Anda di halaman 1dari 4

MODUL 7

TEMPLATE DAN MAKET

7.1 Tujuan
1. Menggabarkan rancangan suatu tata letak pabrik secara keseluruhan dengan template
dan maket.
2. Merancang pengaturan ruangan yang dibutuhkan oleh setiap kegiatan.
3. Mengetahui pola aliran perpindahan bahan dalam pabrik.

7.2 Pengolahan Data


7.2.1 Template
Template merupakan suatu bentuk rancangan tata letak yang lebih jelas dan
menggambarkan fasilitas yang dimiliki sebua perusahaan. Informasi yang dapat
diperoleh pada template yaitu tata letak kantor dan peralatannya, tata letak fasilitas
perusahaan, tata letak bagian produksi, aliran material dan julah mesin yang dibutuhkan.
Template PT. Aneka ABC memiliki luas 2901,5 m2 yang terdiri dari lus lantai produksi,
luas kantor, luas gudang, dan luas departemen pelayanan personalia.

Gambar 7.1 Template PT. Puncak Baja

7.2.2 Maket
Sebelum membuat maket perusahaan, sebaiknya melakukan perancangan tata
letak pabrik terlebih dahulu. Namun dimodul sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana
cara mengatur tata letak prusahaan. Adapun berikut merupakan sedikit gambaran
rancangan ruang dapat dilihat pada gambar 7.2 sampai gambar 7.3

Gambar 7.2 Perancagan Kantor

Gambar 7.3 Perancangan Fabrikasi

Setelah dilakukan perancangan selanjutnya adalah membuat maket perusahaan


Gambar 7.4 Maket Perusahaan

7.3 Analisa Data

Template PT. Puncak Baja memiliki luas 2901,5 m2 yang terdiri dari luas lantai produksi
sebesar 1301 m2 , luas kantor 300 m2, luas gudang sebesar 85,27 m2, dan luas departemen
pelayanan personalia sebesar 1188 m2. Total luas pabrik secara keseluruhan sudah dihitung
dan diberikan allowance unuk setiap departemen atau ruangan didalamnya. Allowance
diberikan sebesar 50 % dengan tujuan agar karyawan dikantor maupun karyawan dikantor
maupun karyawan yang ada dilantai produksi memiliki ruang gerak sehingga memberikan
rasa aman dan nyaman.
Maket dibuat berdasarkan perancangan tata letak yang sudah disusun dimodul
sebelumnya, sehingga dimodul 7 ini kita dapat menggabungkan keseluruhan ruangan, dan
membuat miniature atau maket perusahaan dalam bentuk 3D.

7.4 Kesimpulan

1. Tata letak pabrik dirancang sesuai dengan hasil AAD terpilih pada modul 6.
2. Perancangan pengaturan ruangan didasarkna pada hubungan kedekata tiap-tiap
ruangan atau area yang didasarkan pada modul 5 pada ARC.
3. Pola aliran perpindahan bahan yang digunakan adalah pola aliran U, karena
memberikan nilai material handling cost paling minimal.