Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.

DENGAN NEFROTIK SYNDROM DI RUANG PICU

RSUD R SYAMSUDIN SH KOTA SUKABUMI

1. Pengkajian

Pengkajian tanggal : 19 Maret 2018

Dikaji oleh : Utari Eka Pratiwi

A. Identitas klien

1. Data pasien

Nama : By .S

Umur : 2 bulan

Jenis Kelamin : perempuan

Agama : Islam

Alamat : Kp. Babakan Jampang Rt 02/ 019

Kecamatan Cikole

Kota Sukabumi

No Rm : R00084322

Diagnosa : Susp. Bronkopneumonia

Tanggal Masuk Rumah Sakit : 4 Januari 2018

65
2. Penanggung Jawab

Nama : Tn. D

Umur : 35 tahun

Jenis Kelamin : Laki - laki

Alamat : Kp. Babakan Jampang RT 02/019

Kecamatan Cikole

Kota Sukabumi

Pekerjaan : Wiraswasta

Agama : Islam

Pendidikan : SMA

Hubungan dengan klien : Ayah

B. Riwayat Kesehatan

1. Keluhan Utama

Ibu klien mengatakan anaknya sesak

2. Riwayat Kesehatan Sekarang

Ibu klien mengatakan anaknya sesak, sesak disertai dengan

batuk dan demam, sesak bertambah jika klien batuk terus menerus

dan berkurang jika klien diberi oksigen, ibu klien mengatakan

anaknnya sesak setiap saat terutama malam hari, setiap kali sesak

ibu klien mengatakan anaknya sering rewel.


3. Riwayat Kesehatan Masa Lalu

Ibu klien mengatakan anaknya belum pernah dirawat

sebelumnya. Ibu klien mengatakan anaknya ada demam selama 3

hari dirumah, tidak ada riwayat mencret, mual dan muntah dan

tidak ada riwayat kejang.

4. Riwayat Kesehatan Keluarga

Di keluarga ada yang menderita batuk pilek yaitu kakak klien.

Dan tidak ada yang sedang pengobatan penyakit paru.

5. Riwayat Kesehatan Lingkungan

Menurut ibu klien kondisi lingkungan bersih, ventilasi di

rumah cukup baik, jendela setiap pagi selalu dbuka, tinggal

diperkampungan yang cukup padat, ayah klien selalu merokok di

dalam rumah.

6. Riwayat Kehamilan

a. Pre-natal

Tidak ada kelainan atau penyakit saat ibu hamil, usia

kehamilan 9 bulan

b. Natal

Bayi lahir spontan di puskesmas dan ditolong oleh bidan, saat

lahir bayi langsung menangis, tidak ada kebiruan, BB = 3000

kg, panjang 49 cm
c. Post Natal

Pertumbuhan dan perkembangan dalam batas normal, sampai

usia 2 bulan klien diberi ASI.

C. Pola Kebiasaan Klien

No Kebiasaan Sehari- Sebelum Sakit Saat Sakit


hari
1 Pola nutrisi
a. Makan
Frekuensi Belum diberi makan Belum diberi makan
Jenis - -

Jumlah - -
Keluhan - -

b. Minum
Frekuensi Sering 8-10 kali
Jenis ASI ASI
Jumlah Tidak dapat dihitung Tidak dapat dihitung
Keluhan Sesak
2 Pola Eliminasi
a. BAB
Frekuensi 1x/hari 1x/hari
Konsistensi Lembek lembek
Warna Kuning Kuning
Keluhan Tidak ada Tidak ada
b. BAK
Frekuensi 4 kali ganti diapers 3 kali ganti diapers
Warna Kuning jernih Kuning jernih
Jumlah Tidak dapat dihitung 750 cc
Keluhan Tidak ada Tidak ada
3 Pola Istirahat Tidur
a. Tidur siang 1-2 jam 2 jam
b. Tidur malam 7-8 jam 5 jam
c. Keluhan Tidak ada Rewel, sesak
4 Pola personal hygiene
a. Mandi 2x/hari 1x/hari
b. Gosok gigi - -
c. Mencuci 2x/minggu Belum mencuci
rambut rambut
d. Gunting kuku 1x/minggu Sudah menggunting
kuku

D. Tumbuh Kembang Klien

a) Perkembangan

Dalam mengkaji riwayat perkembangan pada bayi S , perawat

menggunakan metode KPSP (Kuesioner Pra Skrining

Perkembangan) karena saat dikaji usia bayi S 2 bulan 4 hari maka

kuesioer KPSP yang digunakan yaitu pada usia 3 bulan, dari hasil

penilaian KPSP menunjukkan bahwa perkembangan anak M sesuai

(S) dengan usia. Sepuluh pertanyaan yang diajukan kepada oramg

tua klien, Sepuluh dijawab “ya” (KPSP terlampir).

