Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

KONSEP DASAR ATMOSFER DAN DINAMIKANYA

Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktikum Meteorologi Dan Klimatologi
(ABKA 5121)

Dosen Pengampu :
Dr. H. SIDHARTA ADYATMA, M.Si
MUHAMMAD EFFENDI, M.Pd

Oleh :

KELOMPOK 4
NUR KHOLIPAH (1710115120016)
SIFANI LULU NISFINAHARI (1710115220023)
MUHAMMAD SYUHADA RAHMAN (1710115110011)

KELAS A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
2017
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, penyusun


dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Konsep Dasar
Atmosfer dan Dinamikanya”, yang penyusun buat untuk memenuhi tugas mata
kuliah praktikum Meteorologi dan klimatologi.
Atas selesainya penyusunan makalah ini penyusun menyampaikan
ucapan terimakasih yang tidak terhingga kepada Bapak Muhammad Effendi,
M.Pd., sebagai dosen pengajar mata kuliah Praktimum Meteorologi dan
Klimatologi yang telah membimbing penyusun sehingga dapat menyelesaikan
makalah ini dengan baik, serta semua pihak yang telah membantu dan
memberikan dukungan.
Penyusun berharap makalah yang cukup sederhana ini dapat bermanfaat
dan dapat dijadikan sebagai sarana informasi yang berguna bagi para generasi
muda dalam pembelajaran Praktimum Meteorologi dan Klimatologi.
Mohon maaf apabila dalam pembuatan makalah ini masih banyak
kesalahan sehingga perlu ada saran yang sifatnya membangun. Semoga dengan
adanya makalah ini dapat memberikan dampak positif bagi berbagai kalangan
baik pelajar maupun masyarakat.

Banjarmasin, 24 September 2017

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL........................................................................................ i
KATA PENGANTAR .................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................... iii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... iv
BAB I : PENDAHULUAN .............................................................................. 1
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Rumusan Masalah .......................................................................... 2
C. Tujuan ............................................................................................ 2
BAB II : PEMBAHASAN .............................................................................. 3
A. Pengertian Meteorologi dan Klimatologi ...................................... 3
B. Unsur dan Kontrol Iklim/ Cuaca ................................................... 4
C. Susunan Atmosfer Secara Vertikal dan Komposisinya ................. 6
D. Hubungan Bumi dengan Matahari ................................................ 8
BAB III : PENUTUP ....................................................................................... 10
A. Kesimpulan ................................................................................... 10
B. Saran .............................................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 11

iii
DAFTAR GAMBAR

No. Gambar Teks Halaman

1.1 Geosfer .............................................................................................1


2.1 Unta dan beruang kubub. .................................................................5
2. 2 Penampang lapisan atmosfer bumi ..................................................6
2.3 Komposisi gas dalam lapisan udara (atmosfer) ...............................8
2.4 Rotasi dan revolusi bumi..................................................................9

iv
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

GEOSFER

Gambar 1.1 Geosfer


Sumber : images google

Geografi merupakan ilmu yang mempelajari lapisan permukaan


bumi. Seluruh gejala yang ada saling berhubungan dan berkaitan dengan
ilmu geografi. Laut mencakup 70 persen permukaan bumi, daratan 30
persen dari permukaan bumi, sedangkan atmosfer hampir 100 persen
mencakup permukaan bumi yang dihuni makhluk hidup dan terdiri atas
manusia, hewan, dan tumbuhan.

Makhluk hidup mungkin saja dapat hidup di daerah gurun yang


bersuhu tinggi dan sangat panas, namun tanpa atmosfer manusia hanya
mampu bertahan hidup beberapa menit saja. Karena atmosfer merupakan
pelindung bumi dari radiasi matahari, sehingga tanpa atmosfer makhluk
hidup yang ada dibumi akan terbakar menjadi debu yang berserakan.

Atmosfer sangat erat kaitannya dengan cuaca dan iklim yanga mana
hal tersebut berhubungan dengan aktivitas manusia. Sehingga perlunya
mempelajari dan mengkaji atmosfer bumi agar dapat memanfaatkan yang
terkandung didalamnya maupun gejala yang terjadi karenanya.

