Anda di halaman 1dari 18

SEJARAH PANCASILA

DAN KEMERDEKAAN INDONESIA

Oleh:

NAJAT CHAIROTINA
1517010115
AB 1A

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA


ADMINISTRASI NIAGA
ADMINISTRASI BISNIS
2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan rahmat
serta karunia-Nya kepada kami. Sholawat serta salam tetap kami junjungkan kepada
besar Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah sampai ke
zaman yang penuh ilmu ini.

Makalah ini saya susun guna memenuhi tugas mata kuliah Pancasila dari dosen
yang senantiasa mendampingi kami untuk menimba ilmu.
Tujuan membuat makalah ini agar seluruh mahasiswa dan mahasiswi dapat meninjau
dan mengetahui tentang Pancasila dan kewarganegaraan.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi
kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan
serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir baik yang secara langsung
maupun tidak langsung. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala ikhtiar kita.
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebagai dasar negara, Pancasila kembali diuji ketahanannya dalam era reformasi
sekarang. Merekahnya matahari bulan Juni 1945, 63 tahun yang lalu disambut
dengan lahirnya sebuah konsepsi kenengaraan yang sangat bersejarah bagi bangsa
Indonesia, yaitu lahirnya Pancasila.
Sebagai falsafah negara, tentu Pancasila ada yang merumuskannya. Pancasila
memang merupakan karunia terbesar dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-
star bagi segenap bangsa Indonesia di masa-masa selanjutnya, baik sebagai
pedoman dalam memperjuangkan kemerdekaan, juga sebagai alat pemersatu dalam
hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan
manusia Indonesia sehari-hari, dan yang jelas tadi telah diungkapkan sebagai dasar
serta falsafah negara Republik Indonesia.

Pancasila telah ada dalam segala bentuk kehidupan rakyat Indonesia, terkecuali
bagi mereka yang tidak Pancasilais. Pancasila lahir 1 Juni 1945, ditetapkan pada 18
Agustus 1945 bersama-sama dengan UUD 1945. Bunyi dan ucapan Pancasila yang
benar berdasarkan Inpres Nomor 12 tahun 1968 adalah satu, Ketuhanan Yang Maha
Esa. Dua, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Tiga, Persatuan Indonesia. Empat,
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan. Dan kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.

Dengan demikian bahwa falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara


Indonesia yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia agar
menghormati, menghargai, menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan
oleh para pahlawan khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk
kemerdekaan negara Indonesia ini. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap
meyakini Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna
memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia.

1.2 Tujuan

1. Memenuhi Tugas Pancasila


2. Menambah Pengetahuan tentang Pancasila
3. Menambah Pengetahuan tentang sejarah Indonesia
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PANCASILA

MAKNA PANCASILA

Adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta:
pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas.
Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi
seluruh rakyat Indonesia.

Makna Pancasila sebagai:

a) Falsafah Hidup
Sebagai falsafah hidup atau pandangan hidup, Pancasila mengandung wawasan
dengan hakikat, asal, tujuan, nilai, dan arti dunia seisinya, khususnya manusia dan
kehidupannya, baik secara perorangan maupun sosial. Falsafah hidup bangsa
mencerminkan konsepsi yang menyeluruh dengan menempatkan harkat dan
martabat manusia sebagai faktor sentral dalam kedudukannya yang fungsional
terhadap segala sesuatu yang ada.

b) Pedoman Hidup
Pancasila merupakan pedoman hidup dan sebagai dasar bagi semua warga
Negara Republik Indonesia. Maksud pancasila sebagai pedoman hidup yaitu setiap
perilaku dan tindakan yang dilakukan oleh warga Negara Indonesia harus sesuai
dengan kandungan yang ada di dalam pancasila.

Jadi dapat disimpulkan Pancasila adalah kristalisasi atau pemadatan dari nilai-nilai
luhur budaya bangsa.
DASAR PANCASILA
1. Nilai Ketuhanan

Nilai ketuhanan memiliki makna persamaan kedudukan warga negara di dalam


negaa yang memiliki kebebasan untuk memeluk serta beribadat sesuai agama yang
diyakini, menghormati kebebasan dalam beragama, tidak saling paksaan maupun
bertindak diskriminatif antar sesama umat beragama.

