Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH

AKUNTANSI
“AKUNTANSI DAN LAPORAN
KEUANGAN”
Untuk memenuhi salah satu tugas Pengantar Aplikasi Komputer
Dosen : Indra Heriyanto, ST.

Nama : Mia Isporima


NPM : 171.2020.77

STIE – STMIK
DHARMA NEGARA
Jl. Babakan Sari No 68, Babakan Sari, Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat
Daftar Isi
Daftar Isi................................................................................................................... i
Daftar Gambar ........................................................................................................ iii
Kata Pengantar ....................................................................................................... iv
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ............................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ....................................................................... 2
1.3 Batasan Masalah ......................................................................... 2
1.4 Metodologi Penulisan ................................................................. 2
1.5 Tujuan dan Manfaat Penulisan ................................................... 2
1.5.1 Tujuan Penulisan ............................................................... 2
1.5.2 Manfaat Penulisan ............................................................. 2
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Singkat Akuntansi .......................................................... 3
2.2 Pengertian Akuntansi .................................................................. 4
2.3 Prinsip-Prinsip Akuntansi ........................................................... 5
2.4 Tujuan Akuntansi........................................................................ 6
2.5 Pemakai Informasi Akuntansi..................................................... 6
2.6 Transaksi ..................................................................................... 7
2.6.1 Pengertian Transaksi ......................................................... 7
2.6.2 Bukti Transaksi ................................................................. 7
2.7 Siklus Akuntansi ......................................................................... 8
2.8 Laporan Keuangan .................................................................... 10
2.8.1 Pengertian Laporan Keuangan ........................................ 10
2.8.2 Tujuan Umum Laporan Akuntansi .................................. 10
2.9 Neraca / Statement of Financial Position.................................. 11
2.9.1 Kelompok Neraca ............................................................ 11
2.9.2 Elemen-Elemen Neraca ................................................... 12
2.10 Laporan Rugi Laba (Income Statement)................................... 12
2.11 Laporan Perubahan Modal ........................................................ 13
2.12 Laporan Arus Kas (Cash Flow) ................................................ 13

i
2.13 Catatan atas Laporan Keuangan ............................................... 13
2.14 Tujuan Laporan Keuangan ....................................................... 13
PENUTUP
3.1 Kesimpulan ............................................................................... 15
3.2 Saran ......................................................................................... 16
Daftar Pustaka ....................................................................................................... 17

ii
Daftar Gambar
Gambar 1 Tahapan Siklus Akuntansi...................................................................... 9

iii
Kata Pengantar
Segala Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan
judul “Akuntansi dan Laporan Keuangan” yang diajukan untuk memenuhi tugas
Mata Kuliah Pengantar Aplikasi Komputer.

Makalah ini berisi tentang gambaran umum akuntansi, dan juga


pembahasan tentang bagaimana langkah penyusunan laporan keuangan yang tepat
dan benar. Yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi kita semua saat masuk
kedalam dunia kerja.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari


sempurna, baik dari segi penyusunan, bahasan, ataupun penulisannya. Oleh karena
itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, guna menjadi
acuan dalam bekal pengalaman bagi kami untuk lebih baik di masa yang akan
datang.

Penyusun mengharapkan semoga dari makalah ilmiah biologi tentang


limbah dan pemanfaatannya ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga
dapat memberikan inpirasi terhadap pembaca.

Bandung, Maret 2018

Penulis

iv
1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Akuntansi merupakan salah satu jurusan di fakultas ekonomi yang banyak
diminati oleh mahasiswa saat ini. Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-
rata mahasiswa memilih jurusan akuntansi, didorong oleh keinginan mereka untuk
menjadi profesional di bidang akuntansi. Selain itu mereka juga termotivasi oleh
anggapan bahwa akuntan di masa mendatang akan sangat dibutuhkan oleh banyak
organisasi dan perusahaan, khususnya di Indonesia.1

Manajemen keuangan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan


dan eksistensi suatu perusahaan serta berpengaruh pula pada setiap individu yang
ada dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu, seorang manajer keuangan dituntut
untuk dapat menjalankan manajemen keuangan dengan baik, hal ini dilakukan agar
perusahaan dapat melaksanakan kegiatan operasional perusahaan dengan lebih
efektif dan efisien, sehingga perusahaan dapat mengembangkan dan
mempertahankan aktivitas serta keberadaan perusahaan.

