Anda di halaman 1dari 47

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. K WARGA


JALAN BAWAL RW 04 RT 10 KELURAHAN MALABRO
KECEMATAN TELUK SEGARA KOTA BENGKULU

Disusun Oleh :

Atika Dwi Sundari


1426010020

Preseptor

( Ns. Hanifah,S.kep,M.kep )

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)
TRI MANDIRI SAKTI
BENGKULU
2018
LAPORAN PENDAHULUAN KUNJUNGAN KELUARGA BINAAN

Pertemuann ke : 1 ( satu ) Nama Mahasiswa : Atika dwi sundari


Fase : BHSP (perkenalan) Npm : 1426010020
Hari/tanggal : senin,12-02-2018

I. Latar Belakang
a. Karakteristik Keluarga

b. Karakteristik Keluarga
Keluarga adalah kumpulan orang dengan ikatan perkawinan dan adaptasi yang
bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, meningkatkan
perkembangan fisik, material, emosional.
Pada stase komunitas mahasiswa Stikes Tri Mandri sakti Keperawatan angkatan IV
mempunyai peran untuk mendapatkan keluarga binaan yang sakit dan pada saat
mengumpulkan data didapatkan keluarga Tn.K sebagai keluarga binaan, yang
bertempat tinggal di Rt 10 jalan Bawal pasar ikaan bengkulu. Oleh sebab itu,
mahasiswa melakukan pengkajian dan asuhan keperawatan keluarga, tahap awal
yang dilakukan adalah fase perkenalan yang bertujuan untuk memudahkan
dalam melakukan pengkajian keluarga binaan dan merumuskan masalah utama
pada keluarga tersebut.

c. Data yang Perlu Dikaji


1) Data umum
 Nama Kepala Keluarga (KK)
 Alamat
 Komposisi Keluarga
 Tipe Keluarga
 Suku Bangsa
 Agama
 Status Sosial Ekonomi
 Aktivitas Rekreasi Keluarga

2) Riwayat dan tahap perkembangan keluarga


 Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
 Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi
 Riwayat Keluarga Inti
 Riwayat Keluarga Sebelumnya

3) Lingkungan
 Karakteristik Rumah
 Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
 Mobilitas Geografis Keluarga
 Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
 Sistem Pendukung Keluarga
4) Struktur keluarga
 Pola Komunikasi Keluarga
 Struktur Kekuatan Keluarga
 Struktur Peran
 Nilai dan Norma Keluarga

5) Fungsi keluarga
 Fungsi Afektif
 Fungsi Sosialisasi
 Fungsi Perawatan Kesehatan
 Fungsi Reproduksi
 Fungsi Ekonomi

6) Stress dan koping keluarga


 Stressor Jangka Pendek
 Stressor Jangka Panjang
 Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Situasi/ Stressor
 Strategi Koping
 Strategi Adaptasi Disfungsional

7) Harapan keluarga

8) Pemeriksaan fisik

II. Proses Keperawatan


a. Diagnosa Keperawatan
b. Tujuan Umum
Setelah 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga bersedia menjadi
keluarga binaan dan menaruh rasa percaya kepada mahasiswa, serta memberikan
informasi terhadap data pengkajian yang diperlukan.

c. Tujuan Khusus
Setelah 1 x 45 menit pertemuan, keluarga mampu:
1) Menjelaskan data umum, meliputi identitas, alamat, komposisi keluarga,
tipe keluarga, suku bangsa, agama, status sosial ekonomi, dan aktivitas
rekreasi keluarga.
2) Memberikan informasi tentang riwayat dan tahap perkembangan keluarga,
meliputi tahap perkembangan keluarga saat ini, tahap perkembangan
keluarga yang belum terpenuhi, riwayat keluarga inti, dan riwayat keluarga
sebelumnya

3) Kooperatif selama interaksi.

4) Meningkatkan hubungan saling percaya dengan mahasiswa.

III. Riwayat Kegiatan


1) Topik : Pengkajian data umum dan riwayat tahap perkembangan
keluarga.
2) Metode : Tanya jawab
3) Media : Alat tulis dan format pengkajian keluarga.
4) Waktu : 14.00 – 14.45 WIB
5) Tempat : Rumah keluarga

IV. Kriteria Evaluasi


1) Evaluasi Struktur
 Mahasiswa dapat melakukan kegiatan sesuai rencana.
 Keluarga menerima mahasiswa sesuai rencana.
 Alat-alat tersedia sesuai rencana.

2) Evaluasi Proses
 Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana.
 Keluarga memberikan jawaban sesuai data yang dibutuhkan.

3) Evaluasi Hasil
 Keluarga bersedia untuk menjadi keluarga binaan.
 Keluarga mampu memberikan informasi tentang data umum dan riwayat
tahap perkembangan keluarga.
LAPORAN PENDAHULUAN KUNJUNGAN KELUARGA BINAAN

Pertemuann ke : 2 ( dua ) Nama Mahasiswa : Atika dwi sundari


Fase : pengkajian Npm : 1426010020
Hari/tanggal : selasa,13-02-2018

I. Latar Belakang
a. Karakteristik Keluarga
Pada pertemuan ke 1 mahasiswa telah melakukan pengkajian mengenai data
umum dan data riwayat tahap perkembangan keluarga. Pada saat pengkajian Ny.
N keluarga Tn. K mengatakan An. A mengalami karang gigi pada 2 gigi graham
atas dan 2 gigi graham bawah serta gigi geraham kanan yang berlubang dan
merasa nyeri pada gigi dan gusinya. Ny. N mengatakan An. N susah apabila di
suruh menggosok gigi.
Berdasarkan data diatas mahasiswa perlu mengkaji lebih lanjut mengenai
masalah kesehatan An. A keluarga Tn. dan kemudian akan dilanjutkan dengan
pengkajian data yang belum dikaji dengan menggunakan format pengkajian
keperawatan keluarga.

b. Data yang Perlu Dikaji Lebih Lanjut


1) Lingkungan
 Karakteristik Rumah
 Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
 Mobilitas Geografis Keluarga
 Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
 Sistem Pendukung Keluarga

2) Struktur keluarga
 Pola Komunikasi Keluarga
 Struktur Kekuatan Keluarga
 Struktur Peran
 Nilai dan Norma Keluarga

3) Fungsi keluarga
 Fungsi Afektif
 Fungsi Sosialisasi
 Fungsi Perawatan Kesehatan
 Fungsi Reproduksi
 Fungsi Ekonomi

