Anda di halaman 1dari 3

KELOMPOK 5

DWICKY BRAMADICKA (160810301019)

NOVI TASARI (160810301025)

ANTONIUS HARI SURYA D. (160810301110)

NURIL ISNAINI (170810301269)

CASE STUDY

HARUSKAH PERUSAHAAN MERANGKUL PELAKU BISNIS JEJARING SOCIAL

1. Identifikasi faktor-faktor di bidang teknologi, manajemen dan organisasi yang bertanggung


jawab terhadap lambatnya tingkat penyerapan pengetahuan di bidang jejaring sosial internal
perusahaan.
2. Mengapa perusahaan yang dijelaskan dalam kasus kali ini berhasil menerapkan teknologi
jejaring sosial internal pada perusahaan mereka? Jelaskan jawaban anda.
3. Apakah setiap perusahaan perlu menerapkan jejaring sosial perusahaan? Mengapa atau
mengapa tidak?

Jawaban :

1. Faktor-faktor yang bertanggung jawab terhadap lambannya tingkat penyerapan pengetahuan


di bidang jejaring sosial internal perusahaan.
a) Bidang Teknologi
Lambatya tingkat penyerapan pengetahuan jejaring sosial internal perusahaan di
bidang teknologi dipengaruhi oleh Teknologi yang digunakan oleh perusahaan masih
dalam tahapan yang berkembang, sehingga membuat karyawan masih belum
memahami, belum bisa menerapkan teknologi tersebut yang mereka beranggapan
bahwa teknologi tersebut sangat sulit dipelajari.
b) Bidang Manajemen
Lambatya tingkat penyerapan pengetahuan jejaring sosial internal perusahaan di
bidang Manajemen adalah kurangnya dorongan untuk menggunakan aplikasi atau
jejaring sosial karena manajemen cenderung hanya menyediakan fasilitas berupa
aplikasi atau jejaring sosial tersebut tanpa harus mewajibkan para karyawan untuk
menggunakan fasilitas tersebut.
c) Bidang Organisasi
Lambatya tingkat penyerapan pengetahuan jejaring sosial internal perusahaan di
bidang Organisasi adalah mayoritas kalangan professional di bidang bisnis teknologi
menganggap kinerja jejaring sosial internal yang dimiliki hanya biasa-biasa saja,
bahkan dibawah rata-rata. Karyawan juga terbiasa menjalankan kegiatan bisnis
dengan cara konvensional, dan beresiko menghadapi kelambanan dalam kinerja
organisasi yang akan menimbulkan kesulitan karena para karyawan beranggapan
waktunya terlalu sedikit untuk mempelajari aplikasi baru tersebut.
2. Perusahaan yang dijelaskan dalam kasus kali ini dapat berhasil menerapkan teknologi jejaring
sosial internal pada perusahaan merekakarena terdapat beberapa faktor:
a. Jejaring sosial yang dimiliki dapat menjembatani komunitas internal dan eksternal
sehingga memudahkan perusahaan untuk berhubungan denga pemasok, mitra , dan
pelanggan dari luar perusahaan.
b. Perangkat lunak yang di gunakan selalu berinovasi sehingga teknologi yang dimiliki
dapat bersaing dengan pasar pada umumnya.
c. Jejaring sosial internal menawarkan “konten rileks” untuk topik-topik yang tidak
berhubungan dengan pekerjaan, guna mendorong karyawan mencoba perangkat
tersebut dengan cara yang lebih santai.
d. Jejaring sosial internal dapat mempermudah kerjasam tim walupun meraka terdapta
di zona waktu berbeda sehingga berdampak langsung pada proses peningkatan
pendapatan perusahaan.
e. Perangkat jejaring sosial internal dapat menekan biaya komunikasi antara para
manager dan karyawan yang tersebar di berbagai belahan dunia. Selain itu memiliki
fasilitas lenih efisien dalam menemukan konten yang dibutuhkan.
f. Jejaring sosial internal dapat berkolaborasi dalam bentuk yang kasual(seolah-olah
tidak sedang di kantor), seperti karyawan melakukan percakapan, mengupdate status,
meng-upload dan membagikan file serta membangun kelompok untuk mengerjakan
proyek-proyek kecil. Hal tersebut akan menjadikan cara orang-orang yang
berkolaborasi menjadi lebih akrab, hemat dan efisien.
3. Iya, karena banyak hal positif yang dapat diperoleh dari penggunaan jejaring sosial tersebut
bagi perusahaan, seperti halnya mengefisiensi biaya, mempermudah komunikasi baik antar
karyawan maupun antar klien yang berada di berbagai tempat yang berbeda, mempermudah
menyebarluaskan segala informasi baik internal maupun eksternal perusahaan., memperluas
akses pasar perusahaan, dan meningkatkan Brand Awareness dan Promosi dengan Biaya yang
Minim. Selain itu, meskipun biaya yang dikeluarkan mahal, profit yang diperoleh perusahaan
pun juga sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Anda mungkin juga menyukai