Anda di halaman 1dari 4

PENATALAKSANAAN FLUOR

ALBUS
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal
:
Terbit
Halaman : 1/3
PUSKESMAS drg. R. NAWANG YESSI O
NIP.19741003 200604 2 019
GESANG
1. Pengertian Fluor albus adalah Vaginal discharge atau keluarnya duh tubuh
dari vagina secara fisiologis mengalami perubahan sesuai dengan
siklus menstruasi. Vaginal discharge yang patologis bila terjadi
perubahan-perubahan pada warna, konsistensi, volume, dan
baunya.
2. Tujuan Sebagai acuan petugas dalam melakukan penatalaksanaan fluor
albus wilayah puskesmas Gesang.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Gesang tentang jenis pelayanan di
Puskesmas Gesang No. 445/074/427.35.08/2016.
SK Kepala Puskesmas Gesang tentang pendelegasian wewenang
No. 445/ /427.35.08/2016.
SK Kepala Puskesmas tentang jenis-jenis penyakit yang dilayani
No. 445/ /427.35.08/2016.
4. Referensi Peraturan menteri kesehatan republic indonesia no. 5 tahun 2014
tentang Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan
kesehatan primer. Hal 496-499.
5. Prosedur Alat : a. Ginecology bed
b. Spekulum vagina
c. Lampu

Bahan :. Kertas lakmus, obat


6. Langkah- 1. Petugas memanggil pasien sesuai nomer urut
langkah 2. Petugas mencocokkan identitas pasien
3. Petugas melakukan anamnesis
duh yang disertai satu atau lebih gejala:
 Gatal
 Nyeri
 Disuria
 Nyeri panggul
 Perdarahan antar menstruasi atau post coitus
4. Petugas mencuci tangan
5. Petugas melakukan pemeriksaan fisik
a. Kandidiasis vulvovaginalis, duh tubuh tidak berbau,
terdapat eritema vagina dan eritema satelit di luar vagina.
b. Bakterial vaginosis duh putih/abu-abu yang melekat
disepanjang dinding vagina dan vulva, berbau amis
c. Cervisitis dengan gejala inflamasi serviks yang
mudah berdarah dan disertai duh mukopurulen
d. Trichomoniasis, seringkali asimtomatik, kalau
bergejala, tampak duh kuning kehijauan, berbuih, bau amis
e. Pelvic inflammatory disease (PID ditandai dengan
nyeri abdomen bawah, dengan atau tanpa demam.
Servisitis bisa ditandai dengan kekakuan adneksa dan
serviks pada nyeri angkat palpasi bimanual.
f. Ada benda asing
6. Petugas mencuci tangan
7. Petugas menegakkan diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan fisik
8. Petugas memberikan terapi sesuai penyebab
Kandidiosis vulvovaginalis:
a. Azole antifungal oral atau pervaginam
b. Pasien dengan Kandidiosis vulvovaginalis yang
berulang pengobatan paling lama 6 bulan.
c. Pada saat kehamilan, hindari obat anti-fungi oral, dan
gunakan imidazole topikal hingga 7 hari.
d. Hati-hati pada pasien pengguna kondom atau
kontrasepsi lateks lainnya, bahwa penggunaan antifungi
lokal dapat merusak lateks
e. Pasien pengguna kontrasepsi pil kombinasi yang
mengalami Kandidiosis vulvovaginalis berulang,
dipertimbangkan untuk menggunakan metoda kontrasepsi
lainnya
Vaginosis bakterial:
a. Metronidazole atau Clindamycin oral atau per
vaginam.
b. Bila sedang hamil atau menyusui metronidazole 400
mg 2x sehari untuk 5-7 hari atau pervaginam.
c. Pasien yang menggunakan IUD tembaga dan
mengalami vaginosis bakterial dianjurkan untuk mengganti
metode kontrasepsinya.
Trichomoniasis:
a. Metronidazole
b. Pasangan seksual pasien Trichomoniasis harus
diperiksa dan diobati bersama dengan pasien
c. Pasien HIV positif dengan Trichomoniasis lebih baik
dengan regimen oral penatalaksanaan beberapa hari
dibanding dosis tunggal
d. Kejadian Trichomoniasis seringkali berulang, namun
perlu dipertimbangkan pula adanya resistensi obat
a. Petugas melengkapi rekam medis
9. Petugas merujuk pasien bila di perlukan. Pasien
dirujuk apabila:
a. Tidak terdapat fasilitas pemeriksaan untuk pasangan
b. Dibutuhkan pemeriksaan kultur kuman gonore
c. Adanya arah kegagalan pengobatan
a. Petugas menulis resep dan memberikan kepada
pasien.
b. Petugas mempersilahkan pasien untuk mengambil
obat

7. Bagan Alir
8. Hal-hal
yang perlu
diperhatikan
9. Unit terkait a. Ponkesdes
b. UGD
c. Petugas KIA
10. Doku a. Rekam medik.
men terkait b. Resep.
c. Blanko rujukan.
11. Rekaman
histori Tanggal
perubahan mulai
No Yang diubah Isi Perubahan
diberlakuka
n

PENATALAKSANAAN FLUOR ALBUS


No. Kode :
Daftar Terbitan :
Tilik No. Revisi :
Tanggal Mulai :
Berlaku
Halaman : 1/1
PUSKESMAS
GESANG

Unit :
Nama petugas :
Tanggal pelaksanaan :

No Kegiatan Ya Tidak TB

1 Apakah petugas memanggil pasien sesuai nomer urut?


2 Apakah petugas mencocokkan identitas pasien?
3 Apakah petugas melakukan anamnesis?
4 Apakah petugas mencuci tangan?
5 Apakah petugas melakukan pemeriksaan fisik?
6 Apakah p[etugas mencuci tangan?
7 Apakah petugas menegakkan diagnosis?
8 Apakah petugas memberikan terapi?
9 Apakah petugas melengkapi rekam medis?
10 Apakah petugas merujuk pasien bila diperlukan?
11 Apakah petugas menulis resep dan memberikan kepada
pasien?
12 Apakah petugas mempersilahkan pasien untuk mengambil
obat?
Jumlah

CR: …………………………………………%

....................................

Auditie Pelaksana / Auditor

(........................................) (...........................................)