Selain manajemen yang baik, dalam suatu perusahaan juga memerlukan


analisis terhadap laporan keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan
dalam mengatasi masalah-masalah keuangan perusahaan serta mengambil
keputusan yang cepat dan tepat. Melalui analisis laporan keuangan, manajemen
dapat mengetahui posisi keuangan, kinerja keuangan dan kekuatan keuangan
(financial strength) yang dimiliki perusahaan. Selain berguna bagi perusahaan dan
manajemennya, analisis laporan keuangan juga diperlukan oleh pihak-pihak yang
berkepentingan lain seperti kreditor, investor dan pemerintah untuk menilai kondisi
keuangan perusahaan dan perkembangan dari perusahaan tersebut.

Berdasarkan uraian tersebut di atas maka penulis tertarik untuk menulis


mengenai, “AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN”

1
Ariani Rika, Persepsi Akuntansi dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Karir di Kantor Akuntan
Publik, Skripsi Program S1, Universitas Bung Hatta, Padang, 2004.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian dari Akuntansi dan apa saja yang berkaitan dengan
Teori Akuntansi?
2. Apakah pengertian dari Laporan keuangan dan apa saja yang berkaitan
dengan Laporan Keuangan?

1.3 Batasan Masalah


Dalam pembahasan ini, penulis ingin membatasi tulisan hanya pada Teori
Akuntansi dan Laporan Keuangan.

1.4 Metodologi Penulisan


Metodologi penulisan merupakan gambaran rancangan/metode yang akan
digunakan sebagai rencana, struktur dan strategi untuk penyelesaian penelitian.
Dalam hal ini, penulis membutuhkan data-data yang bersumber pada :
1. Studi Pustaka (Library Research), “Yaitu mengumpulkan data-data
yang berkaitan dengan mempelajari berbagai bentuk bahan-bahan
tertulis yang berkaitan dengan isi makalah untuk mendapatkan
informasi mengenai Teori Akuntansi dan Laporan Keuangan.”
1.5 Tujuan dan Manfaat Penulisan
Tujuan dan manfaat dari penulisan Makalah ini adalah sebagai berikut:
1.5.1 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian akuntansi
2. Mengetahui siklus dalam transaksi
3. Untuk mengetahui pengertian laporan keuangan
4. Memenuhi tugas dari mata kuliah “Pengantar Aplikasi Komputer”

1.5.2 Manfaat Penulisan


1. Dapat menambah pengetahuan tentang Akuntansi, khususnya tentang
laporan keuangan
2. Dapat mengetahui tentang transaksi dalam akuntansi
3. Dapat memahami pencatatan dalam proses laporan keuangan

2
3

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Singkat Akuntansi
Pada zaman Romawi kuno dan Mesir telah dikenal pencatatan keuangan.
Hal-hal yang dicatat berkaitan dengan harta kekayaan yang dimiliki oleh kerajaan.
Pencatatan keuangan dilakukan juga oleh orang-orang pada zaman Mesir Kuno. Hal
itu mereka lakukan ketika mereka berdagang ke luar daerah dan ke luar negara
mereka. Pencatatan harta dagangan pada waktu itu masih ditulis pada lembaran
daun.

Setelah manusia mengenal uang, pencatatan tentang kekayaan yang


dilakukan manusia zaman dahulu mulai bisa diketahui. Hal ini didukung oleh data
sejarah tentang naskah mengenai pelajaran pencatatan/pembukuan dengan angka
arab. Untuk mengetahui laba atu rugi, pedagang-pedagang dari Genoa, pada
pertengahan abad 14, cukup menghitung harta yang dibawa pada waktu berangkat
berlayar. Perhitungan rugi laba hanya dibuat pada akhir suatu pelayaran.

Secara umum, akuntansi lahir melalui tokoh yang dijuluki sebagai bapak
akuntansi yang bernama Lucas Paliolo. Pada akhir abad ke 15, tepatnya dalam
tahun 1494 keluar buku berjudul “Summa De Aritmatica, Geometrica,
Proporpioni et Proportionalita”, ia membahas tentang pencatatan dan
pembukuan secara berpasangan atau sekarang lebih dikenal dengan “double entry
system”, debit-kredit. Satu sisi disebut debit dan sisi lain disebut kredit. Kedua
istilah tersebut berasal dari bahasa Latin debere (percaya/mempercaya) dan credere
(berutang). Karena gagasannya tersebut, Lucas Paliolo diangkat sebagai bapak
Akuntansi.2

