Anda di halaman 1dari 9

Latar Belakang

Puji syukur atas kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya sehingga kami sebagai salah satu kelompok wawancara di
kelas X.MIA.4 dapat melaksanakan tugas bahasa indonesia di semester genap
ini dengan baik sebagaimana semestinya.

Kegiatan wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi dari


narasumber.Selain itu kami juga ingin menambah pengalaman dan sebagai
bekal masa depan. Hasil diskusi kami memutuskan untuk mewawancarai
seorang pengusaha “ICE CREAM CORNER” yang berada di Wisma Asri 2.

Dengan terlaksanakanya kegiatan wawancara ini, maka insya Allah kami


telah memenuhi tugas bahasa indonesia dengan harapan kami mendapatkan
nilai yang memuaskan. Dan semoga hasil wawancara ini bermanfaat bagi
teman – teman yang membacanya.
Teori Tentang Wawancara

 Pengertian wawancara
Wawancara (bahasa Inggris: interview) merupakan percakapan antara dua orang
atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari
wawancara adalah untuk mendapatkan informasi yang tepat dari narasumber yang
terpercaya. Wawancara dilakukan dengan cara penyampaian sejumlah pertanyaan dari
pewawancara kepada narasumber.
Ankur Garg, seorang psikolog menyatakan bahwa wawancara dapat menjadi alat
bantu saat dilakukan oleh pihak yang mempekerjakan seorang calon/ kandidat untuk
suatu posisi, jurnalis, atau orang biasa yang sedang mencari tahu tentang kepribadian
seseorang ataupun mencari informasi.

 Tujuan wawancara

1. Tujuan wawancara adalah untuk mendapatkan data dari tangan


pertama, sehingga data yang didapat akan lebih akurat.
2. Untuk melengkapi beberapa pengumpulan data dari teknik lainnya
3. Tujuan wawancara adalah untuk menguji hasil data yang sebelumnya
sudah terkumpul.

 Jenis-jenis wawancara

1. Wawancara Bebas
Wawancara bebas adalah wawancara yang pertanyaannya tidak
disusun terlebih dahulu. Dengan kata lain, pembicaraan yang dilakukan
sesuai dengan keadaan / suasana saat wawancara.
2. Wawancara Individual
Dari namanya sendiri sudah dapat diartikan bahwa wawancara
individual adalah kegiatan wawancara yang dilakukan oleh seorang
pewawancara dengan narasumber atau responden tunggal (wawancara
secara perseorangan).
3. Wawancara Kelompok
Berbeda dengan wawancara individual, wawancara kelompok
adalah wawancara yang dilakukan terhadap sebuah kelompok / orang
banyak dalam waktu bersamaan.
4. Wawancara Konferensi
Wawancara konferensi ada 2 bentuk; yang pertama adalah
wawancara 1 orang responden / narasumber oleh beberapa orang
pewawancara; yang kedua adalah wawancara beberapa orang
responden / narasumber oleh 1 orang pewawancara.

5. Wawancara Terbuka
Wawancara terbuka adalah wawancara yang pertanyaan dan
jawabannya tidak terbatas (tidak terikat).
6. Wawancara Terpimpin
Wawancara terpimpin merupakan sebuah wawancara yang
pertanyaannya sudah dipersiapkan sebelumnya.

 Langkah-langkah dalam wawancara

1. Menentukan topik pembicaraan


2. Menentukan pokok-pokok yang akan ditanyakan pada narasumber
3. Menyusun daftar pertanyaan (selain wawancara bebas)
4. Menentukan narasumber dan menghubunginya
5. Menyiapkan alat-alat perekam, alat tulis, dan perangkat-perangkat
yang diperlukan untuk wawancara
6. Melakukan wawancara dengan cara yang sopan dan menggunakan
bahasa yang santun
7. Mendiskusikan hasil wawancara
8. Menulis laporan hasil wawancara
 Bentuk-bentuk wawancara antara lain:
 Wawancara berita dilakukan untuk mencari bahan berita.
 Wawancara dengan pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu.
 Wawancara telepon yaitu wawancara yang dilakukan lewat pesawat
telepon.
 Wawancara pribadi.
 Wawancara dengan banyak orang.
 Wawancara dadakan / mendesak.
 Wawancara kelompok dimana serombongan wartawan
mewawancarai seorang, pejabat, seniman, olahragawan dan
sebagainya.
 Sikap - sikap yang harus di miliki pewawancara :