2. Nilai Kemanusiaan

Di dalam sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengandung nilai bahwa
negara menjunjung tinggi harkat dan matrabat manusia yang merupakan makhluk yang
beradab.

3. Nilai Persatuan

Sila Persatuan Indonesia mengandung sebuah nilai yakni negara memiliki faktor-
faktor dalam membentuk sebuah negara seperti suku, ras, budaya, maupun agama.
maka terciptalah sebuah semboyan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi dasar untuk
saling menerima perbedaan menjai sebuah pemesatu bangsa.

4. Nilai Kerakyatan

Nilai-nilai demokrasi kerakyatan yang terkandung di dalam sila keempat menjadi


dasar sistem demokrasi di Indonesia.

5. Nilai Keadilan

Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia memiliki sebuah makna
sebagai sebuah dasar yang sekaligus menjadi tujuan. Yakni tercapainya sebuah
tujuan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahir maupun batin.
Selain itu, dasar-dasar Pancasila berkembang melalui:
1. Keluarga
Unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu
atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Keluarga adalah unit terpenting, karena:


- Terdapat perikatan dan perjanjian
- Terdapat pendidikan nilai
 Pendidikan =
Pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan
sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke
generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau
penelitian.
Menjadikan manusia dewasa dan mandiri.

 Pengajaran = Transfer Of Knowladge


Suatu cara bagaimana mempersiapkan pengalaman belajar bagi
peserta didik. Atau suatu proses yang dilakukan oleh para guru
dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik
untuk memiliki pengalaman belajar.
Menjadikan manusia mengerti.

2. Kelompok
Kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah
mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di
antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma
tertentu

3. Komunitas
Sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi
lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama.

4. Masyarakat
Sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau
semi terbuka), di mana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu
yang berada dalam kelompok tersebut.

5. Bangsa
Suatu kelompok manusia yang dianggap Nasional memiliki identitas
bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan
sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal usul keturunan yang sama.

6. Negara
Sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu dan diorganisasi oleh
pemerintah negara yang sah, yang umumnya memiliki kedaulatan.
HARI KESAKTIAN PANCASILA

Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30


September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan
akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya. Akan tetapi
otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa
insiden tersebut merupakan usaha PKImengubah unsur Pancasila menjadi ideologi
komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan
peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.
Pada hari itu, enam Jenderal dan 1 Kapten serta berberapa orang lainnya dibunuh
oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta. Gejolak yang
timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.
Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan
Gerakan 30 September G30Sdan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian
Pancasila.
SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA
Pada bulan 1 Maret 1945 dibentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.)
Radjiman Wedyodiningrat.
Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-
usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan
Kemerdekaan Indonesia yaitu:

 Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945.
Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri
Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.
 Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam
pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila".
Soekarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan Indonesia;
Internasionalisme atau Peri-Kemanusiaan; Mufakat atau Demokrasi, dasar
perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan Sosial; Ketuhanan.

Sebelum sidang pertama itu berakhir, dibentuk suatu Panitia Kecil untuk:
o Merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar Negara berdasarkan pidato yang
diucapkan Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945
o Menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan Indonesia
Merdeka.
Dari Panitia Kecil itu dipilih 9 orang yang dikenal dengan Panitia Sembilan, untuk
menyelenggarakan tugas itu. Rencana mereka itu disetujui pada tanggal 22
Juni 1945 yang kemudian diberi nama Piagam Jakarta.
Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa
dokumen penetapannya ialah:
o Rumusan Pertama: Piagam Jakarta (Jakarta Charter) - tanggal 22 Juni 1945
o Rumusan Kedua: Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 - tanggal 18
Agustus 1945
o Rumusan Ketiga: Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27
Desember 1949
o Rumusan Keempat: Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15
Agustus 1950
o Rumusan Kelima: Rumusan Pertama menjiwai Rumusan Kedua dan merupakan
suatu rangkaian kesatuan dengan Konstitusi (merujuk Dekret Presiden 5 Juli 1959
2.2 KEDATANGAN BELANDA KE INDONESIA

