baik mengenai efek
samping imunisasi samping dapat
mengurangi
kecemasan ibu

V. Implementasi
No. Tanggal Implementasi Respon
1 24 Januari 2014  Mengukur Antropometri  BB : 6 kg
 Mengukur TTV  TB : 54 cm
 S : 36,4 C
 Memberikan Imunisasi
 Klien menangis ketika
DPT HB 2 diimunisasi
 Menenangkan bayi dengan  Klien kembali diam
setelah di dekap oleh ibu
mendekatkan ibu kepada
dan sambil di tetesi
bayinya dan memberikan
imunisasi polio sebagai imunisasi polio
teknik distraksi
 Memberikan stimulasi
sentuhan.
24 Januari 2014  Memberikan penkes  Ibu mendengarkan
kepada ibu tentang dengan seksama

imunisasi wajib
 Memberikan penkes  Ibu mengatakan sudah
kepada ibu mengenai efek mengetahui dan
mengerti.
samping imunisasi

VI. EVALUASI

No. Dx Tanggal Evaluasi Paraf


1 24 Januari 2014 S:-
O : Klien berhenti menangis ketika
didekatkan dengan ibunya.
Klien berhenti menangis ketika
diberikan imunisasi polio
A : Masalah teratasi
P : Lanjutkan intervensi
2 24 Januari 2014 S:
Ibu klien mengatakan sudah
mengetahui tentang imunisasi dan
dampaknya
O:
Ibu dapat menjawab pertanyaan yang
diajukan mengenai manfaat imunisasi
A : Masalah teratasi
P : Ketika ibu klien kembali
mengimunisai bayinya lakukan
evaluasi kembali tentang pendidikan
kesehatan yang telah dilakukan.