Anda di halaman 1dari 1

Strawberry Gingivitis sebagai Tanda Awal Dari Granulomatosis Wegener

Intisari

Granulomatosis Wegener adalah penyakit multisistemik yang jarang terjadi dicirikan dengan
tiga tanda, yaitu necrosis granuloma yang mempengaruhi bagian respirasi atas dan bawah,
menyebarkan vasculitis dan glomerulonephritis. Lesi oral diawali dengan ciri-ciri hanya
ditemukan 2% dari beberapa kasus. Lesi hiperplastik gingiva atau strawberry gingivitis,
adalah ciri-ciri tanda dari granulomatosis Wegener. Terakhir terdiri dari pembesaran gingiva
yang exophytic berwarna ungu kemerah-merahan dengan perdarahan petechial hingga
menyerupai strawberry. Pengenalan dari ciri-ciri ini adalah sepenuhnya penting untuk waktu
diagnosis yang tepat dan menentukan managemen dari penyakit potensial yang fatal. Kasus
dari gingivitis strawberry sebagai tanda awal dari granulomatosis Wegener biasanya
mempengaruhi laki-laki Melayu berusia 50 tahun seperti yang dilaporkan pada kasus.
Differential diagnosis dari lesi merah itu mungkin hadir pada gingiva akan dibahas.
Kata kunci : granulomatosis Wegener, gingivitis strawberry, lesi oral, penyakit sistemik.

Pendahuluan
Granulomatosis Wegener adalah luar biasa penyakit multi organ diawali dengan ciri-ciri
seperti sindrom yang nyata pleh Friedreich Wegener pada 1936. Tanda dari

Laporan Kasus
Laki-laki 50 tahun dirujuk ke klinik Oral Medicine pada Departemen Oral Patologi, Oral
Medicine dan Periodontology, Fakulty of Dentistry, Universitas of Malaya untuk
memeriksakan lesi gingiva yang luar biasa. Jadi, pasien pertama kali datang ke Primary
Dental Care Unit untuk check up gigi rutin. Selama rangkaian pemeriksaan intraoral, terdapat
pembesaran berupa lobul yang besar berwarna
keunguan yang mempengaruhi mukosa gingiva labial yang panjang dari distal dari maksila
kanan premolar ke distal dari maksila kiri insisivus pertama. Mukosa gingiva palatal tidak
ada hubungannya. Pasien tidak menyadari waktu dari terbentuknya pembesaran, dan tidak
ada hubungnnya dengan sakit atau perdarahan. Tidak ada lesi lain yang ditemukan di tempat
lain dalam kavitaas oral. Radiografi panoramik tidak menunjukkan bukti yang mendasari
adanya keterlibatan tulang. Suhunya normal saat pemeriksaan dan medical history nya
sebaliknya tidak ada kemajuan.