Anda di halaman 1dari 38

BAB I

KETENTUAN DAN PERATURAN TUGAS AKHIR (TA)


DAN SIDANG AKHIR JENJANG D3

A. Pengantar
Tugas Akhir (TA) merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa
program/jenjang D3 Jurusan MI maupun TI. Tujuan tugas akhir ini mahasiswa harus
melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan, membuat suatu program aplikasi
ataupun mengembangkansistem pada suatu perusahaa atau instansi, baik pemeritah
maupun swasta.

B. Syarat Dapat Mengambil Tugas Akhir (TA)


1. Terdaftar sebagai mahasiswa AMIK Garut pada tahun akademik yang sedang
berlagsung;
2. Telah menyelesaikan mata kuliah kerja praktik (KP) termasuk penyerahan
laporan KP ke Perpustakaan.
3. Resmi mengambil SKS TA, dibuktikan dengan KRS yang disyahkan oleh
dosen wali;
4. Minimal telah lulus sebanyak 80 SKS degan IPK miimal 2,50 dibuktikan
dengan salinan traskrip nilai semester 1 s.d 4 yang telah disyahkan oleh
Pembantu Direktur Bidang Akademik;
5. Memiliki minimal nilai C untuk mata kuliah yang mendukung dijadikan bidang
kajian yang akan diambil sebagai bidang kajian TA.

C. Prosedur Pengajuan Judul Tugas Akhir (TA)


1. Mahasiswa mengajukan rencanajudul penelitian minimal 3 buah ke ketua
jurusan masing-masing yang meliputi:
a. Judul Tugas Akhir;
b. Bidang Kajian.
2. Ketua Jurusan mengundang Dewan Bimbingan Tugas (DBTA) untuk
merapatkan rencana judul yang disepakati untuk penelitian mahasiswa;

1
3. Ketua Jurusan memerintahkan staf jurusan untuk merekap judul yang telah
disetujui oleh DBTA untuk selanjutnya dibawa kepada Wakil Direktur guna
dirapatkan untuk mendapatkan pembimbing;
4. Hasil rapat dikembalikan kepada Staf Jurusan untuk pembuatan Surat
Keputusan Pembimbing;
5. Staf Jurusan membuatkan Surat Keputusan Pembimbing dan setelah selesai
diberikan kepada Direktur guna mendapatkan pengesahan.
6. Staf Jurusan memberikan Surat Keputusan Pembimbing TA kepada Mahasiswa
sebanyak tiga rangkap (untuk mahasiswa ybs, dan dosen pembimbing I dan II).
7. Selanjutnya Staf Jurusan meminta Mahasiswa untuk mengambil kartu
bimbingan dan pedoman penulisan Tugas Akhir kepada BAAK.
8. Mahasiwa melakukan pembayaranbiaya Tugas Akhir.

D. Seminar Proposal TA
1. Seminar proposal TA dilaksanakan secara terjadwal, minimal satu kali seminar
5 orang mahasiswa;
2. Seminar proposalTA dapat berjalan jika mahasiswa telah mendapatkan acc dari
kedua dosen pembimbing;
3. Seminar proposal TA dihadiri oleh penyeminar yang terdiri dari dosen yang
ditunjuk oleh Ketua Jurusan dan dihadiri juga oleh salah satu pembimbing;
4. Seminar proposal TA ditujukan untuk :
a. Menentukian kelayakan ruang lingkup masalah;
b. Memutuskan apakah penelitian terlalu sempit atau luas.

E. Pembimbing
1. Dosen pembimbing akan mendapat Surat Keputusan (SK) dari Direktur AMIK
Garut mengenai mahasiswa yang bimbingannya;
2. Jika dalam waktu satu semester berjalan penulisan TA belum selesai, maka SK
tersebut dapat diperpanjang lagi;
3. Dosen pembimbing yang telah ditentukan dalam SK tidak dapat diganti, kecuali
ada usulan dari ketua jurusan dan persetujuan pembantu direktur bidang
akademik, serta dikuatkan dengan surat keputusan pengganti yang
ditandatangani direktur;

2
4. Setiap mahasiswa mendapatkan dua orang dosen pembimbing
5. Kriteria dosen pembimbing TA:
a. Paling sedikit satu orang pembimbing telah memiliki jabatan akademik,
minimal asisten ahli;
b. Menguasai bidang kajian masalah TA.

F. Tugas Pembimbing
1. Memberikan pembinaan mulai dari penyusunan proposan TA, pelaksanaan TA,
dan membimbing pembuatan jurnal TA.
2. Memberikan motivasi, sikap, disiplin, tanggung jawab, dan sebagainya.
3. Menandatangani kartu bimbingan setiap melakukan bimbingan;
4. Mengawasi aktivitas dan produktivitas kegiatan TA;
5. Memberikan persetujuan untuk pelaksanaan seminar proposal dan sidang akhir
terhadap laporan yang akan disidangkan.
6. Memberikan evaluasi/nilai terhadap hasil TA.

G. Prosedur Bimbingan
1. Dalam melakukan penulisan TA, mahasiswa diharuskan selalu berkonsultasi
dengan pembimbing;
2. Setiap konsultasi dengan dosen pembimbing, mahasiswa wajib membawa kartu
bimbingan untuk mencatat segala kegiatan yang dilakukan pada pelaksanaan
bimbingan, serta untuk ditandatangani oleh pembimbing.
3. Mahasiswa yang tidak membawa kartu bimbingan tidak dapat dilayani proses
bimbingannya

H. Bidang Kajian
Tema yang
dapatdijadikansebagaibahanbahasanpadapenulisantugas akhir pada
Program Studi Teknik Informatika dapat diambil dari bidang-bidang
berikut:
• SistemInformasiManajemen
• SistemInformasiGeografis

3
• MobileProgramming
• E-Commerce
• Grafisdan Multimedia
• JaringanKomputer
• KeamananJaringan
• Game Technology
• ArtificialIntelligence
Sedangkantema yang dapatdijadikan bahanbahasanpada
penulisan tugas akhir pada Program
StudiManajemenInformatikadapatdiambildari bidang- bidangberikut:

o SistemInformasiManajemen
o E-Commerce
o SistemInformasiBisnis
o Grafisdan Multimedia
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada lampiran untuk pembahasan yang
harus ada dalam setiap tema bahasan

I. Sidang Tugas Akhir


1. Jika mahasiswa sudah selesai membuat laporan TA dan di pandang layak untuk
sidang oleh pembimbing 1 dan pembimbing 2, maka mahasiswa berhak untuk
mengajukan sidang TA;
2. Formulir permohonan sidang TA dapat di ambil di ketua jurusan masing-
masing ;
3. Persyaratan Sidang tugas akhir:
a. Tidak mempunyai tunggakan keuangan apapun;
b. Telah melunasi biaya bimbingan dan sidan TA;
c. Telah lulus semua mata kuliah dengan IPK minimal 2,50 serta nilai D
sebanyak-banyaknya dua buah yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang
disyahkan oleh Ketua Jurusan dan PUDIR 1;
d. Melampirkan sertifikat, piagam penghargaan atau lainnya sebagai bahan
pertimbangan penilaian sidang;
e. Berpakaian rapih, memakai jas (bukan jaket almamater).
4. Pelaksanaan Sidang Tugas Akhir dibagi menjadi dua tahapan:
a. Tahap pertama, yaitu ujian komprehensif/kompetensi khusus bidang-bidang
yang terkait dengan mata kuliah jurusan baik teori maupun praktik;
b. Tahap kedua, meliputi presentasi dan pengujian laporan TA

4
Catatan: tahap I dan tahap II dilaksanakan secara bersama-sama atau secara
terpisah dengan pelaksanaan ujian komprehensif lebih dahulu;
5. Tidak ada perbaikan nilai apapun setelah pelaksanaan sidang tugas terakhir.

