Anda di halaman 1dari 2

Zaki Maulana Ahmad Mudzakkir (151411095)

Pada praktikum kompressor, fan dan blower bertujuan untuk memahami bagian-bagian
penting dari kompressor, fan dan blower, dapat menguraikan dan merangakai kembali unit
kompressor, fan dan blower, dan mengetahui prinsip kerja dari compressor, fan dan blower,
menggambar skema alat pada bagian penting dari 3 (tiga) arah yang berbeda serta mengetahui
metoda secara umum perawatan dan perbaikannya.

Kompresor adalah alat untuk mengalirkan/memindahkan/transportasi fluida seperti udara


atau gas yang dihasilkan tekanan yang relative besar yaitu sekitar 40-100 psig. Hal yang sangat
penting dari kompresor adalah tekanan (Pressure) yang dihasilkan, sedangkan jumlah udara atau
gas yang dialirkan relative lebih kecil bila dibadingkan dengan jumlah udara yang dihasilkan oleh
blower. Prinsip kerja dari kompresor adalah alat ini akan menghisap dan memampatkan udara dari
atmosfer, kemudian disimpan di dalam tangki udara untuk disuplai atau dialirkan. Kompresor
bekerja dengan adanya arus listrik yang menggerakan motor sehingga memutar torsi dan
mengakibatkan torak bergerak ke atas dan kebawah. Udara masuk melalui katup masuk dan torak
bergerak keatas maka udara akan terdorong menuju katup keluaran dan sebaliknya ketika udara
masuk dan torak bergerak kebawah maka udara akan terhisap. Udara keluar menuju ke tangki
penampung udara dimana katup kendali akan memberi sinyal sehingga pada tekanan tertentu katup
akan menutup. Kompresor yang diamati adalah ABAC, TORINO (ITALY).

Pada praktikum ini kompresor tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali dikarenakan rusak
total sehingga hanya dilakukan pembongkaran ada alat untuk mengetahui penyebab kerusakan dari
kompresor tersebut. Sehingga untuk mencegah kerusakan yang terjadi dapat dilakukan
Pemeliharaan dan pengecekan kompresor dilakukan terhadap komponen-komponen penunjang
antara lain :

1) Pelumasan
2) Saringan udara. Saringan udara masuk sangat mudah tersumbat terutama pada lingkungan yang
berdebu
3) Traps. Traps otomatis harus diperiksa untuk memastika bahwa tidak ada kebocoran udara tekan.
4) Pemeriksaan kebocoran dan kehilangan tekanan diseluruh system secara teratur.
5) Menghindari praktek yang tidak benar, untuk memastikan penggunaan udara yang bebas kadar
air pada titik penggunaan.
6) Mengatur seluruh operasi titik penggunaan pada tekanan serendah mungkin dengan
menggunakan regulator yang baik.
7) Mematikan pasokan udara ke peralatan produksi yang sedang tidak bekerja.
8) Memantau penurunan tekanan dalam system pemipaan.
9) Menggunakan teknologi pengeringan yang member tekanan maksimum yang diperbolehkan
untuk titik pengembunan.
10) Memilih suku cadang kompresor yang terbaik.

Fan dan blower berkerja dengan prinsip yang sama, fan dan blower digerakkan oleh motor dan
pusat motor(rotor) akan bergerak, volite membuka tutup ketika ada udara masuk dan memutar
propeler/impeller dan udara pun keluar. Blower yang diamati adalah ELECTRIC BLOWER dan
fan yang diamati adalah “Panatech” AIR PUMP. Kondisi alat blower dan fan ini sudah tidak dapat
digunakan lagi namun komponen2 nya tidak terbentuk karat dan masih lengkap. Untuk mencegah
rusaknya blower dan fan dapat dilakukan dengan dilakukan pemeliharaan rutin untuk
mempertahankan tingkat kinerja. Kegiatan pemeliharaan meliputi :

- Pemeriksaan periodik semua komponen sistem


- Pelumasan bantalan dan penggantian
- Pengencangan belt dan penggantian
- Perbaikan atau penggantian motor
- Pembersihan fan