Buku karangan Lucas Paliolo banyak menginspirasi para ahli untuk


mengembangkan akuntansi, dan merupakan tonggak sejarah dalam bidang
akuntansi. Nah, akuntansi ini berkembang dengan pesat di daratan Eropa yang

2
Akuntansi,Tim Sosio Prawara Cendekia, Penerbit Sewu, 2012 Hal:3
disebut dengan sistem Tata Buku Kontinental3. Tata buku pada awalnya
hanya satu, yaitu tata buku tunggal. Karena kebutuhan yang makin kompleks,
lahirlah tata buku berpasangan. Tata buku berpasangan ini tidak hanya berkembang
di Eropa tetapi sampai di Amerika. Perkembangan sistem amerika tersebut
dikatakan sebagai sistem Anglo Saxon yang sering kita sebut dengan Accounting
atau Akuntansi.
Kemudian akuntansi dan pembukuan banyak dikembangkan oleh orang-
orang di Amerika dan Eropa. Akuntansi itu lebih luas dari pembukuan. Pembukuan
merupakan bagi dari akuntansi. Akuntansi menyangkut pembukuan, audit
(pemeriksaan kebenaran pencatatan), analisis laporan keuangan, sistem akuntansi,
dan masih banyak lagi bidang kajian.

2.2 Pengertian Akuntansi


Akuntansi sering disebut sebagai “bahasanya dunia usaha” karena akuntansi
akan menghasilkan informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang
menyelanggarakannya dan pihak luar untuk mengambil keputusan. Berikut
beberapa pengertian akuntansi :

“Akuntansi (accounting) adalah proses pengidentifikasian, pencatatan


dan pengkomunikasian kejadian-kejadian ekonomi suatu organisasi
(perusahaan ataupun bukan perusahaan) kepada para pemakai informasi yang
berkepentingan”4.

Berdasarkan pengertian akuntansi yang telah dikemukan di atas maka dapat


disimpulkan bahwa akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran,
pencatatan kejadian-kejadian ekonomi suatu organisasi untuk membuat
pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat bagi para pemakainya.

3
Akuntansi, Sumarso SR, LPFEUI, 1986, Hal:15
4
Henry Simamora dalam buku “Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis (2000:4)

4
2.3 Prinsip-Prinsip Akuntansi
Prinsip akuntansi yang berlaku umum adalah prinsip-prinsip yang
digunakan oleh para akuntan dalam menyusun laporan keuangan. Berikut adalah
prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia:
1. Prinsip harga perolehan, Prinsip ini mengatur bahwa harga perolehan dari
aset, utang, modal, dan pendapatan dihitung dari harga perolehan sesuai
kesepakatan kedua belah pihak yang bertransaksi.
2. Prinsip realisasi penghasilan (revenue recognition principle) Prinsip ini
tentang bagaimana mengukur dan menentukan nilai dari penghasilan
yang diperoleh dari hasil penyerahan barang dan/atau jasa selama satu
periode tertentu. Penghasilan diakui jika:
 Terjadi penerimaan kas dari penjualan penyerahan barang/jasa
 Kas belum diterima, namun barang/jasa sudah diserahkan kepada
pihak pembeli atau klien serta sudah ada kesepakatan harga/kontrak
perjanjian yang menyebutkan secara pasti berapa nilai transkasi
penjualan
3. Prinsip mempertemukan pendapatan dan biaya (matching cost agains
revenue principle) Prinsip ini menyatakan bahwa biaya yang dikeluarkan
harus diperhitungkan dengan pendapatan yang dihasilkan karena
pengeluaran biaya tersebut.
4. Prinsip obyektif (objectivity principle) Prinsip ini merujuk pada laporan
keuangan yang didukung oleh bukti-bukti transaksi yang ada. Jika tidak
ada bukti transaksi, maka tidak ada pencatatan transaksi.
5. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure) Dalam pembuatan laporan
keuangan hendaknya mengungkapkan informasi keuangan secara
lengkap, apa adanya dan jelas agar dapat diketahui kondisi perusahaan
yang sebenarnya. Jika tidak, keputusan yang diambil berdasarkan
informasi laporan keuangan tersebut akan salah.
6. Prinsip konsistensi, Penggunaan metode dan prosedur yang digunakan
dalam pembuatan laporan keuangan harus konsisten dari tahun ke tahun.