J. Kriteria Penguji Sidang Akhir


Bagi penguji sidang TA baik bidang komputer maupun bidang metodologi
penelitian telah memiliki jabatan akademik serendah-rendahnya asisten ahli atau
berpendidikan serendah-rendahnya jenjang S-2.

K. Nilai Sidang dan Yudisium


Nilai sidang diperoleh dari rata-rata materi komprehensif dan uji kompetensi,
sedangkan nilai yudisium nilai akhir kelulusan diperoleh dengan rumus:

Nilai Yudisium = nilai sidang + 2 (IPK)


3

L. Lain-lain
Hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini, akan di tetapkan kemudian.

5
BAB III
PENULISAN LAPORAN

A. Teknik Penulisan
Seluruh bagian dari isi laporan ditulis pada kertas HVS 70 atau 80 gram ukuran A-4 (21,5
x 29,7 cm). Pengetikan laporan harus mengikuti aturan-aturan berikut ini.
1. Ditik dengan menggunakan huruf jenis Times New Roman ukuran 12 pt.
2. Jarak antara baris satu dengan baris berikutnya dalam isi bab, termasuk pada judul
bab, yaitu 1,5 spasi kecuali pada abstrak, daftar pustaka serta lampiran-lampiran. Jarak
pengetikan 1,5 spasi ini berlaku pula bagi jarak penulisan pada daftar isi dan kata
pengantar.
3. Batas tepi kiri, tepi atas, tepi kanan, dan tepi bawah masing-masing kurang lebih 4 cm,
4 cm, 3 cm, dan 3 cm.
4. Pengetikan paragraf baru dimulai dengan awal kalimat yang menjorok masuk ke
dalam sebanyak lima pukulan tik dari tepi kiri atau lima huruf atau 1 tab dengan
komputer.
5. Penulisan judul laporan dan judul bab menggunakan huruf kapital semua, tanpa
garis bawah dan tanpa titik. Nomor bab menggunakan angka Romawi. Sementara itu,
setiap awal kata dari judul subbab harus ditulis dengan huruf kapital, kecuali kata
sambung. Nomor urut bagi judul subbab menggunakan angka Hindu-Arab atau abjad.
6. Cara penomoran menggunakan cara berikut ini.
I.,A., 1.,a.,1), a), (1), (a)
7. Perpindahan dari satu butir ke butir yang berikutnya tidak harus menjorok, melainkan
dapat diketik lurus atau simetris agar tidak mengambil terlalu banyak tempat dan demi
keindahan format.
8. Penggunan nomor urut sebagaimana disebutkan pada butir (6) di atas sebaiknya
dibatasi dan jangan berlebihan karena pada prinsipnya karya tulis ilmiah lebih banyak
menggunakan model esai, bukan pointer.
9. Judul tabel ditulis di sebelah atas tabel sedangkan judul untuk bagan, diagram, atau
gambar, ditulis di sebelah bawah.

6
B. Halaman Sampul Muka
Halaman sampul muka laporan berisi:
1. judul yang dicetak dengan huruf kapital semua dan tidak boleh menggunakan
singkatan, dengan ukuran huruf 16 pt, jika terdapat subjudul, maka yang ditulis
dengan huruf kapital hanya huruf awal dari setiap kata, dan ukuran hurufnya 14 pt;
2. maksud penulisan laporanditulis :
”diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar ..................”
3. nama dan nomor induk (ukuran huruf 14 pt);
4. logo AMIK Garut;
5. nama jurusan dan AMIK Garut (dicetak dengan huruf kapital semua, ukuran huruf
yang digunakan yaitu 14 pt);
6. tahun penulisan (ukuran huruf 14 pt).

C. Halaman Pernyataan Keaslian Laporan


Berisi pernyataan keaslian laporan yang dibuat. Isi pernyataan tersebut ditulis
sebagai berikut:
“Saya nyatakan laporan yang berjudul : ………… adalah sepenuhnya karya saya
sendiri. Tidak ada bagian didalamnya yang termasuk kriteria plagiat dari karya orang lain,
atau jika ada klaim/gugatan dari pihak lain terhadap keaslian laporan ini, saya siap
menerima sanksi yang diberikan apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran
terhadap etika keilmuan dalam laporan ini,
Setelah pernyataan tersebut, dituliskan tempat dan tanggal pembuatan pernyataan
tersebut, kemudian ditandatangani dan dibawahnya ditulis nama lengkap dan NIM.

D. Halaman Moto dan Persembahan


Halaman ini tidak menjadi suatu keharusan, artinya boleh ada atau tidak ada. Moto
merupakan sesuatu yang dijadikan prinsip atau pegangan hidup. Ditulis dengan huruf
miring ditempatkan pada pojok kiri atas dengan penulisan rata kiri.
Persembahan merupakan pernyataan ucapan terima kasih pada orang-orang yang
diistimewakan seperti orang tua, istri, calon istri, dan sebagainya. Ditulis dengan huruf
miring ditempatkan pada pojok kanan bawah dengan penulisan rata kanan.

7
E. Halaman Persetujuan Pembimbing
Pada bagian ini berisi judul laporan, nama penulis, nama pembimbing I dan
pembimbing II, nama pembimbing lapangan (kalau ada) dan diketahui oleh ketua jurusan
dan direktur serta pimpinan instansi/perusahaan yang dijadikan tempat penelitian.
Selain penulis, semuanya harus ditandatangani. Khusus untuk direktur dan
pimpinan instansi/perusahaan yang dijadikan tempat penelitian selain ditandatangani harus
di beri stempel. Lembar persetujuan pembimbing dari lembaga dan persetujuan
pembimbing dari lapangan boleh ditulis pada halaman yang berbeda.
Nama Pembimbing, ketua jurusan, direktur, maupun pimpinan instansi/perusahaan
yang dijadikan tempat penelitian harus ditulis lengkap berikut gelar yang dimilikinya.
(lihat aturan penulisan gelar).

F. Lembar Berita Acara Pengujian/Presentasi


Pada bagian ini berisi pernyataan bahwa laporan telah diuji/dipresentasikan pada
tanggal …. (tuliskan secara lengkap, tanggal, bulan, dan tahun). Selain itu berisi nama
penguji, yang diketahui oleh ketua jurusan, dan direktur. Nama-nama tersebut harus ditulis
lengkap berikut gelar akademik yang dimilikinya. (lihat aturan penulisan gelar).