A. Latar Belakang
Pada mulanya pedagang-pedagang Belanda yang berpusat di Rotterdam membeli
rempah-rempah dari Lisabon.Pada waktu itu Belanda masih dalam penjajahan
Spanyol,kemudian terjadilah perang 80 tahun,dan berhasil melepaskan Belanda
terhadap Spanyol,serta menjadikan William Van Oranye sebagai pahlawan kemerdekaan
Belanda.
Pada tahun 1580 Raja Philip dari Spanyol naik tahta,ia berhasil mempersatukan
Spanyol dan Portugis ,Akibatnya Belanda tidak dapat lagi mengambil rempah-rempah
dari Lisabon yang sedang dikuasai Spanyol,hal itulah yang mendorong Belanda mulai
mengadakan penjelajahan samudera untuk mendapatkan daerah asal rempah-rempah
Adanya petunjuk jalan ke Indonesia dari JAN HUYGEN VAN LINSCOTEN,mantan
pelaut Belanda yang berkerja pada portugis dan pernah keIndonesia.

B. Perjalanan Belanda ke Indonesia


Pada tahun 1595 Linscoten berhasil menemukan tempat-tempat di P.Jawa yang
bebas dari tangan Portugis dan banyak menghasilkan rempah-rempah untuk
diperdagangkan,Peta yang dibuat oleh Linscoten diberi nama Interatio yang artinya
keadaan didalam atau situasi di Indonesia.

Pada tanggal 28 November 1598 pelayaran baru Belanda dipimpin oleh Jacob van
Neck dan Wybrect van Waerwyck dengan 8 buah kapal tiba di Banten.Pada saat itu
hubungan Banten dengan Portugis sedang memburuk sehingga kedatangan Belanda
diterima dengan baik. Karena sikap Van Neck yang sangat hati-hati dan pandai
mengambil hati para pembesar Banten ,maka 3 buah kapalnya yang penuh muatan
rempah-rempah berhasil dikirim ke Belanda dan 5 buah kapal yang lainnya menuju
Maluku. Di Maluku ,Belanda juga diterima dengan baik oleh rakyat Maluku karena
dianggap sebagai musuh Portugis yang sedang bermusuhan dengan rakyat Maluku.

C. Berdirinya VOC (Vereenigde Oost Compagnie)


Selain untuk menjaga persaingan dengan Bangsa lain yang mencoba masuk ke
Indonesia, VOC didirikan untuk tujuan lain, yaitu:
a) Menghindari persaingan tidak sehat diantara sesama pedagang Belanda untuk
keuntungan maksimal.
b) Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan,baik dengan bangsa-
bangsa Eropa lainnya maupun dengan bangsa-bangsa Asia.
c) Membantu dana pemerintah Belanda yang sedang berjuang menghadapi
Spanyol.

Dengan berdirinya VOC maka pemerintah Belanda pun memberikan hak-hak istimewa
bagi VOC, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal dan hak-kak itu adalah:
* Memonopoli perdagangan

* Mencetak dan mengedarkan uang

* Mengangkat dan memperhentikan pegawai

* Mengadakan perjanjian dengan raja-raja

* Memiliki tentara untuk mempertahankan diri

* Mendirikan benteng

* Menyatakan perang dan damai

E. Perundingan Indonesia-Belanda
 Perundingan Linggarjati
Perundingan linggar jati merupakan Perundingan pertama dari lima perundingan
antara belanda dengan indonesia. Linggar jati adalah nama sebuah desa di kabupaten
Ciamis, Jawa Barat. Adapun latar belakang Perundingan ini yaitu sengitnya perlawanan
rakyat indonesia kepada sekutu/belanda.
Isi dari Perundingan linggar jati yaitu:
 Indonesia dan belanda secara bersama-sama menbentuk negara federasi yang
bernama Negara Indonesia Serikat.
 Negara indonesia serikat tetap terikat dalam ikatan kerjasama dengan kerajaan
belanda dalam wadah yang bernam Uni Indonesia-Belanda.

 Perundingan Renville
Perundingan Renville adalah kelanjutan dari perundingan yang dilakukan oleh
kedua negara yang bertikai yaitu Indonesia dan Belanda yang difasilitasi oleh KTN
(Komisi tiga negara) yang dibentuk oleh PBB.
Haril dari perundingan ini sangat merugikan pihak indonesia. Di mana belanda tetap
menpertahankan batas demakasi melalui”Garis van Mook “. Garis van mook yaitu
demarkasi wilayah yang sudah di dalam agresi militer belanda pertama.