1
B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian meteorologi dan klimatologi ?


2. Apa saja yang termasuk dalam unsur iklim/ cuaca?
3. Bagaimana susunan atmosfer secara vertikal dan komposisinya?
4. Bagaimana hubungan bumi dengan matahari ?

C.Tujuan

1. Untuk mengetahui apa pengertian meteorologi dan klimatologi


2. Untuk mengetahui apa saja yang termasuk dalam unsur iklim/ cuaca
3. Untuk mengetahui bagaimana susunan atmosfer secara vertikal dan
komposisinya
4. Untuk mengetahui bagaimana hubungan bumi dengan matahari

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Meteorologi dan Klimatologi


1. Pengertian meteologi

Meteorologi berasal dari kata Yunani, yaitu meteoros (benda yang


ada di udara) dan logos (ilmu).
Bayong pada tahun 1999 menyatakan bahwa meteorologi
merupakan ilmu yang mempelajari proses fisis dan gejala cuaca yang
terjadi di dalam atmosfer terutama pada lapisan bawah, yaitu troposfer.
Sedangkan pada tahun 1996, Susilo menyatakan bahwa
meteorologi sebagai ilmu yang mempelajari atmosfer yang menyangkut
keadaan fisis dan dinamisnya serta interaksinya dengan permukan bumi
dibawahnya.
Sehingga kami menyimpulkan bahwa meterologi adalah suatu ilmu
yang mempelajari atau mengkaji tentang atmosfer yang terkait dengan
proses atau keadaan fisis dan gejala cuaca serta iklim dan segala
interaksinya dengan permukaan bumi.

2. Pengertian klimatologi

Klimatologi merupaka gabungan dari dua kata Yunani, yaitu


“klima” yang berarti tempat atau letak garis lintang, dan kata “logos
yang berarti ilmu atau kajian .

Menurut pendapat Susilo (1996) klimatologi adalah ilmu yang


mempelajari iklim, yaitu melukiskan atau menguraikan dan
menerangkan hakekat iklim, distribusinya terhadap ruang serta
variasinya terhadap waktu, hubungannya dengan berbagai unsur lain
dari lingkungan alam dan aktivitas manusia .

Sedangakan menurut Bayong (1999) klimatologi merupakan ilmu


yang mencari gambaran dan penjelasan sifat iklim, mengapa iklim

3
diberbagai tempat di bumi berbeda, dan bagaimana kaitan antara iklim
dengan aktivitas manusia.

Dapat kami simpulkan bahwa klimatologi sebagai ilmu yang


mempelajari atau mengkaji dan menggambarkan iklim serta
menjelaskan hubungannya dengannya dengan aktivitas manusia.

B. Unsur Iklim/ Cuaca

Yang dimaksud dengan cuaca adalah keadaan udara pada saat


tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan pada jangka
waktu yang singkat. Cuaca itu terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan
jangka waktu cuaca bisa hanya beberapa jam saja. Misalnya: pagi hari,
siang hari atau sore hari, dan keadaannya bisa berbeda-beda untuk setiap
tempat serta setiap jamnya. Di Indonesia keadaan cuaca selalu
diumumkan 9 untuk jangka waktu sekitar 24 jam melalui prakiraan cuaca
yang dikembangkan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG),
Departemen Perhubungan. Untuk negaranegara yang sudah maju
perubahan cuaca sudah diumumkan setiap jam dan sangat akurat (tepat).
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun
yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (± minimal 30
tahun) dan meliputi wilayah yang luas. Iklim dapat terbentuk karena
adanya:

a. Rotasi dan revolusi bumi sehingga terjadi pergeseran semu


harian matahari dan tahunan; dan
b. Perbedaan lintang geografi dan lingkungan fisis. Perbedaan
ini menyebabkantimbulnya penyerapan panas matahari oleh
bumi sehingga besar pengaruhnya terhadap kehidupan di
bumi.

4
Perhatikan pada gambar berikut ini !

Gambar 2.1 Unta dan beruang kubub


Sumber: images google

Perbedaan sangat terlihat pada kedua gambar tersebut karena


pengaruh penyerapan cahaya matahari yang mana di daerah kutub lebih
sedikit sehingga suhu nya dingin sedangkan di gurun berbeda karena
penyinaran mataharinya hampir penuh yang menyebabkan suhu udara di
gurun tinggi dan panas.
Unsur-unsur cuaca dan iklim :
1. Suhu udara
Suhu udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara. Alat untuk
mengukursuhu udara atau derajat panas disebut thermometer.