G. Riwayat Hidup
Berisi nama penulis, tempat/tanggal lahir, alamat, dan riwayat pendidikan mulai
dari sekolah dasar s.d. perguruan tinggi. Jika laporan dibuat secara kelompok maka penulis
pertama adalah penulis yang mempunyai nomor pokok mahasiswa lebih awal. Lembar
riwayat hidup ini dilengkapi dengan pas photo. Pas photo berukuran 4 x 6; berpakaian
formal (memakai jas /bukan jaket almamater); untuk laki-laki tidak berambut gondrong.
Tidak menggunakan kacamata

H. Kata Pengantar
Berisi uraian singkat tentang:
1. Maksud dan tujuan penelitian serta manfaatnya;
2. Penjelasan-penjelasan lain, misalnya adanya perubahan kecil dari rencana yang
tertulis dalam usulan penelitian karena adanya kendala diluar dugaan;

8
3. Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan
penelitian dan penulisan laporan, (seperti: pemberi dana, subyek penelitian, petugas
lapangan, laboran, pustakawan. Pengetil, juru gambar, orangtua dan keluarga).

I. Abstrak
Abstrak atau abstract ialah uraian singkat laporan yang berisi judul, pokok masalah yang
dijadikan problematika dalam laporan penelitian, tujuan utama penelitian, metode dan
teknik penelitian yang digunakan, pemecahan masalah, hasil/hal-hal yang ditemukan
dalam pelaksanaan penelitian, dan kesimpulan yang pokok-pokok. Isi abstrak semuanya
ditulis dalam satu kesatuan paragraf, serta dicetak miring dengan jarak satu spasi, serta
tidak boleh lebih dari satu halaman.

J. Daftar Isi
Daftar isi memberi gambaran yang menyeluruh tentang isi laporan penelitian. Daftar isi
berfungsi untuk mempermudah pembaca mencari bab atau sub bab yang akan dibaca. Oleh
karena itu, bab dan sub bab yang ditulis dalam daftar isi harus langsung diberi halaman.
Adapun cara penomoran halaman dilakukan sebagai berikut:
Halaman-halaman bagian awal (sebelum bab I) diberi nomor dengan angka Romawi kecil
(i, ii, iii, iv, dan seterusnya), sedangkan halaman-halaman bagian utama sampai dengan
halaman akhir laporan (termasuk lampiran) diberi nomor dengan angka Arab (1, 2, 3, dst).
Penomoran halaman bagian awal biasanya dimulai dari kata pengantar, sedangkan
penomoran halaman bagian utama dimulai dari Bab I. Jadi halaman-halaman yang ada
sebelum kata pengantar tidak diberi nomor halaman.

K. Daftar Simbol
Berisi simbol-simbol yang digunakan beserta keterangan fungsinya.

L. Daftar Tabel
Berisi daftar tabel yang ada pada laporan mulai tabel pertama sampai tabel terakhir
lengkap dengan letak dengan halaman tempat tabel disajikan.
Mengenai cara penyajian tabel, secara garis besar terdiri dari nomor urut tabel,
diikuti judul tabel, badan atau isi tabel, dan sumber (kalau ada). Aturan penomoran tabel
ada dua macam yaitu:

9
1. Tabel pertama sampai dengan tabel terakhir diberi nomor urut secara berkelanjutan,
contoh: Tabel 1, Tabel 2, Tabel 3, dan seterusnya;
2. Nomor urut terdiri dari dua angka, angka pertama menunjukkan letak bab tabel
berada, angka kedua menunjukkan urutan tabel pada bab tersebut, contoh : Tabel 1.4;
Tabel 2.3; Tabel 3.2 dst.

M. Daftar Gambar
Yang termasuk kategori gambar dalam laporan meliputi : tampilan layar monitor,
flowchart, diagram konteks, data flow diagram (DFD,) Entity relationship Diagram (ERD)
dan lain-lain. Sedangkan mengenai aturan penomoran gambar sama seperti aturan
penomoran tabel, hanya letaknya dibawah gambar.

N. Daftar Lampiran
Pada umumnya data yang dimuat sebagai lampiran laporan ialah data yang relevan
dengan permasalahan yang dibahas, dan dipandang perlu untuk dimuat secara lengkap.
Yang biasanya harus ada dalam lampiran misalnya : format-format atau dokumen-
dokumen yang diperoleh dari lapangan seperti surat keputusan/surat lain, petunjuk
penggunaan program, listing program, dan sebagainya.

O. Bab I : Pendahuluan
Unsur-unsur dalam Pendahuluan minimal memuat tiga hal pokok, yaitu: masalah
inti laporan, metode penelitian, dan sistematika laporan.
1. Masalah Inti Laporan:
Terdiri dari:
a. Latar Belakang Masalah
Bermaksud menjelaskan mengapa penelitian perlu dilakukan, misalnya karena
pentingnya topik tersebut sehingga kalau tidak cepat mencari jalan pemecahan akan
menimbulkan kerugian, belum adanya jawaban terhadap masalah penelitian, masih
adanya pendapat yang bertentangan mengenai masalah penelitian. Dalam latar
belakang masalah sebaiknya diungkapkan mengenai kesenjangan yang terjadi di
lapangan/tempat penelitian sebagai dasar untuk memunculkan permasalahan.
b. Rumusan dan Batasan Masalah

10
Rumusan masalah merupakan masalah pokok yang diteliti, biasanya disajikan
dalam kalimat pertanyaan atau kalimat pernyataan yang menggugah perhatian.
Contoh:
1) Bagaimana penerapan Microsoft Excel dalam pembuatan anggaran biaya proyek
penyediaan air ?
2) Bagaimana merancang suatu program aplikasi audio video dengan
menggunakan bahasa pemrograman visual basic ?
3) Bagaimana sistem informasi pembayaran angsuran pinjaman bagi nasabah di
BMT Ar-Ridwan yang sedang berjalan ?
Sedangkan batasan masalah diperlukan untuk membatasi baik ruang lingkup materi
pembahasan maupun objek yang ditelitinya, sehingga pemecahan masalahnya tidak
terlalu luas dan rumit.
c. Tujuan penelitian
Tujuan penelitian menjelaskan hasil yang ingin dicapai setelah penelitian selesai
dilakukan. Oleh karena itu, rumusan tujuan penelitian ini harus disesuaikan dengan
rumusan masalah yang dituliskan. Contoh tujuan penelitian:
1) Ingin mengetahui bagaimana penerapan Microsoft Excel dalam pembuatan
anggaran biaya proyek penyediaan air;
2) Ingin merancang suatu program aplikasi audio video dengan menggunakan
bahasa pemrograman visual basic.
3) Ingin mengetahui bagaimana sistem informasi pembayaran angsuran pinjaman
bagi nasabah di BMT Ar-Ridwan yang sedang berjalan ?
d. Kegunaan atau manfaat penelitian
Mengungkap dampak atau manfaat yang dapat ditimbulkan setelah tujuan
penelitian tercapai. Kegunaan penelitian mencakup kegunaan untuk peneliti, objek
penelitian, maupun dalam menunjang kemajuan iptek. Contoh:
Dengan tercapainya tujuan penelitian di atas, maka penelitian ini diharapkan dapat
memberikan kegunaan sebagai berikut:
1) Dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman penulis mengenai
penerapan Microsoft Excel dalam pembuatan anggaran biaya proyek
penyediaan air;

11
2) Dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai dasar pengembangan dalam
pembuatan anggaran biaya proyek penyediaan air supaya lebih efektif dan
efisien.
3) Dapat dijadikan dasar pengembangan atau sumber rujukan dalam
pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam pembuatan pelaporan
mengenai penggunaan Microsoft Excel.
Masalah inti ini harus jelas dan tegas sedemikian rupa, sehingga pembaca segera
mengetahui bahwa memang hal itu adalah masalah yang perlu dipecahkan secara tegas
dan jelas dengan bahasa yang mudah dimengerti.
2. Metode Penelitian
Perlu diketahui dan disadari oleh mahasiswa, bahwa kualitas suatu karya ilmiah/laporan
dapat dipercaya kebenarannya, salah satunya tergantung pada metode yang
dipergunakan, apakah menggunakan metode survei, studi kasus, eksperimen, dan lain-
lain. Pemilihan metode dan teknik penelitian lapangan yang akan dijadikan harus
disesuaikan dengan objek dan materi laporan penelitian yang dibahas. Pada bagian
pendahuluan ini metode penelitian ditulis secara sekilas mengenai metode yang
digunakan dan teknik pengumpulan datanya serta tempat dan waktu penelitian.