 Perundingan Roem-Royen
Perundingan ini di lakukan untuk mengakhiri konflik bersenjata antara indonesia
dengan belanda. Atas inisiatif komisi PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) untuk
indonesia.
1. Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilyanya
dan akan membebaskan tahanan politik
2. Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri KMB (Konfrensi Meja Bundar)
antara Belanda dan Indonesia setelah Pemerintahan Indonesia kembali ke
Yogyakarta
3. Pemerintah Republik Indonesia akan dikembalikan ke Yogyakarta
4. Angkatan bersenjata Belanda juga akan menghentikan seluruh operasi militer
dan membebaskan semua tawanan perang yang ada.
5. Kedaulatan Republik Indonesia akan diserahkan secara utuh tanpa syarat
kepada bangsa Indonesia sesuai perjanjian Renville 1948
6. Belanda dan Indonesia akan segera mendirikan sebuah persekutuan Republik
Indonesia Serikat (RIS) dengan dasar sukarela dan persamaan hak
7. Hindia Belanda akan menyerahkan semua hak, kekuasaan, dan kewajiban
kepada bangsa Indonesia secara utuh.

 Konfersi Meja Bundar


Konferensi meja bundar merupakan rangkayan final setelah konferensi inter indonesia.
Konferensi ini menghasilkan keputusan antara lain:

1. Belanda mengakui Republik indonesia serikat Sebagai negara berdaulat dan


merdeka
2. Status irian barat (Papua) akan di selesaikan setahun setelah Konferensi meja
Bundar.
3. Akan di bentuk Uni Indonesia – belanda berdasarkan kerja sam dan sederajat.
4. RIS akan mengembalikan hak milik belanda dan menberikan hak konsesi dan
izin baru bagi perusahaan belanda
5. RIS menbayar hutang belanda yang yang ada semenjak 1982
2.3 KEDATANGAN JEPANG KE INDONESIA
Latar Belakang
Penjajahan Jepang di indonesia merupakan bagian dari upaya jepang dalam
mewujudkan asia timur raya. Keterlibatan jepang dalam perang dunia ke II (word war II)
di awali oleh serangan jepang terhadap pangkalan amerika di Hawai. Pangkalan pearl
harboar di hancurkan oleh jepang menyebabkan keikut sertaan amerika dalam perang
dunia kedua.
Jepang mendarat pertama kali di indonesia di Tarakan Kalimantan Pada tanggal
10 Januari 1942. Serangan kilat jepang ini manpu menaklukkan belanda dan sekutu di
Kalimantan,Sulawesi ,Maluku dan Minahasa. Serangan Jepang di lanjutkan ke pulau
Jawa dan Sumatra. Dalam waktu kurang dari tiga bulan Jepang berhasil menaklukkan
seluruh wilayah hindia belanda. Penguasaan ini di tanda tanganinya penyerahan
kekuasaan Belanda ke Jepang Pada 8 Maret 1942.
Mudahnya jepang mengalahkan belanda di indonesia di sebabkan beberapa faktor.
Antara lain:
 Dukungan masyarakat indonesia yang sudah sangat menderita oleh penjajahan
belanda di infonesia.
 Kekutan tempur dan persolil tentara jepang yang munpuni
 Bagi masyarakat dan tokoh di indonesia jepang diangap juru penyelamat dari
penindasan belanda
 Keberhasilan Propanga jepang dengan gerakan 3A nya

Pemerintahan Jepang di Indonesia


Setelah belanda menyerah kepada jepang. Penjajahan jepang di indonesia pun di
mulai. Bala tentara jepang memegang kekuasaan militer dan semua kekuasaan yang di
pegang Gubenur Jendral Belanda. Dalam menjalankan roda pemerintahannya di
indonesia. Jepang menerapkan sitem pemerintahan militer dan program ekonomi
perang. Arntinya semua swadaya SDM (Sumber daya manunsia)dan SDA (Sumber daya
alam) di gunakan dalam upaya memenangkan perang.
Jepang menbagi wilaya kekuasaan menjadi tiga wilayah. Sebagai berikut:
 Daerah jawa dan madura serta daerah di sekitanya di pegang oleh angkatan laut
(Rikugun). Pusat pemerintahannya terletak di Batavia. (Jakarta sekarang)
 Daerah Sumatra dan Daerah Semenanjung Melayu berada di bawah Rikugun
(angkatan laut). Kekuasaan berpusat di Singapura. Namun pada tahun 1943
Sumatra di pisahkan dan berpusat di medan.
 Daerah timur indonesia berada di bawah angkatan darat (kaigun)