4) Stress dan koping keluarga


 Stressor Jangka Pendek
 Stressor Jangka Panjang
 Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Situasi/ Stressor
 Strategi Koping
 Strategi Adaptasi Disfungsional

5) Harapan keluarga

6) Pemeriksaan fisik
 An. N : TB 137 cm
BB 36 kg
Nadi 100 x/ menit
RR 28 x / menit
Suhu 36, 6 0C

DS :
Ny. N mengatakan An. A mengalami karang gigi pada 2 gigi graham
atas dan 2 gigi graham bawah serta gigi geraham kanan yang
berlubang dan terasa nyeri pada gigi dan gusinya. Ny.N mengatakan
An. N susah apabila di suruh menggosok gigi.
c. Masalah Keperawatan Keluarga
1. Nyeri pada An. A dalam keluarga Tn. K
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. N keluarga Tn. K

II. Proses Keperawatan


a. Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri pada An.A dalam keluarga Tn. K b/d Ketidak mampuan keluarga (KMK)
merawat anggota keluarga dengan masalah carier dentis.
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. N Pada keluarga Tn. K b/d Ketidak
mampuan keluarga (KMK) untuk mengenal masalah caries dentis

3. Tujuan Umum
Setelah 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu memberikan
informasi terhadap data pengkajian yang diperlukan.

4. Tujuan Khusus
Setelah 1 x 45 menit pertemuan, keluarga mampu:
1) Memberikan informasi tentang lingkungan, meliputi karakteristik rumah,
karakteristik tetangga dan komunitas RW, mobilitas geografis keluarga,
perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat, serta sistem
pendukung keluarga.

2) Memberikan informasi tentang struktur keluarga, meliputi pola


komunikasi keluarga, struktur kekuatan keluarga, struktur peran, nilai dan
norma keluarga
3) Memberikan informasi tentang fungsi keluarga, meliputi fungsi afektif,
fungsi sosialisasi, fungsi perawatan kesehatan, fungsi reproduksi, dan
fungsi ekonomi

4) Menjelaskan tentang stress dan koping keluarga, meliputi stressor jangka


pendek, stressor jangka panjang, kemampuan keluarga berespon terhadap
situasi/ stressor, strategi koping, dan strategi adaptasi disfungsional
5) Memberikan informasi tentang harapan keluarga

6) Kooperatif selama dilakukan pemeriksaan fisik.

III. Riwayat Kegiatan


1) Topik : lingkungan, struktur keluarga, fungsi keluarga, stress dan
koping keluarga, harapan keluarga, dan pemeriksaan fisik.
2) Metode : Tanya jawab, observasi, pemeriksaan fisik.
3) Media : Alat tulis, format pengkajian keluarga dan nursing kit.
4) Waktu : 14.00-14.45 WIB
5) Tempat : Rumah keluarga

IV. Kriteria Evaluasi


1) Evaluasi Struktur
 Mahasiswa dapat melakukan kegiatan sesuai rencana.
 Keluarga menerima mahasiswa sesuai kontrak waktu.
 Alat-alat tersedia sesuai rencana.

2) Evaluasi Proses
 Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana.
 Keluarga memberikan jawaban sesuai data yang dibutuhkan.

3) Evaluasi Hasil
 Keluarga mampu memberikan informasi tentang lingkungan, struktur
keluarga, fungsi keluarga, stress dan koping keluarga, harapan keluarga.
 Keluarga kooperatif selama dilakukan pemeriksaan fisik.
LAPORAN PENDAHULUAN KUNJUNGAN KELUARGA BINAAN

Pertemuann ke : 3 ( tiga ) Nama Mahasiswa : Atika dwi sundari


Fase : pengkajian Npm : 1426010020
Hari/tanggal : rabu,14-02-2018

I. Latar Belakang
a. Karakteristik Keluarga
Pada pertemuan ke 2 mahasiswa telah melakukan pengkajian
mengenai lingkungan, struktur keluarga, fungsi keluarga, stress dan
koping keluarga, harapan keluarga, dan pemeriksaan fisik terhadap
keluarga. Hasil pemeriksaan fisik diperoleh data pada An. N keluarga
Tn. K, TB 137 cm, BB 36 kg , Nadi 100 x/ menit, RR 28 x / menit
Suhu 36, 6 0C. Ny. N mengatakan An. N mengalami karang gigi pada 2
gigi grahan atas dan 2 gigi graham bawah serta gigi geraham kanan
yang berlubang disertai rasa nyeri pada gigi dan gusi. Berdasarkan data
diatas, maka pada pertemuan ke 3 ini mahasiswa akan melakukan
rencana tindakan keperawatan untuk diagnosa keperawatan: nyeri
pada An. N dalam keluarga Tn. K b/d Ketidak Mampuan Keluarga
(KMK) untuk mengenal masalah caries dentis, komunikasi tidak
efektif Ny. A terhadap An. N pada keluarga Tn. K b/d Ketidak
Mampuan Keluarga (KMK) untuk mengenal masalah caries dentis.
Pada pertemuan ini akan dilakukan intervensi keperawatan pada
TUK 1, TUK 2 dan TUK 3 yaitu tentang keluarga mampu mengenal
masalah, mengambil keputusan untuk merawat dan mampu merawat
anggota keluarga dengan karies gigi.

b. Data yang Perlu Dikaji Lebih Lanjut


c. Masalah Keperawatan Keluarga
1. Nyeri pada An. N dalam keluarga Tn. K
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. N keluarga Tn. K
II. Proses Keperawatan
a. Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri pada An.N dalam keluarga Tn. K b/d Ketidak mampuan keluarga
(KMK) merawat anggota keluarga dengan masalah carier dentis.
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. N pada keluarga Tn. K
b/d Ketidak mampuan keluarga (KMK) untuk mengenal masalah
caries dentis

Tujuan Umum
Setelah dilakukan intervensi selama 3 x 45 menit pertemuan,
diharapkan karies gigi berkurang/ hilang.

Tujuan Khusus
1) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
mengenal masalah karies gigi.
2) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
mengambil keputusan untuk merawat anggota keluarga dengan
masalah karies gigi.
3) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
merawat keluarga dengan karies gigi.