b) Pertumbuhan

BB = 5,1 kg, TB = 53 cm, LLA= 13 cm, BB sebelum sakit = 5,4 kg,

belum ada gigi

E. Riwayat Imunisasi

Ibu klien mengatakan anaknya baru diimunisasi hepatitis B dan BCG

F. Psikososial

Klien cengeng dan rewel, tidak mau berpisah dengan ibu, setiap

dilakukan tindakan keperawatan klien berontak dan menangis. Ibu klien

mengatakan cemas jika anaknya sesak

G. Pemeriksaan Fisik

1. Keadaan Umun : lemah


2. Kesadaran : Compos Mentis GCS 15 E4M6V5

3. Tanda-tanda vital :

Nadi : 128 x/menit (N : 80 – 100 x/menit)

Suhu : 36,9˚C (N : 36,5˚C – 37,5˚C)

Respirasi : 53 x/menit (N : 20 – 30 x/menit)

4. Pengkajian Antropometri

BB : 5,1 kg ( BB sebelum sakit : 5,4 kg)

BB Ideal : Menurut WHO untuk usia bayi 2 bulan berjenis kelamin

perempuan adalah 3,9-6,6 kg

TB : 53 cm

LK : 33 cm

LLA : 13 cm

5. Pemeriksaan Per Head To Toe

a. Kepala

Bentuk simetris, rambut klien berwarna hitam, distribusi rambut

merata, tidak terdapat luka atau lesi pada kulit kepala. Fontanel

posterior sudah menutup, fontanel anterior belum menutup

b. Mata

Bentuk kedua mata simetris, sclera tidak ikterik, reflex pupil

terhadap cahaya positif, air mata keluar pada saat menangis. Bola

mata klien dapat mengikuti gerakan tangan ke kiri, ke kanan, atas

dan bawah, tidak ada oedema pada kedua kelopak mata, reflek

glaberal positif
c. Hidung

Bentuk simetris, lubang hidung nampak bersih, septum nasal

ditengah, tidak ada pengeluaran secret, ada pernapasan cuping

hidung.

d. Mulut

Bibir simetris, bibir berwarna merah muda, tidak ada sianosis di

bibir, mukosa bibir lembab, belum ada pertumbuhan gigi, gusi

berwarna merah muda

e. Telinga

Bentuk dan ukuran simetris antara kiri dan kanan, tidak terdapat

serumen, keadaan gendang telinga baik, daun telinga sejajar dengan

sudut mata. Tidak ada labio schizis, sucking reflex dan rooting

reflex positif.

f. Leher

Bentuk simetris, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, maupun

kelenjar getah bening, gerakan leher baik, tidak ada kaku kuduk,

tidak terdapat kotoran pada lipatan leher.

g. Dada

Gerakan simetris, pola pernapasan takipnea, ronkhi pada kedua

lapang paru, sonor pada kedua lapang paru saat diperkusi, pekak

saat perkusi jantung,


h. Abdomen

Bentuk abdomen cembung, bising usus 8x/menit, turgor kulit

kembali lebih dari 3 detik, tidak teraba pembesaran hati dan limpa.

i. Genetalia dan Anus

Area genetalia bersih dan tidak ada lesi

j. Ekstremitas

Bentuk ekstremitas atas pergerakan aktif, kesimetrisan simetris

antara kiri dan kanan, akral hangat, kuku pendek, jumlah jari

lengkap. Capilary Rating Time (CRT) kembali kurang dari 2 detik.

Terpasang infus jenis cairan 2A 2 tetes/menit pada tangan kanan

klien. Reflek grasping dan palmar positif

Bentuk ekstremitas bawah pergerakan aktif, bentuk simetris antara

kiri dan kanan, akral hangat, kuku pendek, jumlah jari lengkap,

CRT kembali kurang dari 2 detik,

H. Data Penunjang

1. Laboratorium

Tanggal 4 januari 2018

No. Pemeriksaan Hasil Normal

1. Hemoglobin 10,2 g/dl 12-14 g/dl

2. Leukosit 14.900 4.000-9.000


3. Trombosit 522.000 µl 150.000 – 450.000 µl
Rontgten Thorax : belum ada ekspertise
I. Terapi Medis

No Nama Obat Dosis Rute Waktu


2 Ampiciline 4 x 70 mg Intravena 12.00, 18.00, 24.00
dan 06.00 WIB
3 Dexametason 2 x 0,5 mg Intravena 16.00 dan 04.00
WIB
4 Ambroxol 2 x 0,5 cc peroral 18.00 dan 06.00
WIB

J. Analisa Data

No Simptom Etiologi Problem

1. DS : Infeksi bakteri stapilococus Ketidakefektifa


- Ibu klein mengatakan n bersihan jalan
anaknya sesak napas
DO : Masuk saluran pernapasan
- Ada pernapasan
cuping hidung
- Respirasi 53 x/menit Kuman berlebih di bronkus
- Terdengar ronkhi
pada kedua lapang Proses peradangan
paru
- Leukosit 14.900 Peningkatan akumulasi secret
- Pola pernapasan di bronkus
takipnea
Ketidakefektifan bersihan
jalan napas

