Anda di halaman 1dari 8

KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM

ASAN & REKAN


JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

Makassar, 3 November 2016


Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar
Di Makassar

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini saya:
Nama : Rahmansyah, S.Pd.
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat tinggal : Jl. Pasar Lama, Kelurahan Segeri, Kecamatan Segeri, Kabupaten
Pangkajene dan Kepulauan
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
Berdasarkan Surat Kuasa Khusus No. 31/SK-PTUN/AS&R/XI/2016 tanggal 1 November
2016 memberikan kuasa kepada :
1. Asan, S.H., M.Hum.
2. Nico Demus Bijak Setiadi, S.H., M.Hum.
Semuanya berkewarganegaraan Indonesia; Pekerjaan Advokat di Kantor Advokat dan
Konsultan Hukum ASAN & REKAN; Beralamat Kantor di Jalan H. Imam Munandar No. 39
C, Makassar; untuk selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT;

Dengan ini mengajukan gugatan terhadap:


Nama Jabatan : Bupati Pangkajene dan Kepulauan
Tempat Kedudukan : Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
untuk selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT;

I. Objek Gugatan
Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan Kepulauan No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal
03 Oktober 2016, tentang Mutasi dan Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai
Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

dan Kepulauan atas nama Rahmansyah, S.Pd./NIP.19680312 198803 1 008 (Pasal 1 angka 9
UU Peradilan TUN). -----------------------------------------------------------------------------------

II. Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara


1. Bahwa berdasarkan Pasal 1 angka 9 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang
Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata
Usaha Negara mendefinisikan Keputusan Tata Usaha Negara adalah, “Suatu
Penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara
yang berisi tindakan hukum yang berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang
berlaku, yang bersifat konkrit, individual, dan final, yang membawa akibat hukum
bagi seseorang atau badan hukum perdata”;--------------------------------------------------
2. Bahwa berdasarkan definisi dalam angka 1 di atas, maka Surat Keputusan Bupati
Pangkajene dan Kepulauan No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016,
tentang Mutasi dan Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah
dan Pengawas Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan
Kepulauan atas nama Rahmansyah, S.Pd./NIP.19680312 198803 1 008 adalah sebuah
keputusan tertulis yang berisi penetapan tertulis (beschikking) dan langsung berlaku
sejak dikeluarkan oleh Pejabat yang membuatnya (einmalig); -----------------------------
3. Bahwa Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan Kepulauan No.
821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016, tentang Mutasi dan Pemberian
Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di
Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atas nama
Rahmansyah, S.Pd./NIP.19680312 198803 1 008 jelas sudah bersifat konkrit,
individual dan final dengan dasar sebagai berikut: -------------------------------------------
- Bahwa Surat Keputusan Tergugat a quo bersifat konkrit karena yang disebutkan
dalam surat keputusan Tergugat tersebut tidak abstrak, tetapi berwujud dan nyata-
nyata secara tegas menyebutkan Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan Kepulauan
No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016, tentang Mutasi dan
Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas
Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan; -----------
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

- Bahwa Surat Keputusan Tergugat a quo bersifat individual karena tidak ditujukan
kepada umum, tetapi berwujud dan nyata-nyata secara tegas menyebut nama
Rahmansyah, S. Pd./NIP. 19680312 198803 1 008; ----------------------------------------
- Bahwa Surat Keputusan Tergugat a quo telah bersifat final karena tidak lagi
memerlukan persetujuan dari instansi tertentu baik bersifat horizontal maupun
vertikal. Dengan demikian Surat Keputusan Tergugat tersebut telah bersifat final; ---
4. Bahwa Penggugat merasa kepentingannya dirugikan, dengan demikian Penggugat
berhak untuk mengajukan gugatan atas objek sengketa a quo, sebagaimana ditentukan
dalam Pasal 53 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 jo. Undang-Undang
Nomor 9 Tahun 2004 tentang Peradilan Tata Usaha Negara menyatakan bahwa
“Seseorang atau badan hukum perdata yang merasa kepentingannya dirugikan oleh
suatu Keputusan Tata Usaha Negara dapat mengajukan gugatan tertulis kepada
Pengadilan yang berwenang yang berisi tuntutan agar Keputusan Tata Usaha
Negara yang disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah, dengan atau tanpa
disertai tuntutan ganti rugi dan/atau rehabilitasi”; ------------------------------------------
5. Bahwa objek sengketa a quo terbit/dikeluarkan Tanggal 3 Oktober 2016, dan
Penggugat mengajukan gugatan pada tanggal 3 November 2016, dengan demikian
pengajuan gugatan ini masih dalam tenggang waktu 90 hari sebagaimana ditentukan
dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 jo. Undang-Undang Nomor 9
Tahun 2004 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara yang menyatakan “Gugatan dapat
diajukan hanya dalam tenggang waktu sembilan puluh hari terhitung sejak saat
diterimanya atau diumumkannya Keputusan Badan atau Pejabat Tata Usaha
Negara”; -------------------------------------------------------------------------------------------
6. Bahwa substansi dari objek perkara a quo adalah perihal mutasi dan pemberian tugas
tambahan bagi guru sebagai kepala sekolah dan pengawas sekolah di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Oleh karena itu Pengadilan Tata
Usaha Negara Makassar berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara ini; ------
7. Bahwa berdasarkan uraian di atas, maka Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan
Kepulauan No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016, tentang Mutasi
dan Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atas nama


