Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN BUOL

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS PALELEH
Alamat : jl. Bano no. 316, Kode Pos : 94568

KERANGKA ACUAN SURVEI MAWAS DIRI (SMD)

A. PENDAHULUAN
Pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan penting dalam upaya promosi
kesehatan. Pembambangunan yang digerakkan masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan
pembangunan yang diputuskan sendiri oleh warga komunitas dengan menggunakan sebanyak
mungkin sumber daya setempat.
Melalui upaya pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan individu, kelompok
maupun masyarakat menjadi tahu, mau dan mengambil keputusan dan menentukan tindakan
yang akan dilakukan terkait dengan dirinya, termasuk mengurangi hambatan pribadi dan
hambatan sosial dalam pengambilan tindakan mencegah serta mengatasi permasalahan
kesehatan yang ada diwilayahnya.
B. LATAR BELAKANG
SMD adalah kegiatan pengenalan masalah kesehatan serta potensi sumber daya yang
terkait dengan pengembangan Desa Siaga Aktif. Disebut SMD karena pada kader, para tokoh
dan pemuda di desa itu sendiri yang mengumpulkan data di wilayah tempat tinggalnya.
C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Tujuan umum dari pemberdayaan masyarakat adalah untuk meningkatkan invidu,
keluarga dan masyarakat agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup
bersih dan sehat, dalam memelihara, mengatasi serta meningkatkan kesehatannya secara
mandiri serta berperan aktif dalam upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (dari, oleh
dan untuk masyarakat)
Membangun kesepakatan masalah kesehatan yang perioritas untuk di atasi.
2. Tujuan Khusus
a. Masyarakat mengenali permasalahan kesehatan, serta kegiatan UKBM yang telah
dilaksanakan di desanya sendiri
b. Masyarakat mengenali potensi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah
kesehatan
c. Timbulnya kesadaran masyarakat untuk mengatasi permasalahan kesehatan dengan
mendayagunakan potensi yang ada
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
1. Kegiatan Pokok
SMD dilaksanakan oleh sekelompok warga masyarakat dalam pertemuan tingkat desa,
atau ditentukan atau diketuai oleh Ketua RW/RT/Dusun/Dukuh, Ketua kelompok PKK
RW/RT atau kelompok Dasawisma. Informasi tentang masalah kesehatan di desa dapat
diperoleh sebanyak mungkin dari Kepala Rumah Tangga (KRT) dan hasil observasi
dilapangan di desa tersebut.

2. Rincian Kegiatan
a. Menyaiapkan Surat Tugas
b. Pengumpulan data
c. Pelakasanaan SMD dilakukan secara bertahap dan terus menerus yang berfokus sesuai
masing – masing program
d. Melakukan diskusi kelompok terarah yang menghadirkan perwakilan masyarakat
melalui kelompok Dasawisma.
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Menyiapkan Surat Tugas
Surat Tugas diberikan kepada Ketua Pokja UKM/Penanggung Jawab UKM Puskesmas
untuk menunjuk pelaksana tugas sesuai program.
2. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan melakukan kunjungan rumah untuk
wawancara atau diskusi dengan kepala/anggota keluarga sekaligus melakukan
pengamatan (observasi) terhadap rumah/tempat – tempat umum dan lingkungan.
3. Pelakasanaan SMD dilakukan secara bertahap dan terus menerus yang berfokus sesuai
masing – masing program
4. Cara tambahan lainnya adalah melakukan diskusi kelompok terarah yang menghadirkan
perwakilan masyarakat melalui kelompok Dasawisma.
F. SASARAN
1. Ketua RT/RW
2. Kepala Dusun
3. TP – PKK Desa
4. Kader Kesehatan
5. Pemuka atau Tokoh Masyarakat
6. Tokoh Adat
7. Tokoh Agama
8. Tokoh Pemuda
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
No Desa Jadwal Pelaksanaan Keterangan
1. Umu Januari 2018
2. Molangato Januari 2018
3. Lilito Januari 2018
4. Pionoto Januari 2018
5. Talaki Januari 2018
6. Baturata Januari 2018
7. Kwalabesar Januari 2018
8. Dutuno Januari 2018
9. Paleleh Januari 2018
10. Tolau Januari 2018
11. Dopalak Januari 2018
12. Lintidu Januari 2018

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGAITAN DAN PELAPORAN


Evaluasi kegiatan SMD dilakukan setiap triwulan dan survei kebutuhan dan kendala yang
berhubungan dengan masalah kesehatan. Hasil dari SMD aselanjutnya di bahas di
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).
Pelaporan hasil SMD berupa bukti pelaksanaan kegiatan dan dokumentasi pelaksanaan
kegaiatan di desa
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Pencatatan : Pencatatan proses pelaksanaan kegiatan SMD di desa tertuang
dalam buku kerja disertai dengan daftar hadir semua peserta
yang hadir pada saat pelaksanaan kegiatan
2. Pelaporan : Pelaporan hasil SMD berupa bukti pelaksanaan kegiatan dan
dokumentasi pelaksanaan kegaiatan di desa. Setiap selesai
melakukan kegiatan SMD langsung dilapor kepada Kepala
Puskesmas
3. Evaluasi : Evaluasi kegiatan SMD dilakukan setiap triwulan dan survei
kebutuhan dan kendala yang berhubungan dengan masalah
kesehatan. Hasil dari SMD aselanjutnya di bahas di Musyawarah
Masyarakat Desa (MMD).