III. Riwayat Kegiatan


1) Topik : Mengenal masalah, mengambil keputusan untuk merawat
dan
mampu merawat anggota keluarga dengan karies gigi.
2) Metode : Tanya jawab dan diskusi.
3) Media : Leaflet
4) Waktu : 09.45 – 10.30 WIB
5) Tempat : Rumah keluarga

IV. Kriteria Evaluasi


a. Evaluasi Struktur
 Mahasiswa dapat melakukan kegiatan sesuai rencana.
 Keluarga menerima mahasiswa sesuai kontrak waktu.
 Alat-alat tersedia sesuai rencana.

b. Evaluasi Proses
 Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana.
 Keluarga berpatisipasi aktif dalam kegiatan.

c. Evaluasi Hasil
 Keluarga keluarga mampu:
1. Mengenal masalah karies gigi.
2. Mengambil keputusan untuk merawat anggota keluarga
dengan masalah karies gigi.
3. Merawat keluarga dengan karies gigi.

LAPORAN PENDAHULUAN KUNJUNGAN KELUARGA BINAAN

Pertemuann ke : 4 ( empat ) Nama Mahasiswa : Atika dwi sundari


Fase : pengkajian Npm : 1426010020
Hari/tanggal : kamis,15-02-2018

I. Latar Belakang
a. Karakteristik Keluarga
Setelah dilakukan intervensi keperawatan TUK 1, TUK 2, dan
TUK 3 pada An. N anggota keluarga Tn. K , maka keluarga sudah
mampu mengenal masalah karies gigi. Keluarga juga sudah mampu
mengambil keputusan untuk merawat An. N dengan masalah karies
gigi dan keluarga juga mampu merawat An. N dengan karies gigi.
Pada pertemuan ke 4 ini mahasiswa akan melakukan rencana
tindakan keperawatan pada TUK 4 dan TUK 5 yaitu keluarga mampu
memodifikasi lingkungan bagi An. N dengan Caries gigi dan
memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan untuk penderita karies gigi.
b. Data yang Perlu Dikaji Lebih Lanjut

c. Masalah Keperawatan Keluarga


1. Kerusakan gigi pada An. N keluarga Tn. K

II. Proses Keperawatan


a. Diagnosa Keperawatan
1) Kerusakan gigi pada An. N keluarga Tn. K b/d KMK merawat
anggota keluarga dengan masalah karies gigi.

d. Tujuan Umum
Setelah dilakukan intervensi selama 3 x 45 menit pertemuan,
diharapkan karies gigi berkurang/ hilang.

e. Tujuan Khusus
1) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
memodifikasi lingkungan bagi penderita karies gigi
2) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan untuk penderita karies
gigi.
3) Dalam 1 x 45 menit pertemuan, diharapkan keluarga mampu
mengenal masalah kegemukan pada anak.

III. Riwayat Kegiatan


1) Topik : Memodifikasi lingkungan bagi penderita karies gigi ,
memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan untuk penderita karies gigi dan
mengenal masalah kegemukan pada anak.
2) Metode : Tanya jawab dan diskusi.
3) Media : Leaflet
4) Waktu : 10.00 – 11.48 WIB
5) Tempat : Rumah keluarga

IV. Kriteria Evaluasi


a. Evaluasi Struktur
 Mahasiswa dapat melakukan kegiatan sesuai rencana.
 Keluarga menerima mahasiswa sesuai kontrak waktu.
 Alat-alat tersedia sesuai rencana.
b. Evaluasi Proses
 Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana.
 Keluarga berpatisipasi aktif dalam kegiatan.

c. Evaluasi Hasil
 Keluarga keluarga mampu:
1. Memodifikasi lingkungan bagi penderita karies gigi
2. Memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan untuk penderita
karies gigi
LAPORAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. K


WARGA JALAN BAWAL RW 04 RT 10 KELURAHAN
MALABRO KECEMATAN TELUK SEGARA KOTA
BENGKULU

Disusun Oleh :

Atika dwi sundari


1426010020

Preseptor

( Ns. Hanifah,S.kep,M.kep )

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES)
TRI MANDIRI SAKTI
BENGKULU
2018
PENGKAJIAN

I. DATA UMUM
1) Nama Kepala Keluarga (KK) : Tn. K
2) Usia : 35 tahun
3) Alamat : Jalan Bawal RT 10, RW 04 Kelurahan Malabro
Kecamatan Teluk Segara
4) Pekerjaan : Nelayan
5) Pendidikan : Sd
6) Komposisi Keluarga

No. Nama L/P Hubungan dengan Umur Pekerjaan Pendidikan


KK

1 Ny. N P Istri 33 th IRT Tamat SMA

2 An. N P Anak 12 th Sekolah

3 An. S P Anak 8 th Sekolah

4 An. N P Anak 2 -

7) Genogram: Genogram 3 generasi

Tn. K An. N
N Ny. N
An.

Keterangan:

= Laki-laki
= perempuan

= Orang yang tinggal satu rumah

8) Tipe Keluarga:
Tipe keluarga Tn. K adalah tipe keluarga the nuclear family
(keluarga inti) keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak.

9) Suku Bangsa:
Tn. K berasal dari suku sikumbang (padang) dan Ny. berasal dari
Bengkulu. Bahasa yang digunakan dikeluarga Tn. K adalah Bengkulu.
Tidak ada kebiasaan/ kebudayaan dari daerah keluarga Tn.K yang
mempengaruhi kesehatan secara langsung.

10) Agama:
Keluarga Tn. K menganut agam Islam. Tidak ada anggota keluarga
yang berbeda agama/ keyakinan.

11) Status Sosial Ekonomi:


Keluarga Tn. K termasuk golongan ekonomi sedang, pendapatan
Tn.K sebagai pekerjaan nelayan ± Rp.8.00,000 perbulan, kebutuhan
sandang, papan, pangan sudah terpenuhi untuk keluarganya.

12) Aktivitas Rekreasi Keluarga:


Keluarga Tn. K mempunyai aktivitas rekreasi yang tidak terjadwal.
Biasanya keluarga Tn. K pergi ke pantai dan ke Bim jika hari libur,
karena pada hari-hari biasa Tn. K harus bekerja.

II. RIWAYAT dan TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


LINGKUNGAN
13) Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini:
Keluarga Tn. K berada dalam tahap perkembangan keluarga dengan anak
sekolah, dengan tugas perkembangan keluarga:
- Mensosialisasikan anak-anak termasuk meningkatkan prestasi
sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang
sehat.
- Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan
- Memenuhi kebutuhan kesehatan fisik anggota keluarga.

14) Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi


Saat ini keluarga Ny. N dan Tn. K sebagai keluarga dengan anak
sekolah. Tahap perkembangan keluarga dengan anak usia sekolah pada
keluarga Tn. K secara umum sudah terpenuhi, tapi untuk kamar anak-
anak masih bersama dan prestasi belajar anak perlu ditingkatkan.

15) Riwayat Keluarga Inti:


Keluarga Tn. K terbentuk atas dasar suka sama suka. Tn. K dan Ny.
N menikah pada tahun 2000. Ny. N mengatakan tertarik pada Tn. K
karena dewasa, pekerja keras dan juga pengertian. Tn. K dan Ny. N
pada saat pengkajian tidak ada keluhan kesehatan.

16) Riwayat Keluarga Sebelumnya:


Ayah dari Tn. K memiliki penyakit hipertensi dan ibu dari Ny. N
juga memiliki penyakit hipertensi.

III. LINGKUNGAN
17) Karakteristik Rumah
Keluarga Tn. K tinggal di rumah miliknya sendiri. Luas 6 x 10.
Dirumahnya terdapat, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan
dapur. Pencahayaan pada malam hari menggunakan listrik dan pada
siang hari juga kadang digunakan karena suasana rumah yang gelap.
Penataan perabot nampak tidak terlalu teratur karena tidak ada ruang
untuk dapur. Rumah memiliki pekarangan yang sempit tidak ada
pepohonan. Perabotan yang ada di rumah tangga yang cukup lengkap,
antara lain kursi, TV, serta peralatan dapur. Tn. K memanfaatkan
PDAM untuk sumber kebutuhan air dan dalam pengelolahan sampah
rumah tangga keluarga membuang di tempat sampah umum. Keluarga
sudah sangat bersyukur dengan kondisi rumahnya sekarang.

 Denah Rumah

Kamar I
R. Tamu

Kamar II

Keterangan:

= = Lantai 1

= Septik tank

= Pintu

18) Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW


Diwilayah Tn. K dan Ny. N jarak antara satu rumah dengan yang
lainnya berdekatan. Untuk kegiatan seperti arisan atau kegiatan
lainnya, Ny. N mengatakan belum ada, tetangganya ada yang
berprofesi sebagai pegawai nelayan, membuka warung dan pekerja
swasta.

19) Mobilitas Geografis Keluarga


Keluarga Tn. K merupakan bukan penduduk asli bengkulu.

20) Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat


Menurut Ny. N dan Tn. K, kedua keluarga tidak ada perkumpulan
khusus dan keluarga.

21) Sistem Pendukung Keluarga


Saat ini dalam keluarga Tn. K tidak ada keluarga yang sakit dan
hubungan satu keluarga dengan yang lainnya cukup baik.

IV. STRUKTUR KELUARGA


22) Pola Komunikasi Keluarga
Keluarga Tn. K mempunyai pola komunikasi yang baik, terbuka
dan terarah. Anggota keluarga Tn.K selalu berusaha mendiskusikannya
bersama-sama dalam mengambil keputusan.

23) Struktur Kekuatan Keluarga


Tn. K merupakan kepala keluarga yang berkewajiban mencari
nafkah untuk keluarga. Ny. N juga bekerja untuk mencari nafkah
tambahan tetapi ia tidak melupakan perannya sebagai istri yang
menyiapkan keperluan suaminya di rumah. Setiap pengambilan
keputusan dilakukan dengan cara musyawarah di keluarga Tn. N.

24) Struktur Peran


Tn. B berperan sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab
dalam mencari nafkah untuk istri. Sedangkan Ny. N berperan sebagai
ibu rumah tangga.

25) Nilai dan Norma Keluarga


Keluarga Tn. K menanggap nilai dan norma mereka sesuai dengan
apa yang ada di masyarakat, tidak menimbulkan keributan, saling
menghormati, bersikap ramah dan toleransi merupakan nilai yang
selalu dipegang. Nilai yang dianut keluarga Tn. K tidak ada yang
bertentangan dengan agama dan kesehatan.

V. FUNGSI KELUARGA
26) Fungsi Afektif
Tn. K mengatakan bahwa ia sangat menyayangi dan mencintai
keluarganya. Di keluarga Tn. K selalu mengembangkan sikap saling
menghormati antara satu dengan yang lain dan jarang sekali
bertengkar.

27) Fungsi Sosialisasi


 Hubungan antar keluarga: hubungan antara dirinya dengan
suaminya sampai sejauh ini baik dan hubungan dengan keluarga
besarnya pun baik
 Hubungan antar tetangga juga baik.
28) Fungsi Perawatan Kesehatan
TUGAS PERAWATAN KELUARGA
a. Mengenal masalah keluarga
Jika salah satu dari anggota keluarga Tn. K ada yang
mengalami gangguan masalah kesehatan atau sakit maka
anggota keluarga lain dapat mengenal tanda dan gejala dari
gangguan masalah kesehatan tersebut.

b. Mengambil keputusan
Anggota keluarga Tn. K yang lain akan secepatnya
mencari pertolongan pertama yang tepat dan sesuai dengan
kondisi anggota keluarga yang mengalami gangguan
kesehatan.

c. Merawat anggota keluarga yang sakit


Keluarga Tn. K akan merawat anggota keluarga
yang lain sesuai dengan anjuran Tim medis seperti dokter
atau perawat.

d. Memelihara lingkungan
Keluarga Tn.K akan mencoba memodifikasi
lingkungan dan mencegah penyakit atau gangguan masalah
kesehatan tersebut menjadi lebih baik dan melakukan pola
hidup bersih dan sehat.
e. Menggunakan fasilitas / pelayanan kesehatan
Keluarga Tn. K dapat memanfaatkan fasilitas
kesehatan yang telah tersedia misalnya, mengunjungi
puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

29) Fungsi Reproduksi

Saat ini Ny. N menggunakan alat kontrasepsi PIL untuk


menjarangkan kehamilan
30) Fungsi Ekonomi
Ny. N mengatakan penghasilannya dan suaminya sudah cukup
untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan keluarga Tn.
B dan Ny. N tersebut

VI. STRESS DAN KOPING KELUARGA


31) Stressor Jangka Pendek dan Panjang
Menurut Ny. N dirinya tidak tahu dari pihak suaminya apakah
sedang mengalami beban pikiran atau tidak.
32) Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Situasi/ Stressor
Ny.N sekarang lagi berusaha belajar menjadi ibu rumah tangga
yang baik dengan belajar memasak, dan mengurusi suaminya.