P. Sistematisasi Laporan
Bertujuan supaya penelitian yang dilaksanakan dapat disajikan secara sistematis
mulai dari pendahuluan sampai dengan kesimpulan.Berfungsi sebagai pedoman yang perlu
diperhatikan dalam membuat tulisan laporan yang berisi judul-judul subbab yang satu
dengan yang lain harus berhubungan antara satu dengan yang lainnya. (lihat
lampiran……..)

Q. Aturan Peyusunan Proposan TA


Proposalpenelitian terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu: halamandepan,
lembar persetujuanproposal,dan isi.

A.Halaman Depan
Halamandepan memuat:judul usulanpenelitian,bidangteknologiyang akan
diteliti,namadan NRPmahasiswa,lambangAMIK Garut.
Contohformathalamandepan proposaldapatdilihat pada bagianLampiran.

12
B.LembarPersetujuanProposal
Pada halamaninidituliskanjudul
penelitian,bidangteknologi,identitaspeneliti, usulandosen
pembimbing,obyekpenelitian,pejabatyang mengesahkan(Dosen walidan
KetuaProgramStudi).
Contohformatlembarpersetujuanproposaldapatdilihatpada
bagianLampiran.

C.Isi(BagianIntiProposal)
Isi proposal penelitian terdiri dari: judul usulan penelitian, latar
belakang, rumusanmasalah,tujuanpenelitian,batasan
masalah,manfaatpenelitian,
metodologipenelitian,sistematikapenulisanlaporandan daftar pustaka.

1.JudulUsulanPenelitian
Suatu judul atautopik dipandang layak untukdipilih jika memenuhi
kriteria berikut:
a. Topik yang diangkatbaru dan mempunyai dampak terhadap
perkembanganilmudan penerapannya.
b. Mengajukansuatukonsepyang berbedadengan yang telahada.
c. Mencarijawabanatas penyelesaiansuatumasalah.
Dalam memilihataumenentukanjudul, mahasiswadapat
berkonsultasidengan dosenyang mengasuhdisiplin ilmu yang terkaitdengan
masalah yang akan diteliti. Mahasiswa dapatjuga menghubungi instansi lain
seperti dinas-dinas teknis,lembaga-lembagapenelitian,pusat-pusat studidan
pengembangan. Pencarianjudul juga dapatdilakukanmelalui pustakaseperti
jurnal, kumpulan hasilpenelitian(proceeding),buku ajardan lain-lain.

2.LatarBelakang
Latar belakang masalah memuat fakta-fakta yang relevan dengan
masalah penelitiansebagai titik tolakmerumuskanmasalahpenelitian,alasan-

13
alasan mengapa masalahyang dikemukakan dalamusulan penelitian itu
dipandang pentinguntukditeliti,ditinjaudariaspekteoritis,normatik,faktualdan
teknis.

Didalamlatar belakangharusdikemukakan:
1. Objek penelitian
2. Alasan (pendapat peneliti) kenapajudul karya ilmiah yang dimaksud perlu
dibuat.
3. Sifat/tujuanpenelitian
4. Strategipencapaiantujuan
5. Tinjauanteoritisyang mendukungpenelitian
6. Bila perlu dapatjuga dikemukakan hambatan yang akan ditemukan dalam
prosespenyelesaian/penelitiannyananti.Konsepyang tertuang dalamlatar
belakangakan menjadidasardari penyelesaianpenulisan karyailmiah.

3.RumusanMasalah
Perumusanmasalahmemuatprosespenyederhanaan masalahyang
rumitdan kompleks dirumuskan menjadi masalah yang dapat diteliti
(researchable
problems),ataumerumuskankaitanantarakesenjanganpengetahuanilmiah atau
teknologiyang akan ditelitidengankesenjanganpengetahuanilmiah yang lebih
luas. Didalammenyampaikanperumusan masalahharusrelevandenganjudul yang
akan diteliti.Perumusanmasalahtidakselalu berupakalimattanya.

4.TujuanPenelitian
Tujuan penelitianmemuaturaianyang menyebutkansecaraspesifik
maksudatau tujuanyang hendak dicapaidaripenelitianyang dilakukan.Maksud-
maksudyang terkandungdidalamkegiatantersebutbaik maksud
utamamaupuntambahan, harusdikemukakandenganjelas.

5.BatasanMasalah
Masalahyang akan dicari pemecahannyaharus

14
terbatasruanglingkupnyaagar pembahasannya dapatlebih
terperinci.Batasanmasalahmemuatmateripokok yang akan dibahas kaitannya
dengan proses penalaran dari karya ilmiah,
sehinggadiperolehgambarankeseluruhankonteksisikarya ilmiah yang akan
diselesaikan.Diharapkanbatasanmasalah tidakmenyajikanhal-halyang tidak
dibahas.

6.Manfaat Penelitian
Berisi uraian tentang manfaat yang dapat diperoleh bila tujuan
penelitian tercapai. Manfaattersebut baik bagi perkembangan ilmu
pengetahuan juga manfaat bagi obyekyang diteliti.

7. Metodologipenelitian
Metodologi penelitian adalahtahapan yang harusditentukan terlebih
dahulu sebelummelakukan penyelesaian masalahyang akan
dibahas.Denganadanya metodologi penelitian, maka penelitian akan memiliki
alur yang terarahdan sistematis. Metodologi penelitian akan menjadi
kerangkadasar berpikir logis bagi pengembanganpenelitiankearah
penarikankesimpulansecarailmiah.
Metodologipenelitianbiasanyamencakupaspek-aspekberikut:

1. Tempatdan waktu penelitian


Tempatdan waktupenelitiandiuraikansecarajelas. Uraian lokasi penelitian
dapat meliputi wilayah administrasi (desa, kecamatan, kabupaten, dan
propinsi),institusi,perguruantinggi,atau laboratoriummilikbalai penelitian. Bila
kegiatanpenelitiandilaboratoriummaka ditulisnamalaboratoriumdan institusinya.
Waktupenelitian diuraikan baik bulan maupuntahun dilakukannya kegiatan
penelitian mulai dari persiapan hingga akhir pelaksanaan penelitian.
Penyajian jadwal dapat dilakukan dengan menggunakanformattabel.

2. Bahan dan alat penelitian


Bahan dan alat penelitiandijelaskansecara lengkapspesifikasinyasehingga

15
dapatdiketahuivaliditaspenelitiandan agar penelitiyang lain yang ingin
mengujiulangpenelitianitutidakmengalamikesalahan.