Organisasi bentukan Jepang


 Gerakan Tiga A
Gerakan tiga A merupakan sebuah gerakan sosial politik oleh jepang dalam upaya
menarik dukungan masyarakat indonesia dalam upaya memenangkan perang dunia ke
2. Slogan gerakan ini yaitu Jepang Pelindung Asia,Jepang Peminpin Asia Dan Jepang
Cahaya Asia.
Gerakan tiga ini di pinpin oleh Syamsudin, S.H . Gerakan ini kemudian di bubarkan
oleh jepang karena kurang mendapat simpati rakyat indonesia. Pada tahun 1943
organisasi di bubarkan dan di ganti PUTERA.
 Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA)
Gerakan ini merupakan kelanjutan dari gerakan tiga A. Gerakan Putera di bentuk
pada tahun 1943 yang di pinpin oleh empat orang tokoh indonesia. Tokoh ini terdiri dari
Ir Soekarno, muhamad Hatta, Ki hajar dewantara dan kyai mas mansur. Gerakan iini di
harapkan dapat menarik simpati rakyat indonesia terhadap Jepang.
 Pembela tanah air (PETA)
Peta merupakan organisasi pemuda bentukan jepang, di mana para pemuda di didik
dan di latih dalam hal militer. Di mana semua anggotanya mendapatkan pelatihan militer
di bawah komando tentara jepang. Tujuan Jepang menbentuk PETA adalah usaha
menpersiapkan pasukan cadangan dan pasukan tempur yang akan menbantu jepang
dalam perang pasifik.
Setelah indonesia merdeka para mantan anggota PETA menjadi ujung tombak dalam
perang mepertahankan kemerdekaan indonesia. Banyak tokoh PETA yang nantinya
menjadi tokoh militer di indonesia. Misalya jendral soedirman, Jendral ahmad Nasution
Dan lain-lain.
 Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
Pada tanggal 7 September 1944 Menteri Kuniaki Koiso memberikan
janji kemerdekaan di kelak kemudian hari kepada rakyat Indonesia. Untuk
mewujudkan janji perdana mentri jepang. Maka Pada tanggal 1 Maret 1945 penguasa
Jepang di Jawa, Letjen Kumakichi Harada mengumumkan terbentuknya Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI = Dokuritsu Junbi
Cosakai).
BPUPKI di ketuai oleh Dr. R.T rajiman widiodiningrat dengan 67 orang anggota.
Anggota terdiri dari 60 orang dari indonesia dan 7 orang dari orang jepang. Tugas
BPUPKI mempelajari dan menyelidiki berbagai hal penting yang menyangkut negara
Indonesia merdeka.Pelantikan panitia BUPKI pada tanggal 28 Mei 1945 di Gedung Cuo
Sangi In, Jakarta. Pelantikan itu dihadiri oleh seluruh anggota danpembesar Jepang,
yaitu Jenderal Itagaki dan Jenderal Yaiciro. Pada saat itu,bendera Merah Putih dikibarkan
di samping bendera jepang.
 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya dan di tambah semakin terdesaknya
jepang dalam perang dunia I. makatanggal 7 Agustus 1945 pemerintah Jepang
membentuk PPKI (panitia persiapan kemerdekaan indonesia ) atau Dokuritsu Junbi
Iinkai. Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr. Radjiman Wediodiningrat berangkat ke Dalat
(Vietnam Selatan) atas panggilan Jendral Terauchi,Dalam pertemuan itu jepang
menjanjikan kemerdekaan indonesia pada tanggal 24 agustus 1945.
Anggota PPKI terdiri dari 21 orang yang terdiri dari perwakilan dari berbagai dari
seperti jawa,sumatra,sulawesi,dan lain-lain. Namun seminggu setelah pembentukan
panitia ini jepang sudah menyerah kepada sekutu. Pada tanggal 14 agustus 1945.
Perlawanan Rakyat terhadap Jepang
Buruknya kehidupan rakyat mendorong timbulnya perlawanan-perlawanan rakyat di
beberapa tempat seperti:
1. Pada awal pendudukan Jepang di Aceh tahun 1942 terjadi pemberontakan di Cot
Plieng, Lhok Seumawe di bawah pimpinan Tengku Abdul Jalil. Pemberontakan ini
dapat dipadamkan, dan dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1944 muncul lagi
pemberontakan di Meureu di bawah pim¬pinan Teuku Hamid yang juga dapat
dipadamkan oleh pasukan Jepang.
2. Karang Ampel, Sindang (Kabupaten Indramayu) tahun 1943 terjadi perlawanan
rakyat di daerah itu kepada Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Haji Madriyan
dan kawan-kawannya, namun perlawanan ini berhasil ditindas oleh Jepang
dengan sangat kejamnya.
3. Sukamanah (Kabupaten Tasikmalaya), tahun 1943 terjadi perlawanan rakyat di
daerah itu kepada Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Haji Zaenal Mustafa.
Dalam perlawanan ini Zaenal Mustafa berhasil mem-bunuh kaki-tangan Jepang.
Dengan kenyataan seperti ini, Jepang melaku-kan pembalasan yang luar biasa
dan melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat.
4. Blitar, pada tanggal 14 Pebruari 1945 terjadi pemberontakan PETA di bawah
pimpinan Supriyadi (putra Bupati Blitar).. Pada pemberontakan itu, orang-orang
Jepang yang ada di Blitar dibinasakan.
Dampak penjajahan Jepang terhadap Indonesia
A. Bidang Politik.
Sejak masuknya kekuasaan Jepang di Indonesia, organisasi-organisasi politik tidak
dapat berkembang lagi. Bahkan pemerintah pen¬dudukan Jepang menghapuskan
segala bentuk kegiatan organisasi-organisasi, baik yang bersifat politik maupun yang
bersifat sosial, ekonomi, dan agama. Organisasi-organisasi itu dihapuskan dan diganti
dengan organisasi buatan )epang, sehingga kehidupan politik pada masa itu diatur oleh
pemerintah Jepang, walaupun masih terdapat beberapa organisasi politik yang terus
berjuang menentang pendudukan Jepang di Indonesia.