33) Strategi Adaptasi Disfungsional


Tidak ada strategi disfungsional yang digunakan keluarga untuk
menyelesaikan masalah.

VII. HARAPAN KELUARGA


Dengan adanya petugas kesehatan yang datang kerumahnya
diharapkan supaya petugas kesehatan bisa memberikan pengetahuan
bagaimana sebenarnya kesehatan dalam rumah tangga dan cara
merawat anggota keluarga.
PEMERIKSAAN FISIK KELUARGA Tn. K

No Jenis Pemeriksaan Tn. K Ny. N An. N


.
1 TTV TD : 120/70 mmHg TD : 110/70 mmHg TD : 100/80
Nadi : 94 x/mnt Nadi : 79 x/mnt mmhg
Suhu : 36,2°C Suhu : 36,5°C Nadi : 80 x/mnt
Suhu : 36,5°C
Respirasi : 22 x/menit Respirasi : 20 x/menit Respirasi : 20 x/menit
TB : 167 cm TB : 160 cm TB : 137 cm
BB : 60 kg BB : 50 kg BB : 26 kg
2 Sistem Persyarafan Kesadaran: Kesadaran: composmentis, Kesadaran:
composmentis, orientasi baik composmentis,
orientasi baik orientasi baik
3 Sistem Kardiovaskuler Irama jantung teratur, Irama jantung teratur, tidak Irama jantung teratur,
tidak ada bunyi ada bunyi tambahan tidak ada bunyi
tambahan tambahan
4 Sistem Respirasi Bunyi nafas: vesikuler Bunyi nafas: vesikuler Bunyi nafas: vesikuler
5 Sistem Gastrointestinal Bising usus 10 x / menit, Bising usus 10 x / menit, Bising usus 10 x / menit,
tidak ada nyeri tekan tidak ada nyeri tekan tidak ada nyeri tekan
6 Sistem Integumen Bersih, turgor kulit: Bersih, turgor kulit: kembali Bersih, turgor kulit:
kembali cepat, kulit teraba cepat, kulit teraba hangat, kembali cepat, kulit
hangat, oedema (-) oedema (-) teraba hangat, oedema (-)
7 Sistem Muskuloskletal Keterbatasan rentang Keterbatasan rentang gerak Keterbatasan rentang gerak
gerak (-), varises (-), (-), varises (-), refleks patela (-), varises (-), refleks
refleks patela (+) (+) patela (+)
8 Sistem Perkemihan Tidak ada kelainan, BAK Tidak ada kelainan, BAK Tidak ada kelainan, BAK
lancar 6-7 x / hari lancar 6-7 x / hari lancar 6-7 x / hari
9 Kepala Simetris, benjolan (-), lesi (-) Simetris, benjolan (-), lesi (-) Simetris, benjolan (-),
lesi (-)
10 Rambut Lurus, tidak rontok, Lurus, tidak rontok, distribusi Lurus, tidak rontok,
distribusi merata/ hitam. merata/ hitam. distribusi merata/ hitam.
11 Telinga Serumen(-), pendengaran Serumen (-), pendengaran Serumen (-), pendengaran
baik, simetris kanan kiri baik, simetris kanan kiri baik, simetris kanan kiri
12 Leher Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran kelenjar Tidak ada pembesaran
kelenjar tiroid dan limfe tiroid dan limfe kelenjar tiroid dan limfe
13 Mulut Mukosa bibir lembab, Mukosa bibir lembab, karies Mukosa bibir lembab, karies
karies (-), gigi lengkap (-), gigi lengkap. (+), gigi nampak berlobang
dan kecoklatan.
ANALISA DATA

Data Pengunjung Masalah Keperawatan Etiologi


No.
1. DS : Ketidak mampuan keluarga Nyeri pada An. N dalam
 Ny. N mengatakan An. N sering mengalami nyeri pada gigi dan (KMK) merawat anggota keluarga Tn. K
gusinya. keluarga dengan masalah
carier dentis
DO :
 Skala nyeri 7
 Durasi ± 3 menit
 An. N tampak memegang area nyeri
 An. N tampak meringgis
 Gigi An. N tampak berlubang
DS : Ketidak mampuan keluarga Komunikasi tidak efektif
 Ny. N mengatakan An. N susah apabila di suruh menggosok (KMK) untuk mengenal Ny. N terhadap An. N dan
gigi. masalah caries dentis pada keluarga Tn. K

DO :
 An. N tampak susah menggosok gigi
 Pola komunikas Ny. N terhadap anaknya kurang
 Pola komunikasi disfungsional
1. Nyeri pada An. N dalam keluarga Tn. K b/d Ketidak mampuan keluarga (KMK) merawat anggota keluarga dengan masalah caries dentis.

Perhitungan
NO Kriteria Skore Pembenaran
Nilai Bobot
1 Sifat masalah skala : Masalah ini telah menjadi ancaman
Ancaman kesehatan 2 1 2/3x1 = 2/3 kesehatan, karena jika tidak di tangani akan
menjadi masalah kesehatan.
2 Kemungkinan masalah dapat Apabila An. N dapat mengatasi caries denis.
diubah : 1 2 1/2x2 = 2/2
Skala : hanya sebagian
3 Potensi masalah dapat untuk Masalah dirasakan apabila nyeri pada gigi
dicegah : 3 1 3/3x1 = 3/3 kambuh
Skala : tinggi
4 Menonjolnya masalah. Masalah ini perlu segera di tangani karena
Skala : masalah berat, harus di apabila tidak segera di tangani akan
tangani. 2 1 2/2x1 = 2/2 berdampak pada anaknya
11/3= 3 2/3
TOTAL 8
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. A pada keluarga Tn. K b/d Ketidak mampuan keluarga (KMK) untuk mengenal masalah
caries dentis