2. Tekanan udara
Tekanan udara menunjukkan tenaga yang bekerja untuk
menggerakkan masa udara dalam setiap satuan luas tertentu. Diukur
menggunakan barometer.

3. Kelembaban udara
Kelembaban udara adalah tingkat kebasahan udara karena dalam
udara air selalu terkandung dalam bentuk uap air.Alat untuk mengukur
kelembaban udara dinamakan hygrometer atau psychrometer.

5
4. Curah hujan
Curah hujan yaitu jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah
dalamwaktu tertentu. Alat untuk mengukur banyaknya curah hujan disebut
Rain gauge.

5. Awan
Awan ialah kumpulan titik-titik air/kristal es di dalam udara yang
terjadi karena adanya kondensasi/sublimasi dari uap air yang terdapat dalam
udara.

B. Susunan Atmosfer Secara Vertikal dan Komposisinya

1. Sususan Atmosfer secara Vertikal


Tekanan udara di atmosfer bumi semakin ke atas semakin berkurang.
Tekanan udara berkurang karena kepadatan gas di atmosfer semakin ke atas
juga semakin kecil. Tekanan udara standar pada muka laut adalah 1013,25
hPa. Secara vertikal, suhu udara di atmosfer tidak berubah secara konstan.
Pada troposfer, suhu udara menurun sesuai ketinggian. Namun pada
stratosfer, semakin ke atas suhu semakin naik, lalu kemudian menurun lagi
di mesosfer. Pada termosfer, suhu udara kembali naik sesuai ketinggiannya.

Gambar 2.2 Penampang lapisan atmosfer bumi


Sumber: images google

a. Troposfer
• Tempat terjadinya peristiwa cuaca.
• Penurunan suhu (lapse rate) rata-rata setiap kenaikan 1 km adalah 6.5oC.

6
• Dapat terjadi inversi di tempat dan kondisi tertentu. Inversi adalah
kenaikan suhu seiring naiknya ketinggian.
• Survey cuaca di troposfer dilakukan dengan radiosonde (balon yang
memuat peralatan cuaca).
• Kata ‘troposfer’ berasal dari kata Yunani ‘tropein’ yang berarti ‘berubah’.
• Paling tebal di ekuator, paling tipis di kutub. Selama musim panas
ketebalan troposfer bertambah dan berkurang selama musim dingin.

b. Stratosfer
• Terjadi inversi secara umum. Inversi di troposfer menghalangi udara dari
troposfer naik lebih tinggi lagi.
• Batasnya dengan troposfer dinamai tropopause. Di sana terjadi aliran
angin yang kuat
• pada lintang subtropis, disebut arus jet.
• Inversi di troposfer disebabkan karena kandungan gas ozon yang tinggi di
sana. Gas
• Lapisan ozon menyerap energi dari sinar UV matahari.

c. Mesosfer
 Suhu udara di mesosfer turun seiring naiknya ketinggian. Pada bagian
tertinggi mesosfer suhu udara -90oC.
 Komposisi udara sama seperti troposfer dan stratosfer, namun dengan
jumlah molekul udara yang sangat sedikit.
 Karena jumlah molekul udara yang sedikit, maka tekanan udara di
mesosfer sangat rendah.

d. Termosfer dan Eksosfer


• Jumlah molekul udara di termosfer sangat sedikit, satu buah molekul udara
harus bergerak setidaknya satu km agar bisa menabrak molekul udara
lainnya.

7
• Suhu udara di termosfer naik seiring bertambahnya ketinggian karena
molekul O2 menyerap energi radiasi matahari. Suhu dapat naik hingga di
atas 500oC.
• Kita tidak akan merasa panas di termosfer karena sangat sedikit molekul
udara yang akan menabrak kulit dan memindahkan panasnya ke kita.
• Eksosfer adalah bagian terluar tempat molekul udara kabur dari atmosfer
bumi .