B. Bidang ekonomi.
Pendudukan bangsa Jepang atas wilayah Indonesia sebagai negara imperialis, tidak
jauh berbeda dengan negara-negara imperialisme lainnya. Kedatangan bangsa Jepang
ke Indonesia berlatar belakang masalah ekonomi, yaitu mencari daerah-daerah sebagai
penghasil bahan mentah dan bahan baku untuk memenuhi kebutuhan industrinya dan
mencari tempat pemasaran untuk hasil-hasil industrinya. Sehingga aktivitas
perekonomian bangsa Indonesia pada zaman Jepang sepenuhnya dipegang oleh
pemerintah Jepang.

C. Bidang pendidikan.
Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, kehidupan pendidikan berkembang
pesat dibandingkan dengan pendudukan Hindia Belanda. Pemerintah pendudukan
Jepang memberikan kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk mengikuti pendidikan
pada sekolah-sekolah yang dibangun oleh pemerintah. Di samping itu, bahasa Indonesia
digunakan sebagai bahasa perantara pada sekolah-sekolah serta penggunaan nama-
nama yang diindonesiakan. Padahal tujuan Jepang mengembangkan pendidikan yang
luas pada bangsa Indonesia adalah untuk menarik simpati dan mendapatkan bantuan
dari rakyat Indonesia dalam menghadapi lawan-lawannya pada Perang Pasifik.