Perhitungan
NO Kriteria Skore Pembenaran
Nilai Bobot
1 Sifat masalah skala : Masalah ini telah menjadi ancaman
Ancaman kesehatan 2 1 2/3x1 = 2/3 kesehatan, karena jika tidak di tangani
akan menjadi masalah yang dapat
menyebabakan komunikasi tidak
terpenuhi dengan baik
2 Kemungkinan masalah dapat Apabila Ny. N dapat mengatasi masalah
diubah : 1 2 1/2x2 = 2/2 komunikasi
Skala : hanya sebagian
3 Potensial masalah untuk dicegah Masalah dirasakan apabila anakanya
: 2 1 2/3x1 = 2/3 tidak mau gosok gigi.
Skala : cukup
4 Menonjolnya masalah. Masalah ini perlu segera di tangani
Skala : masalah berat, harus di karena apabila tidak segera di tangani
tangani. 2 1 2/2x1 = 2/2 akan berdampak pada anaknya.
TOTAL 7 20/6 = 3 1/3
Dari scoring atau pembobotan masalah tersebut, didapat satu diagnosa yang prioritas
yaitu :

1. Nyeri pada An.N dalam keluarga Tn. K b/d Ketidak mampuan keluarga (KMK)
merawat anggota keluarga dengan masalah carier dentis.
2. Komunikasi tidak efektif Ny. N terhadap An. N pada keluarga Tn. K b/d Ketidak
mampuan keluarga (KMK) untuk mengenal masalah caries dentis
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. K pada An. N

No Diagnosa Tujuan Tujuan khusus Kriteria Standar Evaluasi Intervensi


Keperawatan Umum Evaluasi
1 Nyeri pada An. A Setelah TUK 1
b/d ketidak dilakukan Setelah
mampuan keluarga tindakan dilakukan
(KMK) merawat keperawatan intervensi
anggota keluara diharapakan keperawatan
dengan masalah keluarga Tn. selama 1x45
caries dentis K mampu menit Kognitif Keluarga mampu 1.1 Kaji pengetahuan tentang caries dentis
merawat diharapkan menjelaskan 1.2 Beri reinforcement (+) atas jawaban
keluarga keluarga pengertian carier keluarga
yang sakit. mampu : dentis 1.3 Jelaskan pengertian caries dentis
1.1.Mengenal  Caries dentis 1.4 Bimbing keluarga untuk mengulangi
penyebab adalah proses kembali
caries hilangnya 1.5 Beri reinforcement (+)
dentis. mineral gigi yang 1.6 Beri kesempatan keluarga untuk
disebabkan bertanya
adanya interaksi 1.7 Jawab pertanyaan keluarga
antara bakteri
dan ludah.
TUK 2
Setelah 1.1 Tanyakan pada keluarga akibat dari
dilakukan Kognitif Keluarga mampu carier dentis
intervensi menjelaskan akibat 1.2 Beri kesempatan pada keluarga untuk
selama 1x 45 dari caries dentis, menanyakan yang belum dipahami
menit dan memutuskan mengenai akibat dari carier dentis
diharapkan untuk control satu 1.3 Evaluasi kembali pemahaman
Keluarga kali perminggu ke keluarga mengenai akibat dari carier
mampu : RS atau puskesmas dentis
memutuskan 1.4 Beri penghargaan atas kemampuan
tindakan yang  Bau mulut keluarga dalam menyebutkan kembali
tepat untuk terasa ngilu bila akibat dari cerier dentis
merawat terkena makanan
anggota dengan yang panas atau
masalah caries dingin, asam dan
dentis pada An. manis.
N  Tidak bisa tidur
atau aktivitas
seharí-hari
Psikomotor terganggu
 Keadaan yang
parah, kalau tidak
dicabut
menyebabkan gusi
bengkak, terdapat
nanah dan pilek-
pilek.
 penyakit pada
organ lain :
penyakit jantung
koroner,
peradangan otot,
penyakit katup
jantung, penyakit
ginjal, penyakit
mata, panyakit
kulit.

1.1 Diskusikan pada keluarga mengenai


TUK III Psikomotor Keluarga mampu cara memeriksa carier dentis secara
Setelah melakukan tindakan mandiri.
dilakukan secara mandiri jika 1.2 Beri kesempatan keluarga untuk
intervensi An. N caries dentis menanyakan apa yang belum di
selama 1x45 Pergi ke dokter gigi pahami bagaimana cara memeriksa
menit untuk dilakukan carier dentis.
keluarga perawatan caries 1.3 Evaluasi kembali pemahaman
mampu dentis keluarga mengenai cara memeriksan
:merawat carier dentis secara mandiri.
anggota
keluarga yang 1.4 Beri penghargaan atas kemampuan
mengalami keluarga dalam menyebutkan dan
cerier dentis memperagakan cara memeriksa carier
dentis.

Afektif
4.1 Diskusikan dengan keluarga tindakan
Keluarga Tn.K dapat dan cara mengatasi caries dentis.
TUK IV memodivikasi 4.2 Motivasi usaha keluarga untuk
Setelah lingkungan merubah gaya hidup.
dilakukan sekitarnya. 4.3 Monitor TD dan Nadi.
intervensi 1x45  Menjaga 4.4 Beri kesempatan keluarga untuk
menit kebersihan bertanya hal yang belum di mengerti.
diharapkan rongga mulut 4.5 Evaluasi pemahaman keluarga tentang
keluarga dengan cara carier dentis.
mampu: menggosok gigi
memodifikasi  Makan makanan
lingkungan yang bergizi
 Menjaga
kebiasaan makan
 Berkunjung ke
dokter gigi
minimal 6 bulan
sekali

5.1 Informasikan mengenai pengobatan


TUK V Keluarga Tn. K dan pendidikan kesehatan yang
Keluarga dapat memfaatkan diperoleh.
mampu fasilitas kesehatan 5.2 Motivasi keluarga untuk menyebutkan
menggunakan terdekat untuk kembali hasil diskusi.
fasilitas kesembuhan An. N
kesehatan yang
ada.