3. Pengumpulandatadan informasi
Bagian ini menguraikanlangkah-langkah yang ditempuh dan teknik
yang digunakanuntukmengumpulkandata,kualifikasi dan jumlahpetugas yang
terlibatdalam prosespengumpulandata,sertajadwal dan waktupelaksanaan
pengumpulandata.

4. Analisadata
Dalam menganalisadatadapatdigunakanmodelanalisastatistik.Dilihat dari
metodenya,ada dua jenis statistikyang dapatdipilih,yaitustatistikdeskriptif dan
statistikinferensial.

5. Prosedurpenelitian
Prosedur penelitian disajikan secaralengkap dan terinci. Langkah-
langkah yang diambilpadapelaksanaanpenelitiandapat
digambarkandalambentuk diagramalirpenelitian.

8. SistematikaPenulisan
Sistematikapenulisantugas akhir memuaturaiansecaragaris besar
tentangisi tugasakhir padatiapbab. Penyusunangaris-garisbesarsebuahbab,
merupakan langkah pertamayang sangatbergunadalampembuatan suatukarya
ilmiah. Sistematika penulisan tidak samadengan daftarisi. Sistematika
penulisan isi hanyaterdiridarigagasanpokokdalammasing-masingbab (atausub
bab).

9. DaftarPustaka
Bahan-bahanyang merupakanreferensi/literaturdari penelitianyang
dilakukan hendaknyadikemukakansecarajelas. Daftarpustakatersebut
disusundenganaturanpenulisandaftar pustaka sepertilazimnyadigunakandalam
penulisan tugasakhir.

16
3.2. BobotProposal
Untuk mendapatkan persetujuan,proposal harus memenuhipersyaratan
tertentu.Adapunpersyaratanyang dimaksudadalah:
1. Kualitasisiproposal
2. Teknikpenulisanproposal
3. Daftarpustaka/rujukanyang digunakan

R. Tinjauan Pustaka
Dalam tinjauan pustaka diungkapkan teori-teori yang relevan dan menunjang
dilakukannya penelitian. Bagian ini dapat berisi bukti bahwa masalah penelitian belum
terjawab, landasan teori untuk pemecahan masalah dan penyusunan hipotesis (kalau
diperlukan), juga hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan hal yang diteliti.
Tinjauan pustaka sangat diutamakan cuplikan-cuplikan dari jurnal, tesis, disertasi, laporan,
dan sumber lain, sedapat mungkin yang mutakhir.

S. Kondisi Objektif Tempat Penelitian


Berisi sejarah singkat dan jenis organisasi, stuktur organisasi, serta delaporan
pembagian kerja dari masing-masing bidang organisasi tersebut.

T. Bab Pembahasan dan Analisis


Memuat data hasil penelitian, baik data yang diperoleh dari lapangan maupun data
dan bahan-bahan yang merupakan kutipan dari bahan kepustakaan atau dokumen-
dokumen.
Data disajikan dan dimasukan sebagai bahan rekomendasi untuk memperkuat
argumentasi yang dikemukakan, juga sebagai suatu alat pembuktian terhadap pokok
permasalahan yang dibahas.Selain itu juga memuat analisis yang merupakan keseluruhan
pokok pembahasan yang menghasilkan pemikiran-pemikiran dan kesimpulan-kesimpulan
asli dari penulis.
Jadi dalam bab ini yang dikemukakan oleh penulis adalah hasil pemikiran
“mahasiswa penulis laporan” yang asli. Inilah yang sebenarnya menjadi tujuan pokok
setiap penulisan laporan. Janganlah suatu laporan hanya berisi uraian-uraian keadaan atau

17
situasi tanpa adanya penalaran dan tanpa "hasil pemikiran"”asli dari mahasiswa penulis
laporan.

U. Bab Penutup
Berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan merupakan inti sari dari masalah-masalah
yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya. Dalam sub bab kesimpulan tidak boleh
ada uraian atau analisis yang merupakan ulangan dari uraian sebelumnya. Isi dari
kesimpulan merupakan jawaban dari rumusan masalah yang diteliti.

Saran merupakan implikasi/akibat dari kesimpulan yang diperoleh dari hasil


penelitian. Saran harus dikemukakan secara tegas dan jelas, tidak samar-samar. Saran yang
dikemukakan dapat merupakan suatu konsepsi, dan dapat pula bersifat praktis. Dalam
penyusunan saran-saran hendaknya dikemukakan saran yang benar-benar dapat
dilaksanakan dan harus dikaitkan dengan hasil kesimpulan.

V. Cara Menulis Kutipan dan Sumber Kutipan


Cara mengutip dibedakan atas kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Berikut
dijelaskan secara rinci cara mengutip kedua jenis kutipan tersebut.

a. Kutipan langsung (maksimum empat baris):


i.kutipan diintegrasikan langsung ke dalam teks;
ii.jarak antara baris dan baris lainnya 1,5 spasi;
iii.kutipan diapit dengan tanda kutip dua (“….”); dan
iv. sesudah kutipan selesai diikuti tanda dalam kurung yang diisi nama belakang
pengarang buku atau majalah yang dikutip, tahun terbit, serta nomor halaman dari
buku atau majalah yang dikutip.

b. Kutipan langsung (lebih dari empat baris):


i. kutipan tersebut dipisahkan dari teks dengan jarak 1,5 spasi;
ii. kutipan ditulis dengan jarak antara baris dan baris lainnya satu spasi;
iii. kutipan tersebut tidak diapit dengan tanda kutip;
iv. sesudah kutipan selesai diikuti tanda dalam kurung yang diisi nama belakang
pengarang buku atau majalah yang dikutip, tahun terbit, dan nomor halaman; serta

18
v. seluruh kutipan ditulis menjorok ke dalam sebanyak 5-7 ketukan; jika kutipan itu
dimulai dengan paragraf baru, maka baris pertama dari kutipan itu kembali ditulis
menjorok sejauh 5-7 ketukan.

c. Kutipan tidak langsung:


i.kutipan diintegrasikan ke dalam teks;
ii.jarak antarbaris 1,5 spasi;
iii.kutipan tidak diapit dengan tanda kutip; dan
iv. sesudah kutipan selesai diikuti tanda dalam kurung yang diisi nama belakang
pengarang buku/majalah yang dikutip, tahun terbit, dan nomor halaman dari
buku/majalah yang dikutip.
Ketentuan tambahan mengenai kutipan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan lain yaitu
sebagai berikut:

1. Kutipan ditulis dengan menggunakan dua tanda petik: (”…”) kutipan ini merupakan
kutipan pertama atau kutipan dari penulisnya. Jika dalam kutipan tersebut terdapat
kutipan lain, maka kutipan tersebut ditulis dengan menggunakan satu tanda petik: (”...,
’…’ ....”);
2. Jika pada bagian dari yang dikutip ada bagian yang dihilangkan, maka penulisan itu
diganti dengan tiga buah titik;
3. Penulisan sumber kutipan dapat terdiri atas beberapa kemungkinan, sebagian di
antaranya dituliskan di bawah ini.
a. Apabila sumber kutipan mendahului kutipan, maka cara penulisannya yaitu nama
penulis yang diikuti dengan tahun penerbitan, dan nomor halaman yang dikutip
yang keduanya diletakkan di dalam kurung.
Contoh:

Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Hodson (1996: 122) yang
menyatakan ”Apabila siswa menguasai proses sains, maka mereka dapat
memahami dan menggunakan produk sains”.

b. Apabila sumber kutipan ditulis setelah kutipan, maka nama penulis, tahun
penerbitan, dan nomor halaman yang dikutip semuanya diletakkan di dalam
kurung.
Contoh :

19
”...research problem is significant when is related to developing eduactional
theory, knowledge, or practice.” (McMillan dan Schumacher, 2001: 49).

c. Apabila sumber kutipan merujuk kepada sumber lain atas bagian yang dikutip,
maka sumber kutipan yang ditulis tetap sumber kutipan yang digunakan pengutip,
tetapi dengan menyebut siapa yang mengemukakan pendapat tersebut.
Contoh:

Hal tersebut dipertegas oleh Novak (1988 dalam Chang dan Lederman, 1994: 167)
yang menyatakan “...kegiatan praktikum telah lama dianggap sebagai bagian yang
sangat penting dan dibutuhkan oleh siswa untuk memperoleh pengalaman dalam
pembelajaran sains secara langsung”.