5
Tujuannya adalah agar laporan keuangan dapat dianalisis dan
diperbandingkan secara tepat dari tahun ke tahun.

2.4 Tujuan Akuntansi


Tujuan akuntansi atau laporan keungan yaitu5 :
1. Membuat keputusan yang menyangkut penggunaan kekayaan yang
terbatas dan untuk menetapkan tujuan.
2. Mengarahkan dan mengontrol secara efektif sumber daya manusia dan
faktor produksi lainnya.
3. Memelihara dan melaporkan pengumuman terhadap kekayaan.
4. Membantu fungsi dan pengawasan sosial.

2.5 Pemakai Informasi Akuntansi


Para pembuat keputusan membutuhkan informasi, Semakin penting
keputusan tersebut, maka semakin besar pula kebutuhan akan informasi yang
relevan. Pihak - pihak yang membutuhkan informasi akuntansi terdiri atas dua
golongan6 :
1. Pemakai Internal
Para pemakai internal (internal user) terutamanya adalah manajer dan
staf internal dan bebagai entitas bisnis. Manajer perlu mengetahui
situasi ekonomis perusahaan yang dipimpinnya. (Manajer, Direktur,
beserta jajaran manajemen)
2. Pemakai Eksternal
Para pemakai eksternal (external user) informasi keuangan adalah
pihak-pihak luar perusahaan. Pemakai eksternal ini biasanya terdiri atas
beberapa pihak seperti :
a. Pemilik dan calon pemilik dari suatu perusahaan (Para Pemegang
Saham, Calon Investor)
b. Pihak bank dan leveransir

5
A Statement Of Basic Accounting Theory (ASOBAT) oleh Sofyan Syafri Harahap dalam buku
Teori Akuntansi (2007;122)
6
Henry Simamora dalam buku “Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis” (2000;6)

6
c. Badan pemerintah
d. Pegawai dan federasi buruhnya

2.6 Transaksi
Suatu organisasi ataupun perusahaan baik itu jenis perusahaan Jasa,
Perdagangan maupun Industri dalam kegiatan operasional usahanya selalu diikuti
oleh kegiatan keuangan, walaupun perusahaan ataupun organisasi tersebut bukan
tujuan mencari laba atau perusahaan/organisasi Non profit oriented, sehingga di
dapat dikatakan bahwa transaksi keuangan tidak hanya dilakukan oleh perusahaan
ataupun organisasi yang mencari laba/profit oriented saja, tetapi juga berlaku bagi
perusahaan nirlaba, karena memang transaksi keuangan merupakan bagian dari
kegiatan organisasi atau perusahaan, selain dari kegiatan operasional lainnya.

2.6.1 Pengertian Transaksi


Transaksi Keuangan yaitu semua kejadian yang menyangkut unit organisasi
yang dapat diukur dalam satuan uang dan berpengaruh terhadap kekayaan
organisasi (perusahaan) 7. Ketika pemilik menyerahkan kendaraan atau rumah yang
dapat digunakan untuk operasional dan menjadi hak milik perusahaan, kejadian
tersebut termasuk transaksi keuangan, yaitu transaksi modal.

2.6.2 Bukti Transaksi


Setiap kegiatan transaksi harus disertai dengan suatu alat bukti yang
menyatakan bahwa telah terjadi suatu transaksi. Dimana bukti transaksi merupakan
sumber dimana kita mengetahui apa saja yang telah terjadi di perusahaan dan
sebagai bahan untuk melanjutkan tahapantahapandalam proses akuntansi. Berikut
beberapa macam akuntansi yang ada :
a. Kwitansi, adalah tanda bukti telah terjadi transaksi tunai yang harus di
tanda tangani oleh si penerima uang, kwitansi yang asli diserahkan
kepada si pembayar sedangkan bagian potongannya disimpan oleh pihak
yang menerima uang. Kwitansi juga biasanya harus dibubuhi materai
dalam jumlah tertentu.

