Anda di halaman 1dari 3

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT

UNIVERSITAS HASANUDDIN
NOMOR 495/UN4.27/KP.25-AKR.PMKP.1.4/2017

TENTANG
KEBIJAKAN KRITERIA PEMILIHAN INDIKATOR UNIT

DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT


UNIVERSITAS HASANUDDIN

Menimbang : a. Bahwa dalam menilai mutu unit untuk melakukan fokus


perbaikan proses sertta hasil praktik klinis dan
manajemen, maka setiap unit memilih dan memilih
indikator yang terkait dengan prioritas masing-masing
unit;
b. Bahwa dimaksud dalam poin a dan b diatas, maka perlu
ditetapkan Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Gigi
dan Mulut Universitas Hasanuddin tentang Kebijakan
Kriteria Pemilihan Indikator Unit.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004


tentang Praktik Kedokteran;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit;
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014
tentang Tenaga Kesehatan;
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 95 Tahun 2015 tentang
Rumah Sakit Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1173 Tahun 2004 tentang Rumah Sakit Gigi dan Mulut;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
012 Tahun 2012 Tentang Akreditasi Rumah Sakit;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11
Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien;
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129
Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah
Sakit.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT GIGI DAN


MULUT UNIVERSITAS HASANUDDIN TENTANG KEBIJAKAN
KRITERIA PEMILIHAN INDIKATOR MUTU UNIT

KESATU : Kriteria pemilihan indikator adalah;


KEDUA : Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Gigi dan Mulut ini
berlaku sejak tanggal ditetapkan dan disampaikan kepada
pihak yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan
dengan penuh tanggung jawab dengan ketentuan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, maka akan
dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Makassar
Pada tanggal : 20 November 2017
DIREKTUR UTAMA

drg. M. Ruslin, M.Kes., Sp.BM(K)


NIP. 19730702 200112 1 001
LAMPIRAN KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA
NOMOR 495/UN4.27/KP.25-AKR.PMKP.1.4/2017
TANGGAL 20 NOVEMBER 2017
TENTANG KEBIJAKAN KRITERIA PEMILIHAN INDIKATOR
MUTU UNIT

KEBIJAKAN KRITERIA PEMILIHAN INDIKATOR MUTU UNIT

Kebijakan Umum:
Setiap unit kerja di RSGM Unhas memilih dan menetapkan indikator mutu yang
dipergunakan untuk mengukur mutu unit kerja.

Kebijakan Khusus:
1. Rumah sakit mempunyai regulasi pengukuran mutu dan cara pemilihan indikator
mutu di unit kerja yang antara lain meliputi butir a sampai dengan c yaitu:
a. prioritas pengukuran mutu pelayanan klinis di rumah sakit. Indikator mutu yang
dipergunakan untuk mengukur mutu di prioritas pengukuran mutu rumah sakit,
b. sumber data pasti dari unit, dan menjadi indikator mutu unit;
c. fokus mengukur hal-hal yang ingin diperbaiki;
d. melakukan koordinasi dengan komite medis bila evaluasi penerapan panduan
praktik klinis dan evaluasi kinerja dokter menggunakan indikator mutu.
2. Indikator mutu di unit pelayanan dapat meliputi indikator mutu area klinis,
indikator mutu area manajemen, indikator mutu penerapan sasaran keselamatan
pasien, dan indikator mutu unit kerja (nonpelayanan), minimal meliputi indikator
area manajemen.
3. Setiap unit kerja dan pelayanan telah memilih dan menetapkan indikator mutu unit.
4. Setiap indikator mutu telah dilengkapi profil indikator meliputi butir 1 sampai
dengan 13 yang ada padai maksud dan tujuan di PMKP 5.
5. Setiap unit kerja melaksanakan proses pengumpulan data dan pelaporan.
6. Pimpinan unit kerja melakukan supervisi terhadap proses pengumpulan data dan
pelaporan serta melakukan perbaikan mutu berdasar atas hasil capaian indikator
mutu.

Ditetapkan di : Makassar
Pada tanggal : 20 November 2017

DIREKTUR UTAMA

drg. M. Ruslin, M.Kes., Sp.BM(K)


NIP. 19730702 200112 1 001