2. DS : Infeksi bakteri stapilococus, Gangguan


- Ibu klein mengatakan streptococus pertukaran gas
anaknya sesak
DO :
- Ada pernapasan Masuk saluran pernapasan
cuping hidung bawah
- Respirasi 53 x/menit
- Terdengar ronkhi
pada kedua lapang infeksi di alveoli
paru
- Leukosit 14.900 edema pada alveoli
- Pola pernapasan
takipnea Suplai oksigen menurun
- Saturaasi oksigen
89%
Gangguan pertukaran gas

3. DS : Infeksi bakteri stapilococus, Pola napas


- Ibu klein mengatakan streptococus tidak efektif
anaknya sesak
DO :
- Ada pernapasan Masuk saluran pernapasan
cuping hidung bawah
- Respirasi 53 x/menit
- Terdengar ronkhi
pada kedua lapang infeksi di alveoli
paru
- Leukosit 14.900 edema pada alveoli
- Pola pernapasan
takipnea pola napas tidak efektif
- Saturaasi oksigen
89%
4. DS : Kurang terpaparnya tentang Cemas
- Ibu klien mengatakan bronkopneumonia
cemas karena anaknya
sesak
- Ibu klien mengatakan Kurang pengetahuan
baru pertama kali
melihat anaknya sulit
bernapas Cemas

DO :
- Ibu klien tampak
gelisah jika anaknya
batuk dan sesak
2. Diagnosa Keperawatan

1. Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan

peningkatan akumulasi secret di bronkus

2. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan

membrane alveoli

3. Pola napas tidak efektif berhubungan rasio oksigen kurang

4. Cemas (keluarga) berhubungan dengan kurang pengetahuan

keluarga tentang proses penyakit


4. Implementasi Keperawatan

Tanggal/ Dx Implementasi Respon Paraf &


jam Nama
4 Januari
2018

Pkl. 15.30 Dx 1 1. Mengkaji frekuensi R/ respirasi 53x/menit


pernapasan klien
2. Mengkaji pola napas R/ pola napas
Dx 3 Utari
klien takipnea
Dx 1 3. Mengasukuktrasi R/ terdengar suara
napas klien ronkhi pada kedua
lapang paru klien
Dx 2 4. Mengkaji membrane R/ Crht < 3 detik,
mukosa, kuku dan tidak ada sianosis,
kulit klien membrane mukosa
bibir merah muda
Dx 2 5. Mengkaji irama dan R/ HR 128x/menit,
frekuensi jantung irama cepat
klien

Dx 1 6. Mengkaji tingkat R/ klien tampak rewel


gelisah klien
7. Memberkan oksigen R/ oksigen terpasang
Dx 2
sesuai program 1 liter/menit dengan
nasal kanula
Dx 4 8. Mengkaji tingkat R/ ibu klien cemas
cemas keluarga jika klien rewel
karena sesak

9. Memberikkan posisi
Dx 3 R/ klien diposisikan
tidur yang nyaman tidur terlentang
bagi klein dengan bantal
Dx 1 10. Memberikan obat R/ klien diberi obat
bronkodilator ambroxol 0,5 cc,
5. Evaluasi keperawatan

Tanggal / jam No Evaluasi Keperawatan Nama /


DX Paraf
4 januari 2018 S:
Pkl. 18.30 1. Ibu klien mengatakan anaknya masih sesak
O:
- Respirasi 48x/menit Utari
- Suara paru masih ronkhi

- A:
- Masalah bersihan jalan napas belum teratasi
P:
- Intervensi dilanjutkan

2. S :
Ibu klien mengatakan anaknya masih sesak
O:
- Respirasi 48x/menit
Utari
- Suara paru masih ronkhi
- Saturasi oksigen 98%
- Terpasang oksigen 1 liter/menit
- CRT < 3 detik
- Tidak ada sianosis
- Memvran mukosa bibir merah muda

- A:
- Masalah gangguan pertukaran gas teratasi
sebagian
P:
- Intervensi dilanjutkan

3. S :
Ibu klien mengatakan anaknya masih sesak
O:
Utari
- Respirasi 48x/menit
- Suara paru masih ronkhi
- Pola napas takipnea
- Klien sudah mulai tenang dan bisa tidur
- Hr 120x/ment
- Terpasang oksigen 1 liter/menit
- CRT < 3 detik
- Tidak ada sianosis
- Memvran mukosa bibir merah muda

- A:
- Masalah ketidakefektifan pola napas
teratasi sebagian
P:
- Intervensi dilanjutkan

4. S :
Ibu klien mengatakan cemas jka anaknya sesak
O:
Utari
- Tampak ibu klien sering bertanya jika anaknya
keliahan sulit menarik napas
- A:
- Masalah cemas keluarga belum teratasi
P:
- Intervensi dilanjutkan