Anda di halaman 1dari 11

MANAJEMEN PEMASARAN

Bunga Indah Bayunitri, S.E., M.M., Ak., C.A.

2018

Universitas Widyatama
MANAGEMENT
TO MARKETING

0
MODUL I: INTRODUCTION
DESKRIPSI SINGKAT

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai konsep manajemen pemasaran secara umum,
meliputi:

1. Teori manajemen pemasaran dari beberapa ahli


2. Teori dan praktik pemasaran dahulu dan sekarang
3. Pemasaran holistik: pemasaran internal, kinerja, terintegrasi, dan hubungan

RELEVANSI

Sebelum mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan telah mengetahui tentang konsep
manajemen pemasaran pada mata kuliah Pengantar Bisnis dan Manajemen.

STANDAR KOMPETENSI/ TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu:

1. Menjelaskan pengertian manajemen pemasaran


2. Mengidentifikasikan tujuan dari manajemen pemasaran
3. Mengidentifikasikan perbedaan antara teori dan praktik pemasaran dahulu dan sekarang
4. Menjelaskan perubahan teori dan praktik pemasaran holistik secara umum

1
DEFINISI MANAJEMEN PEMASARAN

 Definisi Manajemen Pemasaran secara umum adalah proses merencanakan,


penganalisaan, pelaksanaan, mengimplementasikan dan controlling (pengawasan) atau
mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu perusahaan agar tercapainya target
atau tujuan perusahaan.
 Definisi Manajemen Pemasaran secara sederhana adalah berusaha untuk
mengidentifikasi apa yang dibutuhkan oleh konsmen dan cara pemenuhannya dapat
diwujudkan.
 Untuk dapat mengidentifikasi apa yang dibutuhkan konsumen, maka pebisnis perlu
melakukan riset pemasaran, diantaranya berupa survei tentang keinginan konsumen,
sehingga pebisnis bisa mendapatkan informasi mengenai apa yang sesungghnya
dibutuhkan oleh konsumen.
 Informasi mengenai kebutuhan konsumen ini kemudian diteruskan ke bagian produksi
untuk dapat diwujudkan. Setelah output produk terwujud, maka manajemen
pemasaran kemudian juga melakukan kegiatan dalam proses penyampaian produk
kepada konsumen.
 Contoh kegiatan manajemen pemasaran:
Untuk kasus bisnis sablon, yang termasuk di dalam kegiatan manajemen
pemasaran adalah di antaranya melakukan identifikasi jenis sablon apa yang sedang
diminati oleh konsumen, apakah sudah ada pebisnis sablon yang memenuhi minat
tersebut, berapa kemampuan daya belinya, bagaimana agar perusahaan kita atau bisnis
kita dapat menjawab keinginan dan minat konsumen tersebut, termasuk dalam kegiatan
ini adalah proses menjual (selling) akan produk yang sudah dihasilkan tadi.

2
DEFINISI MANAJEMEN PEMASARAN MENURUT PARA AHLI

 Menurut Philip Kotler/Amstrong:

Pengertian manajemen pemasaran menurut Philip Kotler bahwa manajemen pemasaran


adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang
dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang
menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran
organisasi.

 Menurut Buchari Alma

Menurut Buchari Alma bahwa pengertian manajemen pemasaran adalah merencanakan,


pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran ataupun bagian dipemasaran.

KONSEP MANAJEMEN PEMASARAN

 Falsafah konsep pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan


kebutuhan pembeli/konsumen. Seluruh kegiatan dalam perusahaan yang menganut
konsep pemasaran harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.
 Secara definitif dapat dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah
bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat
ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.
 Konsep Manajemen pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi yang ditempuh
manajemen dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

3
UNSUR-UNSUR MANAJEMEN PEMASARAN

1. Orientasi Pada Konsumen atau Pembeli


Pada umumnya produsen menghasilkan produk dalam memenuhi kebutuhan dan
kepuasan konsumen yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Konsumen adalah
orientasi utama dalam strategi bisnis. Tentu proses marketing atau penjualan dalam
bisnis tentu mengedepankan pihak konsumen dalam konsep pemasaran sebagia
perioritas utama.

2. Perencanaan Kegiatan-Kegiatan Pemasaran Secara Menyeluruh


Dalam kegiatan pemasaran harus disusun secara menyeluruh dari segala keperluan agar
mempermudah proses pemalaksanaan dan pengawasan.