2 Komunikasi tidak Setelah TUK 1


efektif Ny. N diberikan Setelah Kognitif Keluarga mengerti 1.1 Kaji pengetahuan keluarga tentang
terhadap An. N panjelasan dilakukan tentang pentingnya komunikasi efektif anaknya.
pada keluarga Tn. keluarga Tn. tindakan komunikasi efektif 1.2 Diskusikan tentang keluarga
K b/d ketidak K keperawatan yaitu kemampuan pentingnya komunikasi
mampuan kelearga memahami diharapkan menjadi pendengar efektif anaknya.
(KMK) untuk pentingnya keluarga yang baik, sehingga 1.3 Beri penjelasan apabila keluarga
kesehatan mampu : komunikator dapat tidak mengerti.
mengenal masalah
An. N dapat mengenal memahami, bertanya 1.4 Motivasi keluarga untuk mengnal
carier dentis
masalah dan menjawab komunikasi efektif.
kesehatan yang dengan tepat. 1.5 Puji keluarga atas jawaban atau
terjadi pada tindakan yang tepat
An.N

TUK II
Keluarga Tn. K Afektif 2.1 Beri penjelasan kepada keluarga
mampu Keluarga mampu tentang pentingnya komunikasi
memutuskan melakukan tindakan efektif.
masalah yang yang tepat untuk An. 2.2 Diskusikan pada keluarga kominikasi
terjadi pada An. N yang tepat untuk An.N
K 2.3 Beri kesempatan keluarga untuk
mendiskusikan Komunikasi yang
baik unuk An. N
2.4 Jelaskan baik-Buruknya komunikasi
Ny. N pada anaknya.
TUK III
Keluarga Tn. K Psikomotor 3.1 Jelaskan berapa tempat pelayanan
dapat Keluarga Tn. K kesehatan yang di sekitar rumahnya.
menggunakan dapat memfaatkan
fasilitas fasilitas kesehatan 3.2 Libatkan suami untuk mengambil
kesehatan. terdekat untuk keputusan yang terbaik untuk An. S
kesembuhan An. N dan An. N
3.3 Libatkan suami diskusi tentang
kesehatan An..N dan An. N

Tujuan Tanggal Implementasi Evaluasi


TUK 1
15 ferbruari 2018
1) Setelah dilakukan intervensi
keperawatan selama 1 x 45
menit diharapkan keluarga
mampu:
 Mengenal masalah caries
dentis
1.1. Menyebutkan pengertian 1.1.1 Mengkaji pengetahuan keluarga S=
caries dentis tentang pengertian caries dentis  Ny.N mengatakan Caries gigi
1.1.2 Memberikan reinforcement (+) adalah adalah penyakit penyakit
atas jawaban keluarga gigi berlobang
1.1.3 Menjelaskan pengertian Carie  Ny. N mengatakan penyebab
dentis kepada keluarga caries dentis adalah karena
1.1.4 Membimbing keluarga untuk mengkonsumsi makanan yang
mengulang kembali manis-manis
1.1.5 Memberikan reinforcement (+)  Ny. N mengatakan tanda dan
1.1.6 Memberikan kesempatan gejala caries gigi adalah, gigi
keluarga untuk bertanya berlobang, nyeri, dan bengkak
1.1.7 Menjawab pertanyaan keluarga
O=
1.2. Menyebutkan penyebab 1.2.1. Mengkaji pengetahuan keluarga  Keluarga dapat menyebutkan
caries dentis tentang penyebab caries dentis pengertian karies dentis
1.2.2. Memberikan reinforcement (+)  Keluarga dapat menyebutkan
atas jawaban keluarga penyebab caries dentis
1.2.3. Menjelaskan penyebab caries  Keluarga dapat menyebutkan
dentis kepada keluarga
1.2.4. Membimbing keluarga untuk tanda dan gejala caries dentis
mengulang kembali
1.2.5. Memberikan reinforcement (+) A=
1.2.6. Memberikan kesempatan  Tujuan tercapai, dimana
keluarga untuk bertanya keluarga dapat menyebutkan
1.2.7. Menjawab pertanyaan keluarga pengertian, penyebab, tanda
dan gejala asam urat

1.3.1. Mengkaji pengetahuan keluarga P=


tentang tanda dan gejala caries  Intervensi dilanjutkan ke
1.3 Menyebutkan tanda dan dentis TUK 2
gejala caries dentis 1.3.2. Memberikan reinforcement (+)
atas jawaban keluarga
1.3.3. Menjelaskan tanda dan gejala
caries dentis kepada keluarga
1.3.4. Membimbing keluarga untuk
mengulang kembali
1.3.5. Memberikan reinforcement (+)
1.3.6. Memberikan kesempatan
keluarga untuk bertanya
1.3.7. Menjawab pertanyaan keluarga
2.1.1. Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang akibat lanjut dari caries
dentis
2.1.2. Memberikan reinforcement (+) S=
atas jawaban keluarga  Tn. K mengatakan akibat
TUK 2 2.1.3. Menjelaskan akibat lanjut caries lanjut dari caries dentis
2) Setelah dilakukan intervensi dentis kepada keluarga  Keluarga memutuskan
keperawatan selama 1 x 45 2.1.4. Membimbing keluarga untuk merawat anggota keluarga
menit diharapkan keluarga mengulang kembali dengan carie dentis
mampu: 2.1.5. Memberikan reinforcement (+) O=
2.1 Menyebutkan akibat 2.1.6. Memberikan kesempatan  Keluarga dapat
lanjut dari caries dentis keluarga untuk bertanya menyebutkan akibat lanjut
2.1.7. Menjawab pertanyaan keluarga dari caries demtis penyakit
peradangan , bauh mulut,
gusi berdarah.
 Keluarga mampu
memutuskan merawat
2.2.1. Membantu keluarga mengambil anggota keluarga dengan
keputusan yang tepat caries dentis
2.2.2. Memberikan reinforcement (+) A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
akibat lanjut dan mampu
memutuskan merawat
2.2 Memutuskan untuk anggota keluarga caries
merawat anggota dentis
keluarga dengan caries P=
dentis Intervensi dilanjutkan ke TUK 3
3.1.1. Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang cara perawatan asam urat
3.1.2. Memberikan reinforcement (+)
atas jawaban keluarga
3.1.3. Menjelaskan tentang cara
perawatan caries dentis kepada
15 februari 2018
keluarga S=
3.1.4. Membimbing keluarga untuk  Tn. K mengatakan cara
mengulang kembali perawatan caries dentis
TUK 3 3.1.5. Memberikan reinforcement (+) adalah Pergi ke dokter gigi
untuk dilakukan perawatan
3) Setelah dilakukan intervensi 3.1.6. Memberikan kesempatan
caries dentis
keperawatan selama 1 x 45 keluarga untuk bertanya
O=
menit diharapkan keluarga 3.1.7. Menjawab pertanyaan keluarga
 Keluarga dapat
mampu:
menyebutkan cara
3.1 . Menyebutkan cara
perawatan caries dentis
perawatan caries dentis
A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
cara perawatan caries dentis
P=
Intervensi dilanjutkan ke TUK 4
4.1.1. Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang lingkungan yang baik bagi
penderita caries dentis
4.1.2. Memberikan reinforcement (+)
atas jawaban keluarga
4.1.3. Menjelaskan tentang lingkungan
yang baik bagi penderita caries
dentis
TUK 4 4.1.4. Membimbing keluarga untuk S=
4) Setelah dilakukan intervensi mengulang kembali  Tn. K mengatakan cara
keperawatan selama 1 x 45 4.1.5. Memberikan reinforcement (+) memodifikasi lingkungan
menit diharapkan keluarga 4.1.6. Memberikan kesempatan yang baik bagi penderita
mampu: keluarga untuk bertanya caries dentis adalah
4.1. Memodifikasi 4.1.7. Menjawab pertanyaan keluarga melakukan kebersihan gigi
lingkungan an mulut dengan cara
menggosok gigi
O=
 Keluarga dapat
menyebutkan cara
memodifikasi lingkungan
yang baik bagi penderita
caries dentis