Sebaiknya cara pengutipan seperti ini dihindari, jika buku sumber yang
digunakan tidak terlalu sulit untuk dicari. Misalnya, Menurut Ruseffendi (1988
dalam Sundayana, 2012:8) dikatakan bahwa: “….”. Jadi sebaiknya kita merujuk
langsung pada buku karangan Ruseffendi tersebut, karena buku tersebut tersedia.

d. Apabila penulis terdiri atas dua orang, maka nama belakang kedua penulis tersebut
harus disebutkan. Misalnya, Chang dan Lederman (1994: 167) atau Dahar dan
Semiawan (1999: 34). Jika penulisnya lebih dari tiga orang maka yang disebutkan
nama keluarga dari penulis pertama dan diikuti oleh dkk. Apabila penulisnya
merupakan orang Indonesia dan et al. Apabila penulisnya orang asing. Misalnya,
(Campbell, et.al., 1999: 302).
e. Apabila masalah yang diteliti tersebut dibahas oleh beberapa orang dalam sumber
yang berbeda, maka cara penulisan sumber kutipan yaitu seperti contoh berikut ini.

Kegiatan praktikum memiliki makna penting dalam mencapai tujuan pembelajaran


sains baik dilihat dari ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor (Winatasasmita,
1994: 14; Airasian, 1994: 13; dan Nurjaman, 2001: 27);

Beberapa studi tentang peranan praktikum (Winatasasmita, 1994: 14; Airasian,


1994: 13; dan Nurjaman, 2001: 27) menunjukkan bahwa (tuliskan intisari rumusan
yang dipadukan dari ketiga sumber tersebut).

f. Apabila sumber kutipan itu berupa beberapa karya tulis dari seorang penulis yang
sama dengan tahun yang sama, maka cara penulisannya yaitu dengan menambah

20
huruf a, b, dan seterusnya pada tahun penerbitan. Misalnya kita menggunakan dua
buku yang berbeda dari pengarang yang sama maka penulisan tahunnya ditambah
dengan a atau b.
Contoh:

Menurut Semiawan (1998b:32) mengatakan bahwa: “….”.

g. Apabila sumber kutipan itu tanpa nama, maka penulisannya yaitu: (Tn.1999: 17).
h. Apabila yang diutarakan pokok-pokok pikiran seorang penulis, maka tidak perlu
ada kutipan langsung, tidak perlu mencantumkan halamannya, tetapi cukup dengan
menyebutkan nama penulis dan tahun terbitannya.
Contoh:

Krismiati (2009) menyatakan penggunaan Cabri Geometry II dapat meningkatkan


kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif geometri siswa SMP melalui
pembelajaran berbasis masalah.

W. Cara Menulis Angka


Cara menulis angka dalam suatu kalimat yaitu sebagai berikut ini.

1. Ditulis dengan kata-kata apabila angka tersebut dapat ditulis maksimal dua kata.
Contoh :
Dalam dua minggu ini ia bekerja keras untuk menyelasaikan tugas akhirnya.
Penelitian tersebut berlangsung selama lima belas hari.
2. Ditulis dengan angka Arab apabila angka tersebut ditulis dengan tiga kata atau lebih.
Contoh :
Dari 25 kandidat untuk jabatan ketua BEM AMIK Garut tersebut lima kandidat
dinyatakan berhak mengikuti pemilihan tingkat akhir.
3. Untuk simbol kimia, matematika, statistika, dan seterusnya, penulisan dilakukan apa
adanya sesuai dengan kelaziman dalam bidang yang bersangkutan.

X. Cara Menulis Singkatan


Penulisan singkatan harus mengikuti aturan sebagai berikut ini.
1. Untuk penulisan pertama kali suatu nama harus ditulis lengkap dan kemudian diikuti
dengan singkatan resminya dalam kurung.

21
Contoh:
Dalam laporan penerimaan mahasiswa baru tahun 2016, Akademi Manajemen
Informatika dan Komputer (AMIK) di lingkungan Kopertis Wilayah IV tercatat…

Untuk penulisan berikutnya singkatan resmi yang ada dalam kurung digunakan tanpa
perlu menuliskan kepanjangannya.

Contoh :

Dalam laporan tersebut, tercatat pula AMIKGarut yang ...

2. Singkatan yang tidak resmi tidak boleh digunakan.

Y. Aturan Umum Penulisan Daftar Pustaka:


1. Daftar pustaka mengandung tiga unsur utama, yaitu: penulis, judul, dan fakta
penerbitan
2. Penulis mencakup: penulis pendamping, editor, badan/lembaga resmi
3. Judul mencakup judul dan anak judul (jika ada)
4. Fakta penerbitan meliputi; tempat/kota dimana buku tersebut diterbitkan, nama
penerbit, dan tahun terbit
5. Cara menuliskan nama penulis adalah dengan menyebutkan nama belakangnya
terlebih dahulu (jika ada)
Contoh : Teuku Jacob ditulis Jacob T
Lester W. Burket ditulis Burket L.W.
6. Nama penulis ditulis tanpa gelar kesarjanaan ataupun gelar lainnya
7. Nama-nama penulis disusun berdasarkan urutan abjad/alfabetis
8. Apabila ada dua penulis, keduanya harus dicantumkan dalam naskah.
Contoh : Menurut Jogiyanto dan Erlank (1999:8) menyebutkan : “ ……..”.
9. Apabila ada tiga penulis atau lebih, maka yang ditulis hanya penulis
utama/pertamanya dengan menambahkan penulis pertama dengan dkk (dan kawan
kawan);
10. Tidak diberi nomor urut;
11. Jarak pengetikan yang digunakan dalam satu judul buku diketik satu spasi dengan
baris kedua menjorok sebanyak tujuh ketukan;
12. Jarak pengetikan antara judul buku yang satu dengan buku yang lain diketik dua spasi;

22
13. Jika menggunakan sumber dari pengarang yang sama (dengan judul buku yang
berbeda), maka penulisannya didahulukan tahun terbit yang terlebih dahulu
14. Jika tahun terbitnya ternyata sama, maka dalam tahun dituliskan huruf a, b, c, dan
seterusnya. Contoh 1999a ; 1999b ; 1999c ; dst.
15. Penulis yang sama dengan yang sebelumnya tidak perlu dituliskan lagi nama penulis
tersebut, tetapi cukup diganti dengan garis sepanjang nama penulis tersebut.