7
Akuntansi,Tim Sosio Prawara Cendekia, Penerbit Sewu,2012 Hal:23

7
b. Nota Kontan Adalah bukti pencatatan untuk transaksi (secara rinci)
pembelian barang secara tunai. Nota kontan dibuat oleh pihak penjual
dan diberikan kepada pihak pembeli.
c. Nota Kredit, Adalah bukti transaksi bahwa perusahaan telah menerima
kembali barang yang sudah dijual (di retur). Nota kredit dibuat oleh pihak
penjual.
d. Nota Debit Adalah bukti transaksi bahwa perusahaan telah
mengembalikan barang yang sudah dibeli. Nota dibuat oleh pihak
pembeli.
e. Faktur Adalah bukti transaksi yang dilakukan secara kredit atas transaksi
penjualan dan transaksi pembelian. Faktur biasanya dibuat rangkap 2, 3,
atau 4 tergantung pada kebutuhan. Lembar pertama biasanya berwarna
putih, merupakan bukti bagi penjual yang disebut Faktur Penjualan.
Lembar kedua merupakan bukti bagi pembeli disebut Faktur Pembelian,
lembar ketiga untuk arsip.
f. Memo Internal Merupakan bukti transaksi antar bagian di dalam sebuah
perusahaan seperti penyusutan, penghapusan piutang, pemakaian
perlengkapan, pemakaian bahan baku (pada perusahaan manufaktur),
barang yang rusak dan tidak laku sesudah dibeli bukan rusak dari
pemasoknya. Memo internal dilakukan sebagai bentuk komunikasi antar
bagian dalam perusahaan.
2.7 Siklus Akuntansi
Siklus Akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan
yang dapat dipertanggungjawabkan dan serta diterima secara umum prinsip-prinsip
dan kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metode-metode, serta teknik-teknik dari
segala sesuatu yang dicakup dalam ruang lingkup akuntansi dalam suatu periode
tertentu

8
Gambar 1 Tahapan Siklus Akuntansi

Tahap Pencatatan :
1. Pembuatan atau penerimaan bukti untuk transaksi-transaksi yang
terjadi dalam perusahaan.
2. Pencatatan bukti transaksi ke dalam Buku Harian (Jurnal) dan sekaligus
menggolonggolongkan transaksi tersebut ke dalam nomor kode
perkiraan.
3. Pemindah bukuan (posting) dari buku harian ke Buku Besar (Ledger).

Tahap Pengikhtisaran :
1. Pembuatan Neraca Saldo (Trial Balance) dari perkiraan-perkiraan di
buku besar.
2. Pembuatan Neraca Lajur (Worksheet) dan Jurnal Penyesuaian
(Adjustment Entries)
3. Penyusunan Laporan Keuangan (Income Statement/ Statement of
Comprehensive Income, Statement of Financial Position/ Balance Sheet,
Statement of Change in Equity/Capital Statement).
4. Pembuatan Jurnal Penutupan (Closing Entries).
5. Pembuatan Neraca Saldo Penutupan (Post Closing Trial Balance).
6. Pembuatan Jurnal Balik (Reversing Entries).

9
2.8 Laporan Keuangan
Pengumpulan harga pokok produksi adalah pengumpulan seluruh biaya
dalam suatu proses produksi. Metode pengumpulan harga pokok produksi adalah
cara pengumpulan unsur-unsur biaya ke dalam harga pokok produksi.

2.8.1 Pengertian Laporan Keuangan


Laporan keuangan adalah media komunikasi yang biasa digunakan
perusahaanuntuk pihak luar. Di dalamnya tercantum sebagian besar informasi
keuangan yang bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam pengabilan
keputusan.8

Pendapat lain mengemukakan definisi dari laporan keuangan, “Laporan


keuangan merupakan produk proses pelaporan keuangan yang diatur oleh standar
dan aturan akuntansi, intensif manajer, serta mekanisme pelaksanaan dan
pengawasan perusahaan.”9

Berdasarkan pengertian laporan keuangan yang telah dikemukan di atas


maka dapat ditarik kesimpulan bahwa laporan keuangan adalah hasil akhir dari
proses akuntansi yang mempunyai fungsi sebagai media informasi dan komunikasi
antara pihak intern (perusahaan) dengan pihak ekstern (pihak lain) yang
mempunyai kepentingan dengan data atau laporan dari hasil kegiatan perusahaan
yang disajikan.

2.8.2 Tujuan Umum Laporan Akuntansi


Sebagai laporan keuangan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
bersama sebagian besar pengguna laporan. Termasuk juga disajikan terpisah atau
yang disajikan dalam dokumen publik lainnya seperti laporan tahunan atau pun
prospectus.

Memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas


perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam
rangka membuat keputusankeputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggung

8
Soemarso S.R., Akuntansi: Suatu Pengantar, Edisi 2, LP FEUI Jakarta, 1986 Hal 24
9
John J. Wild and Friend yang diterjemahkan oleh Yavini S. Bachtiar dkk, “Analisis Laporan
Keuangan” (2005;83)

10
jawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang
dipercayakan kepada mereka.10

2.9 Neraca / Statement of Financial Position


Neraca adalah daftar dari aktiva, kewajiban dan modal perusahaan pada
suatu saat tertentu, misalnya pada akhir bulan.

“The statement of financial position, also referred to as the balance


sheet, reports the assets, liabilities, and equity of business enterprise at a specific
date. This financial statement provides information about the nature and
amounts of investment in enterprise resources, obligations to creditors, and the
equity in net resources”.
“The balance sheet may then be defined as a statement showing the
assets, liabilities, and capital of a business entity at a specific date. This
statement’s also called a statement of financial position or statement of financial
condition” 11
2.9.1 Kelompok Neraca

1. Aktiva Lancar Suatu aktiva diklasifikasikan sebagai aktiva lancar, jika


aktiva tersebut:
a. diperkirakan akan direalisasi atau dimiliki untuk dijual atau digunakan
dalam jangka waktu siklus operasi normal perusahaan; atau
b. dimiliki untuk diperdagangkan atau untuk tujuan jangka pendek dan
diharapkan akan direalisisr dalam jangka waktu 12 bulan dari tanggal
neraca; atau
c. berupa kas atau setara kas yang penggunaannya tidak dibatasi;
2. Aktiva Tetap Aktiva yang tidak termasuk kategori tersebut diatas
diklasifikasikan sebagai aktiva tidak lancar.
3. Kewajiban Jangka Pendek Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai
kewajiban jangka pendek, jika :
a. diperkirakan akan diselesaikan dalam jangka waktu siklus normal
operasi perusahaan; atau
b. jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan dari tanggal neraca.

10
(Kieso, Weygandt, Warfield, Intermediate Acct, vol 1, 2011 IFRS Ed, p7)
11
(Joel J.Lerner, M.S.,Ph.D, Bookkeeping And Accounting, Copyright © 2004 by The McGraw-
Hill Companies, Inc.p20)

11
4. Kewajiban Jangka Panjang Semua kewajiban lainnya harus
diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang.

2.9.2 Elemen-Elemen Neraca


1. Aktiva ( Asset ) adalah semua benda yang berwujud atau hak (tak
berwujud) yang mempunyai nilai uang dan akan mendatangkan manfaat
dimasa yang akan datang.
2. Kewajiban ( Liabilities ) Terkadang di sebut juga hutang; hak atau klaim
para kreditur atas aktiva (kekayaan) perusahaan.
3. Modal ( Equity ) adalah istilah yang dipergunakan untuk hak kekayaan
pemilik.

2.10 Laporan Rugi Laba (Income Statement)


Perhitungan Rugi-Laba adalah ikhtisar pendapatan yang dihasilkan dan
biaya yang dibebankan untuk suatu jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau
satu tahun. Dengan dicatat sebagai penambahan dan pengurangan atas modal.

“The income statement may be defined as a summary of the revenue


(income), expenses, and net income of a business entity for a specific period of
time. This may also be called a profit and loss statement, an operating statement,
or a statement of operations.” 12
Laporan laba rugi perusahaan disajikan sedemikian rupa yang menonjolkan
berbagai unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar.
Laporan Laba Rugi minimal mencakup pos-pos berikut:

1. Pendapatan;
2. Laba Rugi usaha;
3. Beban pinjaman;
4. Bagian dari Laba atau Rugi perusahaan afiliasi dan asosiasi yang
diperlakukan menggunakan metode Ekuitas;
5. Beban pajak;
6. Laba atau rugi dari aktivitas normal perusahaan;
7. Pos luar biasa;

12
(Joel J.Lerner, 2004)

12
8. Hak minoritas; dan
9. Laba atau rugi bersih untuk periode berjalan
2.11 Laporan Perubahan Modal
Laporan Perubahan Modal adalah ikhtisar tentang perubahan modal yang
terjadi selama jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun
1. Modal Awal
2. Laba Bersih
3. Pengambilan Pribadi (Prive)
4. Modal Akhir

2.12 Laporan Arus Kas (Cash Flow)


Guna mengetahui posisi uang kas masuk (cash in flow) dan uang kas keluar
(cash out flow) dalam periode akuntansi maka dibuatlah suatu Laporan Arus Kas
(Cash Flow). Manfaat Laporan Arus Kas adalah
1. Mengetahui posisi keluar dan masuk uang kas perusahaan dalam
periode akuntansi sehingga menjadi alat indicator posisi arus kas di
masa yang akan datang.
2. Menilai kecermatan atas taksiran arus kas yang telah dibuat
sebelumnya.
3. Bagi pengguna laporan tentu dapat mengetahui likuiditas kas pada
periode tertentu.