2. Komposisi Atmosfer

Gambar 2.3 Komposisi gas dalam lapisan udara (atmmosfer)


Sumber: images google

C. Hubungan Bumi dengan Matahari


Interaksi bumi atmosfer tidak lepas dari peranan matahari sebagai
sumber energi dalam bentuk radiasi. Radiasi matahari terdistribusi melewati
atmosfer, ke permukaan tanah dan perairan, menimbulkan efek gerak
berskala lokal maupun global dalam skala waktu cepat(cuaca, dan berskala
lambat(iklim).
Energi matahari di jalarkan ke permukaan dan diradiasikan ke
dalam ruang angkasa. Dalam perjalanannya ke permukaan, 30% energi
matahari yang direfleksikan dan disebar kembali ke angkasa, memberikan
bumi dan atmosfer albedo sekitar 30%, sementara itu sebanyak 19%
8
diabsorbsi oleh atmosfer dan bumi serta 51% diabsorbsi oleh permukaan
(Ahrens, 2003). Radiasi matahari yang jatuh ke bumi disebut insolasi.
Hubungan matahari dan bumi salah satu contohnya adalah rotasi dan
revolusi bumi. Satu dari gerakan utama Bumi adalah rotasi, yaitu gerakan
berputar dari Bumi pada sumbunya. Rotasi menghasilkan siklus harian dari
siang dan malam. Satu rotasi memakan waktu 24 jam. Gerakan ke dua dari
planet kita adalah revolusi, yaitu gerakan Bumi dalam orbitnya mengelilingi
Matahari. Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah
365¼ hari.

Gambar 2.4 Rotasi dan revolusi bumi


Sumber: https://sabariman152.wordpress.com/2014/11/19/rotasi-bumi-
dan-revolusi-bumi/

9
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan
Meterologi adalah suatu ilmu yang mempelajari atau mengkaji
tentang atmosfer yang terkait dengan proses atau keadaan fisis dan gejala
cuaca serta iklim dan segala interaksinya dengan permukaan bumi.
Sedangkan, klimatologi sebagai ilmu yang mempelajari atau mengkaji dan
menggambarkan iklim serta menjelaskan hubungannya dengannya dengan
aktivitas manusia.
Unsur cuaca dan iklim yaitu suhu udara, tekanan udara,
kelembaban udara, curah hujan, dan awan.
Atmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi bumi dengan
ketebalan kurang lebih 1.000 km dari permukaan bumi. Sususan lapisan
udara secara vertikal dimulai dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer,
termosfer dan eksosfer.Lapisan udara ini terdiri dari beberapa gas yang
merupakan unsur-unsur dan senyawa kimia. Komposisi gas-gas lapisan
udara didominasi oleh empat macam gas, yaitu: Nitrogen (N2), Oksigen
(O2),Argon (Ar), dan Karbondioksida (CO2). Secara keseluruhan keempat
gas tersebut menempati 98,93 % dari isi keseluruhan udara.
Hubungan matahari dan bumi salah satu contohnya adalah rotasi dan
revolusi bumi. Satu dari gerakan utama Bumi adalah rotasi, yaitu gerakan
berputar dari Bumi pada sumbunya. Satu rotasi memakan waktu 24 jam.
Sedangkan revolusi adalah gerakan Bumi dalam orbitnya mengelilingi
Matahari. Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah
365¼ hari.
B. Saran
Penyusun mengharapkan kajian klimatologi yang benar dapat
memberikan pemahaman tentang atmosfer beserta dinamikannya yang
mana dapat mencari dampak positif untuk dipergunakan dalam kehidupan
sehari-hari.

10
DAFTAR PUSTAKA

Bayong, T.H.K . 2004. Klimatologi Edisi ke-2. Bandung : ITB.

Handoko. 1995. Klimatologi Dasar Landasan pemahaman fisika atmosfer dan unsur-

unsur iklim. Jakarta : Pustaka Jaya.

Prawirowardoyo, Susilo.1996.Dasar – Dasar Klimatologi. Bandung : ITB.

Prawirowardoyo, Susilo . 2004. Meteorologi .Bandung : ITB.

Sarjani. Modul Cuaca dan iklim.

Suyono, dkk..1995.Geografi 1 SIC. Surabaya.

11