Rahmansyah, S.Pd./NIP.19680312 198803 1 008 telah memenuhi syarat sebagai
Objek Gugatan dalam perkara a quo. ----------------------------------------------------------

III. Posita/Alasan Gugatan


1. Bahwa Tergugat tidak berwenang untuk mengeluarkan Surat Keputusan Bupati
Pangkajene dan Kepulauan No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016,
tentang Mutasi dan Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah
dan Pengawas Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan
Kepulauan atas nama Rahmansyah, S.Pd./NIP.19680312 198803 1 008, sebagaimana
ditentukan dalam Pasal 24 ayat (2) UU No. 9 Tahun 2003 jo. UU No. 63 Tahun 2009
tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri
Sipil yang menyatakan bahwa “Gubernur menetapkan pemberhentian Pegawai
Negeri Sipil Daerah Kabupaten/Kota yang berpangkat Pembina golongan ruang IV/a
dan Pembina Tingkat I golongan ruang IV/b.”; ----------------------------------------------
2. Bahwa dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan Kepulauan
No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016 oleh Tergugat, Penggugat
merasa kepentingannya dirugikan serta diperlakukan tidak adil dan sewenang-
wenang, karena Tergugat menggunakan wewenang yang dimilikinya untuk tujuan
yang berbeda dari yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan, sebagaimana
yang telah ditentukan dalam Pasal 36 Permenpan RB No. 21 Tahun 2010 tentang
Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya yang menyatakan bahwa
“Pengawas Sekolah diberhentikan dari jabatannya apabila (a) Dijatuhi hukuman
disiplin tingkat sedang atau tingkat berat berupa penurunan pangkat setingkat lebih
rendah selama 3 (tiga) tahun atau pemindahan dalam rangka penurunan jabatan
setingkat lebih rendah; dan (b) dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak dibebaskan
sementara dari jabatannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 ayat (1) dan ayat
(2) tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan.”; ------------------------
3. Bahwa Penggugat telah bekerja sebagai PNS selama 29 tahun dengan Pangkat
Pembina Tk.I, Golongan IV/b. Penggugat telah menempuh pendidikan, pelatihan,
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

maupun kegiatan untuk mendukung pemenuhan dan peningkatan kompetensi. Hal ini
dibuktikan dengan Penggugat yang memulai kariernya sebagai PNS Guru SD dengan
Ijazah SPG kemudian melanjutkan pendidikan DII hingga S2 dan memiliki penilaian
serta kinerja yang baik sebagai pengawas sekolah. Seharusnya Tergugat tidak
memutasi Penggugat dengan jabatan yang lebih rendah serta tidak relevan dengan
kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki oleh Tergugat. Hal ini sangat bertentangan
dengan Pasal 68 ayat (1, 2, dan 4) UU ASN yaitu: -------------------------------------------
- Ayat (1): “PNS diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu pada Instansi
Pemerintah”; -----------------------------------------------------------------------------------
- Ayat (2): “Pengangkatan PNS dalam jabatan tertentu sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) ditentukan berdasarkan perbandingan objektif antara kompetensi,
kualifikasi, dan persyaratan yang dibutuhkan oleh jabatan dengan kompetensi,
kualifikasi, dan persyaratan yang dimiliki oleh pegawai”; ------------------------------
- Ayat (4): “PNS dapat berpindah antar dan antara Jabatan Pimpinan Tinggi,
Jabatan Administrasi, dan Jabatan Fungsional di Instansi Pusat dan Instansi
Daerah berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan penilaian kinerja”; ----------------
4. Bahwa dengan melihat perjalanan dan pengembangan karier Penggugat, sejak
diangkat sebagai guru SD dengan dasar pendidikan SPG hingga meraih pendidikan
S2, dan dari pangkat Pengatur Muda, Golongan II/a, sampai saat ini sudah berpangkat
Pembina Tingkat I, Golongan IV/b, serta Penggugat memiliki kinerja yang baik dan
tidak pernah melakukan perbuatan hukum. Olehnya itu tindakan yang dilakukan oleh
Tergugat dengan memutasi Penggugat dari jabatan Pengawas SD Kecamatan Segeri
Kab. Pangkep menjadi staf UPTD Pendidikan Kecamatan Balocci Kab. Pangkep,
sangat tidak sesuai dengan Pasal 69 ayat (1) dan (3) UU ASN yaitu: ---------------------
- Ayat (1): “Pengembangan karier PNS dilakukan berdasarkan kualifikasi,
kompetensi, penilaian kinerja, dan kebutuhan instansi Pemerintah”; -----------------
- Ayat (3): “Kompetensi sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf a, b, dan c meliputi: -
a. kompetensi teknis yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan,
pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis; --------------
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

b. kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan


struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan; dan;-----------------
c. kompetensi sosial kultural yang diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan
masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki
wawasan kebangsaan”; -------------------------------------------------------------------
5. Bahwa Surat Keputusan Tergugat a quo menimbulkan akibat hukum, yakni
Penggugat sangat dirugikan, selain pangkat dan golongan Penggugat sangat tidak
sebanding sebagai staf UPTD Pendidikan, hak Penggugat berupa tunjangan
fungsional khusus, serta tunjangan sertifikasi yang diperoleh melalui diklat beserta
ujian–ujiannya sudah tidak ada lagi. Selain itu Penggugat juga tidak mendapatkan
penghargaan sesuai dengan prestasi kerja penggugat. Hal ini bertentangan dengan
Pasal 21, Pasal 77 ayat (5), Pasal 82, dan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 5 Tahun
2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa: -----------------------------
- Pasal 21: “PNS berhak memperoleh (a) gaji, tunjangan, dan fasilitas; (b) cuti; (c)
jaminan pensiun dan jaminan hari tua; (d) perlindungan; dan (e) pengembangan
dan kompetensi.”; -----------------------------------------------------------------------------
- Pasal 77 ayat (5): “Hasil penilaian kinerja PNS digunakan untuk menjamin
objektivitas dalam pengembangan PNS, dan dijadikan sebagai persyaratan
dalam pengangkatan jabatan dan kenaikan pangkat, pemberian tunjangan dan
sanksi, mutasi, dan promosi, serta untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan.” ;----
- Pasal 82: “PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan,
kejujuran, kedisiplinan, dan prestasi kerja dalam melaksanakan tugasnya dapat
diberikan penghargaan.”; --------------------------------------------------------------------
- Pasal 83: “Penghargaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 dapat berupa
pemberian (a) tanda kehormatan; (b) kenaikan pangkat istimewa; (c) kesempatan
prioritas untuk pengembangan kompetensi; dan/atau (e) kesempatan menghadiri
acara resmi dan/atau acara kenegaraan.” ; -----------------------------------------------
6. Bahwa tindakan dan perbuatan pelanggaran yang dilakukan oleh Tergugat adalah
sesuai dengan Pasal 53 ayat (2) huruf a UU No. 5 tahun 1986 jo. UU No. 9 Tahun
2004 tentang Peradilan Tata Usaha Negara Pasal 53 ayat (1), yaitu “Seseorang atau
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

Badan Hukum Perdata yang merasa kepentingannya dirugikan oleh suatu keputusan
Tata Usaha Negara dapat mengajukan gugatan tertulis kepada Pengadilan yang
berwenang yang berisi tuntutan agar keputusan Tata Usaha Negara yang
disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah dengan atau tanpa disertai tuntutan
ganti rugi dan/atau rehabilitasi”. Selain itu dalam Pasal 53 ayat (2) huruf a
dinyatakan bahwa “Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat itu bertentangan
dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku”. Dengan demikian maka
secara hukum Keputusan Tergugat tersebut dinyatakan batal atau tidak sah. ------------

IV. Petitum/Tuntutan:
Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan di atas, Penggugat memohon
kepada Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar cq. Majelis Hakim yang
memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memberikan putusan dengan amar putusan
sebagai berikut: -------------------------------------------------------------------------------------
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;--------------------------------------
2. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan Kepulauan
No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016, tentang Mutasi dan
Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas
Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atas
nama Rahmansyah, S. Pd./NIP. 19680312 198803 1 008;---------------------------------
3. Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Bupati Pangkajene dan
Kepulauan No. 821.29/499/BKDD/2016, tanggal 03 Oktober 2016, tentang Mutasi
dan Pemberian Tugas Tambahan Bagi Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pengawas
Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atas
nama Rahmansyah, S. Pd./NIP. 19680312 198803 1 008; --------------------------------
4. Memerintahkan kepada Tergugat untuk mengembalikan kedudukan Penggugat
sebagai Pengawas SD Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan; ----
5. Menghukum Tergugat membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini. ------
KANTOR ADVOKAT DAN KONSULTAN HUKUM
ASAN & REKAN
JALAN H. IMAM MUNANDAR NO. 39C MAKASSAR
NO. TELP. (0411) 3454698 E-MAIL: as_advokat@gmail.com

Hormat Kami,
Kuasa Hukum Penggugat,

(Asan, S.H., M.Hum.)

(Nico Demus Bijak Setiadi, S.H., M.Hum.)