2.13 Catatan atas Laporan Keuangan


Catatan atas laporan keuangan Yaitu berupa informasi baik yang bersifat
keuangan maupun non keuangan yang bertujuan untuk memberikan penjelasan
tentang kebijakan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh perusahaan, rincian pos
pos laporan keuangan, penjelasan kontrak-kontrak utang perusahaan dan lain-lain.

2.14 Tujuan Laporan Keuangan


Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia tujuan laporan keuangan adalah Menyediakan informasi yang
menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu

13
perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan
keputusan.

Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan


bersama sebagian besar pemakai. Namun, laporan keuangan tidak menyediakan
semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan
ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian
masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan.

Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen


(bahasa Inggris: stewardship), atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber
daya yang dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah
dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka
dapat membuat keputusan ekonomi. Keputusan ini mencakup, misalnya, keputusan
untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan
untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.

14
15

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur,
mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang
menghasilkan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang
digunakan dalam pengambilan keputusan. Fungsi akuntansi untuk
menguhubungkan data ekonomi ke dalam bermacam-macam bentuk perusahaan
baik perseorangan maupun lembaga. Dari suatu laporan akuntansi kita dapat
melihat keuangan dari perusahaan tersebut.

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan


pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja
perusahaan tersebut. Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang
menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu
perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan
keputusan.

Dari pembembahasan yang telah disampaikan, penulis dapat menyimpulkan


bahwa akuntansi sangat penting baik diperusahaan, dan banyak sekali pihak-pihak
yang berkempentingan dengan akuntansi. Selain itu laporang keuangan sangat
penting juga untuk perusahaan karena berisi catatan keuangan dari suatu
perusahaan tersebut.
3.2 Saran
Dalam penyusunan makalah ini penulis menyadari bahwa masih jauh dari
kesempurnaanya dan adapun kelemahan-kelemahan dari penulis dalam penulisan
makalah ini, baik itu kurangnya fasilitas yang mendukung seperti buku-buku
referensi yang begitu terbatas dalam menjamin penyelesaian penulisan makalah ini
sehingga kritik dan saran yang bersifat konstruktif baik itu dari bapak dosen
maupun dari rekan-rekan mahasiswa/i sangatlah diharapkan untuk membantu
prosses penulisan lebih lanjut.

Saran yang penulis ajukan sehubungan dengan pelaksanaan penyusunan


laporan keuangan, Prosedur penyusunan laporan keuangan hendaknya dilakukan
oleh pegawai yang betul-betul mengerti tentang akuntansi, dan ketentuan ketentuan
yang menjadi pedoman dalam penyusunan hendaknya hanya ada satu pedoman
yang dapat dijadikan acuan dalam penyusunan, sehingga tidak membingungkan
dalam pelaksanaannya.

Siklus akuntansi dijalankan dengan benar agar tidak terjadi kesahalan pada
pencatatan yang dapat membuat kerugian perusahaan.

16
17

Daftar Pustaka
1. Cendekia, Tim Sosio Prawara. Akuntansi. Penerbit Sewu, 2012 .

2. Indonesia., Ikatan Akuntan. Prinsip Akuntansi Indonesia. Jakarta:


Rineka Cipta., 1984.

3. Jerry J.Weygandt, Paul D. Kimmel, Donald E. Kieso. Accounting


Principle . n.d.

4. Larry M. Walther & Christopler J, Skousen. The Accounting Cycle.


2009.

5. Meigs, Walter.B.Meigs and Robert F. Accounting : The Basis For


Business Decisions, Edisi 7,. Mc Graw-Hill Book Company, 1987 .

6. Simamora, Henry. Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis.


2000.

7. Soemarso. Akuntansi: Suatu Pengantar Edisi 2. Jakarta: FEUI, 1986.

8. Yusuf., Al Haryono. Dasar-Dasar Akuntansi 1, Edisi 4,. Yogyakarta:


STIE YKPN, 1992 .