 Netral; artinya, pewawancara tidak berkomentar untuk tidak


setuju terhadap informasi yang diutarakan oleh responden
karena tugasnya adalah merekam seluruh keterangan dari
responden, baik yang menyenangkan atau tidak.
 Ramah; artinya pewawancara menciptakan suasana yang
mampu menarik minat si responden.
 Adil; artinya pewawancara harus bisa memperlakukan
semua responden dengan sama. Pewawancara harus tetap
hormat dan sopan kepada semua responden bagaimanapun
keberadaannya.
Hindari ketegangan; artinya, pewawancara harus dapat
menghindar ketegangan, jangan sampai responden sedang
dihakimi atau diuji. Kalau suasana tegang, responden berhak
membatalkan pertemuan tersebut dan meminta pewawancara
untuk tidak menuliskan hasilnya. Pewawancara harus mampu
mengendalikan situasi dan pembicaraan agar terarah.
Waktu dan tempat wawancara
Kegiatan wawancara ini dilaksanakan pada:

Hari/tanggal = sabtu/1 April 20017

Pukul = 14:30 WIB – Selesai

Tempat = Ice Cream Corner Wisma Asri


Hasil Wawancara

A. Narasumber

Nama = Sri Sukendriati

Pekerjaan = Pemilik usaha Ice Cream Corner

B. Pewawancara

Wawancara ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari:

o Pewawancara = Zaim Zuhdi

Hendy Putra

o Editing = Anisya Rahmaniah Nasra

o Kameramen = Afif Rifqi

o Perekam Suara = Salsabila

C. Transkip Hasil Wanawancara

Anisya : Kami dari man 1 kota bekasi ingin mewawancarai ibu,


apakah ibu bersedia?
Narasumber : In sha allah
Hendy : Kalau boleh tau nama ibu siapa?
Narasumber : Sri Sukendriati
Zaim : Mengapa ibu lebih memilih usaha ini di banding usaha
yang lain?
Narasumber : Ibu pernah sebelumnya buka usaha buka apotik di Bogor,
kliniknya klinik narkoba waktu itu. Jadi kliniknya bangkrut jadi udah saya
tutup aja, saya tinggal aja.
Hendy : trus bu, kapan usaha ini di dirikan?
Narasumber : November 2014
Hendy : oh berarti udah sekitar berapa tahun tuh bu?
Narasumber : Mau 3 tahun
Hendy : Lumayan juga ya hehe
Zaim : Apa saja bahan - bahan dalam membuat es krim?
Narasumber : Bahan - bahannya soft milk aja, karna bahan dasar es
krim itu soft milk.
Hendy : Trus bu usaha ini pertama kali di dirikan dimana bu?
Narasumber : Di sini aja
Hendy : Berarti gk ada cabang lain bu?
Narasumber : Gak ada
Zaim : Bagaimana cara membuat es krim bu?
Narasumber : Ya soft milk di masukan ke dalam mesin pembuat es krim,
nanti mesin yang ngolah.
Hendy : Bu, kalau boleh tau keuntungan yang di dapat dari usaha
ini berapa?
Narasumber : klo kotor dalam 1 bulan mungkin bisa dapet hingga 12 –
15 juta perbulan.
Zaim : Biasanya pelanggan di sini dari kalangan apa bu?
Narasumber : Kebanyakan anak sekolah SMP, SMA, SD. Ibu ibu juga
banyak pas malem minggu, jumat, sabtu malem.
Hendy : Untuk menunya ada apa aja ya bu di sini?
Narasumber : Bisa di liat di situ
Salsabila : Menu yang paling sering di beli apa bu?
Narasumber : Anak - anak sukanya minuman es krim itu, karna mungkin
mereka haus abis pulang sekolah. Sama es krim yang aneka toping, ada
brownies, banana, oreo. Sudah? Itu saja?
Semua : Iya sudah, makasih ya bu atas waktunya.
Narasumber : Iya sama - sama semoga nilainya bagus yaa
Semua : Aminnnn, Aminnnn, Aminnnnn
Penutup
Demikianlah makalah yang kami buat ini, semoga bermanfaat dan menambah
pengetahuan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan
dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan
lugas.Karena kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan Dan
kami juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi
kesempurnaan makalah ini. Sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di
hati dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Foto Laporan Wawancara