A=
TUK 5
 Tujuan tercapai, dimana
5) Setelah dilakukan intervensi
keluarga dapat menyebutkan
keperawatan selama 1 x 45
cara memodifikasi
menit diharapkan keluarga
lingkungan yang baik bagi
mampu:
penderita caries dentis
5.1 Menyebutkan jenis
pelayanan kesehatan dan
P=Intervensi dilanjutkan ke
waktu kunjungannya
TUK 5

5.2 Mampu menyebutkan


manfaat pelayanan kesehatan

5.3 Memanfaatkan pelayanan


kesehatan 5.1.1. Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang jenis pelayanan kesehatan
dan waktu kunjungannya.
5.1.2. Memberikan reinforcement (+)
atas jawaban keluarga
5.1.3. Menjelaskan tentang jenis
pelayanan kesehatan dan waktu
kunjungannya
5.1.4. Memberikan kesempatan S=
keluarga untuk bertanya  Ny. N mengatakan Jenis
5.1.5. Menjawab pertanyaan keluarga pelayanan kesehatan dan
waktu kunjungannya adalah
5.2.1. Mengkaji pengetahuan keluarga Rumah Sakit buka setiap
tentang manfaat pelayaan kesehatan hari (24 jam), Puskesmas
5.2.2. Memberikan reinforcement (+) buka Senin-Sabtu pukul
atas jawaban keluarga 08.00-13.00 WIB, Praktek
5.2.3. Menjelaskan manfaat yankes Dokter buka setiap hari
5.2.4. Memotivasi keluarga untuk kecuali hari libur pukul
mengunjungi fasilitas yankes 16.00-21.00 WIB
 Ny. N mengatakan Manfaat
5.3.1. Mendukung keluarga untuk yankes adalah, tempat
memutuskan tindakan berobat, tempat pemeriksaan
5.3.2. Memberikan reinforcement (+) kesehatan, tempat konsultasi
O=
 Keluarga mampu
menyebutkan jenis
pelayanan kesehatan dan
waktu kunjungannya
 Keluarga mampu
menyebutkan manfaat
pelayaan kesehatan
A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
jenis pelayanan kesehatan
dan waktu kunjungannya
serta menyebutkan manfaat
pelayaan kesehatan
P= Intervensi dihentikan
Tujuan Tanggal Implementasi Evaluasi
TUK 1
16 Februari 2018
1) Setelah dilakukan intervensi
keperawatan selama 1 x 45
menit diharapkan keluarga
mampu:
 Mengenal masalah kesehatan
yang dialami anaknya 1.1 Mengkaji pengetahuan keluarga
tentang komunikasi efektif kepada
1.1. Menyebutkan pengertian S=
anaknya.
caries dentis 1.2 Mendiskusikan iskusikan tentang  Tn. K mengatakan komunikasai
keluarga pentingnya komunikasi
efektif adalah kemampuan
efektif pada anaknya.
1.3 Memberi penjelasan apabila menjadi pendengar yang baik,
keluarga tidak mengerti.
sehingga komunikator dapat
1.4 Memotivasi keluarga untuk
mengnal komunikasi efektif. memahami, bertanya dan
1.5 Puji keluarga atas jawaban atau
menjawab dengan tepat
tindakan yang tepat
O=
 Keluarga dapat menyebutkan
pengertian komunikasi efektif

A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
pengertian komunikasi
efektif
P=
 Intervensi dilanjutkan ke
TUK 2
TUK 2
2) Setelah dilakukan intervensi
keperawatan selama 1 x 45
menit diharapkan keluarga
mampu: 2.1 Memberi penjelasan kepada S=
keluarga tentang pentingnya
2.1 Memutuskan masalah yang  Ny. R mengatakan
komunikasi efektif.
terjadi pada An. A 2.2 Mendiskusikan pada keluarga pentingnya komunikasi
kominikasi yang tepat untuk An.A
efektif
2.3 Memberi kesempatan keluarga
untuk mendiskusikan Komunikasi O=
yang baik unuk An. A
2.4 Menjelaskan baik-Buruknya  Keluarga dapat
komunikasi Ny. R pada anaknya. menyebutkan pentingnya
komunikasi efektif
A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
pentingnya komunikasi
efektif dan
P=
Intervensi dilanjutkan ke TUK 3

TUK III
Keluarga Tn. B dapat
menggunakan fasilitas
kesehatan. S=
 Tn. B mengatakan Jenis
pelayanan kesehatan dan
waktu kunjungannya adalah
Rumah Sakit buka setiap
3.1 Mernjeelaskan berapa tempat hari (24 jam), Puskesmas
pelayanan kesehatan yang di
buka Senin-Sabtu pukul
sekitar rumahnya.
08.00-13.00 WIB, Praktek
3.2 Libatkan suami untuk mengambil
Dokter buka setiap hari
keputusan yang terbaik untuk An.
A kecuali hari libur pukul
3.3 Libatkan suami diskusi tentang
16.00-21.00 WIB
kesehatan An..A
 Tn. B mengatakan Manfaat
yankes adalah, tempat
berobat, tempat pemeriksaan
kesehatan, tempat konsultasi

\ O=
 Keluarga mampu
menyebutkan jenis
pelayanan kesehatan dan
waktu kunjungannya
 Keluarga mampu
menyebutkan manfaat
pelayaan kesehatan
A=
 Tujuan tercapai, dimana
keluarga dapat menyebutkan
jenis pelayanan kesehatan
dan waktu kunjungannya
serta menyebutkan manfaat
pelayaan kesehatan

P= Intervensi dihentikan