3. Kepuasan Konsumen
Hal ini menjadi perhatian utama dalam menyusun strategi pemasaran. Bagusnya
manajemen pemasaran ketika menyetujui hasil keputusan para konsumen yang
maksimal. Kepuasan konsumen tidak hanya diukur dan dilihat dari kualitas produk
yang dihasilkan, tetapi bagaimana cara maupun strategi pemasaran yang dijalankan.

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN

Dalam hal ini manajer memiliki banyak pekerjaan yang bisa di lihat dari segi fungsi
manajemen yang dijalankan di bidang pemasaran, yaitu bagaimana proses manajemen
tersebut di jalankan untuk dapat menubah sumber daya manjadi suatu produk yang nantinya
dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

Keinginan konsumen sangatlah beragam dan selalu berubah-ubah serta tak semuanya
bisa terpenuhi. Kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi ini biasanya menjadi suatu
keuntungan atau peluang bagi pembisnis yang perlu di manfaatkan.

4
Tugas manajer pemasaran bisa di tinjau dari segi fungsi manajemen yang dilakukan
dalam bidang pemasaran, yaitu bagaimana proses manajemen tersebut dijalankan untuk dapat
menubah sumber daya menjadi produk yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan konsumen,
tugasnya meliputi:

a. Mempelajari kebutuhan maupun keinginan dari konsumen.


b. Mengembangkan konsep-konsep produk atau barang untuk kebutuhan dan kepuasan
konsumen atau pasar.
c. Membuat desain produk dan mengembangkan pembungkusan maupun merek.
d. Mengatur distribusi dan memeriksa penjualan.
e. Menciptakan komunikasi pemasaran efektif dan efisien.
f. Mengatur harga untuk mendapatkan Return on Investment yang layak.

PERUBAHAN TEORI DAN PRAKTIK PEMASARAN

 Dahulu:
Membahas konsep bahwa perusahaan harus digerakkan oleh pelanggan dan pasar.
 Sekarang:
Tidak hanya membahas STP, namun ada beberapa isu terbaru yaitu ekuitas merek,
pemasaran database, e-commerce, jaringan nilai, dsb.
 Iklan massal sudah tidak efektif sehingga menimbulkan inovasi baru dalam
mengeksplorasi bentuk komunikasi baru seperti pemasaran pengalaman, hiburan, dan
viral.
 Produsen Mobil Eropa v.s Produsen Mobil Jepang  terkait dengan perubahan
portofolio produk menjadi portofolio pelanggan
 Praktik pemasaran bertambah luas selain tugas pemasaran namun menentukan
(membuat keputusan) visi, misi, dan perencanaan strategis perusahaan  “Pemasaran
Holistik”

5
TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN MANAJEMEN PEMASARAN

Sejak terjadinya revolusi industri, manajemen pemasaran telah mengalami beberapa


tahap perkembangan, meliputi:

1. Tahap Orientasi Produksi


Pada tahap ini perusahaan mempunyai masalah utama bagaimana caranya untuk
meningkatkan produksi, faktor layanan yang baik dengan harga yang layak agar dapat
diperoleh laba yang besar. Konsep yang dianut oleh perusahaan yang berada pada tahap
ini adalah konsep produk, yang menyatakan bahwa produk yang dijual dengan harga
yang layak, dan diperlukan sedikit usaha pemasaran agar tercapai penjualan yang
memuaskan.

2. Tahap Orientasi Penjualan


Setelah masalah produksi teratasi jumlah produk menjadi berlimpah. Oleh karena
pangsa pasarnya terbatas, maka timbul permasalahan bagaimana agar dapat menjual
produk-produk yang telah dihasilkan. Perusahaan yang berada pada tahap ini menganut
sebuah konsep yaitu konsep penjualan, yang menyatakan bahwa debitur tidak akan
bersedia membeli suatu produk dalam jumlah yang cukup banyak tanpa didorong
dengan usaha-usaha promosi yang kuat. Perusahaan yang mengaplikasikan konsep ini
lebih mementingkan penjualan dari pada kepuasan debitur. Cara seperti ini pada
hakekatnya justru merugikan perusahaan sendiri, sebab pembeli merasa tertipu dan
kecewa sehingga tidak akan mengulang pembeliannya.

3. Tahap Orientasi Pemasaran


Dengan adanya berbagai perubahan masyarakat yang cepat, kemajuan teknologi yang
semakin maju dan rasa jenuh debitur, maka orientasi penjualan tidak dapat lagi
memberikan pemecahan atau jawaban secara keseluruhan terhadap usaha-usaha untuk
mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuan perusahaan harus lebih
mementingkan kebutuhan dan keinginan debitur. Perusahaan yang demikian ini
menganut orientasi pemasaran, yang menyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan
perusahaan terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan debitur dan pemberian
kepuasaan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari yang dilakukan oleh

6
pesaing. Jadi konsep pemasaran adalah suatu orientasi pada debitur yang didukung oleh
pemasaran yang terpadu dan ditujukan untuk mecapai kepuasan yang semakin
meningkat sebagai kunci tercapainya tujuan perusahaan.