Contoh cara penulisan kepustakaan:

1. Kelompok Buku Ajar (Textbook/Monografi)


a. Penulis Perorangan:
Nama penulis. (tahun terbit). Judul buku (dicetak miring atau digarisbawahi). Edisi
dan volume. Tempat terbit: Nama penerbit.

Contoh:

Jogiyanto. (2015a). Analisis dan Disain Sistem Informasi Pendekanan Terstruktur.


Edisi Pertama. Yogyakarta: Andi Offset.
________. (2015b). Pengenalan Komputer dengan Bahasa Pascal. Edisi Kelima.
Edisi Kelima. Yogyakarta: Andi Offset.
Sundayana, R. (2016). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

b. Buku yang dikarang oleh lembaga


Nama lembaga. (Tahun terbit). Judul buku (dicetak miring atau digarisbawahi).
Edisi dan volume. Nama penerbit. Tempat terbit.

Contoh:

WHO (2012). Expert committee on rabies 6th report. WHO Technical Report
Series No. 523.WHO. Geneva.

c. Buku terjemahan
Nama penulis. (Tahun terbit). Judul buku. Penerjemah. Nama penerbit. Tempat
terbit.

Contoh:

23
Guyton, A.C. (2014). Buku Teks Fisiologi Kedokteran. Penerjemah: Adji D. dan
Lukmanto. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta. 1998.

2. Kelompok Majalah (Jurnal)


a. Artikel yang ditulis penulis:
Nama penulis. Judul artikel. Nama majalah. Volume majalah diikuti tanda: tahun
penerbitan

Contoh:
Sundayana, R. (2013). Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah dan Cara
Penanggulangannya. Tridharma. Volume: X. 2013.

b. Artikel yang ditulis badan/lembaga:


Cara penulisan sama seperti di atas hanya nama penulis diganti dengan nama
lembaga.
c. Kelompok makalah yang telah dipresentasikan dalam seminar/simposium/
kongres, tetapi tidak dipublikasikan:
Nama penulis. Judul makalah. Nama forum penyajian dicetak miring atau
digarisbawahi. Kota. Bulan dan tanggal penyajian.
Contoh:
Jones, H.H. Recurrent Oral Ulceration. Seminar Sehari Hubungan Desain Geligi
Tiruan Lepasan dengan Kondisi Mulut dan Lesi Ulseratif akibat kelainan
Sistemik. Jakarta. 11 Mei 1993.

d. Kelompok laporan KP/TA/laporan/disertasi/tesis


Nama penulis. (tahun penerbitan). judul laporan/laporan/disertasi/tesis dicetak
miring/digarisbawahi, tempat penerbitan: universitas, laporan/disertasi/tesis,
Contoh:

Akbar, A. (2015). Pengembangan Program Aplikasi Pengolahan Data Iklan di PT.


Radio Antassalam FM Bandung dengan Pemrograman Visual Foxpro 6,0.
Garut: AMIK Garut. Tugas Akhir.

e. Kelompok surat kabar


Nama penulis. (tahun terbit). judul karangan. Kata “dalam” diikuti nama surat
kabar dicetak miring atau digarisbawahi. Hari diikuti tanda koma tanggal bulan
tahun. Halaman. Kolom

Contoh:

24
Besoes, N. (2016). Sportivitas dalam Olah Raga. Dalam Kompas. Jum’at, 28
Desember 2016. Hal IV. Kolom 3 – 4.
f. Kelompok makalah/informasi dari internet
1) Ada nama penulis:
Contoh:
Haugen L.K. Vesico-bullous Lesions of the Oral Mucosa. [online]. Diakses
dari

http://www.odont.nio.no/html/medisin/mucosa html. [5 Mei 2016]

2) Tak ada nama penulis


Contoh:

NN. National Cancer Institute. OralComplication Secondary to Cancer


Therapy. [online]. Diakses dari

http://www.mcg.ac.uk/cancernet/30 2904.html. [1 Mei 2016]

NN. Oral Ulcers have More than One Cause 1994. [online]. Diakses dari

http://www,mcg.edu/news/94 features/oral ulcers.html. [2 April 2015]

NN. Erythema Multiforme. http://members.i.worldnet/dkcmd/erythema.html.


[17 Maret 2015]

25
Lampiran 1: Kartu Bimbingan TA

YAYASAN PENDIDIKAN GARUT


AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
(AMIK) GARUT

KARTU BIMBINGAN TA
Nama : ……………………………..

NPM : ……………………………..

Jurusan/Jenjang :  TI ;  MI /  D3

Tempat kerja Praktik : …………………………………………………………..


Bagian ………………………………………………….
Pembimbing 1 : ………………………………………………………….
Pembimbing 2 : ………………………………………………………….
Judul TA : ……………………………………………………………………..
……………………………………………………………………..

No Tanggal Materi Bimbingan Paraf Pembimbing


1 2

Pudir I AMIK Garut

…………………..

26
Lampiran 2 : Contoh Sampul Luar dan Sampul Dalam

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN


BARANG PADA PD. SUCI SEGAR

TUGAS AKHIR

diajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan


Jenjang Diploma III Jurusan Manajemen Informatika

oleh:

HELI HILALLIAWATI
4310023

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA JENJANG DIII


AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

(AMIK) GARUT

2017

27
Lampiran 3: Contoh Pernyataan Keaslian Laporan

“Saya nyatakan laporan yang berjudul : perancangan sistem informasi persediaan barang

pada PD. Suci Segar adalah sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada bagian didalamnya

yang termasuk kriteria plagiat dari karya orang lain, atau jika ada klaim/gugatan dari pihak

lain terhadap keaslian laporan ini, saya siap menerima sanksi yang diberikan apabila

kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam laporan ini.

Garut, 19 September 2017

Heli Hilalliawati
4310023

28
Lampiran 4: Halaman Moto dan Persembahan

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui pengetahuan

tentangnya, sesungguhnya, pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan

dimintai pertanggungjawabannya” (Q.S. Al-Israa : 36)

“Tulisan sederhana ini kupersembahkan untuk

bapak dan ibuku tercinta serta seseorang

yang sangat kusayangi ….”

29
Lampiran 5: Contoh Lembaran Pengesahan

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN


BARANG PADA PD. SUCI SEGAR

Oleh:

HELI HILALLIAWATI

4310023

Menyetujui :

Pembimbing I Pembimbing II

…………………… ……………………..

Mengetahui :

Direktur, Ketua Jurusan ……

…………………… ……………………..

30
Lampiran 6: Contoh Lembar Persetujuan Penguji

LEMBAR PENGUJIAN

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG


PADA PD. SUCI SEGAR

Tugas Akhir ini telah disidangkan

di Garut pada tanggal ……….