D. Bidang kebudayaan.
Jepang sebagai negara fasis selalu berusaha untuk menanamkan kebudayaannya.
Salah satu cara Jepang adalah kebiasaan menghormat ke arah matahari terbit. Cara
menghormat seperti itu merupakan salah satu tradisi Jepang untuk menghormati
kaisarnya yang dianggap keturunan Dewa Matahari. Pengaruh Jepang di bidang
kebudayaan lebih banyak dalam lagu-lagu, film, drama yang seringkali dipakai untuk
propa¬ganda.
E. Bidang sosial.
Selama masa pendudukan Jepang kehidupan sosial masyarakat sangat
memprihatinkan. Penderitaan rakyat semakin bertambah, karena sega-la kegiatan rakyat
dicurahkan untuk memenuhi kebutuhan perang Jepang dalam menghadapi musuh-
musuhnya. Terlebih lagi rakyat dijadikan romusha (kerja paksa). Sehingga banyak jatuh
korban akibat kelaparan dan penyakit.
F. Bidang Militer

Kekuasaan Jepang atas wilayah Indonesia memiliki arti penting, khususnya dalam
bidang militer. Para pemuda bangsa Indonesia diberikan pendidi-kan militer melalui
organisasi PETA. Pemuda-pemuda yang tergabung dalam PETA inilah yang nantinya
menjadi inti kekuatan dan penggerak perjuangan rakyat Indonesia mencapai
kemerdekaannya.
2.4 KEMERDEKAAN INDONESIA (17 AGUSTUS 1945)

Sebelum pembacaan teks proklamasi pada tanggal 17 agustus 1945, terdapat


peristiwa penting yang tidak boleh dilupakan. Peristiwa penting tersebut merupakan
perjuangan para tokoh atau pejuang kemerdekaan untuk dapat segera memerdekakan
Indonesia.

Peristiwa Rengasdengklok
Dari perdebatan dengan para tokoh pemuda, termasuk Chaerul Saleh yang
tergabung dalam gerakan bawah tanah, dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka
menculik Soekarno (beserta Fatmawati dan Guntur), dan Hatta, di Rengasdengklok, yang
kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Dalam penculikan tersebut,
bermaksud meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah
siap untuk melawan Jepang.

Pertemuan Soekarno-Hatta dengan Jenderal Yamamoto


Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta untuk bertemu dengan
Jenderal Yamamoto, komandan Jepang di Jawa. Dari pertemuan tersebut, Soekarno dan
Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan tidak memiliki
wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan.

Pembacaan Naskah Proklamasi


Setelah diyakini bahwa situasi memungkinkan untuk membacakan teks
proklamasi, maka Soekarno, Hatta dan anggota PPKI lainnya malam itu juga rapat dan
menyiapkan teks Proklamasi. Rapat tersebut di rumah Laksamana Maeda, Soekarno
bersama tokoh perjuangan lain menulis naskah proklamasi. Tulisan itu lalu diketik oleh
Sayuti Melik.
Tepat pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 M atau 17 Ramadan 1365 H, pukul 10.00
pagi, 17 Agustus 1945. Bertempat di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No.56,
Jakarta.Pembacaan naskah proklamasi yang berlanjut pengibaran Sang Saka Merah
Putih hasil jahitan Fatmawati, menandakan Indonesia merdeka.Tokoh lain yang sangat
berjasa dalam peristiwa pembacaan Proklamasi diantaranya, tiga pemuda pengibar
bendera merah putih pertama yaitu Latif Hendraningrat, S. Suhut dan Tri
Murti.Kemerdekaan Indonesia yang dibaca oleh Soekarno-Hatta yang kemudian menjadi
Presiden Dan Wakil Presiden Indonesia yang pertama.
BAB III
PENUTUPAN
3.1 Kesimpulan

Pancasila adalah pandangan hidup bangsa dan dasar Negara Republik Indo
nesia.
Pancasila juga merupakan sumber kejiwaan masyarakat dan Negara Republik Ind
onesia. Maka manusia Indonesia menjadikan pengamalan Pancasila sebagiperjuan
gan utama dalam kehidupan kemasyarakatan dan kehidupan kenegaraan. Sehing
ga setiap warga negara Indonesia harus mengamalkan setiap sila-
sila yang tertuang dalam Pancasila.
Begitu besarnya perjuangan pahlawan-pahlawan kita dalam memperebutkan
kemerdekaan Bangsa, hal itu yang mewajibkan kita untuk terus mempertahankan
kemerdekaan ini, sebagai penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

3.2 Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis
akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber
– sumber yang lebih banyak yang tentunga dapat di pertanggung jawabkan.
Untuk saran bisa berisi kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi
terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan. Untuk bagian terakhir
dari makalah adalah daftar pustaka. Pada kesempatan lain akan saya jelaskan tentang
daftar pustaka makalah.