4. Orientasi Manusia dan Tanggung Jawab Sosial


Perusahaan yang berupaya memberikan kepuasan kepada debitur dan kemakmuran
masyarakat dalam jangka panjang menganut konsep pemasaran kemasyarakatan.
Konsep ini menyatakan bahwa perusahaan harus menghasilkan kepuasan debitur dan
kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang sebagai kunci untuk mencapai tujuan
perusahaan yang banyak berhubungan dengan masalah penciptaan dan pencapaian
faktor hidup yang lebih baik, maka konsep ini dipandang sebagai konsep pemasaran
yang baru. Perkembangan masyarakat dan teknlogi telah menyebabkan perkembangan
konsep pemasaran. Sekarang ini perusahaan dituntut untuk dapat menanggapi cara-cara
atau kebiasaan masyarakat. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada debitur saja,
tetapi juga harus berorientasi kepada masyarakat. Dengan konsep pemasaran sosial
(Social Market Concept), perusahaan berusaha memberikan kepuasan debitur dan
kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang.

PEMASARAN HOLISTIK

Pemasaran holistik adalah pengembangan, perancangan, dan implementasi program,


proses, dan kegiatan pemasaran yang melihat keluasan dan saling ketergantungan lingkungan
pemasaran saat ini.

7
Pemasaran
internal

Pemasaran Pemasaran
kinerja terintegrasi

Pemasaran
hubungan

Gambar 1

Pemasaran Holistik

1. Pemasaran internal adalah


memastikan semua orang dalam organisasi menerapkan prinsip pemasaran yang tepat,
terutama manajemen senior.

2. Pemasaran terintegrasi adalah


memastikan bahwa berbagai sarana untuk menciptakan, menghantarkan, dan
mengkomunikasikan nilai diterapkan dan digabungkan dengan cara terbaik.

3. Pemasaran hubungan adalah


mempunyai hubungan yang kaya dan komprehensif dengan pelanggan, anggota saluran,
dan mitra pemasaran lainnya.

8
4. Pemasaran kinerja adalah
memahami tingkat pengembalian bagi bisnis dari kegiatan dan program pemasaran, dan
juga mengatasi kekhawatiran yang lebih luas serta pengaruh hukum, etika, sosial, dan
lingkungan dari bisnis tersebut.

PRAKTIK PEMASARAN HOLISTIK

Pemasaran holistik  membentuk manajemen pemasaran modern pada abad 21


dengan tugas-tugas sebagai berikut:

a. Mengembangkan strategi dan rencana pemasaran.


b. Menangkap pandangan dan kinerja pemasaran.
c. Membangun hubungan dengan pelanggan.
d. Membangun merek yang kuat.
e. Membentuk penawaran pasar.
f. Menghantarkan dan mengkomunikasikan nilai.
g. Menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berhasil.

REFERENSI

Armstrong, Kotler 2015, “Marketing an Introducing Prentice Hall twelfth edition” , England :
Pearson Education, Inc
Artikelsiana. 2015. Pengertian Manajemen Pemasaran. Retrieved from:
http://www.artikelsiana.com/2015/10/pengertian-manajemen-pemasaran.html
Kotler, Keller, 2012, Marketing Management: 14 Edition, New Jersey: Prentice Hall, Pearson
Hall, Pearson Education, Inc.
Kotler, Keller, 2009, Manajemen Pemasaram, Edisi Ketiga belas Jilid 1, Jakarta: Erlangga.

9
Kotler, Phillip, and Kevin, L. Keller. 2009. Marketing Management. 12 Edition. NewJersey :
Pearson Education, Inc
Rinaldi, Ferry. 2015. Pengertian, Konsep, dan Perencanaan Strategi Manajemen Pemasaran.
Retrieved from: http://www.kembar.pro/2015/05/manajemen-pemasaran-konsep-
orientasi.html
Sora. 2015. Pengertian Manajemen Pemasaran dan Fungsinya Secara Jelas. Retrieved from:
http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-manajemen-pemasaran-dan-
fungsinya.html

Yunisasih, Eli. 2014. Pengertian Manajemen Pemasaran. Retrieved from:


http://www.ekonomiplanner.com/2014/06/pengertian-manajemen-pemasaran.html

10