Penguji I, Penguji II,

…………………… ……………………

Mengetahui :
Direktur AMIK Garut, Ketua Jurusan MI/TI

……………………… …………………………

31
Lampiran 7: Contoh Pengetikan Daftar Isi

DAFTAR ISI

ABSTRAK .……………………………………………….................................... i
ABSTRACT……………………………………………….................................... ii
KATA PENGANTAR …………………………………..................................... ii
DAFTAR ISI ……………………………………………...................................... iii
DAFTAR TABEL ………………………………………..................................... iv
DAFTAR GAMBAR ……………………………………...................................... v

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah …………………….................................... 1
B. Identifikasi Masalah …………………………................................... 3
……….. dst.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
……….. dst.
DAFTAR PUSTAKA …………………………………….................................. 45
LAMPIRAN-LAMPIRAN ………………………………..................................... 47

32
Lampiran 8: Contoh Sistematisasi Tugas Akhir D3

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Rumusan dan Batasan Masalah
D. Tujuan Penelitian
E. Kegunaan penelitian
F. Metode Pengumpulan Data
G. Sistematisasi Penulisan Laporan
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengolahan Data
B. Pengertian Informasi dan Program
C. Teori tentang Statistika
D. Tinjauan tentang Pemrograman Pascal
E. Tinjauan Algoritma
F. Struktur Program Pascal
G. Flowchart
H. Kaitan Statistika dengan Program Pascal
I. Hasil Penelitian yang Relevan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM STATISTIKA
DESKRIPTIF
A. Analisis Masalah
B. Analisis Arus Data
C. Perancangan Algoritma Program Statistika Deskriptif
D. Tampilan Input dan Output Program Statistika Deskriptif
BAB IV IMPLEMENTASI PERANCANGAN PROGRAM
A. Batasan Implementasi
B. Perangkat Pengembangan dan Implementasi
C. Petunjuk Pemakaian
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran

33
Lampiran 9: Form Penilaian Pembimbing Tugas Akhir Bidang Metodologi

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER


AMIK GARUT

FORM PENILAIAN TUGAS AKHIR


BIDANG METODOLOGI PENELITIAN

Nama : ………………………………………………
NPM : ………………………………………………
Jurusan/Jenjang : ………………………………………………
Judul Laporan TA : ……………………………………………………………
……………………………………………………………
Penilaian Pembimbing

No. Aspek Penilaian Nilai

1. Kesungguhan Membuat Tugas Akhir ……….

2. Kegunaan masalah yang diteliti ……….

Metodologi Penelitian (keterkaitan antara bab/sub bab


3. ……….
yang satu dengan yang lain)

4. Kedalaman melakukan analisis dan pemecahan masalah ……….

5. Sistematisasi Laporan ……….

6. Bahasa yang digunakan ……….

Jumlah ……….

Rata-Rata ……….

Keterangan :
Nilai dalam skala (0,00 – 4,00)
Garut, ……….……….
Dosen Pembimbing,

………..……….……….

34
Lampiran 10 : Form Penilaian Pembimbing Tugas Akhir Bidang Komputer

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER


AMIK GARUT

FORM PENILAIAN TUGAS AKHIR


BIDANG KOMPUTER

Nama : ………………………………………………
NPM : ………………………………………………
Jurusan/Jenjang : ………………………………………………
Judul Laporan TA : ………………………………………………………………
………………………………………………………………
Penilaian Pembimbing

No. Aspek Penilaian Nilai


1. Kesungguhan Membuat Tugas Akhir ……….
Kajian Materi :
2. a. Metodologi Perancangan ……….
b. Struktur Pemrograman/Rancangan Aplikasi
Kelayakan Perancangan :
3. a. Studi Kelayakan ……….
b. Uji Coba Penerapan Rancangan
Uji Test Program :
a. Logika Pemrograman
b. Tampilan Menu Program
4. c. Tampilan Pemeliharaan Data ……….
d. Tampilan Proses
e. Tampilan Informasi (Output)
f. Tampilan Utilities
Jumlah ……….
Rata-Rata ……….

Keterangan :
Nilai dalam skala (0,00 – 4,00)
Garut, ……….………....
Dosen Pembimbing,

……….……….

35
Lampiran 11: Form Penilaian Presentasi Sidang Tugas Akhir Bidang Metodologi

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER


AMIK GARUT

FORM PENILAIAN PRESENTASI SIDANG TUGAS AKHIR


BIDANG METODOLOGI PENELITIAN
Hari/Tanggal : ………………………………………………
Jurusan/Jenjang : MI ; TI* / D3
Nama : ………………………………………………
NPM : ………………………………………………
Judul Laporan : ………………………………………………………………
………………………………………………………………

No No. Aspek Penilaian Nilai

1. Sikap dan Cara Penyampaian Materi ………


Metodologi Penelitian (keterkaitan antara bab/sub bab yang
2. satu dengan yang lain) ………

3. Penguasaan Materi ………

4. Kemampuan Menjawab dan Mempertahankan Pendapat ………

5. Sistematika Penulisan ………

Jumlah ………

Rata-Rata ……….

Garut, …………………
Mengetahui, Penguji,
Ketua Jurusan MI/TI*

………………………. …………………………
Keterangan :
Nilai dalam skala (0,00 – 4,00)
* Coret yang tidak perlu

36
Lampiran 12: Form Penilaian Presentasi Sidang Tugas Akhir D3 Bidang Komputer

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER


AMIK GARUT

FORM PENILAIAN PRESENTASI SIDANG TUGAS AKHIR


BIDANG KOMPUTER

Hari/Tanggal : ………………………………………………
Jurusan/Jenjang : MI ; TI* / D3
Nama : ………………………………………………
NPM : ………………………………………………
Judul Laporan : ………………………………………………………………
………………………………………………………………

No. Aspek Penilaian Nilai


1. Teori ……….
Metodologi :
2. a. Teknik Pengumpulan Data ……….
b. Hasil Pengumpulan Data
Analisis :
3. a. Pemahaman Sistem Informasi yang sedang berjalan ……….
b. Penguasaan Permasalahan
Solusi :
a. Perancangan Program Aplikasi
b. Perancangan Database (Entity, Atribut dan Relationship)
4. ……….
c. Perancangan Input Program
d. Perancangan Output Program (meliputi informasi yang
dihasilkan dan kemudahan serta pengolahan data)
Jumlah ……….
Rata-Rata ……….

Garut, …………………
Mengetahui, Penguji,
Ketua Jurusan MI/TI*

………………………. …………………………
Keterangan :
Nilai dalam skala (0,00 – 4,00)
* Coret yang tidak perlu

37
Lampiran 13: Form Penilaian Ujian Kompetensi D3

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER


AMIK GARUT

FORM PENILAIAN UJIAN KOMPETENSI DIII

Hari/Tanggal : …………………………………
Jurusan/Jenjang : …………………………………
Nama/NPM : …………………………………
Judul Laporan : ………………………………………………………............
………………………………………………………………
Pembimbing 1 : …………………………………
Pembimbing 2 : …………………………………

No. Aspek Penilaian Nilai


1. Penguasaan Laporan TA ……
Pemahaman tentang pengelolaan dan operasional
2. sistem informasi secara sederhana ……
Kemampuan mengaplikasikan software
a. Sistem Operasi ……
b. Microsoft Word ……
c. Microsoft Excell ……
3. d. Microsoft Access ……
e. Pemrograman ……
f. Pengetahuan Jaringan dan Internet ……
g. Hardware Komputer ……
h. Kompetensi Lainnya ……
Nilai Total ……
Rata-Rata Nilai = Nilai Total / 10 ……

Keterangan :
Nilai dalam skala (0,00 – 4,00)
Garut, …………………
Mengetahui, Dosen Penguji,
Ketua Jurusan

………………………… ………………………

38