Anda di halaman 1dari 8

BAB I

Menyusun laporan eksperiment


2.1Judul penelitian : seleksi alam
2.2 Pendahuluan
 Latar belakang
Bumi yang kita huni senantiasa selalu mengalami perubahan. Perubahan-perubahan dibumi
terjadi sepanjang masa. Baik pada organisme yang menempati bumi maupun lingkungan fisik.
Perubahan lingkungan fisik dapat terjadi oleh berbagai faktor seperti bencana alam, perubahan
iklim yang drastis, atau karna manusia.
Kelangsungan hidup suatu jenis organisme antara lain dipengaruhi oleh tersedianya
makanan, tempat hidup,air, oksigen, dan cahaya yang cukup untuk mendapatkan unsur yang
diperlukan untuk kelangsungan hidupnya.
Tetapi, serngkali dalam suatu lingkungan ekosistem, terdapat berbagai jenis organisme
yaang membutuhkan makanan (mangsa), tempat hidup, dan faktor-faktor lain yang sama.
Jadi, pengertian seleksi alam adalah alam menyeleksi atau memilih individu-individu yang
mimiliki sifat sesuai dari suatu populasi organisme. Berdasarkan kenyataan tersebut maka
adaptasi lingkungan merupakan salah satu mekanisme seleksi alam.

 Rumusan masalah
 Apa pengaruh perubahan lingkungan hidup terhadap makhluk hidup?
 Bagaimana cara makhluk hidup mempertahankan diri dari pengaruh perubahan lingkungan
tersebut?
 Apakah seluruh makhluk hidup dapat beradaptasi dengan lingkungan batunya?

 Hipotesis
makhluk hidup dapat mempertahankan diri dengan cara menyesesuaikan diri dengan makanan,
tempat tingal dan kebiasaan.
BAB II
METODE PENELITIAN
 Alat dan bahan
 3 warna daun pisang
 4 ranting pohon
 pembolong kertas
 tali rafia


 Prosedur :
1. Buatlah bulatan bulatan daun pisang dengan menggunakan perforator yaitu daun
berwarna hijau 100 bulatan,berwarna kuning 100 bulatan dan berwarna coklat 100
bulatan,sehingga seluruhnya 300 bulatan daun.masukkan ke dalam satu kantung
plastik,lalu kocok hingga tercampur benar.
2. Pergilah ke lapangan rumput yang terbuka misalnya lapangan sepak bola,tentukan seuatu
plot dengan tali plastic ukuran 2 x 2 m2 .beri batasan tepi plot dengan tali plastic dengan
menancapkan lidi di setiap sudutanya.dengan demikian kalian mendapatkan bujur
sangkar dengan sisi 2 meter.
3. Taburkan potongan daun tersebut dengan meratakan di atas plot 2 x 2 m2 tersebut.
4. Setelah ke-3 macam potongan tersebut tersebar,suruhlah seorang teman kalian untuk
memungut kembali potongan daun yang tertabur segera,paling lambat selama dua
menit.teman kalian bertindak selaku mangsa.
5. Setelah itu hitunglah jumlah daun yang tersisa di plot menurut warna masing –
masing.masukkanlah hasilnya dalam tabel berikut.
Tabel pengamatan :

Tempat bebatuan
Pemangsa Kuning Merah Hijau jumlah
I 7 8 5 20
II 7 4 13 24
III 6 10 5 21
Jumlah 20 22 23
2.1 Hasil penelitian
Data dari lingkungan berbatu.

kertas origami digambarkan sebagai makhluk hidup yang bertempat tinggal dibebatuan. Kertas
origami yang berwarna kuning sangat kontras dengan warna bebatuan yang ada. Sehingga
jumlah yang didapatkan oleh pemangsa sedikit. Warna hijau lebih banyak karna dibebatuan,
warna hijau tak banyak dijumpai.

BAHAN DISKUSI
1.Apakah jumlah bulatan daun yang tersisa sama untuk setiap warna daun? Bulatan daun
manakah yang paling banyak tersisa dan manakah yang paling sedikit?
2. Apa alasannya sehingga ada bulatan daun yang tersisa lebih banyak jumlahnya dan
apapula alasannya sehingga yang tersisa hanya sedikit?
3. Bagaimana kecendrungan hasil kegiatan ini setelah diulang?
4. Dari data diatas,apakah dapat kamu simpulkan bahwa peristiwa ini menunjukkan salah
satu mekanisme seleksi alam?Jelaskan!

Jawaban:
1. Tidak sama,bulatan daun yang paling banyak tersisa adalah bulatan daun yang berwarna
hijau,dan yang paling sedikit adalah bulatan daun yang berwarna kuning
2. Bulatan daun yang tersisa lebih banyak jumlahnya adalah bulatan daun yang berwarna
hijau,karena warnanya lebih adaptif atau tersamarkan oleh warna rumput yang hijau sama
dengan warna daun,sehingga predator sulit menangkap.Sedangkan bulatan daun yang
tersisa sedikit adalah warna kuning karna warnanya sangat mencolok atau tidak adaptif
dengan lingkungan rumput yang hijau dan tanah yang coklat,sehingga sangat mudah
dilihat oleh predator
3. Jika kegiatan ini diulangi lagi,hasilnya akan berbeda.Karena lingkungan dapat berubah
kapan saja.Seleksi alam akan tetap berlangsung tanpa adanya kesiapan dari setiap
organisme didalamnya
4. Dari data diatas saya dapat menyimpulkan bahwa peristiwa ini menunjukkan salah satu
mekanisme seleksi alam karena data tersebut menunjukkan bahwa makhluk hidup yang
tidak dapat beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah dimangsa
predator dan yang tersisa hanyalah mereka yang dapat beradaptasi dengan
lingkungannnya.Dan sesama makhluk hidup akan bersaing dalam mempertahankan
hidupnya(teori evolusi dalam seleksi alam)
BAB III
PEMBAHASAN
Dikembangkan/dikemukakan dengan bahasa sendiri. Bahasan mengenai hasil.
Dari pembahasan yang saya peroleh dari blog-blog yang ada
http://coiumbcapy.blogspot.co.id/
http://edirahmanda.blogspot.co.id/2013/05/seleksi-alam.html

 dan membuktikan bahwa makhluk hidup akan menyesuaikan diri kepada tempat tinggal
nya kebiasaan makannya, dan kebiasaan apa yang dilakukannya.

BAB IV
KESIMPULAN

bahwa organisme yang menyesuaikan diri dengan lingkungannya dapat beradaptasi atau
memanipulasi pemangsa sehingga tidak dimangsa. Dan populasi organisme tersebut tidak
mengalami kepunahan.
Daftar pustaka
Saktiyono.2004.Ipa Biologi 3.Jakarta : Esis.